Halaman

Tampilkan postingan dengan label Wonorejo. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Wonorejo. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 27 Juli 2013

Pengobatan Gratis Untuk Warga Pesisir Wonorejo Surabaya




Pengobatan Gratis Untuk Warga Pesisir Wonorejo Surabaya
Pengobatan Gratis Untuk Warga Pesisir Wonorejo Surabaya






surya online, surabaya – jelang lebaran, marmi purnomo (60) masih harus menyiapkan banyak biaya untuk berlebaran bersama istri, anak dan cucunya.
namun warga yang sehari-hari bekerja sebagai petani tambak di wonorejo ini harus tetap kontrol ke rsi wonokromo untuk mendapatkan obat diabetes yang dideritanya.
“obatnya tidak gratis.
juga periksanya.
per bulan saya harus keluar uang antara rp 300.
000 sampai rp 400.
000,” jelas marmi, sabtu (27/7).
tapi ketika mendengar ada kegiatan pengobatan gratis di club house perumahan semanggi, wonorejo, marmi dengan semangat langsung datang ke tempat itu.
“ini saya dapat undangan ada pengobatan gratis.
saya ingin kontrolkan diabetes saya dan semoga dapat obat gratis,” lanjut marmi sambil antri untuk diperiksa.
di club house itu memang sedang digelar pengobatan gratis yang dilakukan tiga orang dokter dari rumah sakit jiwa (rsj) menur surabaya, yaitu dr lidwina paramita r, dr yulius sp kj, dan dr rike.
dibantu 3 perawat, mereka melayani para pengunjung yang memeriksakan diri.
dr yulius mengungkapkan, dari seluruh pasien yang diperiksa, hampir sebagian besar mengeluhkan penyakit nyeri sendi, hipertensi, diabetes, dan asma.
“sedangkan pada anak-anak, kebanyakan keluhannya batuk pilek dan demam,” ujar dr yulius.


Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com

Kamis, 30 Mei 2013

Pilkades Selisih 116 Suara Gegerkan Wonorejo




Pilkades Selisih 116 Suara Gegerkan Wonorejo
Pilkades Selisih 116 Suara Gegerkan Wonorejo





tulungagung - ratusan pemuda desa wonorejo, kecamatan sumbergempol, tulungagung, berdemonstrasi di kantor desa setempat, kamis (30/5/2013) siang.
mereka menuntut pertanggungjawaban panitia pemilihan kepala desa saat pilkades 25 mei lalu.
"ada kecurangan di luar kewajaran yang tidak terjadi di desa lain," kata m yusuf, salah satu pemuda desa itu di sela menunggu panitia pilkades.
geger di desa ini melibatkan massa besar tetapi tidak disertai alat peraga seperti lazimnya demonstrasi.
"ini memang upaya mengajak rembugan pihak panitia," kata yusuf.
kendati demikian, aksi warga ini mendapat penjagaan puluhan polisi dan tentara.
mereka berkonsentrasi menjaga di sekitar kantor desa serta rumah ketua panitia pilkades, nur kholis.
hingga siang ini, nur kholis tidak muncul di kantor desa.
"polisi juga sudah menjemput ke rumahnya, tapi katanya tidak ada," imbuh pemuda lainnya.
pilkades wonorejo 25 mei lalu digelar bersamaan dengan pilkades di puluhan desa lainnya.
hasil pilkades di wonorejo, menurut kesaksian sejumlah warga, menunjukkan keganjilan.
saat itu, calon kadesnya adalah anis wijayanti, handayani dan yudi indriastono.
hasil perhitungan surat suara menunjukkan, peraih suara terbanyak adalah anis wijayanti, disusul yudi indriastono dan handayani.
selisih suara antara anis dan yudi hanya 58 suara.
masalahnya, ada pula selisih antara daftar hadir yang tercatat 3.
420 orang, sedangkan surat suara yang dicoblos mencapai 3.
536 lembar.
"artinya, ada kelebihan 116 surat suara.
bagaimana ini bisa terjadi? panitia harus tanggung jawab tapi sekarang malah tidak muncul, lari dari tanggung jawab," ujar yusuf.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Sabtu, 13 April 2013

PW Muhammadiyah Jatim Ambil Alih Polemik SD Aisyiyah Wonorejo Surabaya








surabaya - polemik penghentian operasional sd aisyiyah, wonorejo, rungkut, surabaya akhirnya diambil alih pengurus wilayah muhammadiyah jatim.
sejumlah pihak terkait diantaranya kepala sd aisyiyah wonorejo hari wibowo, pengurus aisyiyah rungkut, ketua aisyiyah surabaya, pengurus pd muhammadiyah surabaya serta pengurus aisyiyah jatim dikumpulkan di kantor pwm jatim, jalan kertomenanggal, surabaya, sabtu (13/4/2013).
hingga berita ini ditulis, musyawarah masih berlangsung di ruang aisyiyah, pwm jatim.
seperti diketahui, polemik ini muncul setelah keluarnya surat teguran dari kepala dinas pendidikan surabaya ikhsan tertanggal 5 april 2013.
di surat  nomor 421.
1/3010/436.
6.
4/2013 itu, ikhsan melarang proses pembelajaran di sekolah yang beralamat di jalan wonorejo indah timur kav 21 rungkut ini.
ikhsan juga meminta pihak sekolah mengambil langkah memerger murid ke sekolah swasta lain terdekat.
permintaan itu beralasan karena sekolah dua lantai itu ternyata belum memiliki izin pendirian dan operasional.
kepala sd aisyiyah rungkut hari wibowo memastikan akan tetap menggelar proses belajar mengajar di sekolahnya.
dia mensinyalir keputusan dindik itu dilandasi laporan salah satu wali murid yang tidak puas dengan layanan pendidikannya.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com