surya online, surabaya - minggu ini akan menjadi masa paling menegangkan bagi 59 pemain tim futsal pra pon jatim.
pasalnya, jumlah 59 tersebut akan dikerucutkan menjadi 20 pemain yang nantinya akan menjalani pemusatan latihan daerah (puslatda).
sebelum mengerucutkan menjadi 20 pemain, 59 pemain ini akan diberikan pemantapan materi basic skill tahap akhir, kamis-sabtu (17-19/7/2014).
basic skill ini diberikan selama tiga minggu dan minggu ini adalah minggu terakhir dan diakhiri dengan pencoretan pemain.
manajer tim futsal pra pon jatim, dimas kurniawan, mengungkapkan, dalam mengerucutkan jumlah pemain, tentunya dimas memiliki sejumlah kriteria yang harus ada pada masing-masing pemain.
"pemain harus memiliki attitude yang baik," tegas dimas, kamis (17/7/2014).
sebagus-bagunya skill pemain tapi jika tidak ditunjang dengan attitude yang baik, maka pemain seperti ini tidak bakal terjaring dalam pengerucutan pemain.
hal seperti ini juga pernah diungkapkan pelatih andri irawan.
menurut andri, pemain yang terlibat kericuhan di liga futsal amatir (lfa) jatim langsung dicoret dalam komposisi tim futsal pra pon jatim.
ditambahkan dimas kurniawan, selain attitude yang baik, pemain juga harus memiliki disiplin yang tinggi.
kedisiplinan tak hanya ketika dalam lapangan pertandingan tapi juga harus tampak di luar lapangan pertandingan.
"dan yang tak kalah penting adalah pemain harus memiliki visi dan misi bermain futsal yang terarah jelas," pungkas dimas.
tim futsal pra pon jatim dipersiapkan untuk pon xix/2016 di jabar.
sebelum tampil di pon, jatim harus melewati babak kualifikasi yang rencananya akan digeber 2015.
tim ini dibesut andri irawan yang merupakan mantan pelatih timnas futsal indonesia.
andri dibantu tiga asisten pelatih, ambar supriyanto, eko m purbo dan agus himawan.
terkait#pemain, futsal pra pon jatim, jalani, seleksi akhi
baca juga
rudi tata ulang stamina pemain persema
persegres tidak memaksa pemain untuk bermain
neymar raih bola emas
harga para pemain bayern munchen meroket
inilah enam pemain kandidat peraih bola emas
penulis: eko darmoko
editor: wahjoe harjanto
tweet
Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com