Halaman

Tampilkan postingan dengan label Jualan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Jualan. Tampilkan semua postingan

Jumat, 26 Juli 2013

Bintang Komedi Pilih Jualan Mi




Bintang Komedi Pilih Jualan Mi
Bintang Komedi Pilih Jualan Mi






surya online, surabaya - sepi order  plus honor  yang tidak terlalu besar membuat finalis audisi pelawak tpi (api) renald christoper berpikir ulang.
 diakuinya memang  pernah mendapatkan job besar, namun biaya hidup di provinsi joko widodo itu juga tinggi.
renald merasa sulit untuk bertahan di jakarta.
situasi itu membuatnya  kembali merindukan surabaya, kampung halamannya.
juga rindu pada kedai mi yang lama di tinggalkan.
padahal kedai ini dirintisnya, jauh sebelum ia menjadi bintang api.
renald kemudian memutuskan pulang.
satu alasan lagi  membuatnya mantap, keinginan merawat  orang tuanya.
dengan pulang ke suarabaya, ia akan bisa menjaga orang tua.
itu jauh lebih penting  ketimbang mengais karir di jakarta yang semakin surut.
”buat apa bayaran besar tapi pengeluaran juga tinggi.
mending di surabaya saya jaga orang tua,” tuturnya.
januari lalu, renald  kembali menjalani kehidupan lamanya di surabaya.
tekadnya sudah bulat.
fokus membesarkan kedai pangsit yang dulu dirintisnya.
 renald memiliki empat warung makan mi pangsit.
namanya mi pangsit gajah mada.
bagi renald, bisnis kuliner ini lebih menjanjikan untuk menjadi penyangga ekonomi keluarga.
mantan menteri acara komedi ini mengaku lebih sreg dipanggil sebagai juragan  mi pangsit ketimbang bintang komedi.
usaha kuliner itu dirintisnya 1996 silam.
dia buka warung  pertamanya di kawasan kutisari.
usaha ini terus berkembang sampai sampai sekarang.
kini renald memiliki 26 karyawan.
”meskipun saya di luar kota, usaha ini tetap jalan.
para karyawan saya sudah seperti keluarga.
kita semua saling percaya,” katanya.
tapi renald tidak lantas melupakan dunia komedi.
tapi sekarang acara itu cuma dijadikan hobi.
”dari awal saya memang menganggap sambilan saja.
dulu saya lahir dari dunia mc lucu.
kemudian merambah komedian.
tapi, jual mi pangsit jauh lebih serius ketimbang lawakan,” pungkasnya.
untuk melanjutkan hobinya, renald  menggandeng joni seorang dosen yang juga alumnus api.
mereka membentuk grup rejo, singkatan nama renald dan joni.
”alhamdulillah, meskipun seperti pengangguran begini, jadwal job kami di akhir minggu padat sampai akhir tahun,” katanya bangga.
kalaupun tidak ada job, renald tetap bisa santai.
situasi hati yang tidak ditemukan di jakarta.
di surabaya,  renald tidak pernah gusar dengan job.
jika sepi renald  akan menikmati waktunya di kedai mi.
 begitu juga dengan rekannya, joni.
bila  sepi job, joni mengisi waktunya dengan mengajar di kampus.
(idl)

Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com

Selasa, 25 Juni 2013

Pria Ini Pilih Jualan Narkoba di Hotel Berbintang








surabaya - sejumlah hotel di provinsi lampung diduga dijadikan sebagai tempat peredaran narkoba.
hal ini menyusul pengakuan farid (43), tersangka pengedar narkoba yang ditangkap direktorat narkoba polda lampung, minggu (23/62013) sekitar pukul 08.
00.
"tersangka farid diamankan bersama temannya bernama adilla yulva (22) di rumah temannya tersebut dengan barang bukti 250 gram sabu-sabu dalam kamarnya," kata kasubdit iii direktorat reserse narkoba polda lampung akbp ahmad zulfikar, selasa (25/6/2013).
dia mengatakan, di dalam kamarnya tersebut ditemukan pula 500 butir pil ekstasi jenis love berwarna cokelat dan pink dengan nilai total mencapai rp500 juta.
    berdasarkan pengakuan farid, lanjut dia, narkoba tersebut dijual ke kalangan mahasiswa maupun pekerja dengan penjualan dilakukan di area hotel dan diskotek.
    sayang, hingga kini pihak kepolisian masih kesulitan untuk melakukan pengeledahan terhadap hotel besar.
    ada indikasi kerja sama dengan pihak hotel tersebut, sehingga peredaran narkoba di lampung bisa sampai ke wilayah kabupaten dengan harga hingga dua kali lipat harga normalnya.
    menurut pengakuan farid, dirinya melakukan penjualan langsung kepada pemakai tidak melalui telepon genggam seperti yang dilakukan umumnya oleh para pengedar narkoba lainnya.
    "penjualan dilakukan di sejumlah hotel berbintang di lampung," pungkasnya.
   
Source from: surya[dot]tribunews[dot]com