Halaman

Tampilkan postingan dengan label Konservasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Konservasi. Tampilkan semua postingan

Jumat, 07 Februari 2014

Gubernur Minta Pemkot Segera Buat Tempat Konservasi









surya online, surabaya - gubernur soekarwo menyikapi serius matinya sejumlah binatang koleksi kebun binatang surabaya (kbs).
terbaru, adalah matinya harimau benggala putih (panthera tigris) bernama cathrika usia 17 tahun.
agar kejadian tragis itu tidak terulang, orang nomor satu di jatim tersebut minta pengelola kbs segera membuat tempat khusus untuk konservasi satwa.
ini sebagai langkah agar binatang koleksi yang dimiliki kbs lebih sejahtera.
"prinsip animal welfare (mensejahterakan binatang) itu harus benar-benar diugemi oleh pengelola," tegasnya, jumat (7/2/2014).
menurut pakde karwo, di sebuah kebun binatang mestinya ada dua tempat.
yakni, kebun binatangnya sendiri dan tempat konservasi.
nah, kbs saat ini hanya berfungsi sebagai kebun binatang, sementara konservasinya belum.
padahal fungsi korservasi itu sangat penting.
karena korservasi inilah yang menjadi tempat bagi binatang  yang baru lahir, binatang yang sakit, maupun binatang yang sudah tua.
"jadi bukan dicampur jadi satu, seperti saat ini," jelasnya.
sebenarnya, rencana membuat tempat konservasi bagi kbs sudah pernah disampaikan ke publik.
yakni, sekitar tahun 1981 ketika ketua pengurus pleno kbs dijabat moh said dan saat wali kota surabaya dijabat bambang dh.
"zaman pak said mengusulkan tempat konservasi di daerah pakal.
sementara zaman pak bambang dh berencana membuat di daerah wonorejo.
nah, dengan kewenangan pengelolaan penuh sekarang ada di pemkot surabaya, rencana itu (konservasi) bisa segera diwujudkan," tegas pakde.
dengan begitu, jika misalnya ada binatang yang sakit keras, dapat segera di bawa ke rumah sakit agar tidak menular.
sementara binatang dengan populasi yang cukup banyak, dikurangi agar tidak terlalu padat.
"kalau terlalu padat, ibaratnya orang, mereka seperti pengungsi.
kalau seperti itu kan pasti  tidurnya menjadi tidak nyenyak," imbuh pakde, memberi contoh.



terkait    #cegah satwa kbs mati lagi, gubernur usul konservas

penulis: mujib anwar

editor: parmin






tweet

Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com

Minggu, 19 Mei 2013

Salahi Aturan, Dewan Akan Panggil Pengembang Tempati Lahan Konservasi








surabaya - komisi c dprd surabaya akan memanggil sejumlah pengusaha properti yang diduga menempati kawasan lahan konservasi hutan.
pasalnya, diduga izin dari pembangunan hunian di kawasan lahan hutan mangrove di wilayah wonorejo kecamatan rungkut tersebut menyalahi dan melanggar aturan.
"kami heran juga dengan pemberian izin pendirian perumahan itu, padahal jelas lahan perumahan itu berada di kawasan hutan mangrove," kata sachiroel alim anwar, ketua komisi c dprd surabaya, minggu (19/5/2013).
dijelaskan alim, pemkot surabaya sendiri sekarang ini tidak bisa memberi jawaban atas dikeluarkannya izin pembangunan perumahan di kawasan lahan konservasi.
ini dikarenakan izin tersebut keluar pada saat kepemimpinan wali kota terdahulu.
"ini yang akan kami coba telusuri dengan meminta keterangan pengembang perumahan bersangkutan," ucap alim.
jika nantinya dalam penelusuran ada pelanggaran aturan, dikatakan alim, pihaknya tidak segan mengeluarkan rekomendasi pencabutan izin perumahan tersebut.
karena bagaimanapun, warga pembeli rumah di perumahan yang menempati  lahan konservasi tidak mengetahui status tanahnya.
akibatnya izin mendirikan bangunan (imb) tidak bisa dikeluarkan pemkot surabaya.
dan nantinya, pengembang perumahan bisa cuci tangan dengan menyalahkan pemkot yang tidak mengeluarkan imb.
"apabila hal seperti itu terjadi tentu itu sama artinya mengadu domba antara warga dan pemkot.
ini yang tidak boleh terjadi dan harus bisa diselesaikan sebelum semakin runyam persoalannya," tutur alim.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com