Halaman

Tampilkan postingan dengan label Diduga. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Diduga. Tampilkan semua postingan

Kamis, 01 Mei 2014

Diduga TKI Ilegal, 43 Penumpang Kapal Diamankan Polisi









surya online, surabaya - sebanyak 43 penumpang kapal asal bulukumba, balibo, sulawesi selatan, dibawa ke polres pelabuhan tanjung perak karena diduga tenaga kerja indonesia (tki) ilegal, rabu (30/4/2014).

dari 43 tki tersebut, 13 di antaranya wanita dan 30 pria.
mereka akan diberangkatkan ke serawak malaysia untuk dipekerjakan di perkebunan sawit.
menurut kasat sabhara polres pelabuhan tanjung perak akp supiyan, penumpang-penumpang tersebut dibawa ke polres, karena tidak membawa sejumlah dokumen resmi.
"saat petugas menanyakan, mereka tidak bisa menunjukkan dokumen.
sehingga kami bawa ke polres," kata supiyan.
supiyan mengatakan tki ini akan transit ke pontianak terlebih dahulu sebelum ke malaysia.
mereka rencananya berangkat ke serawak, malaysia menggunakan jalur darat.
namun menurut zainal (33), seorang di antara tki, mereka rencananya ke malaysia untuk bekerja di kebun sawit dengan gaji berkisar rp 3 juta.
"kami mendapat gaji 800 - 900 ringgit perbulannya," katanya.
para tki ini ditanggung pt anugrah usaha jaya.
rencananya  ketika tiba di pontianak, mereka akan mendapat dokumen-dokumen untuk bekerja di malaysia.
"untuk dokumen sebenarnya sudah lengkap, hanya saja saat ini  dibawa oleh pengurus pt anugrah usaha jaya," tambah zainal.




terkait#penumpang kapal diamankan polisi, polres perak, su

baca juga



bujang tua meninggal di kamar


untuk keamanan, made joga ditahan di lapas sidoarjo


mesin kapal meledak, empat nelayan luka bakar


mantan pejabat rutan medaeng dilimpahkan ke kejari surabaya


laporkan pacar putrinya setelah baca sms mesum





penulis: haorrahman

editor: parmin






tweet

Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com

Jumat, 07 Februari 2014

Tiga Motor Yang Diduga Milik Perampok Sudah Dievakuasi




Tiga Motor Yang Diduga Milik Perampok Sudah Dievakuasi
Tiga Motor Yang Diduga Milik Perampok Sudah Dievakuasi






surya online, malang - polisi dari polres malang kota dibantu puslabfor mabes polri cabang surabaya selesai melakukan olah tkp.
tiga motor yang diduga milik para pelaku sudah dibawa ke mapolres malang kota.
ketiganya adalah honda revo 110, masing-masing berplat nomor n 4829 ax warna merah, n 3667 cu warna merah dan n 2507 ce warna biru.
jalannya olah tkp dijaga ketat oleh satu kompi brimob bersenjata laras panjang.
"kami mengantisipasi saja, sebab para pelaku menggunakan senjata api," terang kasubag humas polres malang kota, akp dwiko gunawan, saat di lokasi, jumat (7/2/2014).
sebeluimnya toko emas bulan purnama di kawasan pasar besar kota malang dirampok, kamis (6/2/2014).
kawanan rampok berjumlah enam orang beraksi dengan senjata api dan berhasil menggondol tiga kilogram emas.
tiga motor yang diduga milik pelaku ditemukan di sisi barat kali irigasi jalan ranugrati, kelurahan sawojajar.






terkait    #toko emas bulan purnama, kebobolan

berita terkait: perampokan toko emas



anjing pelacak berhenti di kamar kos dekat lokasi penemuan motor





penulis: david yohanes

editor: yoni






tweet

Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com

Tiga Motor Diduga Milik Perampok Toko Emas Ditemukan




Tiga Motor Diduga Milik Perampok Toko Emas Ditemukan
Tiga Motor Diduga Milik Perampok Toko Emas Ditemukan






surya online, malang - tiga motor jenis honda revo 110 ditemukan di pinggir kali irigasi, jalan ranugrati kota malang, jumat (7/2/2014).
dua motor berwana merah, dan satu motor berwarna biru.
semua berplat n.
ketiga motor diparkir di sebuah kios warung di pinggir kali.
"biasanya warung itu buat jualan kalau pas banyak orang mancing," cerita seorang warga.
dari keterangan warga, sejumlah orang terlihat di lokasi kamis (6/2/2014) sekitar pukul 19.
00 wib.
"warga tahu sudah kemarin malam.
tapi kami kira hanya orang yang mancing," ujar seorang warga yang tinggal di dekat lokasi.
masih menurut warga, ketiga motor terlihat baru.
anehnya kunci motor dan bpkb ditinggalkan di motor tersebut.
sementara setir salah satu motor berlumuran daran.
selain ketiga motor, ada sebuah helm yang dibuang di aliran kali.
sebelumnya, kamis (6/2/2014) toko emas bulan purnama, di wilayah pasar besar kota malang dirampok.
para pelaku berjumlah enam orang dan menggunakan tiga motor.
para pelaku berhasil menggondol perhiasan tiga kilogram.
 


terkait    #perampokan

berita terkait: breaking news



pengumuman cpns k2 diundur


rel tanggulangin - porong terendam, jadwal ka kacau


persegres belum dp pemain?


memprihatinkan, komodo kbs mati


periksa pengendara motor protolan, dapat 990 butir pil koplo





penulis: david yohanes

editor: titis jati permata






tweet

Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com

Senin, 05 Agustus 2013

Ledakan Benda Diduga Bom Lukai Tiga Orang









surya online, jakarta — ledakan benda yang diduga bom terjadi di vihara ekayana jalan mangga i nomor 8 rt 08/08 kelurahan duri kepa, kebon jeruk, jakarta barat, minggu (4/8/2013) sekitar pukul 19.
30 wib.
informasi yang dihimpun, ada dua benda diduga bom yang dipasang di tempat terpisah, bukan dua ledakan seperti ditulis sebelumnya.
masing-masing satu di luar vihara dan satu di dalam vihara dekat pintu masuk.
namun, hanya satu bom yang meledak yakni di dalam vihara.
bom diletakkan di dalam tas tenteng plastik warna hijau yang diperkirakan seberat 3 kilogram.
sementara benda kedua di luar vihara yang terdapat dalam kantong plastik warna kuning tidak meledak.
dari ledakan tersebut diketahui bahwa benda tersebut berisi hp, serpihan besi, kabel, dan baterai persegi.
saat ini barang-barang tersebut dicelupkan ke dalam air dan ditaruh dalam ember plastik berwarna kuning.
ledakan tersebut menghasilkan banyak gotri dan mengakibatkan tiga orang korban, yakni elisa mengalami luka pada telinga, rice mengalami luka ringan pada tangan, dan ling ling mengalami luka pada telinga.


Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com

Minggu, 04 Agustus 2013

Diduga Sakit Ditemukan Tewas di Selokan









surya online, kediri - sukaji (55) tukang becak warga kelurahan tinalan ditemukan meninggal di selokan pinggir sawah di belakang ruko jl kapten tendean, kota kediri, jawa timur, minggu (4/8/2013).
kejadian ini pertamakali ditemukan imam saat berangkat bekerja ke sawah.
dari keterangan saksi setiap hari korban selalu buang hajat di tkp.
kasus itu kemudian dilaporkan, widianto catur, perangkat kelurahan tinalan kepada aparat kepolisian.
saat ditemukan korban  sudah terbujur kaku di dalam selokan yang kedalaman airnya hanya di bawah lutut.
tak jauh dari lokasi penemuan mayat ada becak milik korban.
kasi humas polsek pesantren aiptu supeni menjelaskan sesuai keterangan keluarganya, saat berangkat dari rumah korban  sudah dalam keadaan sakit.
untuk kepentingan penyelidikan, mayat korban dibawa ke rs gambiran guna dimintakan visum et repertum (ver).


Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com

Jumat, 02 Agustus 2013

Kebakaran Rumah di Bubutan Diduga dari Percikan Las




Kebakaran Rumah di Bubutan Diduga dari Percikan Las
Kebakaran Rumah di Bubutan Diduga dari Percikan Las






surya online, surabaya - kebakaran rumah di jalan gambuhan, yang berada di belakang sdn bubutan 4 surabaya, diduga berasal dari percikan api mesin las.
rumah yang terbakar ternyata merupakan tempat produksi filing cabinet.
kapolsek bubutan kompol suryo hapsoro mengatakan, pihaknya telah melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi, yang mayoritas karyawan tempat usaha tersebut.
"berdasarkan keterangan saksi, diduga api berasal percikan las," kata suryo kepada surya online, jumat (2/8/2013)suryo menambahkan tidak ada korban jiwa dari kebakaran ini.
"kami masih melakukan pemeriksaan terkait kebakaran ini," tambah suryo.
selain di jalan gambuhan, kebakaran juga terjadi di wilayah tandes.
balai rw di jl.
manukan madya ii terbakar.
kebakaran ini terjadi sekitar pukul 13.
00.
menurut kapolsek tandes kompol dwi bagus mengatakan kebakaran telah berhasil dipadamkan.
"hanya balai rw yang tebakar, tidak ada korban jiwa, belum diketahui penyebabnya.
dua unit pemadam kebakaran dikerahkan untuk memadamkan api," kata dwi.


Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com

Pencuri Diduga 2 Orang




Pencuri Diduga 2 Orang
Pencuri Diduga 2 Orang






suryaonline, tuban - pencuri yang beraksi di rumah budi hariyono (57), pensiunan pns di jalan sunan muria, kelurahan latsari, kecamatan kota tuban, kamis (1/8/2013), diperkirakan berjumlah dua orang.

hal ini diketahui setelah unit identifikasi polres tuban memeriksa sidik jari di rumah budi ada lebih dari 10 jejak yang ditinggalkan pelaku.

selain menemukan bekas sidik jari, tim identifikasi juga membawa kotak sarung yang sempat dibuka pencuri.
besar kemungkinan pencuri membuka kotak sarung karena menduga ada isinya.

kapolsek kota tuban akp basyir menjelaskan, pencuri diperkirakan beraksi sekitar pukul 09.
00 wib hingga pukul 10.
00 wib.
mereka masuk ke dalam rumah yang kosong, kemudian mencongkel pintu pagar, merusak pintu rumah, lalu mengambil berbagai perhiasan di dalam kamar.

setelah berhasil mengambil perhiasan, para pencuri kabur tidak melalui pintu depan tetapi lewat jendela kamar yang berada di sisi barat rumah.
ini diketahui karena kondisi kamar acak-acakkan, serta kunci jendela didapati rusak.

kemungkinan lain, para pencuri itu kabur melalui jendela karena aksi mereka segera diakhiri karena ada warga yang melintas.

berdasarkan kronologis ini, ada kemungkinan para pencuri di rumah pensiunan pns ini profesional.
selain meninggalkan jejak yang minim, mereka juga mengetahui jam-jam rumah itu kosong, serta memahami situasi lingkungan rumah yang sepi saat pagi hari.

"rumah korban selalu kosong pada pagi hari, karena ditinggal pemiliknya kerja.
pemilik rumah biasanya pulang sekitar pukul 12.
00 wib atau jam 13.
00 wib," ungkap perwira dengan tiga balok di pundak.

kendati begitu, basyir mengaku belum ada petunjuk yang signifikan terkait kasus pencurian ini.
"kami masih memeriksa saksi-saksi, serta mengumpulkan petunjuk untuk mengungkap kasus pencurian ini," ujar basyir pada surya, kamis (1/8/2013).

sekedar diketahui, sekelompok pencuri beraksi di rumah milik budi hariyono (57), jalan sunan muria, kelurahan latsari, kecamatan kota tuban, kamis (1/8/2013).

mereka beraksi di saat rumah tersebut kosong, dan berhasil membawa kabur perhiasan emas yang nominalnya mencapai rp 28 juta.


Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com

Rabu, 19 Juni 2013

Diduga Curang, Warga Desa Tanjungwidoro Meminta Hitung Ulang Pilkades








gresik - perwakilan warga desa tanjungwidoro, kecamatan bungah, gresik, menggeruduk gedung dprd gresik, selasa (18/6/2013), mengaduk ke komisi a dprd gresik terkait keputusan panitia pemilihan kepala desa (pilkades) yang diduga memihak salah satu pasangan calon kepala desa (cakades).
pemilihan cakades di desa tanjungwidoro, kecamatan bungah, sudah berlangsung, sabtu (8/6/2013) lalu.
"kami datang ke sini untuk meminta pertimbangan komisi a dprd gresik dalam pilkades.
sebab diduga ada kecurangan yang dilakukan panitia pilkades yang bekerjasama dengan salah satu calon," kata m najih huda, salah satu perwakilan warga.
bentuk kecurangan oleh panitia pilkades yang dianggap warga desa tanjungwidoro curang yaitu panitia pilkades tidak mengeluarkan seluruh jumlah kertas suara yang ada di dalam kotak suara untuk dicocokkan dengan jumlah pemilih yang hadir dan jumlah kertas suara.
selain itu, saat proses pengitungan kertas suara, tiba-tiba panitia pilkades menghentikan proses penghitungan dengan alasan istirahat shalat magrib.
ternyata usai waktu istirahat, jumlah suara ada kelebihan 16 kertas suara tidak jelas.
"warga menghendaki pencoblosan ulang, sebab panitia pilkades sudah tidak netral.
hal itu terlihat saat panitia pilkades melakukan musyawarah tertutup untuk pemilihan ulang, ternyata dari 17 panitia yang menolak hanya 6 panitia.
sehingga terlihat jelas keterlibatan panitia pilkades ke salah satu calon, sehingga harus dilakukan penghitungan ulang kertas suara," tegasnya.
ketua komisi a dprd gresik, jumanto, mengatakan, bahwa sesuai sesuai peraturan daerah kabupaten gresik nomor 12 tahun 2006 tentang pilkades, maka kabag administrasi pemerintahan kabupaten gresik berhak segera menyelesaikan sengketa pilkades termasuk pelanggaran-pelanggarannya.
"bagian administrasi pemerintahan pemkab gresik segera menyelsaikan kasus-kasus pilkades, agar tidak menjadi bumerang di masyarakat.
untuk kasus di desa tanjungwidoro harus dilakukan penghitungan ulang," tegas jumanto di hadapan perwakilan warga tanjungwidoro.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Sabtu, 15 Juni 2013

Diduga Idap Gangguan Saraf, Bocah 10 Tahun Belum Bisa Berjalan








gresik - eka ayu fitri anggraini (10), putri pasangan bambang (32)dengan umi kulsum (30), warga dusun karangasem, desa karangandong, kecamatan driyorejo, mengalami pertumbuhan kurang sempurna, sehingga pada usia 10 tahun tidak bisa berjalan.
eka diduga mengalami gangguan saraf.
kepala bidang (kabid) pelayanan medik, rsud ibnu sina, drg sandra, menjelaskan pasien anak yang mengalami gangguan pertumbuhan dimungkinkan mengganggu kecerdasan.
"penyakit itu ada hubungannya dengan saraf.
makanya dilakukan terapi rehabilitasi medik, untuk melatih saraf-saraf ototnya supaya berfungsi.
jelasnya ditanyakan ke dokter spesialisnya," kata drg sandra, jumat (14/6/2013).
diketahui, penyakit yang diderita fitri dialami sejak ia berumur 3,4 tahun.
menurut orangtuanya, fitri pernah terjatuh dari pangkuan ibunya, sehingga anak kelahiran maret 2003 itu harus mengalami gangguan pertumbuhan  dan hingga kini tidak bisa berjalan, makan, dan bicara.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Selasa, 04 Juni 2013

Wakil Mendikbud Diduga Korupsi








jakarta - wakil menteri bidang kebudayaan, wiendu nuryanti, diduga kuat terlibat korupsi di direktorat jenderal kebudayaan.
dugaan itu, adalah hasil investigasi inspektorat jenderal kementerian pendidikan dan kebudayaan.
dalam tujuh halaman laporan kesimpulan, inspektorat menyebutkan dengan jelas peran wiendu.
"wiendu nuryanti diduga kuat membawa gerbong bisnisnya untuk melakukan berbagai kegiatan di kementerian pendidikan dan kebudayaan," bunyi laporan yang ditandatangani inspektur jenderal kementerian haryono umar.
menurut laporan itu, setidaknya ada empat perusahaan yang ditunjuk melaksanakan kegiatan promosi budaya dengan nilai proyek rp 27,31 miliar.
kegiatan pertama adalah, konferensi federasi promosi budaya asia di surakarta, september 2012.
lelang proyek ini dimenangi pt fokus konvesindo dengan nilai kontrak rp 910 juta, menyisihkan dua perusahaan lain dengan tawaran harga lebih rendah.
hasil investigasi inspektorat, pt fokus berafiliasi dengan yayasan stuppa indonesia, organisasi pengelola pertunjukan dan budaya milik wiendu.
dua karyawan fokus, yaitu ilham derajat dan dwi kusumaningsih, membenarkan afiliasi itu.
sedangkan karyawan divisi riset stuppa, wayan suweta, mengakui dwi bekerja di stuppa sebagai tenaga ahli untuk pt karma wi bangga, perusahaan yang beralamat sama dengan stuppa di yogyakarta.
"kami satu angkatan di arsitektur universitas gadjah mada," kata wayan.
proyek lain adalah, persiapan world culture forum 2013 di bali senilai rp 13,85 miliar.
investigasi inspektorat menyebutkan, pt patihindo convex sebagai pemenang lelang tak membayar sewa ruangan di sebelah kantor wiendu di lantai 2 gedung a kementerian pendidikan.
inspektorat merekomendasikan kementerian tak membayar sisa pembayaran untuk patihindo senilai rp 1,6 miliar.
hasil investigasi juga menyebutkan pengakuan pejabat direktorat promosi budaya yang ditekan pejabat yayasan stuppa agar memenangkan perusahaan-perusahaan afiliasi itu.
inspektorat meminta pejabat yang menuruti tekanan itu diberi sanksi.
haryono umar, mengatakan dugaan korupsi, kolusi, dan nepotisme di direktorat itu terkait dengan jasa event organizer yang mengelola beberapa acara kementerian.
>>laporan itu sudah disampaikan ke kpk," kata haryono.
menteri pendidikan m.
nuh menyerahkan hasil investigasi itu kepada komisi pemberantasan korupsi.
wiendu menolak berkomentar.
"saya hormati dan percayakan saja ke kpk, dan badan pengawasan keuangan dan pembangunan," katanya melalui pesan pendek.
sebelumnya, wiendu menyangkal perusahaan pemenang tender berafiliasi dengan yayasan stuppa miliknya.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Jumat, 17 Mei 2013

Sejumlah Pejabat Polda Jateng ke Nusakambangan Diduga Terkait Eksekusi Terpidana Mati








cilacap -  sejumlah pejabat kepolisian daerah jawa tengah mendatangi pulau nusakambangan, cilacap, kamis (16/5/2013) malam.
berdasarkan pantauan antara di dermaga wijayapura (penyeberangan menuju pulau nusakambangan, red.
), para pejabat polda jateng yang sebagian berpakaian preman itu datang sekitar pukul 23.
35 wib dengan menumpang beberapa mobil di antaranya berpelat nomor ab, l, dan b.
selanjutnya, sembilan personel brimob polda jateng tampak datang ke tempat itu secara bergiliran dengan diantar mobil patroli pengawalan satuan lalu lintas dan mobil patroli satuan sabhara kepolisian resor cilacap sejak pukul 23.
05 wib.
     setelah turun dari mobil, sembilan personel brimob yang bersenjata laras panjang tersebut langsung berjalan menuju pos penjagaan dermaga wijayapura.
akan tetapi, tidak diketahui secara pasti apakah pejabat polda jateng dan personel brimob tersebut menyeberang ke nusakambangan atau tetap di pos penjagaan dermaga wijayapura karena wartawan hanya boleh meliput dari luar pagar halaman tempat penyeberangan itu.
     salah seorang polisi berpakaian preman menginformasikan bahwa kedatangan pejabat polda jateng tersebut terkait rencana eksekusi tiga terpidana mati kasus pembunuhan di nusakambangan.
 sementara sumber antara di nusakambangan menyebutkan bahwa eksekusi mati tersebut direncanakan pada jumat (17/05/2013) sekitar pukul 00.
00-01.
00 wib dengan mengambil tempat di bekas lembaga pemasyarakatan (lapas) nirbaya.
     lapas nirbaya di suatu lembah nusakambangan selama ini dijadikan lokasi eksekusi para terpidana mati penghuni sejumlah lapas di pulau penjara itu.
     seperti diberitakan, kejaksaan tinggi sumatera selatan berencana mengeksekusi tiga terpidana mati kasus pembunuhan yang saat ini mendekam di lembaga pemasyarakatan permisan, nusakambangan.
     ketiga terpidana mati tersebut, yakni suryadi berasal dari palembang yang melakukan pembunuhan satu keluarga di kawasan pupuk sriwijaya (pusri) pada 1991, dan jurit serta ibrahim yang secara bersama melakukan pembunuhan berencana di kawasan sekayu, kabupaten musi banyuasin, pada 2003.
     kendati demikian belum ada pernyataan resmi mengenai kapan eksekusi mati tersebut dilaksanakan.
kepala kejati sumsel jhoni ginting di palembang, rabu (15/5/2013), mengatakan bahwa kepastian tanggal pelaksanaan menjadi suatu kerahasiaan karena dikhawatirkan akan menimbulkan keresahan terhadap terpidana dan pihak keluarga.
     "pemberitaan baru-baru ini saja sudah cukup membuat terpindana yang menjalani hukuman di nusakambangan menjadi resah dan stres, apalagi jika diumumkan secara jelas mengenai waktu pelaksanaannya," katanya.
terkait dengan proses eksekusi itu, pihaknya akan berpegang pada tata cara atau mekanisme pelaksanaan pidana mati yang telah diformalkan dalam penetapan presiden nomor 2 tahun 1964 dan tercatat dalam lembaran negara 1964 nomor 38.
     penetapan presiden itu kemudian diundangkan pada 27 april 1964 melalui undang-undang (uu) no 2/pnps/1964 dan kemudian ditetapkan menjadi undang-undang dengan uu nomor 5 tahun 1969.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Kamis, 25 April 2013

Diduga Sopir Mabuk, Truk terguling




Diduga Sopir Mabuk, Truk terguling
Diduga Sopir Mabuk, Truk terguling





jombang-gara-gara diduga sang sopir dalam pengaruh minuman keras (miras) alias mabuk, sebuah truk gandeng bermuatan tanah uruk alami kecelakaan hebat di kawasan jl raya embong miring, ds denanyar, kec jombang, rabu (24/4/2013) dini hari.
meski tak menimbulkan korban jiwa, truk tersebut terguling hingga menghalangi jalan.
kecelakaan ini pun langsung ditangani anggota unit laka satlantas polres jombang.
    informasi yang diperoleh, kecelakaan yang menimpa truk bernopol ag 9967 ug tersebut terjadi sekitar pukul 01.
00 wib.
semula, truk yang disopiri hermanto (40), asal blitar, diketahui melaju dari arah selatan.
saat itu, situasi jalan tengah diguyur hujan lebat.
ketikamendekati lokasi, saat kondisi jalan menikung ke arah timur, sopir truk berusaha sekuat tenaga membelokkan kendaraannya.
    namun tanpa diduga, ketika dalam kondisi miring, truk tiba-tiba saja alami selip.
sempat kaget, sopir truk berusaha kuasai kendaraannya.
sayangnya terlambat, truk seketika menghantam pembatas jalan.
akibatnya, bagian depan truk langsung anjlok ke bagian jalan di bawahnya hingga terguling.
"truk berusaha belok, namun tiba-tiba selip dan bagian depannya langsung anjlok hingga terguling," ujar adi (20), salah satu saksi, warga setempat.
    tak pelak, sejumlah warga yang mendengar suara keras kendaraan yang terguling, seketika berhamburan.
mereka segera berusaha menolong sopir truk itu.
saat itulah, tanpa sengaja salah satu warga mencium aroma miras dari mulut sopir truk tersebut.
saat ditanya apakah dalam kondisi mabuk saat kemudikan truk, karena dari mulutnya tercium aroma miras, hermanto langsung membantahnya.
"saya nggak mabuk, mungkin karena jalan licin karena guyuran air hujan," bantahnya, seraya menyatakan rencananya hendak mengirimkan muatannya ke surabaya.
    atas kecelakaan tersebut, beberapa petugas tiba di lokasi.
hingga pukul 08.
00, petugas baru bisa mengevakuasi truk.
"untuk penyelidikan lebih lanjut agar dapat dipastikan penyebabnya, kendaraan kita amankandan sopirnya kita minta keterangannya," jelas ipda darul asrifin, kanitlaka.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Senin, 01 April 2013

Diduga Terpeleset, Kartika Tewas di Sungai








malang - kartika eka putri ibarwati, 19, warga jalan kelengkeng rt 3 rw 2, kecamatan tajinan, kabupaten malang menemui ajalnya di sungai klagen, minggu (31/3/2013).
kartika diketahui datang ke sungai itu bersama temannya, wati.
keduanya sering mandi di sungai itu.
tapi diduga terpeleset, kartika dan wati pun kecebur di sungai.
mereka sempat berteriak.
untunglah teriakan itu didengarkan warga.
mereka berusaha menolong.
tapi warga hanya berhasil menyelamatkan wati.
sementara kartika yang tenggelam dan diduga terlalu lama berada di dasar sungai, ketika dievakuasi sudah dalam kondisi meninggal.
kejadian ini oleh warga dilaporkan ke polsek tajinan.
sementara kartika dibawa ke rssa kota malang.
ipda soleh mas'udi, kasubag humas polres malang membenarkan kejadian itu.
"murni kecelakaan," katanya.
sebab tidak ditemukan tanda penganiayaan.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com