Halaman

Tampilkan postingan dengan label Petani. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Petani. Tampilkan semua postingan

Senin, 23 Juni 2014

Ratusan Petani Kembali Demo Kantor Kejaksaan




Ratusan Petani Kembali Demo Kantor Kejaksaan
Ratusan Petani Kembali Demo Kantor Kejaksaan






surya online, kediri - ratusan petani kembali unjuk rasa ke kantor kejaksaan negeri kabupaten kediri.
massa mendesak kejaksaan segera menindaklanjuti laporan warga terkait kasus penyerobotan tanah oleh pt sumber sari petung (ssp), senin (23/6/2014).
massa mendesak kasus dugaan penyerobotan tanah yang telah dilaporkan warga ke kantor kejaksaan segera ditindaklanjuti.
masalahnya laporan warga sudah disampaikan sejak dua minggu silam.
dalam orasinya, massa mengungkapkan tanah eks perkebunan pt ssp saat ini telah banyak dikapling para pejabat dan mantan pejabat.
malahan ada lahan yang diserobot lagi oleh pihak perkebunan.
demo warga dilakukan di depan pintu masuk kejaksaan dengan penjagaan puluhan aparat kepolisian.
massa meneriakkan orasi dan yel-yel mendesak kejaksaan segera menindaklanjuti laporan warga.





baca juga



pisah sambut ketua pn lamongan digelar di rm aqila


dua warga pantura pengedar carnopen diamankan


judi togel, pns ditangkap polisi


jelang ramadhan, dikoperindagpar pantau harga sembako


bangkalan waspada bencana kekeringan





penulis: didik mashudi

editor: heru pramono






tweet

Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com

Minggu, 15 Juni 2014

Musim Tembakau Tiba, Petani Ramai-ramai Jual Emas




Musim Tembakau Tiba, Petani Ramai-ramai Jual Emas
Musim Tembakau Tiba, Petani Ramai-ramai Jual Emas






surya online, sumenep – sebagian besar petani tembakau yang ada di madura khususnya di sumenep, ketika musim tanam tembakau tiba, mereka mulai memadai sejumlah  toko emas.
mereka untuk membeli emas, tetapi sebaliknya menjual emas perhiasannya yang dibeli dari hasil tembakaunya tahun lalu, untuk kebutuhan tanaman tembakaunya di musim tahun ini.
petani tembakau di sumenep terbiasa menyimpan hasil taninya dengan membeli perhiasan seperti emas.
barang-barang tersebut akan dijual kembali ketika dibutuhkan untuk biaya tanam tembakau maupun kebutuhan lain.
“ pokoknya setiapkali dapat hasil dari bertani, kami langsung belikan emas, karena emas selain bisa dipakai sebagai perhiasan juga gampang menjualnya ketika dibutuhkan,” kata fuazi (43), warga desa lenteng barat, kecamatan lenteng, sumenep, minggu (15/6/2014).
bagi fauzi, menyimpan uang dari hasil taninya yang berupa barang perhiasan emas, sudah menjadi tradisi bagi petani di daerahnya.
selain mudah menjualnya atau menggadaikannya, perhiasan emas juga bisa dipakai untuk kondangan maupun acara hajatan lainnya.
saat disinggung kenapa banyak petani yang memilih hasil dari bertani pada barang berupa perhiasan emas, fauzi mengaku kebiasan tersebut sudah terjadi sejak turun temurun.
meskipun menyimpan barang perhiasan emas terkadang merugi, namun masyarakat tiduk peduli dengan hal itu, karena menyimpan emas tidak sulit membelinya maupun menjualnya.
“ sudah menjadi kebiasaan bagi petani disini yang memilih membelanjakan uang hasil taninya pada emas, karena kalau menyimpan uang ke tempat lain atau ke bank, urusannya sangat sulit apalagi masyarakat desa banyak yang faham akan lika-liku menyimpan uang di perbankkan,” bebernya.
sementara h.
fandi, salah satu pedagang emas di kelurahan bangselok, kecamatan kota, sumenep, mengakui jika saat ini banyak petani yang menjual barang – barang perhiasannya.
apalagi saat ini para petani membutuhkan banyak biaya untuk menanam tembakau, sehingga semua barang simpanan yang mereka punya, dijual untuk biaya menanam tembakau.
dalam setiap harinya, tidak kurang dari 30 gram perhiasan emas yang dijual petani ke tokonya, padahal  didaerah tersebut banyak pedagang emas yang melakukan transaksi jual beli beli emas didaerahnya.
“ kalau ditotal dalam tiap harinya tidak kurang dari 100 gram emas yang dijual petani sumenep, bayangkan saja toko kami saja tidak kurang dari 30 gram emas yang dibeli dari petani, padahal pedagangnya disini kan banyak,” papar h fandi, pembeli dan penjual emas di sumenep.
meskipun begitu, harga emas masih tetap stabil, untuk harga beli emas 22 karat rp 360 ribu, harga jual rp 340 ribu per gram.
sedangkan harga beli emas 23 rp 435 ribu harga jual rp 415 ribu per gram, dan harga beli emas 24 karat  rp 500 ribu harga jual rp 475 ribu per gram.
“ kalau harganya tetap stabil, kan harga emas tidak berdasarkan banyaknya penjual, melainkan berpatokan pada nilai dollar, bila dollar naik harga emas juga naik, demikian juga bila dollar turun harga emas juga turun sekalipun pembelinya saat itu berjubel,” pungkasnya.





baca juga



meski masih turun hujan, petani mulai tanam tembakau





penulis: moh rivai

editor: satwika rumeksa






tweet

Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com

Jumat, 07 Juni 2013

12 Petani Trenggalek Ajukan Banding








surya online tulungagung - tim pembela 12 petani memastikan akan mengajukan banding terhadap putusan pengadilan negeri trenggalek, pekan depan ke pengadilan tinggi surabaya.
"kami akan ajukan banding.
itu pasti karena klien kami nyata-nyata memiliki hak atas tanah di wilayah dusun genuk, desa timahan, kecamatan kampak," kata anton fn atmojo, penasihat hukum 12 petani trenggalek, kamis (16/6/2013).
pengadilan negeri trenggalek menghukum 12 petani dengan pidana 4 bulan 26 hari serta denda masing-masing rp 500.
000, sedang perkara ketua kelompok petani mukatap bin paijan, belum diputus.
vonis itu lebih rendah dibanding tuntutan jaksa susianik dan sugeng yang menuntut hukuman penjara masing-masing 8 bulan dan denda masing-masing rp 1 juta.
para petani yang umumnya lulusan sekolah dasar dan tidak bisa berbahasa indonesia secara baik itu dinilai salah menebang pohon sengon di hutan milik perhutani.
"padahal mereka punya petok d atas tanah itu.
hasil pemetaan topografi kodam v brawijaya juga menunjukkan lahan tersebut milik petani, bukan perhutani," kata anton yang mengadvokasi para petani bersama koleganya, dentuman djati.
polisi menahan petani sejak 11 desember 2012, sehari setelah 400-an aparat dari polres, kodim dan polisi hutan menangkap mereka.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Senin, 03 Juni 2013

Komplotan Pencuri Motor Petani Diringkus




Komplotan Pencuri Motor Petani Diringkus
Komplotan Pencuri Motor Petani Diringkus





kediri - tim buser polres kediri kota meringkus dua tersangka komplotan pencuri sepeda motor, senin (3/6/2013).
dua tersangka ini spesialis mencuri sepeda motor petani yang diparkir di sawah dan kebun.
dua tersangka yang diamankan sandy (25) warga desa tambibendo, kecamatan mojo, kabupaten kediri dan aris (32) warga pagerwojo, kabupaten tulungagung, jawa timur.
dari tangan kedua pelaku polisi mengamankan lima sepeda motor yang mayoritas telah dipreteli.
hanya satu motor yang masih utuh plat nomernya yakni supra x hitam nopol ag 5117 ah.
dua anggota komplotan ini sandy yang bertindak sebagai eksekutor pencuri motor yang diparkir di sawah dan kebun.
sedangkan aris yang menjadi penadahnya, motor curian itu dihargai antara rp 1,5 juta hingga rp 2 juta.
sandy mengaku baru empat kali mencuri motor.
"kami mencuri dengan kunci t di tengah kebonan, kemudian motornya saya gadaikan laku rata-rata rp 2 juta dan rp 1,5 juta," ujarnya.
sementara aris mengaku menerima motor yang digadaikan kepadanya karena diakui sebagai motor leasing atau motor kreditan.
polisi masih meminta keterangan para tersangka untuk mengembangkan kasus curanmor yang terjadu di kota kediri.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Sabtu, 01 Juni 2013

Penahanan 13 Petani Ditangguhkan








trenggalek - pengadilan negeri (pn) trenggalek akhirnya menangguhkan penahanan 13 petani yang didakwa menebang pohon sengon milik perhutani.
"pada senin lalu, yang dibebaskan 12 petani, disusul belum lama ini ketuanya, pak mukatap bin paijan," kata cipto hari wiyono, koordinator tim penasehat hukum para terdakwa kepada surya online, jumat (31/5/2013).
menurut dia, majelis hakim yang diketuai dede suryaman akan memutus perkara ini pada sidang senin (3/6/2013).
"perkara ini penuh rekayasa oleh perhutani yang memakai kekuatan polisi dan muspida lain," kata cipto.
ia memastikan, semua kliennya adalah petani biasa yang buta huruf.
"mereka tidak bisa bahasa indonesia.
saat pemeriksaan di kepolisian, bap tidak dibacakan, langsung disuruh tanda tangan," kata pengacara berkantor di surabaya itu.
selain itu, lanjutnya, rekayasa hukum juga terlihat dari surat pemberitahuan hak tersangka dan penunjukkan penasehat hukum.
bahkan berita acara pemeriksaan 6 tersangka yang sesungguhnya tidak didampingi penasehat hukum, di bap terdapat tanda tangan penasehat hukum atas nama agus istiyardi.
"ada juga dugaan pemalsuan tanda tangan tersangka pada berkas perkara," tegasnya.
cipto bersama koleganya, amiruddin dkk, juga meyakini, para petani itu sesungguhnya berhak atas lahan yang ditumbuhi pohon sengon tetapi diklaim milik perhutani.
"kita akan lihat bagaimana putusan majelis hakim pada senin nanti," ujarnya.
polisi menahan para petani sejak 11 desember 2012, sehari setelah 400-an aparat gabungan dari polres, kodim dan polisi hutan menangkapnya.
jaksa menganggap, mereka menebang pohon di kawasan hutan blok mloko di petak 127 b dan 128 h masuk rph kampak utara bkph kampak, wilayah dusun genuk, desa timahan, kecamatan kampak.
jaksa lalu menuntut hukuman penjara masing-masing 8 bulan dan denda masing-masing rp 1 juta, subsidair 2 bulan kurungan.
sebaliknya, tim penasehat hukum menilai, para petani saat itu kerja bakti membersihkan lahan, sesuai petok d dan peta lahan dari topografi kodam v/brawijaya yang menunjukkan jelas tapal batas antara lahan perhutani dan lahan rakyat.
para terdakwa perkara ini adalah i.
  tukaji  alias blegok bin pait (32), ii.
  suto bin samio (48), iii.
  katiran bin sukijo (40), iv.
  sobirin bin jemu (42), v.
  pairin bin salimun (50), vi.
  sadimun bin jamin (61), vii.
  mukalimin alias singkong bin maijo (37), viii.
paidjan bin sodimejo (57), ix.
  robiun alias rebo bin saini (31), x.
  japar bin paniyo (45), xi.
  rebo bin giman (57) xii.
  nyoimin alias parmin alias bungkik bin sunoto (40).

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Jumat, 17 Mei 2013

Petani Kembali Ngeluruk DPRD Blitar




Petani Kembali Ngeluruk DPRD Blitar
Petani Kembali Ngeluruk DPRD Blitar





blitar - puluhan petani asal bekas perkebunan sengon, desa ngadirenggo, kecamatan wlingi, dan eks perkebunan gambar desa sumberasri kecamatan nglegok, jumat (17/5/2013) pagi kembali mendatangi gedung dewan.
seperti demo kamis (16/5/2013) kemarin, siang ini mereka juga mendirikan tenda.
cuma bedanya, kalau demo kemarin hanya mendirikan dua tenda namun jumat siang ini mereka mendirikan lima tenda di atas jalan trotoar depan gedung dewan di jl a yani.
praktis, keberadaan lima tenda dari terpal itu menutupi pemandangan gedung dewan.
"seperti janji kami, kami akan terus berdemo setiap hari dengan cara seperti ini.
sebab, kalau nggak seperti ini, para pejabat, termasuk bupati dan anggota dewan nggak bisa melihat apalagi mendengarkan aspirasi kami," tegas m trianto, koordinator aksi.
tepat pukul 11.
00 wib, perwakilan pendemo diterima edi masna, wakil ketua dprd kabupaten blitar.
anggota dewan dari fraksi partai demokrat ini mengaku pihaknya sudah mengagenda pertemuan antara pendemo dengan dinas terkait, di antaranya, bpn, kabag pemerintah, kedua camat dan kedua kades, yang memiliki wilayah dua eks perkebunan tersebut.
"tadi pagi, undangannya sudah dikirim dan diagendakan pertemuan akan berlangsung di gedung dewan pada selasa (21/5/2013) mendatang pukul 09.
00 wib," kata masna.
namun hal itu tak membuat trianto dan kawan-kawannya percaya.
sebab, mereka sudah sering diberi janji manis oleh anggota dewan.
karena itu, mereka tak akan menghentikan demonya sebelum tuntutannya terpenuhi.
"kami terus berkemah di sini sampai janji anggota dewan itu terealisasi.
yakni, akan mempertemukan kami dan berdialog langsung dengan para eksekutif.
jika pada tanggal 21 nanti kami kembali dibohongi lagi, ya kami kembali beraksi terus," ungkap trianto sambil meninggalkan pertemuan itu dengan diikuti pendemo lainnya.
masna menambahkan, itu hak mereka kalau akan berdemo terus.
namun, yang penting mereka bisa menjaga ketertiban.
seperti diketahui, demo yang sudah berlangsung berkali-kali ini di antaranya menuntut tanah bekas dua perkebunan itu diredis.
sebab, izin hak guna usaha (hgu)nya sudah lama mati dan tak bisa diperpanjang lagi.
namun demikian, pemilik modal yang menggelola lahan itu belum mau hengkang dan tetap menggarap dan menguasai lahan tersebut.
celakanya, pemerintah daerah sepertinya tak mau tahu dan enggan mengambil sikap.
padahal, ia punya wewenang untuk menghentikan penguasaan lahan itu dari tangan pemilik modal tersebut.
dan sekaligus, bisa membantu petani untuk segera mendapatkan tanah redis.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Rabu, 08 Mei 2013

Petani Kembali Demo, Tuntut Eks Perkebunan Diredis




Petani Kembali Demo, Tuntut Eks Perkebunan Diredis
Petani Kembali Demo, Tuntut Eks Perkebunan Diredis





blitar - puluhan petani kabupaten blitar kembali berdemo, rabu (8/5/2013) siang, menuntut ketegasan badan pertanahan nasional (bpn) agar segera melakukan redis terhadap dua lahan eks perkebunan, yakni perkebunan sengon, desa ngadirenggo, kec wlinggi, dan perkebunan gambar anyar di desa sumber asri, kec nglegok.
massa datang dengan menumpang 10 truk dan puluhan sepeda motor itu berkumpul di taman makam pahlawan (tmp) di jl s supriadi.
selanjutnya, mereka dengan dipimpin m trianto, berjalan kaki menuju ke kantor pemkab blitar, yang berjarak sekitar 200 meter.
saat jalan kaki, mereka membentangkan spanduk yang berisi tuntutan, di antaranya: "wujudkan kesejahteraan petani, bupati harus tegas untuk segera meredis tanah eks perkebunan".
rencananya, pendemo yang terdiri dari laki-laki dan perempuan itu akan menggelar aksi di kantor bpn dan gedung dprd kabupaten blitar.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Selasa, 07 Mei 2013

Ingin Latih 1300 Petani Kakao Indonesia








surabaya - untuk bisa memenuhi kebutuhan produk kakao di asia, cargill membutuhkan banyak pasokan produk dari para petani kakao.
karenanya hingga 2015 mendatang, perusahaan kelas internasional yang selasa (7/5/2013) melakukan peletakan batu pertama dalam rangka pembangunan pabrik di kawasan industri maspion (kim) v di gresik itu, berencana melatih 1.
300 petani kakao di indonesia.
jos de loor, president cargill cocoa and chocolate, menyebutkan bahwa cargill sebenarnya telah memulai program pelatihan petani kakao di indonesia.
tujuan dari pelatihan itu adalah untuk mendorong penggunaan praktek pertanian berkelanjutan oleh para petani kecil.
kini, perusahaan mentargetkan melatih lebih dari 1.
300 petani kakao pada tahun 2015 melalui sekolah pelatihan lapangan.
harapannya, hal itu bisa mendorong para petani kakao untuk menggenjot produktivitas serta kualitas biji kakao.
"untuk memenuhi permintaan pelanggan yang terus tumbuh dan untuk mendorong perkebunan kakao masa depan, kami harus memproduksi sendiri, melalui kerjasama dengan petani kecil, pelanggan dan pemerintah daerah.
hubunan kami dengan petani kakao telah terjalin bertahun-tahun di sejumlah negara dan wilayah di luar indonesia," ucap jos de loor.
secara global, cargill yang berdiri tahun 1865 telah mempekerjakan 142.
000 orang di 65 negara.
di indonesia sendiri, perusahaan tersebut mulai berinvestasi pada 1974 dan hingga kini telah memiliki sekitar 11.
000 karyawan.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Senin, 29 April 2013

Traktor Tak Jalan, Petani Mojokerto Datangi Dewan








mojokerto - sejumlah perwakilan petani yang tergabung dalam gabungan kelompok tani (gapoktan) kota mojokerto mendatangi kantor dprd, senin (29/4/2013).
mereka menyampaikan keluhan atas kondisi kelangkaan bbm jenis solar.
dampaknya kian nyata kepada petani.
traktor mereka tak lagi bisa membajak sawah.
akibat lebih jauh, petani di kota mojokerto akan melewati musim tanam ini tanpa aktivitas tanam.
"kenapa kami tak mendapat jatah solar.
kami masyarakat petani yang butuh aktivitas untuk menopang keluarga," kata bambang irianto, ketua gapoktan lingkungan kemasan, kelurahan blooto, kecamatan prajurit kulon, kota mojokerto.
hampir satu bulan ini, petani di mojokerto tak mendapat jatah solar di setiap spbu.
pembeli dilarang membawa jerigen, meski sudah ada surat pernyataan dari pihak kelurahan.
"saat ini ada 42 mesin pertanian dan handtractor nganggur tidak bisa beroperasi.
kenapa spbu tidak melayani kami," keluh bambang yang juga ketua rw 3 setempat.
bagi petani, solar menjadi kebutuhan vital.
mesin traktor rata-rata digerakkan dengan solar.
namun menjelang kenaikan harga bbm, solar sampai saat ini masih langka.
gapoktan mendesak dewan ikut memilkirkan solusi.
"jangan biarkan kami dalam kondisi makin sulit.
kalau harga naik, silakan tapi jangan seperti saat ini," kata usman, anggota gapoktan lain.
rata-rata, kebutuhan solar untuk handtractor sekitar lima liter per hari.
petani sudah berusaha datang ke spbu dengan membawa surat keterangan dari kelurahan bahwa membeli solar dengan jerigen untuk taktor petani.
jika terpakda beli solar dex, petani siap.
namun solar nonsubsidi ini juga langka.
ketua dprd mulyadi yang menemui gapoktan berjanji akan membantu dan berusaha mencari solusi terbaik.
apalagi hal ini menyangkut nasib petani.
"kami mendengar keluhan anda dan akan kami konsultasikan dengan eksekutif.
pemerintah yang harus menangani ini.
harus ada solusi agar masalah tidak makin berat," kata mulyadi.
kelangkaan solar dampaknya memang tidak hanya dirasakan pemilik kendaraan bermesin diesel.
namun sektor industri kecil mengah juga terpukul.
termasuk petani yang tegolonh modern karena mesin pembajak saat ini dengan mesin diesel.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Jumat, 26 April 2013

Tiga Petani Ini Tertangkap Basah Membawa 20 Kilogram Ganja








langkat - aparat kepolisian sektor pangkalan brandan, kabupaten langkat, sumatera utara, mengamankan 20 kilogram ganja sekaligus menangkap tiga orang pembawanya.
"kita menangkap tiga orang warga yang kedapatan membawa ganja dalam suatu razia," kata kepala kepolisian sektor pangkalan brandan akp zainuddin lubis di pangkakan brandan, jum'at (26/4/2013).
penangkapan itu dilakukan sekitar pukul 05.
30 wib ketika aparatnya sedang melakukan razia di depan pos lantas pangkalan brandan.
saat itu melintas mobil avanza dengan nomor polosi bl 593 z yang di dalamnya terdapat tiga warga yang datang dari arah aceh hendak menuju medan.
aparat menghentkan dan memeriksa mobil tersebut beserta isinya karena curiga terhadap penumpang maupun sopir mobil tersebut.
setelah diteliti secara seksama, didapati 20 kilogram ganja di dalam mobil itu.
tiga orang berinisial ts (23), petani di desa suka makmur kecamatan lembah seulawah, kabupaten aceh besar, ms (23) pegawai swasta penduduk desa lantrun dan edi syahputra (30) petani desa sare, kecamatan lembah selawah, kabupaten aceh besar, langsung ditahan di mapolsek pangkalan brandan untuk penyidikan lebih lanjut.
para tersangka ini akan dijerat dengan undang undang narkotika dengan ancaman hukuman di atas lima tahun penjara.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Minggu, 21 April 2013

Ciptakan Mesin Perontok Padi untuk Petani Pakal




Ciptakan Mesin Perontok Padi untuk Petani Pakal
Ciptakan Mesin Perontok Padi untuk Petani Pakal





surabaya - himpunan mahasiswa teknik material dan metalurgi (hmmt) its surabaya, menciptakan mesin perontok padi, yang dikhususkan untuk petani-petani di kawasan kecamatan pakal surabaya.
mesin perontok padi itu diserahkan kepada perangkat desa, bertepatan saat perayaan hari bumi (earth day), di kantor kelurahan pakal, minggu (21/4/2013).
muhammad khairurreza, panitia penyelenggara mengatakan, daerah pakal sejak 2012 lalu, merupakan desa binaan mahasiswa teknik material dan metalurgi.
"sejak tahun lalu, desa ini menjadi desa binaan kami.
saat kami berdialog dengan karang taruna desa, mereka membutuhkan alat perontok padi," kata reza, saat ditemui di lokasi.
reza menjelaskan, petani-petani di pakal masih menggunakan alat perontok padi secara tradisional, yang menggunakan tenaga manusia dengan cara mengayuh roda.
setelah permintaan tersebut, hmmt melalui material tekhno club, merancang mesin perontok padi.
butuh tiga bulan mereka menciptakan alat semi otomatis untuk merontokkan padi tersebut.
"untuk alatnya kami rancang sendiri, dengan menambahkan generator, kami butuh waktu tiga bulan untuk menciptakan alat ini," kata reza.
menurut reza, diakui memang alat tersebut tidak secanggih alat perontok pabrik yang produksi pabrik pada umumnya.
namun, dengan alat ini minimal bisa meringankan beban masyarakat petani pakal, yang selama ini masih dalam menggunakan peralatan tradisional.
selain menyerahkan alat perontok padi, dalam peringatan earth day ini, juga digelar beberapa acara yang mengangkat tema menyelamatkan bumi.
di antaranya adalah jalan sehat bersama anak-anak dan warga pakal, yang digelar pagi hari.
selain itu, hmmt juga melakukan aksi kampanye di jalan, untuk mengkampanyekan ramah lingkungan dan mengurangi polusi udara.
menurut penanggung jawab acara, trendy leo pratama, ada banyak cara untuk memulai kampanye selamatkan bumi.
di antaranya bersepeda atau jalan kaki bila jaraknya dekat, matikan listrik jika tidak diperlukan, biasakan naik kendaraan umum, dan galakkan lahan hijau di kawasan perkotaan.
"namun yang terpenting adalah mulai dari diri kita sendiri," kata leo.
menurut leo, kadar polusi di surabaya, seperti yang dirilis who, surabaya merupakan urutan kedua dengan kadar polusi 69 mikrogram/m3.
"karena itu kami mengajak adik-adik, dan masyarakat sekitar untuk menyelamatkan bumi, dengan mengurangi aktifitas yang menambah polusi udara," jelas leo.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com