Halaman

Tampilkan postingan dengan label Sungai. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sungai. Tampilkan semua postingan

Kamis, 27 Juni 2013

Sungai Parana Meluap, 800 Warga Mengungsi








motevideo - banjir akibat luapan air sungai parana, yang menjadi batas paraguay dengan argentina dan brazil, memaksa 800 warga mengungsikemungkinan terus naiknya air sungai parana membuat pemerintah mengumumkan keadaan darurat.
    "kami akan mempertimbangkan aksi lebih cepat, sebab air sungai parana diperkirakan akan terus naik," kata f presiden paraguay federico franco.
banjir diperkirakan mempengaruhi 2.
000 rumah tangga selama beberapa hari mendatang,sekretariat nasional (sen) telah memasok dan makanan kepada keluarga yang terkena dampak banjir di negara bagian alto parana, timur paraguay.
sen juga berencana mendirikan pangkalan operasi di daerah yang paling parah dilanda banjir di ayolas.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Rabu, 12 Juni 2013

Sungai Jenggolo Menyempit Akibat Luberan Sampah








sidoarjo - tangkis di sungai jenggolo di desa kemiri, kecamatan sidoarjo menciut sepanjang 100 meter akibat urukan sampah di tempat penampungan sementara (tps).
sampah yang ada juga menguruk sebagian sungai yang ada di belakang tps.
sungai jenggolo yang mengarah langsung ke laut sedikit menyempit dan secara otomatis mengalami pendangkalan.
pendangkalan sungai jenggolo diperkirakan mencapai radius  400 meter lebih dari lokasi tps karena banyak sampah yang hanyut terbawa air.
bahkan tumpukan sampah yang terdiri plastik dan dedaunan yang ada sudah kelihatan mengeras.
ketua dprd sidoarjo h dawud budi sutrisno yang terjun ke lokasi hanya bisa menggelengkan kepala karena lokasinya berdekatan dengan kawasan perumahan.
selain itu, lokasi tps berada di sempadan sungai, sehingga kondisi sungai menjadi sempit dan dangkal.
"saya mengira hanya tumpukan sampah yang dikeluhkan warga.
ternyata sampah yang ada juga meluber ke sungai yang bisa mengakibatkan banjir," tutur dawud saat melihat kondisi tps kemiri.
politisi partai demokrat, mengungkapkan sampah yang dibuang ke sungai sudah jelas melanggar aturan.
ia meminta kepada dinas kebersihan dan pertamanan (dkp) sidoarjo segera mengembalikan fungsi sungai jenggolo.
"sungai jenggolo itu lurus, sampai di lokasi tps ada tanah yang menjorok ke sungai.
ternyata bagian yang menjorok itu dari timbunan sampah," terangnya.
dalam pengelolaan sampah, pemerintah harus memberi contoh yang baik kepada masyarakat dalam menjalankan aturan.
sesuai aturan yang ada, mendirikan bangunan di atas sempadan sungai tidak diperbolehkan apalagi sampah yang ada itu dipakai menguruk sungai.
"dkp apa tidak pernah mengecek atau atau bagaimana kok sampah sampai menguruk sungai dibiarkan," katanya dengan nada heran.
kepala dinas kebersihan dan pertamanan (dkp) sidoarjo, m bahrul amig, mengatakan pengelolaan sampah di tps kemiri dan tps lainnya perlu diperbaiki.
karena sampah adalah persoalan yang harus cepat diselesaikan karena jika ditimbun terlalu lama akan menimbulkan bau.
"kami berupaya menciptakan managemen baru yakni sampah bisa dikelola di setiap desa dan bisa menghasilkan uang," terangnya.
dijelaskannya, sisa dari pengelolaan dari sampah tidak terlalu banyak yang dibuang ke tpa sehingga debitnya tidak terlalu tinggi.
"sekarang saja alat berat di tpa jabon rusak satu bisa menghambat pembuangan sampah kesana.
biasanya bisa tiga rit kini cuma bisa satu rit saja," terangnya.
sementara itu, kepala bidang (kabid) kebersihan, widyantoro basuki, mengakui tps di kemiri itu sudah overload karena sudah terlalu banyak sampah yang dibuang oleh masyarakat.
sesuai rencana, pihak dkp  akan menyiapkan kontainer untuk menampung sampah di beberapa tempat sehingga begitu penuh langsung diangkut.
"mengenai sampah yang masuk ke sungai akan segera kami tangani.
alat berat akan kami datangkan untuk mengeruk sampah yang ada di sungai," jelasnya.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Rabu, 05 Juni 2013

Hendak Buang Air di Sungai, Bocah Tewas Tenggelam




Hendak Buang Air di Sungai, Bocah Tewas Tenggelam
Hendak Buang Air di Sungai, Bocah Tewas Tenggelam





situbondo - seorang bocah ditemukan tewas tenggelam di sungai di kelurahan dawuan, kecamatan situbondo, selasa (04/6/2013) malam.
bocah berusia tiga tahun yang bernama alfin itu tewas tenggelam saat diduga terpeleset dan jatuh hendak buang air besar di sungai yang tidak jauh dari rumahnya.
namun, karena tidak bisa berenang, korban terseret arus sungai hingga mencapai radius sekitar 200 meter dari lokasi kejadian.
putra pertama pasangan suami istri supakat dan musrifah tersebut, ditemukan sekitar dua kilo dari lokasi kejadian oleh tim sar dari bpbd dibantu warga.
kedua orang tua korban langsung menangis histeris, saat jasad anaknya yang ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa itu dievakuasi ke rumahnya.
bahkan ibu korban sempat pingsan korban saat melihat anaknya terbujur kaku.
"saat ditemukan bocah itu sudah meninggal, apalagi sungainya itu cukup dalam dan arusnya deras," ujar suramto salah seorang warga kepada surya online.
sementara itu, petugas bpbd situbondo ipung mengatakan setelah mendapat laporan warga, dirinya bersama anggota tim trc langsung ke lokasi untuk melakukan pencarian dan penyisiraan di sepanjang aliran sungai.
 "setelah 20 menit dilakukan penyisiran, korban berhasil kami temukan.
korban tenggelam sekitar pukul 20.
30 dan ditemukan sekitar pukul 21.
00 wib," ujar ipung saat di lokasi kejadian.
tewasnya bocah malang itu, mendapat perhatian warga sekitar.
  warga yang datang  terus berdatangan hingga memenuhi rumah korban.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Senin, 01 April 2013

Diduga Terpeleset, Kartika Tewas di Sungai








malang - kartika eka putri ibarwati, 19, warga jalan kelengkeng rt 3 rw 2, kecamatan tajinan, kabupaten malang menemui ajalnya di sungai klagen, minggu (31/3/2013).
kartika diketahui datang ke sungai itu bersama temannya, wati.
keduanya sering mandi di sungai itu.
tapi diduga terpeleset, kartika dan wati pun kecebur di sungai.
mereka sempat berteriak.
untunglah teriakan itu didengarkan warga.
mereka berusaha menolong.
tapi warga hanya berhasil menyelamatkan wati.
sementara kartika yang tenggelam dan diduga terlalu lama berada di dasar sungai, ketika dievakuasi sudah dalam kondisi meninggal.
kejadian ini oleh warga dilaporkan ke polsek tajinan.
sementara kartika dibawa ke rssa kota malang.
ipda soleh mas'udi, kasubag humas polres malang membenarkan kejadian itu.
"murni kecelakaan," katanya.
sebab tidak ditemukan tanda penganiayaan.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Minggu, 31 Maret 2013

Warga Sekitar Dam Sembah Jember Wawas Debit Sungai Naik








suryaonline, jember - warga di sekitar dam sembah lingkungan gebang poreng, kelurahan gebang, kecamatan patrang resah.
ini menyusul hujan deras yang terjadi dalam tiga hari berturut-turut membuat debit sungai tersebut naik.
persoalan debit air naik tidak akan menjadi persoalan jika jalan disisi selatan sungai itu tidak tergerus air.
"plengsengan yang sebelah selatan kan sudah tergerus air, sampai lebarnya sekitar dua meter.
jadi di bawah aspal ini sudah nggrowong (berlubang)," ujar imam taufikurrahman, warga setempat, minggu (31/3/2013).
debit air yang biasanya setinggi 1,5 meter naik menjadi 3 meter.
warga khawatir, air makin menggerus jalan penghubung di dalam gang tersebut.
dam sembah jebol sejak akhir februari lalu.
akibatnya, jalur airsedikit berbelok dan lebih banyak mengalir ke sisi selatan sungai.
derasnya aliran sungai juga menggerus plengsengan di sisi selatan.
sejak minggu kedua maret lalu, perbaikan dam sudah mulai dilakukan.
"tetapi belum selesai.
kami harap segera selesai, terutama di bagian bawah jalan yang tergerus air itu.
ini akses bagi warga gang ini," imbuh imam.
imam dan warga setempat khawatir, jika tidak segera dirampungkan,jalan itu makin tergerus dan bisa memotong jalan raya tersebut.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com