Halaman

Tampilkan postingan dengan label PPDB. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label PPDB. Tampilkan semua postingan

Selasa, 01 Juli 2014

PPDB Hari Pertama Lancar




PPDB Hari Pertama Lancar
PPDB Hari Pertama Lancar






surya online, malang - pendaftaran peserta didik baru (ppdb) hari pertama di kota malang lancar.
tidak ada kendala apapun selama pelaksanaan ppdb.
ditemui di sman 4, sekretaris dinas pendidikan (disdik) kota malang, suwarjana mengaku sudah keliling di beberapa sekolah.
tidak ada satu pun sekolah yang mengalami kendala.
bahkan pihaknya tidak mendapat informasi bila ada sekolah yang ada hambatan.
"semuanya masih lancar.
pelaksanaan ppdb tidak ada kendala," kata suwarjana kepada surya online, selasa (1/7/2014).
ppdb digelar sampai kamis (3/7/2014) nanti.
setiap harinya ppdb dibuka sampai pukul 14.
00 wib.

pengamatan surya online di sman 4 dan sman 1, ppdb tidak sampai terjadi antrean panjang.
ppdb tahun ini masih memadukan antara sistem manual dan online.
artinya siswa masih diminta datang ke sekolah sambil membawa berkas yang dibutuhkan.
berkas inilah yang akan dimasukan dalam sistem online.
diakuinya, sistem online yang diharapkan disdik sama dengan yang sudah berlaku di perguruan tinggi (pt).
jadi siswa bisa mendaftar dari rumah atau warung internet (warnet).
"kami masih mempertimbangkan kondisi warga pinggiran.
semoga tahun depan sudah bisa terealisasi," tambahnya.





baca juga



sidak, disperindag kota malang temukan kecap tanpa masa kadaluarsa


smpn 3 siapkan 400 formulir ppdb


nilai peserta ppdb sudah bisa diakses


pagu ppdb kota malang berubah


jam operasional ppdb sampai jam 14.
00





penulis: zainuddin

editor: heru pramono






tweet

Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com

SMPN 3 Siapkan 400 Formulir PPDB









surya online, batu - sekolah menengah pertama negeri (smpn) di kota batu mulai mempersiapkan diri untuk menerima calon siswa baru.
smpn 3 contohnya, sudah menyiapkan tiga loket pelayanan pendaftaran.
kepala smpn 3 kota batu, sujud lamujianto telah menyiapkan sekitar 400 formulir untuk penerimaan peserta didik baru (ppdb) yang berlangsung mulai 1 juli hingga 7 juli 2014.
  “kami nanti menggunakan skoring terpadu gabungan domisili, prestasi dan  nilai ujian.
untuk jalur prestasi harus menunjukkan nama, serta jenis prestasi yang diraih.
,” kata sujud.
untuk pendaftar dari luar kota diperbolehkan, namun harus mematuhi aturan yang ada.
kuotanya sebesar 5 persen dari jumlah siswa yang diterima.
kalau siswa kita berjumlah 280 siswa, berarti kuota yang ada hanyalah 14 siswa.
sujud menegaskan, ada beberapa aturan yang harus dipahami oleh orang tua.
jika dirangking ternyata kalah dengan anak dari dalam kota, maka secara tidak langsung siswa tersebut tercoret dengan sendiri.
begitu juga ketika siswa dari luar kota tersebut mempunyai nilai tinggi, namun kuota 14 siswa tersebut sudah terisi maka siswa yang bersangkutan tidak bisa diterima di smpn 3.
dibandingkan tahun lalu, sekarang ada kebebasan bagi calon pendaftar untuk mengambil formulir dari semua sekolah negeri yang ada di kota batu.




terkait#smpn 3, siapkan, 400 formulir, ppdb

baca juga



pendaftar sman favorit belum lampaui pagu


biaya formulir harus gratis bagi siswa kurang mampu


laman ppdb online tulungagung sempat macet


wali murid keluhkan biaya formulir rp 50 ribu ppdb mojokerto


ambil formulir bebas, kembalikan harus di sekolah rayon





penulis: iksan fauzi

editor: wahjoe harjanto






tweet

Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com

Senin, 24 Juni 2013

PPDB Tanpa TPA, SMPN dan SMAN 1, 2 Favorit




PPDB Tanpa TPA, SMPN dan SMAN 1, 2 Favorit
PPDB Tanpa TPA, SMPN dan SMAN 1, 2 Favorit





lamongan - smp negeri  1, 2  dan sma negeri 1, 2 lamongan masih menjadi favorit bagi lulusan sekolah dasar dan sekolah menengah pertama.
empat sekolah yang diterletak di jantung kota itu pada pendaftaran hari pertama banyak diserbu calon siswa pinggiran, meski tempat mereka jauh dari kota.
apalagi penerimaan peserta didik baru (ppdb) di  smpn dan sman lamongan tahun ini tanpa melalui seleksi  tes potensi akademik (tpa) dan hanya mengandalkan nilai hasil ujian nasional (hun).
peluang siswa baru yang hanya mengandalkan nilai hun ini tentu menjadi potensi membludaknya pendaftar untuk menembus kesempatan pendaftaran yang akan berlangsung selama tiga jari, senin (24/6/2013) hingga rabu (26/6/2013).
para siswa lulusan dari pinggiran mengadu nasib  dengan melihat peta perkembangan nilai hun yang didaftarkan ke smp maupun sma.
  mereka berspekulasi dan menunggu daftar pengumuman siswa diterima dengan nilai hun paling rendah.
bahkan bagi mereka yang hun-nya minim masih bisa didongkrak dengan piagam atau sertifikat non akedemik yang serendah - rendahnya diterbitkan oleh diknas kabupaten / kota madya, kantor depag kabupaten/kota.
dan juga piagam yang diterbitkan kon   kabupaten/ kota untuk cabang olah raga  atau seni dari pasi, palti, pbvsi, percasi, ipsi, pssi, fbsi, pdbi, pgsi, perbasi, perpani, ptmsi, prsi, issi dan  perbakin minimal tingkat kabupaten/ kota.
seperti yang nampak di smp negero 1 dan smpn 2, meski mayoritas banyak sekolag dasar pinggiran mendaftar, mereka tidak banyak mengandalkan piagam maupun sertifikat.
tapi mereka membawa satu - satunya hasil akhir sekolah dengan hun.
sejumlah orang tua wali murid saat ditemui surya terkait ppdb di lamongan yang tanpa tes potensi akademik ini  ada dua pendapat yang berbeda.
ada yang setuju dan ada yang tidak setuju.
termasuk penggunaan piagam atau sertifikat non akademik dan non cabang olah raga.
"masak piagam atau sertifikat drum band, fashion atau teater yang  dilakukan ramai - ramai dinilai," ungkap salah satu orang tua wali murid, pujianto kepada surya.
tentu beda jika piagam itu merupakan keberhasilan dalam bidang akademik atau cabang olah raga.
tapi karena itu menjadi keputusan,  para orang tua wali murid dan calon siswa tidak bisa berbuat banyak.
banyaknya lulusan setingkat sd/ smp  di daerah pelosok juga mendominasi mendaftar ke smpn dan sman kota.
sementara itu, kepala sekolah smp negeri 1,  khoirul anam dan kepala sekolah smp negeri 2, jumaidi menyatakan pada prinsipnya mereka adalah lembaga penyelenggara pendidikan dalam proses belajar mengajar.
karena sudah merupakan aturan tidak menggunakan tes, maka pihaknya tinggal melaksanakan.
"lembaga memfilter dengan nilai hun.
ada batas terendah yang dipakai skala masuk smpn 2,"kata jumaidi kepada wartawan.
sementara itu, agus suyanto, kepala dinas pendidikan dikonfirmasi terkait  ppdb tanpa ada tpa menegaskan, pelaksanaan ppdb dengan hun akan lebih fair dan menghilangkan prasangka jelek dari pihak manapun.
"kalau begini kan lebih enak, tidak banyak yang suudlon dan juga terbuka dengan standar hun yang dipasang oleh masing - masing sekolah negeri,"ungkap agus suyanto.
pihaknya juga meminta pengertian semua lembaga sekolah negeri terkait keputusan ppdb tanpa tes potensi akademik ini.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Jumat, 07 Juni 2013

PPDB Mojokerto Batasi 10 Persen Siswa Luar Kota Berdasar Lulusan








mojokerto - setelah memastikan bahwa siswa luar kota mojokerto dibatasi 10 oersen, kini dinas pendidikan setempat menegaskan kategori siswa luar dan dalam kota.
siswa luar kota didasarkan pada asal lulusan sekolah.
bukan domisili atau kk siswa.
demikian disampaikan kepala dinas pendidikan kota mojokerto budwi sunu saat ditemui jumat (7/6/2013).
meski siswa yang bersangkutan tinggal di wilayah kabupaten mojokerto atau luar kota lainnya jika siswa ini lulusan sekolah di kota mojokerto masuk siswa dalam kota.
"mereka kena pagu 90 persen.
sisa pagu untuk siswa lulusan sekolah luar kota," kata budwi.
aturan ini segera diterima setiap sekolah melalui perwali yang sudah tinggal diteken.
dasarnya memang lulusan siswa yang bersangkutan.
siswa lulusan smp yang hendak ke sma kota mojokerto akan dilihat.
apakah lulusan sekolah luar atau dalam kota.
"kami menyimak di surabaya mengkategorikan siswa luar dan dalam kota berdasarkan kk.
kami tetap seperti sebelumnya, siswa luar kota berdasarkan lulusan siswa," tandas budwi.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

PPDB Mitra Warga, Jalur Pendaftaran untuk Siswa Miskin








surabaya - siswa tidak mampu (miskin) memiliki jalur khusus untuk bisa masuk sekolah negeri.
namanya mitra warga.
kepala dinas pendidikan surabaya ikhsan menjelaskan untuk mendaftar jalur mitra warga ini cukup melampirkan fotokopi surat keterangan miskin (skm) dengan menunjukkan aslinya.
serta melampirkan fotokopi kartu keluarga kota surabaya dengan menunjukkan aslinya.
"masing-masing pendaftar hanya boleh memilih satu sekolah smpn atau sman.
sedangkan untuk smkn hanya bisa memilih satu program keahlian dalam satu sekolah," terang ikhsan.
sekolah yang dipilih bebas kecuali sekolah kawasan karena ada seleksi tersendiri di sekolah unggulan tersebut.
sementara verifikasi data akan dilakukan tim khusus dari dinas pendidikan dan pihak sekolah.
menurut ikhsan, verifikasi ini tidak akan sulit karena sudah ada database sktm yang ada di pemkot surabaya.
"untuk memastikan data yang ada, tim ppdb juga akan melakukan survei ke rumah siswa pendaftar," katanya.
sesuai dengan ketentuan, masing-masing sekolah harus menyediakan kuota minimal 5 persen untuk siswa miskin.
ketentuan kuota 5 persen untuk siswa miskin ini wajib dilaksanakan oleh seluruh sekolah swasta di surabaya mulai tingkat sd hingga sma.
hal ini didasarkan peraturan daerah kota surabaya nomor 16 tahun 2012 tentang penyelenggaraan pendidikan.
siswa miskin ini akan dibebaskan seluruh biaya sekolah serta mendapatkan bantuan seperti seragam sekolah.
pendaftaran ppdb jalur khusus mitra warga dibuka tanggal 18 juni hingga 21 juni 2013 di sekolah yang dituju.
kemudian pada tanggal 24 juni 2013 dilakukan evaluasi dan 27 juni 2013 diumumkan.
"penilaian jalur ini berdasarkan peringkat nilai ujian nasional yang tertera dalam skhun (surat keterangan hasil ujian nasional).

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com