Halaman

Tampilkan postingan dengan label Razia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Razia. Tampilkan semua postingan

Minggu, 22 Juni 2014

Razia Petugas Gabungan di Karaoke Hanya Dapat 1 Kardus Miras




Razia Petugas Gabungan di Karaoke Hanya Dapat 1 Kardus Miras
Razia Petugas Gabungan di Karaoke Hanya Dapat 1 Kardus Miras






surya online, ngawi - razia dalam bentuk operasi pemberantasan penyakit masyarakat (pekat) yang dilaksanakan petugas gabungan polres ngawi, satpol pp pemkab ngawi, serta sub denpom tni ke sejumlah kafe karaoke tak membuahkan hasil.
dalam razia yang mengerahkan sebanyak 60 personil gabungan itu, hanya menemukan satu karton minuman keras (miras) bermerek dari salah satu kafe karaoke.
sedangkan untuk target lainya, prostitusi terselubung, senjata tajam, serta peredaran narkoba atau obat-obat terlarang tidak ditemukan dalam razia di seluruh tempat hiburan malam itu.

hal ini diduga disebabkan razia yang dilakukan dengan jam berangkat terlalu malam yakni petugas gabungan diberangkatkan, sabtu (21/6/2014) pukul 23.
00 wib diberangkatkan dari polres ngawi.
padahal, petugas sudah menyisir seluruh kafe karaoke baik yang dianggap legal maupun illegal yang ada di dalam kota ngawi.
 "sasaran operasi pekat ini, selain membidik tempat hiburan malam juga akan membidik sejumlah penginapan maupun hotel melati.
operasi ini bentuk perlindungan terhadap masyarakat dalam menyambut datangnya bulan suci ramadhan," terang kasubag humas polres ngawi, akp munaji kepada surya, minggu (22/6/2014) dini hari.
selain itu, munaji menguraikan tempat prostitusi juga tidak akan luput dari operasi pekat yang dilakukan jajaranya secara berkala itu.
disamping itu, jika ada laporan warga merasa resah dengan kegiatan hiburan malam maka petugas gabungan akan segera turun tangan melakukan penindakan.
"kami akui ada beberapa tempat yang dijadikan tempat prostitusi terselubung.
makanya operasi pekat akan kami tingkatkan.
kemungkinan minggu depan sasaranya ke hotel maupun penginapan yang diduga jadi tempat prostitusi terselubung itu," pungkasnya.




terkait#razia karaoke, miras

baca juga



pengemudi sepeda motor penyebab kecelakaan dipulangkan


sar brimob temukan korban laka kejebur sungai


tim sar brimob cari korban laka kejebur sungai


usai pesta miras kecelakaan kecebur sungai


razia pekat, polisi amankan 102 botol dan 3 jerigen miras





penulis: sudarmawan

editor: heru pramono






tweet

Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com

Jumat, 20 Juni 2014

PSK Hamil Tujuh Bulan Terjaring Razia









surya online, pasuruan - seiring ditutupnya lokalisasi dolly di surabaya, satpol-pp kabupaten pasuruan gencar melakukan razia psk di objek wisata tretes, kecamatan prigen.
maklum, sejumlah masyarakat kabupaten pasuruan khawatir objek wisata yang menawarkan suasana sejuk pegunungan dan penyewaan vila itu, akan menjadi sarang psk.
dalam operasi yang digelar kamis (19/6/2014), satpol pp berhasil menggelandang 10 orang psk dari dua tempat berbeda.
tujuh orang dari villa kasih sayang tretes-prigen, tiga lainya dari kawasan pasar sedarum-nguling.
sebelumnya, selasa (17/6/2014) lalu, sebanyak lima psk yang biasa mangkal di gang bakwan, tretes juga berhasil ditangkap.
ironisnya, seorang psk berinisial dn (24), yang disidang tipiring di pn bangil mengaku dalam kondisi hamil tujuh bulan.
saat ditanya hakim yustiar nugroho, ayah bayi yang dikandungannya, dn mengaku tidak tahu.
pasalnya, warga kecamatan puspo, kabupaten pasuruan ini mengaku sudah bercerai dengan suaminya tiga tahun lalu.
"saya tidak tahu, sudah tiga tahun lalu saya bercerai," kata dn.
yustiar nugroho berpesan kepada dn, supaya berhenti menjadi psk dan menjaga janinnya.
setelah membaca resume singkat, berkas pidana cepat tindak pidangan ringan (tipiring), dan juga keterangan saksi, hakim memutuskan memberikan hukuman masa percobaan selama 3 bulan.
para psk diancam pasal 2 (1) peraturan daerah (perda) kabupaten pasuruan no 10 tahun 2001 tentang pemberantasan pelacuran.





baca juga



rhoma ajak warga pamekasan pilih prabowo


mojokerto tempat eksodus dolly


pemkab ngotot, unair tak salahi aturan


ngaku anggota tni, sekap penjual migor


pesangon tidak dibayarkan dan diintimidasi, buruh mengadu ke dewan.






penulis: rahadian bagus

editor: adi agus santoso






tweet

Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com

Kamis, 20 Maret 2014

Razia Narkoba, Polisi Temukan Pria Memiliki 10 KTP




Razia Narkoba, Polisi Temukan Pria Memiliki 10  KTP
Razia Narkoba, Polisi Temukan Pria Memiliki 10 KTP






surya online, situbondo-jajaran reskoba polres situbondo, merazia penggunaan narkoba di hotel di jalan wijaya kusuma, kelurahan patokan, kecamatan situbondo.
dalam razia itu, petugas tidak mendapat barang haram tersebut.
bahkan, petugas hanya mendapati pasangan mesum.
menariknya, saat dilakukan penggeledahan, petugas mendapati sepuluh kartu tanda penduduk (ktp) milik seorang pria pasangan mesum yang terjaring tersebut.
pria ber ktp 10 itu, diketahui bernama gilang, warga desa wirolegi, kecamatan sumbersari, kabupaten jember.
pria ini terjaring saat bersama wanita berinisial knt (38) asal jalan merpati, desa sumberkolak, kecamatan panarukan.
pasangan yang tidak terikat suami istri tertangkap basah saat petugas reskoba menggelar razia sejumlah kamar di hotel tersebut.
mesti tidak menemukan barang yang mencurigakan, petugas terus memeriksa kamar di lantai atas dan ternyata menemukan pasangan mesum di kamar hotel.
knt mengaku tidak mengenali pria yang satu kamar itu, akan tetapi dirinya ditelepon sesorang untuk menemui pria itu di kamar hotel ini.
"saya tidak kenal dan saya hanya ditelpon untuk bertemu saja," ujar knt.
mengetahui kedua bukan suami istri, petugas langsung melakukan penggeledahan karena diduga mereka menyimpan narkoba.
"keduanya kita tangkap saat satu kamar di hotel," ujar akp priyo purwandito kepada sejumlah wartawan.
dikatakan,saat dilakukan penggeledahan, pihaknya menemukan sebuah pistol yang ternyata korek api yang disembunyikan di bawah bantal.
selain itu, pihaknya menemukan dua pipet dan alat hisap bong yang diduga alat yang digunakan untuk mengisap narkoba jenis sabu sabu.
"kita masih akan menyelidiki, tapi dengan barang bukti yang kita temukan merupakan indikasi awal sebagai pengguna.
yang pasti kasusnya akan tetap kita proses," tegas priyo purwandito




baca juga



ayunda bangga bisa sembuh dari ketergantungan narkoba





penulis: izi hartono

editor: satwika rumeksa






tweet

Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com

Rabu, 31 Juli 2013

Dishub Razia Angkutan Lebaran di Terminal Purabaya Surabaya




Dishub Razia Angkutan Lebaran di Terminal Purabaya Surabaya
Dishub Razia Angkutan Lebaran di Terminal Purabaya Surabaya






surya online, sidoarjo - petugas dinas perhubungan (dishub) kota surabaya melakukan pengecekan kelaikan jalan kendaraan yang digunakan untuk angkutan umum lebaran, di terminal purabaya, rabu (31/7/2013).
dalam razia itu, pertugas memeriksa perlengkapan kendaraan dan kondisi kendaraan yang akan digunakan untuk arus mudik lebaran.
perlengkapan kendaaran yang diperiksa, yakni, sabuk keselamatan, ban cadangan, segitiga pengaman, dongkrak, pembuka roda, kotak obat, alat pemadam kebakaran, martil pemecah kaca dan pintu darurat.
sedangkan kondisi kendaraan yang diperiksa, yakni, lampu utama dekat, lampu utama jauh, lampu penunjuk atah depan dan belakang, lampu posisi depan dan belakang, lapi rem, kipas kaca, klakson dan kondisi ban.
kepala seksi penertiban dinas perhubungan kota surabaya, trio wahyu bowo, menyatakan, tujuan razia ini untuk menyelenggarakan angkutan umum lebaran terpadu yang aman, nyaman, selamat, tertib dan lancar.
"razia kelaikan jalan kendaraan ini untuk persiapan arus lebaran yang dimulai pada 1 agustus sampai 16 agustus mendatang," kata trio.
menurut trio, sejumlah kendaraan yang tidak memenuhi kelaikan jalan akan dilakukan penindakan.
jika kendaraan tersebut tidak memiliki stnk akan ditilang.
"untuk stnk yang menindak polisi.
kami (dishub) hanya soal surat tanda uji kendaraan dan perizinan trayek saja," ujarnya.
(samsul hadi)

Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com

Sabtu, 08 Juni 2013

Dagangan Sepi Karena Razia








malang - sejumlah pedagang kaki lima (pkl) di kawasan stadion kanjuruhan kepanjen melakukan unjuk rasa di uptd stadion kanjuruhan karena dagangannya sepi menyusul seringnya razia balapan liar yang dilakukan polisi, jumat (7/6/2013).
"kami berharap dengan demo ini bisa menyalurkan keluhan kami dan diberikan solusi," jelas oscar amrullah, ketua paguyupan pkl stadion kanjuruhan kepada surya online, jumat (7/6//2013).
tak hanya mendemo kepala uptd stadion kanjuruhan abdul haris, para pedagang juga akan melakukan demo ke polres malang dengan jumlah sekitar 600 orang, pekan depan.
"sebab karena ada razia itu, para pengunjung juga tidak nyaman.
lagi menikmati kuliner, sepeda motornya kena karena tidak standar," ungkapnya.
"kami akan segera berkoordinasi agar ada solusinya.
sehingga stadion ini aman dari balapan liar, pkl nyaman jualan.
begitu juga pengunjung," tegas kepala uptd stadion kanjuruhan abdul haris ketika menerima pendemo.
.
menurut abdul haris, hasil pertemuan dengan kapolsek kepanjen kompol suyoto razia sementara ditiadakan, namun dihimbau agar pengunjung tidak memakai motor pretelan/tidak standar.
"trek-trekan juga tidak diperbolehkan," tuturnya.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Kamis, 30 Mei 2013

Tim Gabungan Razia Miras di Cafe dan Warung




Tim Gabungan Razia Miras di Cafe dan Warung
Tim Gabungan Razia Miras di Cafe dan Warung





kediri - tim gabungan satpol pp, kodim dan polres kediri kota melakukan razia peredaran minuman keras (miras).
razia dilakukan di warung dan cafe yang tidak punya izin menjual miras, kamis (30/5/2013).
razia dilakukan menyusul kasus video mesum yang melibatkan pelajar smp swasta di kota kediri.
masalahnya korban sebelumnya dicekoki miras kemudian diajak mesum.
sasaran pertama warung milik ny mujiati di kelurahan betet, kecamatan pesantren.
dari warung ini petugas menyita 10 buah botol bir dan 3 buah botol bir hitam.
barang bukti itu kemudian disita kepolisian karena ny mujiati tidak punya izin menjual miras.
"setelah kita tanya ternyata tak punya izin," ungkap petugas satpol.
razia selanjutnya dilakukan di cafe new marimar di kelurahan ketami, kecamatan pesantren.
kafe yang menempati perumahan itu petugas menemukan 9 botol miras merk kuntul.
setelah ditanyakan kepada pengelola cafe ternyata tak punya izin memperdagangkan miras.
selanjutnya barang bukti miras disita petugas.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Minggu, 21 April 2013

Polisi Razia Tempat Hiburan Malam








kediri - polisi dan satpol pp kota kediri melakukan razia tempat hiburan malam di kota kediri.
sudah tiga tempat hiburan mulai metro palace, flamboyan dan nav, sabtu (20/4/2013).
operasi dipimpin kabag ops kompol sudarto untuk menghindari adanya penyalahgunaan tempat maksiat.
satpol pp memeriksa setiap ruangan tempat karaoke.
mayoritas tempat karaoke banyak menyediakan purel yang berdandan dengan busana minimalis.
purel tersebut banyak menyediakan layanan plus-plus pada para konsumen.
malahan ada purel yang berdandan nyaris sangat minimalis.
operasi masih berlangsung dan petugas meminta kartu identitas para pengunjung.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Kamis, 18 April 2013

55 Pasangan Tidak Resmi Terjaring Razia Polisi




55 Pasangan Tidak Resmi Terjaring Razia Polisi
55 Pasangan Tidak Resmi Terjaring Razia Polisi





jember - sebanyak 55 orang terjaring operasi polres jember, rabu (17/4/2013) malam.
mereka terjaring di sejumlah hotel.
ke-55 orang itu terjaring karena ditengarai melakukan tindakan mesum dengan pasangan tidak resmi.
ada 27 pasangan laki-laki dan perempuan terjaring.
dan satu orang laki-laki sendiri karena pasangannya kabur.
mereka dirazia di sejumlah kamar di sejumlah hotel pinggiran di jember.
mereka yang terkena razia berusia antara 20 tahun hingga 70 tahun.
mereka yang terjaring ada yang mengaku menyewa kamar hotel karena untuk berhubungan dengan istri siri, istri muda, pasangan selingkuh juga dengan pekerja seks komersial.
"pastinya mereka bukan pasangan suami istri," ujar kepala bagian operasional polres jember kompol imam pauji kepada surya online, kamis (18/4/2013).

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Minggu, 24 Maret 2013

Diskotek Surabaya di Razia








surabaya - polisi mendadak melakukan razia di dua tempat hiburan di surabaya, sabtu (23/3/2013) dinihari.
hasilnya, sebelas orang pengunjung terbukti positif mengonsumsi narkoba dan seorang pengunjung kedapatan membawa dua butir pil ekstasi jenis ineks.
dua belas orang itu semuanya diamankan dari diskotik top10 yang berada dikompleks tunjungan plasa surabaya.
sementara dari deluxe, tempat hiburan di kompleks siola, polisi tidak menemukan narkoba atau pengguna.
"razia terhadap tempat hiburan ini dalam rangka cipta kondisi dan operasi pekat semeru 2013," ungkap kapolrestabes surabaya kombes pol tri maryanto.
sebelas orang itu antara lain, sri ngadiani (23) warga kemlaten, ida ayu sari (29), kiki (21), ika sundari (24), ketiganya tinggal di jl sikatan surabaya,  serta ahmad zakaria (18) warga kamal madura, rusharto (57) asal jl ksatria, mustakim (40) warga plosorejo, grobokan, jawa tengah, ahmad nur (39) warga kebomas, gresik, saiful (26) dari dupak magersari, abdul wafur (26) asal sampang dan adi purwanto (35) asal jakarta.
sedang yang kedapatan membawa dua butir pil ekstasi dalam razia tersebut adalah junaidi (26) asal jember.
pemuda ini negative ketika dites urinnya.
"mereka yang diamankan itu masih menjalani pemeriksaan penyidik sat reskoba," sambung kapolrestabes, sabtu (23/3/2013) sore.
junaidi yang kedapatan membawa narkoba dan hasil tes urinnya negative, penyidikannya mengarah bahwa dia merupakan pengedar.
namun, polisi mengaku belum bisa memastikan hal tersebut karena masih melakukan penyidikan atas perkara ini.
"untuk yang membawa narkoba itu, petugas juga masih melakukan pemeriksaan terhadapnya.
setelah itu, dia akan dilakukan tes darah untuk memastikan apakah dia mengonsumsi narkoba atau tidak," sambung kombes pol tri mariyanto didampingi kasat reskoba akbp sudamiran.
razia model terbuka seperti ini merupakan yang pertama digelar polrestabessebab pada razia-razia sebelumnya, digelar secara tertutup yang hanya dilakukan oleh sat reskoba.
"dengan system tertutup razia sudah kerap kita gelar.
namun untuk raziasecara terbuka memang baru kali ini," sambung kapolrestabes tri mariyantosaat memimpin razia di club deluxe.
dalam razia ini, satu persatu pengunjung tempat hiburan diperiksa dandigeledah oleh petugas.
mereka juga diminta melakukan tes urine untuk memastikan apakah mengonsumsi narkoba atau tidak.
"razia seperti ini akan terus kita gelar.
bukan hanya tempat-tempat hiburanini saja, namun di tempat-tempat hiburan lain di surabaya juga bakal kita gelar razia serupa," imbuhnya.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com