Halaman

Tampilkan postingan dengan label Picu. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Picu. Tampilkan semua postingan

Jumat, 27 Juni 2014

Tiga Event Bersamaan, Picu Peningkatan Dana Untuk Masa Lebaran




Tiga Event Bersamaan, Picu Peningkatan Dana Untuk Masa Lebaran
Tiga Event Bersamaan, Picu Peningkatan Dana Untuk Masa Lebaran






surya online, surabaya - peningkatan 18,04 persen dana yang disiapkan bi wilayah iv jatim untuk kebutuhan ramadan dan idul fitri dikarenakan adanya event yang bersamaan.
yaitu masa liburan sekolah, tahun ajaran baru, dan masa liburan lebaran yang lebih panjang dibanding masa liburan tahun 2013 lalu.
"event bersamaan ini membuat kebutuhan masyarakat diprediksi lebih banyak," jelas hamid ponco wibowo, deputi kepala perwakilan bank indonesia wilayah iv jawa timur, jumat (28/6/2014).
bila tahun 2013 yang lalu, uang yang disediakan bi wilayah iv jatim sebanyak rp 13,71 triliun, maka tahun 2014 ini mencapai rp 16 triliun.
dari jumlah itu, yang mengalami peningkatan lebih tinggi ada bi wilayah malang dan jember.
bila rata-rata di surabaya sebanyak 13 persen, di malang dan jember mencapai 51,5 persen dan 32,4 persen.
selain karena event yang bersamaan, khusus di malang, merupakan tempat tujuan wisata.
maka peredaran uang didaerah ini diperkirakan lebih tinggi dibandingkan daerah lain.
termasuk di jember, yang juga berdekatan dengan daerah banyuwangi dan perbatasan untuk menuju ke bali.
tak hanya kenaikan per wilayah di banding tahun 2013 lalu, komposisi pecahan kecil dan besar juga berubah.
bila tahun 2013 lalu, komposisi pecahan kecil 9,72 persen dibandingkan pecahan besar, maka tahun ini meningkat menjadi 13,85 persen.
"pecahan besarnya di tahun 2013 lalu mencapai 90,28 persen, tahun 2014 ini mencapai 87,15 persen," tandas hamid.




terkait#bank indonesia

baca juga



bi jatim sediakan rp 16 triliun untuk kebutuhan ramadhan dan lebaran


bi : kebutuhan uang saat ramadhan dan lebaran rp 118.
5 triliun


bi : melambat, pertumbuhan uang yang beredar


survei bi : warga surabaya optimistis perekonomian ke depan


bi : bpd harus genjot sektor riil





penulis: sri handi lestari

editor: titis jati permata






tweet

Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com

Jumat, 17 Mei 2013

Kedatangan Aktivis Ahmadiyah Bogor Picu Pengrusakan Masjid di Tulungagung




Kedatangan Aktivis Ahmadiyah Bogor Picu Pengrusakan Masjid di Tulungagung
Kedatangan Aktivis Ahmadiyah Bogor Picu Pengrusakan Masjid di Tulungagung





tulungagung - perusakan masjid ahmadiyah di desa gempolan, pakel, tulungagung, kamis (16/5/2013) malam dipicu kehadiran seorang pemuda jamaah ahmadiyah dari bogor selama sepekan terakhir.
pemuda bernama rizal fazli mubarrak bin musipudin itu sebenarnya kelahiran kota mataram, 13 mei 1989.
namun, ia sudah pindah dan tinggal di kampung babakan rt 1/rw 4, desa pondok ubin, kecamatan kemang, bogor, jawa barat.
sejak sepekan ini, dia di tulungagung, tinggal di rumah jafar, pengikut ahmadiyah.
rizal juga rajin shalat di masjid yang dibangun jafar.
"tapi pak jafar tidak lapor saya.
tamu dari bogor itu juga lapornya langsung ke perangkat desa.
saya tidak tahu," kata sarijan (67), ketua rt 3/rw 2, desa gempolan, jumat (17/5/2013).
menurut dia, warga sekitar akhirnya merasa tersinggung karena aktivitas rizal.
padahal, lanjutnya, jafar sudah sepakat menghentikan aktivitas di masjidnya sejak dua tahun lalu.
itu sebabnya, ratusan orang semalam mendatangi rumah sarijan untuk menanyakan bangkitnya aktivitas ahmadiyah sejak kedatangan rizal.
"banyak orang di sini.
mungkin ratusan orang.
suasana gelap," ujar sarijan.
usai pertemuan di rumah ketua rt itulah, massa merusak kaca jendela masjid ahmadiyah yang dekat rumah jafar.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Selasa, 30 April 2013

Kuota Picu Pertambahan Penduduk








surabaya - diberlakukannya kembali kuota satu persen bagi siswa luar kota yang ingin sekolah di surabaya, membuat warga berbondong-bondong ingin menjadi penduduk surabaya.
kepala dinas kependudukan dan catatan sipil pemkot surabaya suharto wardoyo menyebutkan, dalam sehari jumlah keluarga yang mengajukan diri sebagai warga surabaya sekitar 100-150 orang, sejak awal tahun 2013.
 permohonan pindah tempat tinggal ini diantaranya diajukan mereka yang bertempat tinggal di surabaya namun ktp luar kota.
selain itu juga ada yang sengaja memboyong keluarganya ke surabaya demi bisa menyekolahkan anaknya ke surabaya.
dan banyak juga orangtua yang menyusul anaknya yang sudah duluan menjadi warga surabaya dengan menebeng ke kartu keluarga kerabatnya.
hal itu dilakukan karena dinas pendidikan surabaya sejak tahun ajaran lalu melarang siswa yang kartu keluarganya menebeng ke kerabat, sedangkan orangtuanya tinggal di luar kota.
dindik hanya membolehkan siswa yang memiliki kartu keluarga lengkap untuk mendaftar sekolah negeri di surabaya.
terkait banyaknya pengajuan ini, suharto mengaku, tidak akan mempersulit permohonan tersebut asalkan memenuhi persyaratan yang ditetapkan.
diantaranya, harus ada surat pindah dari daerah asal serta memiliki tempat tinggal di surabaya.
bagi yang tidak memiliki harus mencari kontrakan atau paling tidak ada jaminan tempat tinggal dari kerabatnya.
"gimana lagi kebijakannya kalau ingin sekolah di surabaya ya kartu keluarganya juga surabaya.
kami tentu akan bertugas sesuai ketentuan itu," kata pria yang akrab dipanggil anang ini.
diakui anang, banyaknya warga yang berbondong-bondong menjadi penduduk surabaya mendorong angka pertumbuhan penduduk yang tahun 2012 mencapai delapan persen.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Rabu, 17 April 2013

Hidangan Gaya Barat Picu Kematian Dini




Hidangan Gaya Barat Picu Kematian Dini
Hidangan Gaya Barat Picu Kematian Dini





surya online - jika anda ingin sehat, janganlah sering-sering menyantap hidangan 'western style.
'  menu makanan yang kaya gula dan garam seperti kentang goreng, hamburger, dan minuman cola merupakan salah satu contoh hidangan 'western style'.
hidangan gaya barat ini juga memilki kandungan lemak dan kalori yang tinggi.
dalam hamburger seberat 105 gram misalnya,  terdapat sekitar 426 kalori.
jadi dapat dibayangkan, bila keranjingan makanan junk food ini anda akan rentan menderita penyakit degeneratif seperti diabetes, jantung atau stroke.
studi yang dilakukan terhadap ribuan pria dan wanita berkebangsaan inggris membuktikan, hidangan 'western style' dapat mengakibatkan penurunan fisik dan kognitif.
penelitian ini juga menemukan fakta, makanan gaya 'western style' membuat orang jadi lebih cepat tua dan mati lebih cepat.
"kami ingin membandingkan penuaan responden yang mengikuti alternative healthy eating index (ahei) dan tidak, setelah usia 16 tahun," kata tasnime akbaraly, peneliti dari department of epidemiology and public health di university college london.
penelitian yang berlangsung 16 tahun ini diikuti 5.
350 pria dan wanita, dengan rata-rata usia 51 tahun.
setiap lima tahun para peneliti mengumpulkan data dari para responden termasuk kebiasaan makan, catatan rumah sakit, dan kematian.
tim peneliti membagi data hasil riset tersebut menjadi lima kategori.
kategori pertama adalah meteka yang mengalami penuaan ideal sebesar 4 persen.
responden pada kategori ini terbebas dari penyakit kronis dan berpenampilan baik secara fisik, mental, dan kognitif.
kategori selanjutnya adalah menderita penyakit nonfatal kardiovaskular sebesar 12,7 persen, meninggal karena penyakit kardiovaskular mendapat porsi 2,8 persen, meninggal karena penyakit nonkardiovaskular sebesar 7,3 persen, dan mengalami penuaan normal 73,2 persen.
dari penelitian ini disimpulkan, responden yang tidak melaksanakan ahei berpeluang lebih besar menderita penyakit kardiovaskular maupun nonkardiovaskular.
sementara yang rutin mengkonsumsi hidangan 'western style' berpeluang lebih kecil mengalami penuaan ideal.
"mengikuti anjuran pola makan spesifik seperti ahei meningkatkan peluang untuk tetap sehat dan bebas penyakit kronis saat usia lanjut," kata akbaraly.
ahei adalah pola makan yang diperkenalkan harvard medical school.
pola ini mesyaratkan setengah piring makan diisi sayur dan buah, mengkonsumsi susu rendah lemak, menghitung jumlah asupan garam, dan rajin minum air putih.
pola makan sehat ini akan mengurangi asupan lemak, kolesterol, dan garam ke dalam tubuh.
hasilnya lemak, kolesterol, dan garam tidak menghambat aliran darah di pembuluh yang menjadi sebab utama penyakit tekanan darah tinggi dan penyeakit degeneratif lainnya.
 
Source from: surya[dot]tribunews[dot]com