Halaman

Tampilkan postingan dengan label Standar. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Standar. Tampilkan semua postingan

Kamis, 23 Mei 2013

Tanpa SIM, Tak Dapat Helm Standar








bangkalan - bagi-bagi helm standar dalam gelar operasi simpatik semeru 2013 di depan pos polisi junok bangkalan, kamis (23/5/2013) tidak untuk pengendara  tanpa surat ijin mengemudi (sim).
kegiatan yang dilakukan sejak pukul 08.
00 wib itu nampaknya tak disangka para pengendara sepeda motor.
banyak pengendara berboncengan hanya menggunakan satu helm saja.
sebagian pula tidak dilengkapi sim.
"kami berikan (helm) kepada pengendara sepeda motor yang surat-suratnya lengkap.
tanpa itu, tidak kami beri helm standar," tegas kapolres bangkalan akbp endar priantoro di lokasi.
ia menjelaskan, dalam gelar operasi simpatik semeru yang telah memasuki hari ke-16 itu, tidak ada tindakan tilang kepada pengendara yang tidak dilengkapi surat berkendara.
"penegakan hukum 20 persen.
selebihnya teguran dan himbauan terkait pentingnya helm standar demi kelancaran dan ketaatan berlalu lintas," jelasnya.
seorang pengendara motor yang diketahui bernama khusyairi mengaku terburu-buru hingga lupa membawa helm.
"maaf pak, terima kasih helmnya," ujarnya.
tak hanya bagi-bagi 60 helm stadar, dalam gelar operasi yang berakhir pada 27 mei itu, petugas juga memberikan mawar dan brosur petunjuk mematuhi peraturan lalu lintas dan keselamatan dalam berkendara.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Sabtu, 20 April 2013

Rumah Tasripin Diperbaiki, Penuhi Standar Kesehatan




Rumah Tasripin Diperbaiki, Penuhi Standar Kesehatan
Rumah Tasripin Diperbaiki, Penuhi Standar Kesehatan





purwokerto - komandan kodim 0701 banyumas letnan kolonel infanteri helmi tachejadi soerjono mengatakan bahwa pihaknya tersentuh atas kegigihan tasripin untuk menafkahi adik-adiknya.
menurut dia, pihaknya sengaja mengerahkan anggota tni untuk merehabilitasi rumah tasripin yang terlihat kumuh sehingga tidak memenuhi standar kesehatan.
"kami buatkan mck, perbaiki ruang tidur, dapur, dan lantai.
meskipun sederhana, rumah tasripin nantinya memenuhi standar kesehatan," katanya.
bahkan, kegigihan tasripin dalam memenuhi kebutuhan hidup adik-adiknya pun mendapat perhatian serius dari presiden ri susilo bambang yudhoyono (sby).
presiden sby dalam akun "twitter"-nya, @sbyudhoyono, pada hari kamis (18/4), menuliskan "kisah tasripin, banyumas, usia 12 tahun, yang menjadi buruh tani untuk menghidupi ketiga adiknya sungguh menggores hati kita".
selain itu, presiden sby juga menuliskan "saya akan segera mengutus staf khusus saya, bekerja sama dengan gubernur jateng, untuk mengatasi persoalan hidup tasripin" dan "tasripin terlalu kecil untuk memikul beban dan tanggung jawab ini.
secara moral, saya dan kita semua harus membantunya".
kegigihan tasripin ini memang menggugah kepedulian masyarakat karena bocah kecil berusia 12 tahun itu harus membanting tulang demi adik-adiknya.
satu tasripin tertolong tapi "tasripin-tasripin" lainnya masih menunggu uluran tangan.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com