Halaman

Tampilkan postingan dengan label Senilai. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Senilai. Tampilkan semua postingan

Kamis, 16 Januari 2014

Perhiasan Senilai Rp 100 Juta Raib saat Rumah Kosong









surya online, surabaya – kali kesekian pelaku kejahatan di surabaya menyasar rumah yang sedang kosong ditinggal penghuninya.
kali ini, sebuah rumah kosong di jl sutorejo utara baru, surabaya menjadi sasaran pelaku kejahatan, rabu (15/1/2014).
dari peristiwa tersebut, komplotan pelaku pembobolan rumah ini dikabarkan berhasil menggasak perhiasan senilai sekitar rp 100 juta.
informasi yang berhasil dihimpun, saat rumah dalam keadaan kosong, komplotan pelaku datang.
mereka diduga masuk ke rumah korban dengan cara mencongkel pintu gerbang, dan masuk ke dalam rumah.
setelah berhasil menguras sejumlah perhiasan dan barang berharga dari dalam rumah tersebut, pelaku kemudian kabur.
ketika korban pulang, baru diketahui peristiwa ini.
sayangnya, korban sangat tertutup.
bahkan, keluarga tersebut belum melaporkan kasus ini ke kepolisian.
selain belum melapor, dengan alasan masih shock, korban juga sulit untuk dimintai keterangan oleh petugas kepolisian.
akibatnya, polisi pun kesulitan dalam menangani perkara ini.
kanit reskrim polsek mulyorejo akp budi waluyo tidak menampik hal itu.
“memang, data kita terkait peristiwa itu sangat minim,” jawab budi waluyo.
petugas yang melakukan olah tkp dan mengumpulkan data terkait peristiwa ini juga merasa kesulitan.
pihak korban masih tertutup kepada polisi.
alasannya, korban masih shock dengan peristiwa tersebut.
“yang jelas, petugas masih terus melakukan penyelidikan atas perkara ini.
sambil menunggu korban,” sambung budi.



terkait    #perhiasan senilai rp 100 juta raib, surabaya

baca juga



mantan pejabat rutan medaeng dilimpahkan ke kejari surabaya


judi di tps sampah dtc digerebek polisi


jambret apes, terjatuh dari motor dikeroyok warga


mpr minta mahasiswa jaga pancasila


satpol pp siap intensifkan patroli di sekitar kbs





penulis: m taufik

editor: parmin






tweet

Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com

Minggu, 23 Juni 2013

Resi Gudang Senilai Rp5,3 Miliar Mangkrak




Resi Gudang Senilai Rp5,3 Miliar Mangkrak
Resi Gudang Senilai Rp5,3 Miliar Mangkrak





lamongan -  resi gudang di jalan raya bakalan pule, kecamatan tikung  senilai rp 5,3 miliar yang dibangun sejak setahun setengah hingga kini  tidak pernah berfungsi.
tidak ada petani ataupun kelompok tani yang berminat menempatkan produksi pertaniannya dalam gudang dengan srg tersebut.
meski ada dua pegawai dari dinas koperasi industri dan perdagangan yang ditempatkan, tidak ada aktifitas apapun yang dikerjakan.
selain terkadang masuk ke lokasi dan meninggalkannya.
"kedua pegawai itu terkadang masuk dan tidak.
tidak ada yang diurusi di gudang ini,"ungkap ahmad pemilik warung dan tambal ban di utara gudang.
karuan saja,  gudang komoditi system resi gudang  yang dibangun di atas tanah sekitar setengah hektar itu pelatarannya banyak tumbuh rumput dan di belakang selatan tumbuh ilalang.
siang malam, lampu di pojok barat dan timur bagian atas terus dinyalakan tanpa pernah dimatikan.
sementara kantor di bagian depan juga terlihat kotor tak terurus.
sedangkan musala yang berdiri megah di barat resi gudang, gentingnya mulai pecah dan rontok, termasuk kaca nako juga ada yang lepas.
maklum saja karena musala  tidak ada yang memanfaatkan untuk ibadah.
sedangkan rel pagar utama nampak berkarat karena jarang dibuka.
rerumputan juga tumbuh subur di sepanjang depan pagar gudang.
data yang didapat surya menunjukkan, terhitung dua kali langkah sosialisasi pemanfaatan gudang dengan sistem resi gudang (srg) pada para petani.
  diantaranya, di hotel grand mahkota kabupaten lamongan, kemarin (19/4).
selasa (15/11/ 2012), di pendopo lokatantra.
namun belum membawa dampak positif sampai hari ini.
terbukti tidak ada petani yang berminat menyimpan produksi hasil pertaniannya.
padahal dengan srg petani akan mendapatkan harga jual yang lebih baik karena bisa menunda waktu penjualan.
selain itu, petani juga bisa mendapatkan pembiayaan dengan cara cepat dan mudah.
  dan diharapkan system ini akan mendorong petani agar berusaha dalam kelompok sehingga meningkatkan nilai tawar.
nampak gudang komoditi sistem resi gudang  yang dibangun di atas tanah sekitar setengah hektare itu pelatarannya banyak tumbuh rumput dan di belakang selatan tumbuh ilalang.
siang malam, lampu di pojok barat dan timur bagian atas terus menyala tanpa pernah dimatikan.
sementara kantor di bagian depan juga terlihat kotor tak terurus.
sedangkan musala yang berdiri megah di barat resi gudang, gentingnya mulai pecah dan rontok, termasuk kaca nako juga ada yang lepas.
aris wibawa kepala dinas koperasi perindustrian dan perdagangan,  saat dikonfirmasi surya menjelang pembukaan pekan raya lamongan (prl), jumat (21/6/2013) mengakui kalau belum ada petani yang memanfaatkan resi gudang yang dibanguan melalui dana alokasi khusus (dak) dari pusat sebesar rp 5.
338.
814.
000  itu.
"kita sudah berusaha sosialisasi kepada gapoktan maupun kelompok tani.
tapi sampai saat ini baru ada dua yang berminat, kelompok tani dan kud,"ungkap aris wibawa.
selain itu, menurut aris, keberadaan resi gudang juga masih menunggu sertifikat dari pt pertani yang membina petani sekaligus sertifikat itu sebagai wujud kelayakan resi gudang .
dan dalam dua minggu kedepan kemungkinan sertifikat itu akan terbit.
aris menambahkan, secara teknis, resi gudang itu sudah sangat layak karena peralatan mesin yang dibutuhkan sudah tersedia di dalam gudang, seperti pengering dan peralatan lainnya.
aris menjamin  dengan menempatkan produksi pertaniannya dalam gudang dengan srg, petani akan menerima tanda kepemilikan barang berupa dokumen resi gudang atau rg.
dokumen rg  selanjutnya bisa digunakan dalam transaksi letter of credit, sebagai agunan saat pengajuan dana dengan perbankan.
"resi gudang ini sepenuhnya sudah diserahkan ke pd aneka usaha milik pemkab,"terangnya.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Jumat, 31 Mei 2013

Narkoba Senilai Rp 6 Miliar Dimusnahkan di Juanda




Narkoba Senilai Rp 6 Miliar Dimusnahkan di Juanda
Narkoba Senilai Rp 6 Miliar Dimusnahkan di Juanda





surabaya - dengan mengenakan seragam tahanan dan wajah tertutup balaclava, sosok stella elizabeth oktavia, tetap terlihat.
perempuan yang hamil delapan bulan itu, tampil di kegiatan pemusnahan barang bukti narkoba hasil penangkapan di bandara internasional juanda,  kamis (30/5/2013).
warga asal jakarta, yang bersuamikan warga negara nigeria, tampil bersama empat pelaku pengedar narkoba dan pengembangan jaringannya.
pemusanahan barang bukti tersebut dilakukan di areal lapangan lanudal juanda.
dalam pemusnahan itu, total terdiri atas  5.
170,12 gram sabu, 4 butir pil ekstasy dan 166 butir obat keras.
pemusnahan ini, lanjut dia, dari empat kasus yakni tersangka iwan hadi yang tertangkap di juanda 26 april 2013 degan sabu 627 gram.
nita ariani pembawa sabu seberat 333,4 gram dan 230 butir pil ekstasi, dwi prihantoro pengambil barang via kantor pos dari india dengan tas jinjing berisi 927,72 gram sabu serta stella pembawa travel bag dari malaysia ke surabaya berisi 3.
300 gram sabu.
iwan ibrahim kepala badan narkotika nasional (bnn) provinsi jawa timur, mengatakan narkoba yang dimusnahkan itu bernilai rp 6 miliar.
"yang kita musnahkan di sini ini barang bukti narkoba dari semua kasus dan pengembangannya di juanda," kata iwan.
barang bukti ini berasal dari empat kasus.
yaitu tersangka iwan hadi yang tertangkap di juanda 26 april 2013 degan sabu 627 gram.
nita ariani pembawa sabu seberat 333,4 gram dan 230 butir pil ekstasi, dwi prihantoro pengambil barang via kantor pos dari india dengan tas jinjing berisi 927,72 gram sabu serta stella sendiri, yang ketahuan pembawa travel bag dari malaysia ke surabaya berisi 3.
300 gram sabu.
iwan menambahkan, temuan kasus narkoba melalui bandara juanda dibandingkan tahun 2012 lalu dengan 2013 hingga mei, sudah terlihat mengalami kenaikan sebesar 100 persen.
"meski di tahun 2013 hanya ada di bulan mei, yang mencapai 8 kasus.
sementara sepanjang tahun 2012, hanya 4 kasus," jelas iwan.
iwan menambahkan, dengan adanya penangkapan yang dilakukan selama ini membuktikan pada pengguna jasa bandara juanda bahwa pengawasan peredaran narkoba di juanda diperketat.
selain itu, dalam acara pemusnahan sabu itu juga ada pemberian awards pada security aviation bandara juanda yang berhasil melakukan penangkapan pada pembawa sabu melalui bandara juanda.
security juanda yang menerima awards yakni agus susianto scp security team leader, sriaji scp security squad leader, ferrys eka scp security officer dan nur m.
syarif scp security officer.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Kamis, 30 Mei 2013

Barang Bukti Narkoba Senilai Rp 7 Miliar Dimusnahkan




Barang Bukti Narkoba Senilai Rp 7 Miliar Dimusnahkan
Barang Bukti Narkoba Senilai Rp 7 Miliar Dimusnahkan





surabaya - barang bukti narkoba berupa sabu-sabu seberat 5.
170,12 gram, 4 butir ekstasi dan 166 butir obat keras, dimusnahkan di lanudal juanda, kamis (30/5/2013).
barang bukti sabu-sabu tersebut diamankan dari empat tersangka dengan waktu penangkapan yang berbeda.
sabu-sabu seberat 627 gram diamankan dari ih yang dibekuk aparat di bandara juanda, jumat (26/4/2013).
selang sehari, na ditangkap karena membawa sabu seberat 333,4 gram dan 230 butir pil ekstasi, sabtu (27/4/2013).
kemudian dp, yang dibekuk saat mengambil paket tas jinjing berisi sabu seberat 927,72 gram, selasa (7/5/2013).
terakhir dari tangan so, yang membawa travel bag dari malaysia ke surabaya berisi 3.
300 gram sabu-sabu.
"total barang bukti yang kita musnahkan bernilai kurang lebih antara rp 6 hingga 7 miliar," kata iwan ibrahim, kepala bnn provinsi jawa timur, kamis (30/5/2013).
menurut iwan ibrahim, pemusnahan barang bukti kali ini memang sengaja dilakukan di lanudal juanda.
hal ini untuk menegaskan kepada publik, jika pihaknya tidak main-main untuk mencegah peredaran barang haram tersebut.
"ini merupakan pencegahan terhadap orang-orang yang bermaksud mengirim narkoba melalui bandara juanda.
kami saat ini sudah solid, baik dari angkasapura, bnn, polri, lanudal, maupun aparat di bandara juanda," tegas iwan ibrahim.
di samping itu menjadi pembuktian pada masyarakat jika penanganan narkoba tidak berdiri sendiri, terutama di area bandara internasional tersebut.
(mg-1)
Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Kamis, 16 Mei 2013

Pertamina Terbitkan Obligasi Global Senilai Rp 31, 5 Triliun








jakarta -  pt pertamina (persero) menerbitkan obligasi global dengan nilai 3,25 miliar dolar as atau setara rp31,5 triliun.
direktur keuangan pertamina andri hidayat dalam siaran pers di jakarta, rabu (15/05/2013), mengatakan, obligasi mengalami kelebihan permintaan hingga 4,4 kali atau setara 14,4 miliar dolar as yang berasal dari 667 investor di seluruh dunia.
     "penawaran ini merupakan terbesar yang pernah dilakukan perusahaan indonesia," katanya.
surat utang berjangka menengah (global medium term note/gmtn) diterbitkan dalam dua tenor yakni 10 dan 30 tahun yang masing-masing bernilai sama 1,625 miliar dolar as.
     surat utang bertenor 10 tahun yang jatuh tempo 20 mei 2023, memberikan kupon 4,3 persen.
     sedang kupon obligasi dengan tenor 30 tahun atau berakhir 20 mei 2043 sebesar 5,625 persen.
     investor asal eropa menjadi penyerap terbesar surat utang bertenor 10 tahun dengan porsi 39 persen, disusul as 32 persen, dan asia 29 persen.
     sementara, dari sisi jenisnya, 76 persen obligasi terserap pengelola aset dan dana, diikuti bank 9 persen, asuransi 7 persen, bank sentral dan investor "quasi-sovereign" lainnya 4 persen, dan 4 persen bank swasta.
sementara, "bond" bertenor 30 tahun terserap di pasar as sebesar 40 persen, asia 38 persen, dan eropa 22 persen.
     dari sisi institusi, penyerap terbesar adalah pengelola aset dan dana sebesar 68 persen, 17 persen bank, 8 persen asuransi, 4 persen bank swasta, dan 3 persen bank sentral dan investor "quasi-sovereign" lainnya.
sebagai penjamin emisi adalah adalah barclays bank plc, citigroup global markets limited, dan the royal bank of scotland plc.
     sedang, pendukung penjamin emisi adalah pt bahana securities, pt danareksa sekuritas, dan pt mandiri sekuritas.
terakhir, pertamina menerbitkan obligasi global persis setahun lalu yakni mei 2012 senilai 2,5 miliar dolar dalam dua tenor 10 dan 30 tahun.
pertamina kini memiliki "rating" baa3 (stable) dari moody?s, bb+ (stable) dari standard & poor?s, dan bbb- (stable) dari fitch.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com