| Musim Tembakau Tiba, Petani Ramai-ramai Jual Emas |
surya online, sumenep – sebagian besar petani tembakau yang ada di madura khususnya di sumenep, ketika musim tanam tembakau tiba, mereka mulai memadai sejumlah toko emas.
mereka untuk membeli emas, tetapi sebaliknya menjual emas perhiasannya yang dibeli dari hasil tembakaunya tahun lalu, untuk kebutuhan tanaman tembakaunya di musim tahun ini.
petani tembakau di sumenep terbiasa menyimpan hasil taninya dengan membeli perhiasan seperti emas.
barang-barang tersebut akan dijual kembali ketika dibutuhkan untuk biaya tanam tembakau maupun kebutuhan lain.
“ pokoknya setiapkali dapat hasil dari bertani, kami langsung belikan emas, karena emas selain bisa dipakai sebagai perhiasan juga gampang menjualnya ketika dibutuhkan,” kata fuazi (43), warga desa lenteng barat, kecamatan lenteng, sumenep, minggu (15/6/2014).
bagi fauzi, menyimpan uang dari hasil taninya yang berupa barang perhiasan emas, sudah menjadi tradisi bagi petani di daerahnya.
selain mudah menjualnya atau menggadaikannya, perhiasan emas juga bisa dipakai untuk kondangan maupun acara hajatan lainnya.
saat disinggung kenapa banyak petani yang memilih hasil dari bertani pada barang berupa perhiasan emas, fauzi mengaku kebiasan tersebut sudah terjadi sejak turun temurun.
meskipun menyimpan barang perhiasan emas terkadang merugi, namun masyarakat tiduk peduli dengan hal itu, karena menyimpan emas tidak sulit membelinya maupun menjualnya.
“ sudah menjadi kebiasaan bagi petani disini yang memilih membelanjakan uang hasil taninya pada emas, karena kalau menyimpan uang ke tempat lain atau ke bank, urusannya sangat sulit apalagi masyarakat desa banyak yang faham akan lika-liku menyimpan uang di perbankkan,” bebernya.
sementara h.
fandi, salah satu pedagang emas di kelurahan bangselok, kecamatan kota, sumenep, mengakui jika saat ini banyak petani yang menjual barang – barang perhiasannya.
apalagi saat ini para petani membutuhkan banyak biaya untuk menanam tembakau, sehingga semua barang simpanan yang mereka punya, dijual untuk biaya menanam tembakau.
dalam setiap harinya, tidak kurang dari 30 gram perhiasan emas yang dijual petani ke tokonya, padahal didaerah tersebut banyak pedagang emas yang melakukan transaksi jual beli beli emas didaerahnya.
“ kalau ditotal dalam tiap harinya tidak kurang dari 100 gram emas yang dijual petani sumenep, bayangkan saja toko kami saja tidak kurang dari 30 gram emas yang dibeli dari petani, padahal pedagangnya disini kan banyak,” papar h fandi, pembeli dan penjual emas di sumenep.
meskipun begitu, harga emas masih tetap stabil, untuk harga beli emas 22 karat rp 360 ribu, harga jual rp 340 ribu per gram.
sedangkan harga beli emas 23 rp 435 ribu harga jual rp 415 ribu per gram, dan harga beli emas 24 karat rp 500 ribu harga jual rp 475 ribu per gram.
“ kalau harganya tetap stabil, kan harga emas tidak berdasarkan banyaknya penjual, melainkan berpatokan pada nilai dollar, bila dollar naik harga emas juga naik, demikian juga bila dollar turun harga emas juga turun sekalipun pembelinya saat itu berjubel,” pungkasnya.
baca juga
meski masih turun hujan, petani mulai tanam tembakau
penulis: moh rivai
editor: satwika rumeksa
tweet
Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com