Halaman

Tampilkan postingan dengan label SMPN. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label SMPN. Tampilkan semua postingan

Selasa, 01 Juli 2014

SMPN 3 Siapkan 400 Formulir PPDB









surya online, batu - sekolah menengah pertama negeri (smpn) di kota batu mulai mempersiapkan diri untuk menerima calon siswa baru.
smpn 3 contohnya, sudah menyiapkan tiga loket pelayanan pendaftaran.
kepala smpn 3 kota batu, sujud lamujianto telah menyiapkan sekitar 400 formulir untuk penerimaan peserta didik baru (ppdb) yang berlangsung mulai 1 juli hingga 7 juli 2014.
  “kami nanti menggunakan skoring terpadu gabungan domisili, prestasi dan  nilai ujian.
untuk jalur prestasi harus menunjukkan nama, serta jenis prestasi yang diraih.
,” kata sujud.
untuk pendaftar dari luar kota diperbolehkan, namun harus mematuhi aturan yang ada.
kuotanya sebesar 5 persen dari jumlah siswa yang diterima.
kalau siswa kita berjumlah 280 siswa, berarti kuota yang ada hanyalah 14 siswa.
sujud menegaskan, ada beberapa aturan yang harus dipahami oleh orang tua.
jika dirangking ternyata kalah dengan anak dari dalam kota, maka secara tidak langsung siswa tersebut tercoret dengan sendiri.
begitu juga ketika siswa dari luar kota tersebut mempunyai nilai tinggi, namun kuota 14 siswa tersebut sudah terisi maka siswa yang bersangkutan tidak bisa diterima di smpn 3.
dibandingkan tahun lalu, sekarang ada kebebasan bagi calon pendaftar untuk mengambil formulir dari semua sekolah negeri yang ada di kota batu.




terkait#smpn 3, siapkan, 400 formulir, ppdb

baca juga



pendaftar sman favorit belum lampaui pagu


biaya formulir harus gratis bagi siswa kurang mampu


laman ppdb online tulungagung sempat macet


wali murid keluhkan biaya formulir rp 50 ribu ppdb mojokerto


ambil formulir bebas, kembalikan harus di sekolah rayon





penulis: iksan fauzi

editor: wahjoe harjanto






tweet

Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com

Senin, 24 Juni 2013

PPDB Tanpa TPA, SMPN dan SMAN 1, 2 Favorit




PPDB Tanpa TPA, SMPN dan SMAN 1, 2 Favorit
PPDB Tanpa TPA, SMPN dan SMAN 1, 2 Favorit





lamongan - smp negeri  1, 2  dan sma negeri 1, 2 lamongan masih menjadi favorit bagi lulusan sekolah dasar dan sekolah menengah pertama.
empat sekolah yang diterletak di jantung kota itu pada pendaftaran hari pertama banyak diserbu calon siswa pinggiran, meski tempat mereka jauh dari kota.
apalagi penerimaan peserta didik baru (ppdb) di  smpn dan sman lamongan tahun ini tanpa melalui seleksi  tes potensi akademik (tpa) dan hanya mengandalkan nilai hasil ujian nasional (hun).
peluang siswa baru yang hanya mengandalkan nilai hun ini tentu menjadi potensi membludaknya pendaftar untuk menembus kesempatan pendaftaran yang akan berlangsung selama tiga jari, senin (24/6/2013) hingga rabu (26/6/2013).
para siswa lulusan dari pinggiran mengadu nasib  dengan melihat peta perkembangan nilai hun yang didaftarkan ke smp maupun sma.
  mereka berspekulasi dan menunggu daftar pengumuman siswa diterima dengan nilai hun paling rendah.
bahkan bagi mereka yang hun-nya minim masih bisa didongkrak dengan piagam atau sertifikat non akedemik yang serendah - rendahnya diterbitkan oleh diknas kabupaten / kota madya, kantor depag kabupaten/kota.
dan juga piagam yang diterbitkan kon   kabupaten/ kota untuk cabang olah raga  atau seni dari pasi, palti, pbvsi, percasi, ipsi, pssi, fbsi, pdbi, pgsi, perbasi, perpani, ptmsi, prsi, issi dan  perbakin minimal tingkat kabupaten/ kota.
seperti yang nampak di smp negero 1 dan smpn 2, meski mayoritas banyak sekolag dasar pinggiran mendaftar, mereka tidak banyak mengandalkan piagam maupun sertifikat.
tapi mereka membawa satu - satunya hasil akhir sekolah dengan hun.
sejumlah orang tua wali murid saat ditemui surya terkait ppdb di lamongan yang tanpa tes potensi akademik ini  ada dua pendapat yang berbeda.
ada yang setuju dan ada yang tidak setuju.
termasuk penggunaan piagam atau sertifikat non akademik dan non cabang olah raga.
"masak piagam atau sertifikat drum band, fashion atau teater yang  dilakukan ramai - ramai dinilai," ungkap salah satu orang tua wali murid, pujianto kepada surya.
tentu beda jika piagam itu merupakan keberhasilan dalam bidang akademik atau cabang olah raga.
tapi karena itu menjadi keputusan,  para orang tua wali murid dan calon siswa tidak bisa berbuat banyak.
banyaknya lulusan setingkat sd/ smp  di daerah pelosok juga mendominasi mendaftar ke smpn dan sman kota.
sementara itu, kepala sekolah smp negeri 1,  khoirul anam dan kepala sekolah smp negeri 2, jumaidi menyatakan pada prinsipnya mereka adalah lembaga penyelenggara pendidikan dalam proses belajar mengajar.
karena sudah merupakan aturan tidak menggunakan tes, maka pihaknya tinggal melaksanakan.
"lembaga memfilter dengan nilai hun.
ada batas terendah yang dipakai skala masuk smpn 2,"kata jumaidi kepada wartawan.
sementara itu, agus suyanto, kepala dinas pendidikan dikonfirmasi terkait  ppdb tanpa ada tpa menegaskan, pelaksanaan ppdb dengan hun akan lebih fair dan menghilangkan prasangka jelek dari pihak manapun.
"kalau begini kan lebih enak, tidak banyak yang suudlon dan juga terbuka dengan standar hun yang dipasang oleh masing - masing sekolah negeri,"ungkap agus suyanto.
pihaknya juga meminta pengertian semua lembaga sekolah negeri terkait keputusan ppdb tanpa tes potensi akademik ini.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Minggu, 23 Juni 2013

Dindik Sebut Atap SMPN 25 Malang Roboh Karena Kontur Tanah Labil








malang - dinas pendidikan (dindik) kota malang tetap bersikukuh ambruknya atap smpn 25 malang, jumat (21/6/2013), karena kondisi tanah yang labil bukan karena penggunaan kayu blandar yang lapuk.
hal itu ditegaskan kepala bidang pendidikan menengah dindik kota malang, suwarjana, yang mengatakan kontur dan struktur tanah di wilayah smpn 25 labil.
suwarjana mengaku langsung melakukan penyelidikan penyebab atap smp itu roboh dan mendapati fakta ada tembok yang miring di sisi selatan sekolah.
berdasarkan temuan itu, dindik menyimpulkan ada ketidakstabilan tanah di smp yang terletak di komplek perum villa bukit tidar, kelurahan merjosari, kecamatan lowokwaru kota malang ini.
"justru kayu-kayu itu masih kuat, tidak lapuk, dan menahan kemiringan tembok ini.
kesimpulan kami, tanah yang tidak stabil," kata suwarjana kepada sabtu (22/6/2013).
suwarjana menyatakan telah membentuk tim teknis untuk segera merenovasi atap kelas roboh itu dan akan selesai sebelum tahun ajaran baru dimulai.
disinggung langkah apa yang akan dilakukan untuk mengantisipasi ketidakstabilan struktur tanah di wilayah sekolah itu, suwarjana menjawab akan membangun plengsengan sebagai penguat dan menjaga agar sekolah yang kontur tanahnya menurun ini aman dari longsor.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Minggu, 02 Juni 2013

SMPN 1 Surabaya Berjaya








surabaya - smpn 1 surabaya membuktikan diri sebagai sekolah terbaik di ujian nasional (unas) 2013 dengan menempati rangking 10 terbaik nasional dengan nilai rata-rata unas murni 8,97.
selain itu, sekolah yang dipimpin mochtar ini juga mendudukkan tiga siswanya sebagai peraih nilai unas murni terbaik se-surabaya, jannatin nisa' arnindita menempati peringkat pertama dengan nilai 39,15, sindy caesar rusnanda himatul haliza di posisi delapan dengan nilai rata-rata  38,90.
serta muhammad adhi raihanto di posisi 10 dengan nilai 38,90.
sementara posisi tujuh lainnya dibagi rata smp kristen petra 1, smp kristen petra 5, smpn 6, 26, 22 dan smp katolik santa clara.
kabid sd/smp dinas pendidikan surabaya eko prasetyaningsih mengungkapkan, sebenarnya di posisi satu hingga 3, yakni jannatin nisa, natasha adirata (smpk petra 1) dan clairine nathania (smpk petra 5) memiliki nilai sama, yakni 39,15.
bahkan jannatin nisa' dan natasha nilai sama persis, yakni bahasa indonesia (9,80), bahasa inggris (9,60), matematika (10,00) dan ipa (9,75).
"tapi karena nomor induknya lebih awal smpn 1 jadi rangkingnya lebih atas," kata pejabat asal ponorogo ini ketika ditemui saat verifikasi data di smpn 12 surabaya.
kepala dinas pendidikan surabaya ikhsan mengaku bangga dengan prestasi anak didiknya karena selain salah satu sekolahnya menduduki 10 besar nasional, surabaya juga meraih peringkat delapan se-jatim.
"ini berkat kerja keras semua pihak.
kepala sekolah, guru, siswa dan dari dinasnya sendiri," katanya.
kepala smpn 1 surabaya mochtar menyambut antusias prestasinya.
"ini luar biasa.
alhamdulillah," katanya.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Sabtu, 01 Juni 2013

Terbaik Nasional, SMPN 1 Lamongan Gelar Sujud Syukur




Terbaik Nasional, SMPN 1 Lamongan Gelar Sujud Syukur
Terbaik Nasional, SMPN 1 Lamongan Gelar Sujud Syukur





lamongan - prestasi smp negeri 1 lamongan yang menduduki peringkat 4 besar nilai rata - rata ujian nasioal (unas) terbaik nasional disambut gembira siswa - siswi, kepala sekolah dan dewan guru dengan  gerakan sujud syukur berjamaah dilakukan di halaman smp negeri 1, sabtu (01/6/2013).
"ini wujud syukur dan kebanggaan kita bersama.
smp negeri lamongan tetap bisa berbicara di tingkat nasional.
makanya kita wajib syukuri salah satunya dengan melaksanakan sujud sykur berjamaah,"kata kepala sekolah smpn 1 lamongan, khoirul anam, sabtu.
para siswa juga antusias turut serta dalam gerakan sujud syukur berjamaah yang diimami oleh salah satu pengajar dan diikuti sejumlah guru yang turut hadir pagi itu.
  bacaan sujud syukur langsung dikomando sang imam.
sementara para siswa yang sebentar lagi meninggalkan bangku sekolah menengah pertama (smp) itu juga khusuk mengikuti bacaan-bacaan ungkapan syukur yang dibaca imam.
usai sujud syukur berjamaah, khoirul anam menekankan kepada semua siswa untuk tidak merayakan kelulusan dengan aksi corat - coret baju, termasuk aksi konvoi di jalananan.
"tolong rayakan kelulusan ini dengan banyak bersyukur dan bukan dengan corat - coret baju.
kalian adalah siswa - siswi smp negeri 1 lamongan yang punya karakter baik,"kata anam.
prestasi yang diraih smpn 1 harus dipertahankan dan ditingkatkan untuk memberikan sumbangsih kepada bangsa dan negara.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Jumat, 31 Mei 2013

Perampok Gondol 20 Komputer SMPN 1 Deket Lamongan








lamongan - perampokan dua malam berturut - turut terjadi di wilayah kabaten lamongan.
sebelumnya, rumah bidan sundari dijarah perampok.
kini giliran smp negeri 1 deket diobok-obok sekawan perampok, jumat dini hari (31/05/2013).
perampok berhasil menggondol 20 unit komputer laboratorium smpn 1 deket.
padahal, komputer itu rencananya diuganakan uji kopetensi guru (ukg).
menurut wakil kepala sekolah bidang kesiswaan, askur, dari jejaknya pelaku bermula masuk melalui pagar tembok  setinggi 3  meter di  sisi timur ruang laboratorium.
  para pelaku naik pagar dan memutus  kawat berduri  yang terbentang  di atas pagar tersebut.
laboratorium bereda di selatan gedung sekolah dan bersebelahan dengan hamparan sawah jauh dari pos penjagaan.
apalagi di bagian selatan komplek sekolah itu tidak dipasang lampu penerangan.
kondisi itu yang memudahkan para pelaku masuk pekarangan sekolah.
  setelah masuk pekarangan, pelaku kemudian membuka paksa daun jendela untuk masuk ke ruang laboratirum.
pelaku juga merusak empat besi teralis dari besi cor .
"pelaku masuk pekarang lompat pagar,  merusak daun jendela  dan teralis besi ruang laboratorium untuk mengambil semua komputer plus cpu-nya,"ungkap askur kepada surya online, jumat (31/05/2013).
"ruangan dan komputer itu sudah kita persiapkan untuk ukg,"tambahnya.
barang elektronik yang berhasil digondol perampok berupa,  20 buah komputer dekstop, 1 buah server cpu , 1 buah lcd benq dan cpu biasa sebanyak 3 buah.
 menurut kepala tata usaha smp negeri 1, sariyono, total kerugian mencapai rp 117.
550.
000.
kejadian dini hari itu diketahui atas laporan agus sasmita (44) petani yang mengetahui ada tiga boks cpu yang tercecer di pematang sawah.
temuan itu kemudian dilaporkan kepada penjaga sekolah agus rameli (45).
agus rameli kemudian mengecek seluruh ruangan bangunan sekolah.
dan diketahui  salah satu daun endela ruang laboratorium  rusak dan didapati semua komputer di atas meja raib dan raungannya acak- acakan.
kejadian dilaporkan ke polsek deket.
kapolsek deket, akp yanti bekti h ditemui surya online menyatakan pihaknya masih mengembangkan penyelidikan.
polisi menemukan bekas sidik jari yang menempel di meja dan kaca.
"itu yang  akan dikembangkan,"kata yanit.
sebelum perampokan smp negeri 1 deket, kejadian serupa menimpa bidan sundari pada kamis (30/05/2013).
delepan orang  disekap sebelum pelaku mengguras isi rumah.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com