Halaman

Tampilkan postingan dengan label Pertumbuhan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pertumbuhan. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 01 Februari 2014

Pertumbuhan Pengusaha Perempuan Capai 8 Persen




Pertumbuhan Pengusaha Perempuan Capai 8 Persen
Pertumbuhan Pengusaha Perempuan Capai 8 Persen






surya online, surabaya – perempuan yang berkecimpung di dunia usaha terus bermunculan setiap tahun.

bahkan berdasarkan riset dari top coach indonesia (tci), perusahaan pemberipelatihan bisnis, menyebutkan pertumbuhan perempuan pengusaha itu setiap tahun tumbuh 8persen.
“pengusaha dari kalangan perempuan terus bertumbuhan, ini menjadikan medan perang usaha makin berat karena tidak hanya laki­laki saja.
akan banyak perempuan yang mencuri peluang.
trend ini muncul secara cepat sejak tahun 2008,” ujar tom mc ifle, ceo tci, sabtu (1/2/2014).
sejak tahun 2008 lalu, perempuan pengusaha bermunculan dan terus tumbuh.
sejak tahun itu,pertumbuhan setiap tahunnya sekitar 8 persen, termasuk di tahun 2013 lalu.
”mereka merambah bisnis perdagangan baik konvensional maupun online, terutama online.
fashion dan kuliner banyak yang digarap mereka,” imbuh tom.
alasan paling banyak mengapa perempuan menjadi wirausahawan karena untuk memenuhikebutuhan rumah tangga.
tom mencontohkan biaya hidup bagi sebuah rumah tangga di jakarta setidaknya rp 7 juta per bulan.
”kalau penghasilan suami hanya rp 5 juta, pastilah kurang.
disinilah perempuan mengambilperan.
coba hitung juga kebutuhan hidup di surabaya.
kebanyakan menjadi pengusaha karena untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga,” katanya.
faktor lainnya, juga karena meneruskan bisnis keluarga atau hanya sekedar memenuhi hobi dan mengisi waktu luang.



terkait    #pengusaha, presiden

baca juga



presiden: pengusaha jangan tergoda ambil jalan pintas





penulis: sri wahyunik

editor: yoni






tweet

Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com

Selasa, 28 Januari 2014

Target Pertumbuhan Bisnis Bank UMKM Jatim Rp 1,5 T









surya online, surabaya - bank umkm jawa timur menargetkan  kredit di tahun 2014 ini mencapai rp 1,510 triliun.
angka itu tumbuh 20,50 persen dibandingkan tahun 2013 lalu.
tahun lalu angka kredit di bank umkm jawa timur mencapai rp 1,253 triliun.
  kredit itu diberikan kepada pelaku usaha mikro dan menengah di 38 kabupaten/kota di jatim.
keseluruhan nasabah bank tersebut kini mencapai 165 ribu orang.
sementara itu untuk target dana pihak ketiga (dpk) mencapai rp 1,128 triliun alias tumbuh 22,35 persen dibanding tahun lalu.
"dan total aset mencapai rp 1,757 triliun atau tumbuh sebesar 12,75 persen," ujar direktur utama bank umkm jawa timur r soeroso kepada surya, selasa (28/1/2014).
soeroso mengaku optimis bisa mencapai target tersebut.
apalagi kini telah tersedia 213 kantor kas dan outlet bank itu di seluruh kabupaten/kota di jatim.
"kami kerjasama dengan pemprov, dengan pemkab dan pemkot, juga pelaku umkm di jatim.
prospek umkm di jatim ini bagus dan terus tumbuh," ujarnya



baca juga



bank umkm enggan katrol bunga kredit mikro





penulis: sri wahyunik

editor: satwika rumeksa






tweet

Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com

Selasa, 06 Agustus 2013

Pertumbuhan Kapal Niaga Meningkat









surya online, surabaya – kementerian perindustrian (kemenperin) mencatat, hingga akhir 2012 terdapat 11.
547 kapal niaga berbendera indonesia yang beroperasi di kawasan perairan indonesia.

jumlah itu meningkat hampir dua kali lipat dibandingkan data 2005 yang tercatat 6.
041 kapal.
peningkatan ini, menurut dirjen industri unggulan berbasis teknologi tinggi (iubtt) budi darmadi, dipicu oleh penerapan azas cabotage yang telah diterapkan sejak tujuh tahun belakangan.

menurut budi, perkembangan jumlah armada kapal itu menjadi indikasi bahwa sektor angkutan laut masih memiliki prospek yang sangat potensial.

“dalam rangka kerjasama perdagangan internasional, keberadaan armada kapal merupakan tulang punggung kegiatan ekspor-impor, sehingga harus dapat diberdayakan agar kesempatan yang ada dapat dimanfaatkan dengan optimal,” ujar budi lewat pers rilis, senin (5/8/2013).

azas cabotage sendiri, merupakan kewajiban agar seluruh kapal niaga yang beroperasi di perairan indonesia, menggunakan bendera indonesia untuk memperkuat armada perdagangan nasional.

budi menganggap, keberadaan azas tersebut telah mendongkrak kontribusi sektor angkutan laut terhadap pembangunan nasional, baik peningkatan jumlah armada, penguasaan atas pangsa muatan domestik, hingga fasilitas pembiayaan.

“semenjak diberlakukannya azas tersebut, jumlah armada kapal mengalami perkembangan yang cukup signifikan,” tambahnya.

meski demikian, budi melihat masih banyaknya armada berusia tua yang mesti ditingkatkan kemampuan angkutnya.
karenanya, diperlukan program penggantian secara mandiri dengan memanfaatkan industri galangan kapal nasional.

baginya, peluang domestik adalah andalan untuk menjadi mandiri.
sebab pembelian armada bekas hanya akan menguntungkan negara lain.


Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com

Selasa, 23 April 2013

Kemenkeu Perkirakan Pertumbuhan Ekonomi Triwulan I 6,3 Persen








jakarta - pelaksana tugas kepala badan kebijakan fiskal kementerian keuangan bambang brodjonegoro memperkirakan, pertumbuhan ekonomi triwulan i 2013 berada pada kisaran 6,2-6,3 persen karena kondisi perekonomian global belum membaik sepenuhnya.
 "tahun ini memang kondisinya belum bisa diyakini lebih baik dari tahun lalu," ujarnya di jakarta, senin (22/4/2013).
     bambang mengharapkan kondisi perekonomian global mulai membaik pada semester ii, agar target pertumbuhan yang diperkirakan tahun ini mencapai 6,3-6,5 persen dapat tercapai.
"kita mengandalkan semester ii.
kita berharap ada perbaikan di global, terserah mau (perbaikan harga) komoditas atau apa," katanya.
bambang juga menginginkan adanya kepastian terkait kebijakan bahan bakar minyak bersubsidi karena dapat memberikan dampak kepada kualitas pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan.
 "kalau ada kebijakan, malah positif buat pertumbuhan, karena itu bagus pengaruhnya ke makro," katanya.
 sebelumnya, bank indonesia (bi) memprediksi pertumbuhan ekonomi indonesia 2013 berada pada kisaran 6,2-6,6 persen, lebih rendah dari perkiraan sebelumnya 6,3-6,8 persen.
"secara ringkas, adanya prediksi tersebut selain karena masih melambatnya pemulihan ekonomi global, di dalam negeri sendiri investasi bangunan tetap tumbuh kuat, namun investasi nonbangunan cenderung melambat," kata gubernur bi darmin nasution.
     ia juga mengatakan, permintaan domestik masih tumbuh cukup tinggi pada tahun ini, meski terjadi moderasi, ditengah perbaikan pertumbuhan dari sisi eksternal.
"di sisi lain, volume ekspor mengalami peningkatan sejalan dengan perbaikan ekonomi di beberapa negara mitra dagang utama, khususnya china," ujarnya.
sementara, bank dunia memprediksi pertumbuhan ekonomi indonesia tahun ini hanya mencapai 6,2 persen, sedangkan bank pembangunan asia (adb) memberikan proyeksi 6,4 persen.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com