surya online, pasuruan - seiring ditutupnya lokalisasi dolly di surabaya, satpol-pp kabupaten pasuruan gencar melakukan razia psk di objek wisata tretes, kecamatan prigen.
maklum, sejumlah masyarakat kabupaten pasuruan khawatir objek wisata yang menawarkan suasana sejuk pegunungan dan penyewaan vila itu, akan menjadi sarang psk.
dalam operasi yang digelar kamis (19/6/2014), satpol pp berhasil menggelandang 10 orang psk dari dua tempat berbeda.
tujuh orang dari villa kasih sayang tretes-prigen, tiga lainya dari kawasan pasar sedarum-nguling.
sebelumnya, selasa (17/6/2014) lalu, sebanyak lima psk yang biasa mangkal di gang bakwan, tretes juga berhasil ditangkap.
ironisnya, seorang psk berinisial dn (24), yang disidang tipiring di pn bangil mengaku dalam kondisi hamil tujuh bulan.
saat ditanya hakim yustiar nugroho, ayah bayi yang dikandungannya, dn mengaku tidak tahu.
pasalnya, warga kecamatan puspo, kabupaten pasuruan ini mengaku sudah bercerai dengan suaminya tiga tahun lalu.
"saya tidak tahu, sudah tiga tahun lalu saya bercerai," kata dn.
yustiar nugroho berpesan kepada dn, supaya berhenti menjadi psk dan menjaga janinnya.
setelah membaca resume singkat, berkas pidana cepat tindak pidangan ringan (tipiring), dan juga keterangan saksi, hakim memutuskan memberikan hukuman masa percobaan selama 3 bulan.
para psk diancam pasal 2 (1) peraturan daerah (perda) kabupaten pasuruan no 10 tahun 2001 tentang pemberantasan pelacuran.
baca juga
rhoma ajak warga pamekasan pilih prabowo
mojokerto tempat eksodus dolly
pemkab ngotot, unair tak salahi aturan
ngaku anggota tni, sekap penjual migor
pesangon tidak dibayarkan dan diintimidasi, buruh mengadu ke dewan.
penulis: rahadian bagus
editor: adi agus santoso
tweet
Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com