Halaman

Tampilkan postingan dengan label 17. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label 17. Tampilkan semua postingan

Rabu, 07 Mei 2014

Beli Robot Rp 17,5 Juta Lalu Dibongkar









surya online, malang – kontes robot indonesia 2014 merupakan kontes sangat prestisius bagi seluruh perguruan tinggi di indonesia.
mereka bekerja siang malam menyempurnakan robot, membeli berbagai onderdil robot dari yang murah hingga mahal, hingga berani membeli mahal robot yang telah jadi.
itulah yang dilakukan universitas brawijaya sebelum pelaksanaan kontes robot indonesia 2014 regional iv di universitas negeri malang, kamis (1/5/2014) hingga sabtu (3/5/2014).
tim robot yang merasa kehabisan waktu untuk merangkai robot memilih untuk membeli robot siap pakai.
harga per satu robotnya pun mencapai rp 17,5 juta.
salah satu dosen pendamping tim robot ub, eka maulana st mt meng mengaku membeli tidak hanya satu buah robot, melainkan tiga buah.
robot ini selanjutnya dipakai untuk membuat sebuah tim robot sepakbola yang bernama enbios.
tim ini terdiri dari tiga robot dan lima tim.
“itupun tidak bisa kami pakai.
kami harus membongkarnya semua sebelum digunakan dalam kontes ini,” kata eka pada surya beberapa waktu lalu.
satu-satunya yang tersisa dalam rangkaian robot itu, kata eka, hanya rangka robot saja.
sisanya sudah diganti dengan kebutuhan robot yang berbasis arm 32 bit.
kebutuhan ini menyesuaikan kemampuan prosesor yang mereka gunakan dengan basis serupa.
beruntung pada akhirnya tim ini bisa menjadi juara harapan, padahal jangka waktu persiapan tim enbios hanya tiga bulan.
waktu tim, kata eka, habis untuk mengkoordinasikan dan membongkar robot agar sesuai dengan bahasa pemograman antar robot.
selain dari kategori kontes robot sepak bola indonesia (krsi), ub juga membawa pulang lima gelar juara lainnya.
total perolehen juara ub pada kontes ini ada enam, sekaligus membuat ub menjadi juara umum kedua dibawah insitut teknologi sepuluh november (its) yang membawa pulang tujuh gelar.
dalam kontes ini, tim robotik ub di kontes robot seni indonesia juga berhasil mempertahankan gelar juara pertama.
tim robot bernama zahfrazahirah ini bahkan memperoleh dua gelar, yakni juara pertama dan desain terbaik pada kri yang mengambil tema robot penari legong keraton.
perjuangan tim ini menjadi juara juga tidak mudah.
akhmad tegar fariza, ketua tim zahfrazahirah mengaku bekerja siang dan malam di laboratorium untuk menyempurnakan robotnya, termasuk membuat sebuah robot lagi seperti ketentuan kontes ini.
fareza bersama tiga anggota timnya, bayu prabariyanto, bustanul arifin, dan ahmad firmansyah membutuhkan waktu enam bulan untuk mempersiapkan  semuanya.
fariza dan rekan-rekannya ini adalah mahasiswa teknik elektro ub angkatan 2011.
nama robotnya sendiri berasal dari singkatan nama-nama tim fariza.
“kuncinya apa ya, tidak ada.
kami hanya main feeling saja,” katanya.
feelling yang ia maksud adalah gerakan-gerakan tiap robot agar sesuai dengan iringan musik gamelan bali yang berirama rancak.
selain itu, mereka juga menekankan feeling pada proses keseimbangan robot.
mereka agak kesulitan untuk merakit robot yang memiliki presisi yang sama, apalagi proses perakitan ini dilakukan dengan manual atau handmate.
“padahal kuncinya robot supaya tidak jatuh disitu.
presisi, baik itu pas merakit robotnya atau pas robot ini gerak,” kata fareza.
soal bagaimana memadukan gerakan tarian robot dengan kesesuaian gerak tari aslinya, fareza mengaku dibantu dengan beberapa guru tari di bali.
ia juga merasa terbantu dengan kehadiran goegoes dwi nusantoro st mt, dosen pendamping mereka.
“gerakannya itu kami belajar dari video yang diberikan dikti.
kalau bajunya kami minta bantuan teman untuk mendesainnya,” akunya.
kendati begitu, seluruh anggota tim robotik ub merasa belum puas dengan performance robot masing-masing.
karena itu seluruh robot langsung masuk ‘bengkel’ lagi di laboratorium teknik elektro ub untuk disempurnakan.
menurut goegoes dwi nusantoro st mt, performance robot tim krsi baru 80 persen, begitu juga dengan lima robot lain.
“20 persen sisanya akan kami maksimalkan di kontes robot nasional di jogjakarta,” katanya.




terkait#beli robot, rp 17,5 juta, lalu, dibongkar

baca juga



jalur mandiri berbiaya mahal, unair rp 250 juta, its rp 45 juta


lorenzo: saya terlalu percaya diri


tersangka pembobolan brankas sman 3 bangkalan masih buram


arema lpi terlalu remehkan bontang fc


arema lpi terlalu remehkan bontang fc





penulis: adrianus adhi

editor: wahjoe harjanto






tweet

Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com

Rabu, 20 Maret 2013

Pendapatan Indocement pada 2012 Naik Menjadi Rp 17 Miliar








kotabaru - seiring dengan meningkatnya permintaan pasar dan produksi, pendapatan perusahaan semen merek "tiga roda" pt indocement tunggal prakarsa selama 2012 naik sekitar 24,5 persen dari rp13,88 miliar menjadi sekitar rp17,29 miliar.
corporate secretary pt indocement tunggal prakarsa tbk, sahat panggabean dengan didampingi deputy finance director thomas suryadi, melalui siaran persnya, rabu (20/3/2013), menjelaskan, sebagai akibat peningkatan permintaan pasar yang disertai dengan peningkatan kapasitas produksi, perseroan telah berhasil menumbuhkan angka pendapatan selama tahun 2012.
"yakni sebesar rp 17.
290,3 miliar, yang meningkat 24,5 persen dari rp13.
887,9 miliar pada tahun 2011," ujarnya.
faktor lainnya, lanjut dia, yang mengakibatkan kenaikan pendapatan adalah kenaikan harga jual rata-rata semen domestik hingga 7 persen per ton.
     kenaikan biaya di hampir setiap aspek operasional, terutama kenaikan biaya energi selama 2012 memberikan dampak terhadap kinerja perseroan.
     misalkan, saat ini sekitar 60 persen dari pembelian perseroan adalah dalam usd ekuivalen, sehingga penyusutan yang berkelanjutan atas rupiah terhadap usd sebesar 6,6 persen pada 2012 juga mempengaruhi peningkatan biaya.
     akan tetapi, dengan implementasi usaha-usaha efisiensi biaya, dan berlanjutnya fokus yang jelas dari perseroan dalam optimalisasi pembelian serta supply chain pada seluruh aspek operasional, maka perseroan memperoleh dampak positif terhadap kinerjanya di 2012.
     sehingga perseroan dapat mempertahankan hasil yang sangat baik.
ia mengungkapkan, laba bruto meningkat 28,5 persen dari rp6,43 miliar pada 2011 menjadi rp8,27 miliar pada 2012.
hal itu terjadi akibat meningkatnya pendapatan mengikuti kenaikan volume dan harga penjualan diimbangi dengan kenaikan beban pokok pendapatan.
dengan demikian, marjin laba bruto meningkat dari 46,3 persen pada 2011 menjadi 47,8 persen pada 2012.
disebabkan oleh naiknya biaya logistik yang mengikuti kenaikan volume penjualan dan meningkatnya tarif distribusi, beban usaha naik sebesar 20,7 persen dari rp2 miliar menjadi rp2,42 miliar.
laba usaha naik 33,0 persen dari rp4,41 miliar menjadi rp5,87 miliar, dan marjin laba usaha menguat dari 31,8 persen menjadi 34,0 persen pada 2012.
ebitda, kata sahat, juga meningkat sebesar 30,8 persen dari rp5,08 miliar menjadi rp6,65 miliar.
mengakibatkan marjin ebitda menanjak dari 36,6 persen di 2011 menjadi 38,5 persen pada 2012.
pada hasil akhir, laba bersih 2012 meningkat secara signifikan sebesar 32,3 persen rp3,60 miliar menjadi rp4,76 miliar.
sehingga laba bersih untuk periode yang dapat diatribusikan kepada pemilik perseroan juga tumbuh signifikan sebesar 32,3 persen dari rp3,59 miliar menjadi rp4,76 miliar.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com