Halaman

Tampilkan postingan dengan label Ramai-ramai. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ramai-ramai. Tampilkan semua postingan

Minggu, 15 Juni 2014

Musim Tembakau Tiba, Petani Ramai-ramai Jual Emas




Musim Tembakau Tiba, Petani Ramai-ramai Jual Emas
Musim Tembakau Tiba, Petani Ramai-ramai Jual Emas






surya online, sumenep – sebagian besar petani tembakau yang ada di madura khususnya di sumenep, ketika musim tanam tembakau tiba, mereka mulai memadai sejumlah  toko emas.
mereka untuk membeli emas, tetapi sebaliknya menjual emas perhiasannya yang dibeli dari hasil tembakaunya tahun lalu, untuk kebutuhan tanaman tembakaunya di musim tahun ini.
petani tembakau di sumenep terbiasa menyimpan hasil taninya dengan membeli perhiasan seperti emas.
barang-barang tersebut akan dijual kembali ketika dibutuhkan untuk biaya tanam tembakau maupun kebutuhan lain.
“ pokoknya setiapkali dapat hasil dari bertani, kami langsung belikan emas, karena emas selain bisa dipakai sebagai perhiasan juga gampang menjualnya ketika dibutuhkan,” kata fuazi (43), warga desa lenteng barat, kecamatan lenteng, sumenep, minggu (15/6/2014).
bagi fauzi, menyimpan uang dari hasil taninya yang berupa barang perhiasan emas, sudah menjadi tradisi bagi petani di daerahnya.
selain mudah menjualnya atau menggadaikannya, perhiasan emas juga bisa dipakai untuk kondangan maupun acara hajatan lainnya.
saat disinggung kenapa banyak petani yang memilih hasil dari bertani pada barang berupa perhiasan emas, fauzi mengaku kebiasan tersebut sudah terjadi sejak turun temurun.
meskipun menyimpan barang perhiasan emas terkadang merugi, namun masyarakat tiduk peduli dengan hal itu, karena menyimpan emas tidak sulit membelinya maupun menjualnya.
“ sudah menjadi kebiasaan bagi petani disini yang memilih membelanjakan uang hasil taninya pada emas, karena kalau menyimpan uang ke tempat lain atau ke bank, urusannya sangat sulit apalagi masyarakat desa banyak yang faham akan lika-liku menyimpan uang di perbankkan,” bebernya.
sementara h.
fandi, salah satu pedagang emas di kelurahan bangselok, kecamatan kota, sumenep, mengakui jika saat ini banyak petani yang menjual barang – barang perhiasannya.
apalagi saat ini para petani membutuhkan banyak biaya untuk menanam tembakau, sehingga semua barang simpanan yang mereka punya, dijual untuk biaya menanam tembakau.
dalam setiap harinya, tidak kurang dari 30 gram perhiasan emas yang dijual petani ke tokonya, padahal  didaerah tersebut banyak pedagang emas yang melakukan transaksi jual beli beli emas didaerahnya.
“ kalau ditotal dalam tiap harinya tidak kurang dari 100 gram emas yang dijual petani sumenep, bayangkan saja toko kami saja tidak kurang dari 30 gram emas yang dibeli dari petani, padahal pedagangnya disini kan banyak,” papar h fandi, pembeli dan penjual emas di sumenep.
meskipun begitu, harga emas masih tetap stabil, untuk harga beli emas 22 karat rp 360 ribu, harga jual rp 340 ribu per gram.
sedangkan harga beli emas 23 rp 435 ribu harga jual rp 415 ribu per gram, dan harga beli emas 24 karat  rp 500 ribu harga jual rp 475 ribu per gram.
“ kalau harganya tetap stabil, kan harga emas tidak berdasarkan banyaknya penjual, melainkan berpatokan pada nilai dollar, bila dollar naik harga emas juga naik, demikian juga bila dollar turun harga emas juga turun sekalipun pembelinya saat itu berjubel,” pungkasnya.





baca juga



meski masih turun hujan, petani mulai tanam tembakau





penulis: moh rivai

editor: satwika rumeksa






tweet

Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com

Selasa, 04 Februari 2014

Terdakwa Ramai-ramai Bantah Sebagai Direktur CV




Terdakwa Ramai-ramai Bantah Sebagai Direktur CV
Terdakwa Ramai-ramai Bantah Sebagai Direktur CV






surya online, surabaya - para terdakwa kasus kredit fiktif bank jatim ramai-ramai membantah keterangan bos pt cip, yudi setiawan terkait dipilihnya sebagai direktur cv.
mereka mengaku tak merasa menjadi direktur cv sesungguhnya, karena mereka tak mengelola apa-apa di cv-nya.
ini seperti penuturan terdakwa wimbo handoko, yang diserahi mengelola cv kharisma pembina ilmu.
selama ini, dia hanya bertugas sebagai driver dan mengantarkan yudi dan anak-anaknya saat ada kegiatan.
"makanya, ketika dihubungi untuk menandatangani akta pendirian cv, saya menurut saja.
setelah itu, saya tetap menjalani aktivitas sebagai driver," jelas wimbo di sidang, selasa (4/2/2014).
hal serupa juga disampaikan m setiawan.
pria ini disuruh menjadi direktur cv bangun jaya.
namun, sehari-hari dia bekerja di bagian produksi pt cip.
"saya tak mengerti apa-apa.
kredit yang dikucurkan dari bank jatim itu juga tak disalurkan ke rekening saya kok," katanya.
sedangkan hery triyana juga membantah keterangan yudi setiawan.
dari penjelasan yudi, hery adalah manajer keuangan di pt cip.
namun dia mengaku bukan manajer tapi hanya disuruh mondar mandir saja.
"memang saya mengurus keuangan.
tapi saya selalu diverifikasi oleh bagian keuangan pt cip sendiri," ujarnya.
sedangkan ketua majelis hakim, m yapi juga memastikan apakah para terdakwa pernah menikmati sebagai direktur di tiap cv itu.
"apa kalian pernah duduk direktur sembari rokokan disana?" tanyanya.
mereka pun kompak menjawab tak pernah melakukan dan merasa sebagai direktur.
sementara itu, kuasa hukum terdakwa, yuliana mengaku bahwa kehadiran yudi malah tak memberi kejelasan bagaimana proses kucuran kredit itu.
"ini malah mbulet keterangannya," pungkasnya.



terkait    #kasus kredit fiktif bank jatim

berita terkait: kredit fiktif bank jatim



yudi: saya tak pernah paksa mereka jadi direktur cv


pengacara carolina ancang-ancang ajukan banding


carolina tuding yudi setiawan pelaku utama pengajuan kredit fiktif


sidang malam, carolina dituntut 9 tahun dan denda rp 1 m


bupati mojokerto ngaku ketemu yudi setiawan tiga kali





penulis: sudharma adi

editor: yoni






tweet

Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com

Selasa, 06 Agustus 2013

Ramai-Ramai Lebaran ke Luar Negeri




Ramai-Ramai Lebaran ke Luar Negeri
Ramai-Ramai Lebaran ke Luar Negeri






surya online, surabaya - lebaran menjadi musim menjadi libur panjang.
 
perusahaan dan kantor  istirahat operasional.
para pekerja dan pembantu mudik ke kampung halaman.

kesempatan ini dimanfaatkan kalangan keluarga pengusaha menikmati liburan.
kota-kota di dunia menjadi pilihan.

keluarga produsen spare part kendaraan, candra agus salim misalnya, memilih berlibur ke china selama lebaran.

“kami menuju china dari surabaya empat hari sebelum lebaran.
persiapan tentu sudah dilakukan jauh-jauh hari, bahkan sebelum puasa ramadan,” tutur chen-chen, beberapa waktu lalu.

chen chen berangkat bersama suami dan kedua anaknya, christie dan christa.

rencananya, selama 10 hari, ia akan putar-putar di negara tirai bambu tersebut.

sejumlah kota masuk daftar kunjungannya.
mulai  shanghai, beijing, dan masih banyak lagi.

jauh hari, ia sudah mempersiapkan perbekalan.
membeli payung cantik buatan indonesia yang akan  dipakai berkeliling daratan china.

 tidak lupa beberapa koper pakaian dikemasnya untuk ganti selama hampir dua pekan di sana.

“liburan ke china ini merupakan pengalaman pertama kami, jadi sebaiknya membawa beberapa pakaian dan peralatan yang sekiranya diperlukan,” terang chen-chen.

liburan ke china ini sekaligus untuk bersilaturrahmi dengan saudara dan kerabat suaminya di sana.

rencana lebaran ke luar negeri juga dibuat ari suryanta, general manager garuda indonesia cabang surabaya.
arie berencana membawa keluarga ke korea.

bedanya rencana arie baru akan dilakukan setelah lebaran.
arie perlu memastikan dulu, angkutan lebaran di maskapainya lancar.

“yang jelas, setelah salat ied, saya harus ke bandara untuk memantau.
harus tetap standby meski lebaran,” tambahnya.

baru setelah semuanya aman, pria kelahiran denpasar 48 tahun lalu akan membawa keluarganya terbang.
 
alumnus teknik mesin  fakultas teknik universitas trisakti ini, memang mendapat jatah tiket garuda indonesia.

terdiri lima tiket dengan diskon 10 persen, satu tiket gratis, dan tiket dengan diskon 50 persen.

“tapi bisa jadi, ini juga tidak kami ambil alias tidak jadi berangkat.
melihat situasinya dulu,” katanya.

arie lalu menambahkan, jika rencananya berjalan mulus, kemungkinan perjalanan ke luar negeri kali ini akan lebih seru.

rombongan tidak hanya  istri dan kedua anaknya.
tapi beberapa kerabatnya yang lain juga akan turut.

“seperti sebelum-sebelumnya, biasanya ada saudara-saudara saya yang tertarik ikut sehingga liburannya lebih ramai.
bisa sampai delapan orang.
tapi meskipun bisa juga tidak bisa lama.
seperti sebelumnya ke bangkok, cuma tiga hari saja,” pungkasnya.
(ida/adri)


Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com

Sabtu, 23 Maret 2013

Warga Ramai-ramai Kritisi Raperda RTRW Jember








suryaonline, jember - raperda rencana tata ruang wilayah (rtrw) kabupaten jember tahun 2011 - 2031 benar-benar mengundang banyak kritikan.
tidak hanya anggota panitia khusus (pansus) dprd jember yang mengkritisi, namun masyarakat juga ramai-ramai mengkritik.
bahkan, jumat (22/3/2013) siang sampai sore, seperti ada rapat pansus tandingan antara anggota pansus dprd jember dan sejumlah orang dari sejumlah lsm.
lsm meminta waktu untuk rapat dengar pendapat dengan pansus dprd jember yang sedang membahas raperda itu.
dari pantauan surya.
co.
id, lebih dari lima lsm juga sejumlah aktivis mengikuti rapat dengar pendapat itu.
direktur lembaga studi desa untuk petani sd inpers bambang teguh karyanto menegaskan, sebaiknya raperdaitu tidak dibahas lagi.
"dihentikan saja pembahasannya karena raperda ini membahas tentang hajat hidup jutaan warga jember hingga 20 tahun ke depan," tegas bambang.
ia beralasan banyak sejumlah kejanggalan dalam raperda rtrw.
sesuatu yang mencolok mata adalah raperda itu diduga kuat hanya sekedar 'copy' dan 'paste' dari daerah.
dia menunjukkan dokumen 'naskah akademik rtrw jember 2011-2031 yang memuat 'copy paste' dari kabupaten kebumen dan kabupaten wonosobo.
pada tabel 7.
2 tentang 'matrik kajian lingkungan hidup strategis (klhs) metode semi cepatuntuk mendukung produk rtrw kabupaten jember' halaman 27 hingga 32 ada beberapa poin yang jelas menunjukkan 'contekan' dari dua kabupaten di jawa tengah itu.
pada enam halaman itu tercetak jelas beberapa poin tentang peruntukan kawasan industri di desa kewayuhan, kedawung, dan peniron kecamatan pejagoan, kemudian desa giwangretno dan jabres kecamatan sruweng kabupaten kebumen.
ada juga poin yang menerangkan tentang waduk sempor dan waduk wadaslintang di perbatasan kabupaten kebumen dan kabupatenwonosobo.
sementara, aktivis lingkungan hidup dar  komunitas pecinta alam pemerhati lingkungan (kappala) jember, wahyu giri prasetyo menambahkan redaksional di raperda rtrw sangat kacau, terutama di bidang lingkungan.
"sangat tidak tepat membahasakan taman nasional meru betiri (tnmb) juga bahasan tentang lingkungan yang lain.
belum lagi kata-kata 'kawasan peruntukkan pertambangan'.
artinya itu kan memang digunakan untuk pertambangan yang kalau dilihat ada di kawasan konservasi dan hutan lindung," tegas giri.
sementara, prof achmad subagio dari universitas jember yang juga aktifis ketahanan pangan mengkritisi tentang industrialisasi.
ia berpendapat industri yang harusnya dikembangkan di jember adalah industri pertanian dan pangan.
"industri yang berbasis pertanian.
banyak potensi pertanian di jember.
ada kedelai, punya singkong juga punya cabai," tegas subagio.
ketua dprd jember saptono yusuf mengatakan akan menampung semua kritik dan aspirasi masyarakat tersebut.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com