Halaman

Tampilkan postingan dengan label Meninggal. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Meninggal. Tampilkan semua postingan

Rabu, 12 Maret 2014

Pemuda Penderita Sakit Jiwa Meninggal di Masjid









surya online, madiun-seorang pemuda yang mengalami ganggguan jiwa, ghozali (25) warga desa gedangan, kecamatan binangun, kabupaten wonosobo, jawa tengah ditemukan tewas mendadak di masjid baiturrahman desa sangen, kecamatan geger, kabupaten madiun.
diduga, pemuda yang menjalani terapi psikologis atas gangguan jiwa yang dideritanya itu, tewas mendadak karena serangan angin duduk.
namun kematian pemuda yang baru dikirim kerabatnya ke pondok pesantren (ponpes) at tahdziby sejak sabtu (8/3) lalu itu, sempat membuat gempar warga setempat.
mayat korban kali pertama ditemukan rekannya sendiri.
saat itu, rekan korban mengira rekannya yang baru beberapa hari menjalani terapi itu sedang tertidur pulas.
namun, saat dibangunkan berkali-kali tak kunjung bangun.
"sebelum menjalani terapi di pondok kampung kami ini, korban sudah 15 tahun dipasung keluarganya.
korban baru menjalani terapi sejak sabtu kemarin," terang zainuddin (36) warga setempat kepada surya, rabu (12/3/2014).
sementara penemuan mayat itu langsung dilaporkan ke polsek geger.
tak berselang lama sejumlah petugas polsek geger dan polres madiun datang ke lokasi untuk mengevakuasi, memeriksa jenazah korban serta melaksanakan olah tempat kejadian perkara (tkp).
kasat reskrim polres madiun, akp edi susanto mengatakan berdasarkan hasil pemeriksaan dan otopsi luar jenazah korban tidak ditemukan tanda-tanda bekas kekerasan pada mayat korban.
namun demikian, usai diperiksa tim medis puskesmas geger dan sejumlah petugas identifikasi polres madiun, jenazah korban dibawa ke kamar mayat untuk menjalani otopsi.
"sambil menunggu keluargan korban, mayat akan dikirim ke rumah sakit terdekat untuk menjalani otopsi untuk penyelidikan lebih lanjut atas penyebab kematian korban," pungkasnya.





googletag.
cmd.
push(function() { googletag.
display('div-surya-article-bottom-signature'); });

Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com

Minggu, 09 Maret 2014

TKI Meninggal Mendadak di Taiwan




TKI Meninggal Mendadak di Taiwan
TKI Meninggal Mendadak di Taiwan






surya online, ponorogo - tenaga kerja indonesia (tki) siswandi (35) asal rt 01, rw 02, dusun jeninggring, desa duri, kecamatan slahung, kabupaten ponorogo dikabarkan tewas mendadak tanpa sebab yang jelas di rumah kontrakannya di taiwan sehingga orang tua korban, sibin (71) dan jumiyem (55) mengalami syok berat.
empat hari sebelumnya, korban sempat telepon kepada orangtuanya jika akan pulang ke kampung halaman, april 2014, untuk melaksanakan pernikahan dengan gadis indonesia yang juga bekerja sebagai tkw di hongkong.
berita meninggalnya siswandi yang bekerja di perusahaan stapples di wilayah taichung, talikhong, hechie (taiwan) tersebut kali pertama diterima sibin (71) dan jumiyem (55) beberapa hari lalu.
"jelas kaget, wong informasi itu pertama kali disampaikan adik kandungnya sendiri, endang retnowati yang juga bekerja di taiwan.
endang mengabarkan kakaknya meninggal saat akan dibawa ke rumah sakit di taiwan," terang jumiyem kepada surya, sabtu (8/3/2014).
"dua hari sebelum meninggal, siswandi sempat ngobrol memalui jejaring sosial facebook (fb) dengan adik sepupunya.
dia bilang kalau perutnya kembung sudah dua hari tak sembuh-sembuh.
katanya sepulang kerja saat di rumah kontrakan, kata teman-temannya, dikira siswadi tidur karena ngorok.
setelah tak bisa dibangunkan untuk salat isyak, siswandi dilarikan ke rumah sakit namun d alam perjalanan tidak bisa diselamatkan.
kami menduga korban kena angin duduk," ujar suyono (45), paman korban.
keluarga menyerahkan kepulangan jenazah korban ke pihak pt di jakarta yang memberangkatkan korban serta dinsosnakertrans pemkab ponorogo.
"semua urusan diserahkan ke adiknya dan perusahaan yang memberangkatkan.
kemarin dinsosnakertrans juga siap membantu pengurusan.
permintaan keluarga jenazah korban harus dipulangkan karena resmi diberangkatkan.
sekarang korban masih di rumah sakit dan divisum dan dioutopsi.
sejak mendapat kabar, keluarga menggelar doa bersama dan tahlilan," pungkasnya.





googletag.
cmd.
push(function() { googletag.
display('div-surya-article-bottom-signature'); });

Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com

Jumat, 14 Februari 2014

Dua Orang Meninggal









surya online, batu - letusan gunung kelud yang terjadi kamis (13/2/2014), sekitar pukul 22.
50 wib, membawa korban jiwa.
hingga jumat (14/2/2014) malam, dua warga kecamatan ngantang, kabupaten malang meninggal dunia, masing-masing sail (60) warga dusun kutut sambirejo, desa pandansari, kecamatan ngantang dan pontini (73) warga dusun plumbang, desa pandansari kecamatan ngantang.
sail meninggal usai tertimpa atap dan tembok gedung perum jasa tirta, tempat pengungsian itu ambrol akibat hujan pasir dan batu.
sementara dua anggota keluarganya, tuni (50) mengalami benturan di tulang leher dan asmiati (27) mengalami luka gores di pelipis.
anak dari sail, sriono (31) mengatakan, pada saat gedung itu rusak, kondisinya gelap karena tidak ada aliran listrik sama sekali.
sriono pun mencari anggota keluarganya menggunakan senter.
“waktu saya menemukan ibu saya (tuni), dia tertimbun batu bata dan pasir,” ceritanya.
sedang pontini (73) meninggal ketika dibawa ke pusekesmas pujon namun belum diketahui penyebab kematian pontini tersebut.
kapolsek pujon akp pujiyono mengungkapkan, di kawasan pujon disiapkan 11 titik pengungsian, antara lain di waskerda, kopsae, kantor desa pandesari, kantor kecamatan, polsek, masjid pujon, kantor desa pujon kidul, padepokan ilmu sejati, rumah sas pandesari, barat kantor desa pandesari, kantor desa ngroto dan kantor desa ngabab.
“semua pengungsi dari ngantang namun penduduk pujon tidak mengungsi,” katanya.
sementara kondisi di pujon pada saat hujan debu, jarak pandang hanya satu meter sedang di ngantang lebih parah lagi, debu menutup aspal jalan setebal kurang lebih 20 cm.
di daerah itu juga banyak rumah rusak karena tidak kuat menahan timbunan debu, bahkan ada yang rusak karena terkena jatuhan batu.
kondisi ngantang sendiri sepi ditinggal penghuninya mengungsi.
warga yang memiliki ternak sapi pun meninggalkannya dan hingga jumat (14/2/2014) sore, hujan debu masih terjadi.



terkait    #siapkan, 12 titik, pengungsi

berita terkait: gunung kelud meletus



penumpang citilink pilih refund





penulis: iksan fauzi

editor: wahjoe harjanto






tweet

Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com

Korban Jatuh dari Atap Akhirnya Meninggal




Korban Jatuh dari Atap Akhirnya Meninggal
Korban Jatuh dari Atap Akhirnya Meninggal






surya online, blitar - misirin, warga rt 1 rw 16 desa penataran, kecamatan nglegok, kabupaten blitar, yang jatuh dari atap saat membersihkan pasir akhirnya tewas.
misirin meninggal dunia saat dalam perjalanan menuju puskesmas penataran.

"korban meninggal dalam perjalanan ke puskesmas," kati anggota sar mahameru, orin, yang mengantar korban.
dikatakannya, korban mengalami luka di kepala bagian belakang.
ketika diketahui korban sudah tidak bernyawa, keluarga meminta agar mayat korban dibawa pulang ke rumah.
"keluarga meminta agar korban dibawa pulang ke rumah saja," ujarnya.
sebelumnya, misirin, terjatuh saat membersihkan pasir di atap rumahnya, jumat (14/2/2014).
misirin pingsan dengan luka di kepala belakang.
petugas dari sar membawa misirin ke puskesmas penataran.



terkait    #gunung kelud, pengungsian, sms, kediri

berita terkait: kelud meletus



surabaya masih akan diguyur hujan abu hingga sore hari


abu vulkanik penuhi jalan protokol kota madiun


hujan abu kelud capai ampenan ntb


pemprov jatim siapkan 182 titik pengungsian


gubernur jatim instruksikan radius 10 km dari puncak steril





penulis: samsul hadi

editor: yoni






tweet

Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com

Sabtu, 25 Januari 2014

TKI Banyuwangi Meninggal di Taiwan









surya online, banyuwangi - jenazah agus suryanto (35), tenaga kerja indonesia (tki) asal banyuwangi yang meninggal dunia di taiwan karena serangan jantung tiba di banyuwangi, sabtu (25/1/2014), pukul 8.
00 wibagus warga dusun simbar, desa tampo, kecamatan cluring, kabupaten banyuwangi tewas karena serangan jantung di taiwan, selasa (14/1/2014), sekitar jam delapan malam waktu setempat.
jenazah agus sempat tertahan 10 hari di taiwan karena menunggu proses administrasi dan baru diterbangkan, jumat (24/1/2014), didampingi istrinya dina mariana (35) dan tiba di surabaya sekitar pukul 24.
00 wib.
dina yang juga bekerja di taiwan bercerita, suaminya yang bekerja di pabrik baja sempat mengeluh capek karena selama tujuh hari berturut-turut mendapat sif malam.
"suami sempat cerita kecapean.
saya sempat minta almarhum untuk ke dokter dan nggak usah kerja dulu," katanya.
dina yang sudah tiga tahun bekerja di taiwan menambahkan, komunikasi terakhir dengan suaminya terjadi pukul dua siang, dan sempat ingin mengantar suaminya ke dokter, namun hal itu tidak bisa dilakukannya karena lokasi mereka berjauhan.
"sekitar jam 8 malam saya mendapat kabar suami saya meninggal dan dokter rumah sakit menjelaskan kalau jantung suami saya tidak bekerja normal,"  terang dina.
kendati sudah bisa membawa pulang suaminya, dina merasa kecewa dengan agen yang memberangkatkan suaminya ke taiwan karena biaya pemulangan dibebankan pada asuransi yang diterima almarhum suaminya.
"yang saya tahu, tenaga kerja ilegal saja saat meninggal biayanya kepulangannya gratis, tapi suami saya yang lewat jalur resmi biayanya di potong dari asuransi.
kan sama saja dibebankan kepada kami," jelas ibu dari farel (6) dan falen (4) itu.
sementara itu, alam sudrajat kepala dinas sosial tenaga kerja dan transmigrasi (dinsosnakertrans) banyuwangi langsung menyerahkan santunan kepada keluarga agus.
"untuk almarhum agus kami akan terus mengusahakan agar hak-haknya, seperti asuransi segera diberikan kepada keluarga," jelas alam.



terkait    #tki banyuwangi meninggal di taiwan

penulis: wahyu nurdiyanto

editor: wahjoe harjanto






tweet

Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com

Senin, 05 Agustus 2013

Dianiaya, Ria Meninggal di Tangan Majikan









surya online, landak - ester ria (32), tki asal desa selange kecamatan meranti, kabupaten landak, kalimantan barat akhirnya meninggal di rsud landak, sabtu (3/8/2013).
ria sempat dirawat dua hari, akibat  dianiaya majikan di malaysia.

dokter jaga rsud, dr leonardo mengatakan menurut diagnosis yang dilakukan, korban mengalami traumatic brain injury atau cedera pada otak permanen.
"di tubuh korban sudah tak terhitung-hitung luka lebam-lebam dan bekas sundutan api rokok," kata dr leonardo.

tak hanya mengalami kekerasan fisik, janda satu anak ini juga mengalami depresi berat.
setelah visum dilakukan atas permintaan keluarga, menurut dr leo tidak ditemukan adanya tindakan upaya pemaksaan pemerkosaan pada korban.
"luka lebam-lebam yang ada di tubuh korban sangat banyak, tak terhitung.
selain itu juga ada bekas luka bakar kecil di tangan, yang tidak diketahui penyebabnya," katanya.

menurutnya, korban tidak kooperatif saat diberikan tindakan awal di igd rsud lantaran mengalami depresi dan trauma berat.
"maka kita putuskan untuk dirawat," ujarnya.

visum terhadap jasad ester disaksikan oleh pihak keluarga korban, petugas dari polsek ngabang, petugas dinas sosnakertrans landak, dan pengamat hukum landak, henok lafu.

lusiana, adik ester yang datang langsung ke rsud, hanya bisa meratapi jasad korban saat divisum di rsud landak.
dia mengaku sangat sedih, tak menyangka menemui ester hanya dalam kondisi tinggal jasad.
"kami sangat sedih, ini rasanya tak mampu kenapa-kenapa lagi.
ini anaknya belum tahu kalau mamanya sudah meninggal.
anaknya tinggal di desa anjongan, tempat abang saya.
kalau tahu pasti kasihanlah," katanya.

ia menuturkan, adiknya adalah janda yang memiliki satu anak bernama olive (7) dan baru kelas 1 sd di anjongan.
kepergiannya ke malaysia sebagai tki tanpa diketahui oleh anggota keluarga.
"tahun lalu kita dapat informasi kalau dia ini kerja sebagai karyawan di supermarket di malaysia.
setiap dua bulan dia pulang ke anjongan, untuk ngasih nafkah pada anaknya," ujarnya.

"adik saya ini orangnya pendiam dan sangat bertanggung jawab, karena selain menanggung nafkah anaknya, dia juga sempat biayai adiknya kuliah sampai wisuda di perguruan tinggi swasta yang ada di anjongan," imbuh lusiana.

lusiana menuturkan, dia sempat mendengar kabar kalau adik kandungnya itu memiliki ibu angkat yang bertempat tinggal di entikong.
sementara itu, kakak ipar almarhumah, rogerius deni, menambahkan bahwa sesaat sebelum meninggal, korban sempat beberapa kali menangis dan mengisyaratkan tanda salib.
"sesaat ketika masih dirawat, dia ini ndak bisa bicara dan kenal sama orang.
cuma bisa teriak bilang jangan, sakit, dan tidak," ungkapnya singkat.

henok lafu, pengamat hukum landak yang juga tokoh pemuda landak, berharap proses hukum tetap berjalan meski ester telah meninggal.
"terus terang kita sangat prihatin atas peristiwa yang dialami oleh ester.
kita berharap, aparat terkait tangani serius kasus ini.
kenapa kita harapkan proses hukum tetap dilanjutkan? karena masih ada hak-haknya sebagai warga negara, selain juga mencegah nasib yang sama terjadi pada tki-tki kita," katanya.

henok menjelaskan, harapan ini sesuai amanah dalam undang-undang nomor 39 tahun 2004 tentang penempatan dan perlindungan tenaga kerja indonesia di luar negeri.
amanah ini terutama pada pasal 5 dan pasal 6, yang sangat jelas dan tegas menunjukkan bahwa hal ini merupakan tanggung jawab pemerintah melalui instansi dan lembaga terkait.



Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com

Kamis, 01 Agustus 2013

Mantan Pemain Timnas Ritham Madubun Meninggal Dunia




Mantan Pemain Timnas Ritham Madubun Meninggal Dunia
Mantan Pemain Timnas Ritham Madubun Meninggal Dunia






surya online, jakarta — mantan pemain tim nasional indonesia era tahun 1990-an yang juga mantan bintang persipura, ritham madubun, meninggal dunia pada kamis (1/8/2013) dini hari wib.
pemain yang memulai karier di persipura jayapura itu dikabarkan wafat, setelah cukup lama menderita penyakit stroke.

meninggalnya ritham hanya berselang beberapa jam setelah persipura memastikan juara indonesia super league (isl) 2012-13.
saat masih aktif bermain sepak bola, ritham madubun juga pernah berseragam persija jakarta.

selain itu ia juga pernah main di psm makassar, persikota tangerang, pelita jaya, psps pekanbaru, persima manado, dan persitara jakarta utara.
selain menjadi duka buat klub yang pernah ia bela, ini juga duka buat publik sepak bola indonesia.

kabar wafatnya ritham madubun beredar luas di jejaring sosial twitter pada kamis dini hari.
salah satunya ditulis oleh akun milik fans klub persija jakarta, @jakonline.

“turut berduka cita atas meninggalnya ritham madubun, eks pemain persija,” demikian kicauan di akun @jakonline.

sementara itu di timnas indonesia, ia pernah tampil di ajang piala asia 1996 dan pra-piala dunia tahun 1997.
ritham madubun lahir di kepulauan kai, maluku tenggara, pada tanggal 1 april 1971.

ritham mempunyai seorang istri yang bernama endang setiawati arief dan 4 orang anak yaitu fariz ritham madubun, tisa’a aprilla ritham madubun, ning rienda ritham madubun, dan resha chiero maldini ritham madubun.


Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com

Jumat, 26 Juli 2013

Pria Ini Meninggal Saat Jadi Imam Sholat di Masjid




Pria Ini Meninggal Saat Jadi Imam Sholat di Masjid
Pria Ini Meninggal Saat Jadi Imam Sholat di Masjid






laporan wartawan pos belitung edi
surya online, belitung -- h anwar, warga jalan sambas no 14 rt 03 rw 04 air ketekok kelurahan lesung batang tanjungpandan meninggal dunia saat menjadi imam sholat isya di masjid nurul huda tanjungpandan, kamis (25/7/2013) malam.
suwandi, makmum yang sholat berada tepat di belakang anwar mengatakan inilah kehendak-nya.
ia bersama jamaah lainnya, tidak menduga hal ini terjadi.
pada awal sholat anwar sama sekali tidak memperlihatkan keanehan.
ia membacakan ayat suci al qur'an dengan lancar.
pada rakaat kedua saat itu anwar melakukan tahiyat awal.
disaat makmum turut duduk tahiyat dan membaca bacaan sholat, anwar tiba-tiba kembali sujud.
"kami kan fokus membaca bacaan sholat.
namun beliau sujud, dan terdengar suara seperti ngorok.
saya pribadi memutuskan membatalkan sholat.
dan menyentuh, makmum disamping kiri untuk menggantikan posisi imam.
sementara saya membopong beliau ke pinggir.
jamaah lainnya, terus sholat," papar suwandi.
saat dibawa ke pinggir, suwandi melihat anwar masih bernapas.
kemudian, ada jamaah lain yang membantu dengan memberikan bantuan pernapasan buatan.
"beliau muntah.
dan bersamaan itu, mobil datang kemudian dibawa ke rumah sakit.
tidak berapa lama, kami sholat ada kabar beliau meninggal dunia.
subhanallah," ungkap suwandi.
anak anwar yang terlihat sedih mengaku tidak mendapatkan firasat apapun atas kejadian ini.
"gak ada.
tapi bapak ada penyakit jantung, darah tinggi, hipertensi," ujar laki-laki berambut keriting dan mengenakan jaket ini.


Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com

Sabtu, 01 Juni 2013

Pria Ini Meninggal di Teras Masjid RSI Jemursari Surabaya








surabaya - otong umar tarras (45) warga jl siwalankerto i surabaya ditemukan meninggal dunia dalam keadaan bersujud di teras masjid rsi (rumah sakit islam) jl jemursari surabaya, sabtu (1/6/2013).
diduga, pria yang juga pernah bekerja di stikes jl a yani surabaya ini meninggal dunia karena serangan jantung ketika sedang berada di masjid.
"dugaannya, korban terkena serangan jantung.
namun, petugas masih melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi dan membawa jenazah korban ke kamar jenazah rsud dr soetomo untuk memastikan semuanya," kata kanit reskrim polsek wonocolo akp nur suhut kepada sabtu (1/6/2013).
korban datang ke rsi jemursari untuk  nyambangi kerabatnya yang sedang sakit dan dirawat di sana.
 kebetulan, pagi itu sedang ada kegiatan pengajian di masjid rsi jemursari.
pertama yang mengetahui peristiwa ini adalah sumarkum, warga rungkut dan ali fathoni asal sidang isomukti rawajitu, lampung yang juga sedang di lokasi.
keduanya sempat melihat korban merintih kesakitan saat duduk di teras masjid.
"menurut dua saksi tersebut, korban terus merintih kesakitan sampai menangis.
bahkan, sampai bersujud untuk menahan sakitnya tersebut," sambung nur suhud.
begitu diperiksa, ternyata korban sudah dalam keadaan tidak bernyawa dalam posisi bersujud di teras masjid tersebut.
 
Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Kamis, 09 Mei 2013

Guru Meninggal Gara-gara Tersedak Hot Dog




Guru Meninggal Gara-gara Tersedak Hot Dog
Guru Meninggal Gara-gara Tersedak Hot Dog





chicago - seorang guru yang berusia 28 tahun, maureen oleskewics, menghembuskan nafas terakhir setelah ia tersedak hot dog saat menyaksikan pertandingan tim baseball chicago cubs di wirgley field, chicago, dan jantungnya berhenti berdenyut secara mendadak.
maureen oleskiewicz --guru di sekolah menengah independence junior high school di palos heights-- adalah penggemar chicago cubs.
maureen dan adik lelakinya, martin oleskiewicz bersiap menyaksikan pertandingan chicago cubs dari tempat duduk di stadion pada ahad (5/5/2013), ketika peristiwa mengerikan itu terjadi.
maureeen tiba-tiba tersedak dan jatuh di antara barisan bangku stadion, demikian laporan di http://sports.
yahoo.
com/blogs/mlb-big-league-stew --yang dipantau antara di jakarta, kamis pagi.
sang adik, martin, mulanya mengira kakak perempuannya bercanda.
namun saat lagu nasional dikumandangkan, beberapa petugas melakukan pernafasan buatan pada kakaknya.
chicago tribune, dengan mengutip keterangan martin (23), melaporkan, "tak ada tanda ia tertekan.
ia cuma terjatuh secara mendadak.
"martin menggoyangkan kepalanya saat mengenang betapa ia cuma bisa berdiri, tak berdaya, saat seorang perawat di antara kerumunan penonton dan petugas medis menekan dada kakaknya, kata harian tersebut.
"mereka mengatakan nadinya tidak berdenyut.
tak ada harapan.
"martin dan beberapa orang lagi yang memberi pertolongan tidak tahu maureen tersedak hot dog dan tak bisa bernafas.
maureen segera dibawa ke illinois masonic hospital --yang berada tak jauh dari lapangan pertandingan baseball, kata chicago tribune.
tapi itu sudah terlambat buat maureen, tambahnya.
mesin rumah sakit membuat maureen tetap bernafas sampai selasa (7/5/2013), cukup lama bagi dia untuk menyumbangkan organ tubuhnya.
chicago sun-times melaporkan ibu maureen, margaret, "diberi tahu jantung putrinya akan disumbangkan kepada seorang anak perempuan yang berusia 14 tahun dan sangat memerlukan jantung donor".
mungkin perlu waktu lama, kata media amerika serikat itu, untuk mengetahui sepenggal berita positif yang bisa membuat senang keluarga oleskiewicz mengenai kondisi organ tubuh anggota keluarga tercinta mereka.
"rasanya tak bisa dipercaya ia sudah tidak bersama kami," kata margaret oleskiewicz mengenai putrinya itu.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Sabtu, 04 Mei 2013

Kelelahan, Pamit Istirahat, Sucipto Bablas Meninggal








surabaya - pasar keputran surabaya digegerkan kematian seorang tukang becak yang biasa mangkal di pasar tersebut, jumat (3/5/2013).
korban adalah sucipto (55), tukang becak asal jl kalibokor surabaya.
ia ditemukan sudah tidak bernyawa di atas becaknya yang terparkir di tengah keramaian pasar.
mulanya, korban berpamitan tidur setelah kelelahan lantaran sejak pagi banyak sekali muatan.
namun, saat dibangunkan dia sudah tidak bisa lagi.
begitu diperiksa, ternyata dia sudah meninggal dunia.
peristiwa ini kemudian dilaporkan ke polsek tegalsari.
polisi pun langsung ke lokasi kejadian usai menerima laporan tersebut.
selain memeriksa jenazah korban, petugas juga melakukan olah tkp dan memeriksa sejumlah saksi di sekitar lokasi.
"menurut keterangan dari teman-temannya, korban memang sejak pagi banyak sekali penumpangnya.
dugaan sementara, ia kelelahan hingga akhirnya meninggal dunia saat tidur di atas becaknya," kata kapolsek tegalsari kompol arif mukti.
selain itu, sambung kapolsek, dari keterangan sejumlah rekannya, selama ini korban juga mengeluh bahwa memiliki penyakit jantung.
"untuk memastikan semua, korban dikirim ke kamar jenazah rsud dr soetomo guna memastikan penyebab kematiannya," tambahnya.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com