Halaman

Tampilkan postingan dengan label Wartawan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Wartawan. Tampilkan semua postingan

Selasa, 29 April 2014

Incumbent, Panwas dan Wartawan Berebut Kursi KPU









surya online, gresik - sebanyak tiga pendaftar dinyatakan tidak lolos, seleksi administrasi seleksi calon anggota komisioner komisi pemilihan umum (kpu) kabupaten gresik.
berdasar pengumuman bernomor 02/timsel.
kpu-gresik/iv/2014, akhirnya ditetapkan 50 orang pendaftar yang dinyatakan lolos mengikuti tes selanjutnya.
ketua timsel  kpu gresik, dr abdul chalik mengatakan tiga pendaftar yang digugur, karena tidak lolos dalam passing grade, di antaranya penilaian makalah yang harus dibuat peserta saat menyerahkan kelengkapan administrasi.
selain itu, chalik didampingi empat anggota timsel lainnya mengatakan sebagian besar pendaftar adalah mereka yang sekarang masih aktif sebagai penyelenggara pemilu di kabupaten gresik.
"ada empat incumbent kpu gresik, tiga komisioner panwaskab, ini menandakan sosialisasi atas bantuan teman-teman wartawan berjalan sukses," kata chalik, di sekretariat timsel kpu gresik, perumahan graha mutiara, senin (28/4/2014).
menurut pengumuman yang diterbitkan timsel, ke 4 incumbent kpu gresik yang mendaftar adalah m faizin, alimin, wahyani ahmad dan ahmad ronny.
tiga komisioner panwaskab gresik yang mendaftar adalah hariyanto, elvita yuliati dan sidiq notonegoro.
sejumlah wartawan juga mencoba keberuntungan, yaitu sutikon, ahmad yani, moch sugiyono, ika ana fathul hidayat dan surrahman.
selain itu, sejumlah komisioner panwas tingkat kecamatan juga mendaftar, selain dosen, dan wiraswasta.
sesuai jadwal, ke 50 orang peserta tersebut akan mengikuti seleksi tulis di hotel sapta nawa, rabu (30/4/2014), tes kesehatan dilakukan di ruang vip rsu ibnu sina, jumat (2/5/2014) - sabtu (3/5/2014), dan terakhir tes psikologi di hotel sapta nawa, senin (5/5/2014) - selasa (6/5/2014).




terkait#kpu, tes, gresik

baca juga



masih terjadi dugaan pungli di sdn dan smpn gresik


razia gabungan satpol pp gresik amankan 26 pramusaji


pencairan blsm di pamekasan diwarnai protes


razia warung kopi di gresik, 40 orang diamankan


persegres tidak memaksa pemain untuk bermain





penulis: adi agus santoso

editor: adi agus santoso






tweet

Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com

Sabtu, 25 Januari 2014

Peras Warga, Wartawan Gadungan di Banyuwangi Dibekuk Polisi




Peras Warga, Wartawan Gadungan di Banyuwangi Dibekuk Polisi
Peras Warga, Wartawan Gadungan di Banyuwangi Dibekuk Polisi






surya online,banyuwanagi - wartawan abal-abal alias wartawan bodrek bermunculan di berbaai daerah.
 seorang wartawan bodrek bernama muhammad abdullah (34) , ditangkap polisi setelah memeras warga rp 25 juta.
usut punya usut, pria yang mengaku sebagai wartawan tabloid waspada lelaki ini lulus sekolah dasar.
abdullah adalah warga kecamatan patrang kabupaten jember, jawa timur.
dia semula berupaya memeras suryono (42), warga desa jajag kecamatan gambiran kabupaten banyuwangi, sebesar rp 35 juta.
kapolres banyuwangi akbp yusuf kepada kompas.
com, jumat (24/01/2014), mengatakan pemerasan dilakukan abdullah setelah tahu dugaan perselingkuhan suryono yang menggunakan hotel di kecamatan gambiran.
dia memasuki hotel itu bersama seorang perempuan berinisial y yang bekerja sebagai bidan, senin (16/1/2014).
"mereka berdua masing-masing sudah mempunyai pasaangan.
abdullah kemudian mengikuti pasangan itu hingga di bangorejo," kata yusuf.
kepada suryono, ujar dia, abdullah mengaku tahu perihal perselingkuhannya dengan y.
abdullah pun mengancam akan menyebarkan perselingkuhan itu melalui medianya, kecuali suryono membayar rp 35 juta.
negosiasi pun terjadi, dan disepakati nominal rp 25 juta.
suryono pun kemudian menyerahkan uang rp 15 juta lewat dua kali transfer pada 16 dan 17 januari 2014.
setelah itu, abdullah terus mendesak suryono segera membayar kekurangan rp 10 juta.
"merasa diperas akhirnya suryono melaporkan (abdullah) ke polisi dan pelaku ditangkap di warung es di depan kud sraten," kata yusuf.
lokasi penangkapan adalah sesuai janji temu abdullah dengan suryono untuk penyerahan kekurangan rp 10 juta.
bersama penangkapan itu disita pula buku rekening dan kartu identitas wartawan tabloid waspada milik abdullah.
kepada wartawan abdullah tak membantah perbuatannya.
dia mengaku sengaja menunggu suryono dan pasangannya selama satu jam di depan hotel.
dia mengatakan sempat hendak diberi rp 1 juta oleh suryono yang dia tolak dan balik meminta rp 35 juta.
"setelah ditawar jadi rp 25 juta," kata dia.



terkait    #gunung raung, waspada, banyuwangi

baca juga



gunung raung masih keluarkan asap






editor: yoni

sumber: kompas.
com






tweet

Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com

Jumat, 14 Juni 2013

Nama Wartawan Ini Dicatut Terima Dana Kematian Rp 22 Juta








batu - laporan penggunaan dana kematian bagian kesejahteraan masyarakat dan rakyat (kesra) pemerintah kota (pemkot) batu mencatut nama endik junaedi, wartawan duta masyarakat (dumas) yang biasa meliput di kantor pemkot batu.
dalam laporan kesra, endik tercatat menerima dana kematian sebesar rp 22 juta untuk tahun 2012.
saat dikonfirmasi, endik membantahnya.
bahkan, endik yang juga ketua forum komunikasi wartawan batu (fkwb) ini menduga kesra asal main catut.
"saya sempat kaget ketika nama saya tertera dilaporan kesra telah menerima dana kematian sebesar rp 22 juta," ujar endik yang juga pengurus pwi malang ini kepada jumat (14/6/2013).
hal itu diketahui ketika ada beberapa pegawai inspektorat pemkot batu mendatangi kantor fkwb.
di kantor fkwb, pegawai inspektorat itu tidak ketemu endik, lalu mendatangi ke rumah orang tuanya di kawasan pesanggrahan kota batu.
"karena belum ketemu saya, akhirnya saya sendiri yang mendatangi kantor inspektorat," ujarnya sembari gelisah.
sementara itu bagian kesra pemkot batu membantah pihaknya kalau membuat laporan hanya main catut nama.
"kita tidak main catut nama.
hanya saja, pihak inspektorat yang salah mengambil data.
itu tidak benar kalau ada wartawan ada yang ambil dana kematian," kata badrus, kasubag kemasyarakatan bagian kesra batu.
sekedar diketahui, setiap warga miskin di kota batu yang meninggal dunia akan diberi bantuan dana kematian sebesar rp 1 juta.
untuk tahun 2012 lalu bagian kesra sebagai leading sektor dana kematian mendapatkan anggaran sebesar rp 300 juta.
 
Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Sabtu, 25 Mei 2013

Wartawan Itu Dibunuh karena Suaminya Cemburu








bangkalan - motif kasus penganiayaan hingga merenggut nyawa wartawan mingguan opsi kpk dewi kusuning ayu (30), terungkap setelah suami korban, abd kadir (40), dibekuk jajaran reskrim polres bangkalan, jumat (24/5/2013) malam.
abd kadir yang juga satu profesi dengan korban itu ditangkap di akses suramadu sisi madura dalam perjalanan pulang ke kediaman mereka, dusun pos, desa tanah merah dajah, kecamatan tanah merah.
kasatreskrim polres bangkalan akp mukhamat lutfi mengungkapkan, pelaku mengaku dibakar rasa cemburu karena korban yang berstatus istri sirinya itu berselingkuh.
"pengakuan pelaku karena berselingkuh," ungkapnya.
ia menjelaskan, sebelum dewi ditemukan tewas di rumah abd kadir, jumat (24/5/2013) pagi, keduanya terlibat pertengkaran pada kamis (23/5/2013) malam.
pertengkaran itu, begitu juga suara jerit dan tangis korban didengar istri sah pelaku riwayanti yang memang tinggal satu rumah dengan korban.
"pagi harinya, pelaku keluar rumah dan korban telah meninggal dengan luka memar di sekujur tubuh," paparnya.
selain membekuk abd kadir, polisi juga menyita sebilah celurit, balok besi, dan kayu sebagai barang bukti dari kediaman pelaku.
"ia melanggar pasal 338 dan 351 kuhp," tandasnya.
seperti diberitakan sebelumnya, dewi tewas di rumah pelaku dengan luka memar di mata bagian kanan dan di kedua pahanya.
sementara pelaku abd kadir menghilang hingga akhirnya tertangkap pada jumat malam.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com