Halaman

Tampilkan postingan dengan label Menjelang. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Menjelang. Tampilkan semua postingan

Rabu, 31 Juli 2013

Selama Ramadhan Banyak Kecelakaan Menjelang Buka Puasa




Selama Ramadhan Banyak Kecelakaan Menjelang Buka Puasa
Selama Ramadhan Banyak Kecelakaan Menjelang Buka Puasa






surya online, surabaya – angka kecelakaan selama 20 hari ramadhan masih cukup tinggi.
tercatat telah terjadi 59 kejadian selama bulan ramadhan, mulai 10 hingga 29 juli.
kanit laka satlantas polrestabes surabaya, akp i made sukama mengatakan, selama ramadhan ini, justru paling banyak adalah kecelakaan menjelang buka puasa.
pasalnya masyarakat bergegas ingin pulang, untuk berbuka puasa di rumah.
"terjadi pergeseran jam rawan kecelakaan, antara sebelum ramadhan dan saat ramadhan," kata made, rabu (31/7/2013).
menurut made, kecelakaan selama ramadhan banyak terjadi antara pukul 12.
00 hingga 18.
00.
selama 20 hari puasa, kecelakaan tertinggi terjadi pada pukul 12.
00 - 18.
00 sebanyak 26 kejadian.
sedangkan 20 hari sebelum puasa, mayoritas ecelakaan terjadi pada pagi hari, antara pukul 06.
00-12.
00, dengan 22 kejadian.
sebelum ramadhan, pada pagi hari biasanya diwarnai oleh kegiatan masyarakat berangkat bekerja atau sekolah.


Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com

Sabtu, 08 Juni 2013

Menjelang Bulan Ramadan, Harga Sapi Mahal








gresik - menjelang bulan suci ramadan harga sapi melonjak tajam.
kenaikan per ekor sapi berkisar rp 1 juta hinggga rp  2 juta, dari harga normal rp 7 juta sampai rp 8 juta.
akibatnya, peternak yang akan membeli sapi menundanya.
sampan (40), pembeli sapi dari desa ngasin, kecamatan balongpanggang, mengatakan tidak jadi membeli sapi karena harganya mencapi rp 10 juta.
"naiknya harga sapi cukup tinggi.
sebelumnya rp 8 juta sekarang di pasar sapi sudah rp 9 juta sampai rp 10 juta.
kenaikannya sampai rp 2 juta," kata sampan, saat di pasar sapi balongpanggang, jumat (7/6/2013).
kenaikan harga sapi tidak dibarengi dengan penjualan harga jual, sehingga pedagang sapi sulit mendapatkan untung.
"sekarang waktunya menjual sapi.
peternak lebih memilih tidak menjual daripada saat beli sapi harganya naik lagi," jelasnya.
supardi, pedagang sapi asal lamongan, mengatakan, akibat kenaikan ini yang tetap nekat membeli hanya para jagal sapi.
"mayoritas pembelinya sekarang ini adalah pedagang daging sapi.
peternak sapi, memilih pulang, daripada membeli sapi dengan harga mahal," kata supardi.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com