Halaman

Tampilkan postingan dengan label Nama. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Nama. Tampilkan semua postingan

Minggu, 20 Juli 2014

Inilah Nama 20 Pemain Futsal Pra PON Jatim




Inilah Nama 20 Pemain Futsal Pra PON Jatim
Inilah Nama 20 Pemain Futsal Pra PON Jatim






surya online, surabaya – rangkaian seleksi tim futsal pra pon jatim telah usai.
sebanyak 20 pemain terjaring dalam seleksi yang digelar di berbagai daerah di jawa timur.
keputusan final terkait 20 nama pemain ini ditentukan di gool futsal surabaya, sabtu (19/7/2014) malam.
sebelum mendapatkan 20 nama ini, pelatih andri irawan beserta asistennya menggelar seleksi di beberapa daerah di jawa timur.
tercatat ada ratusan pemain yang ikut seleksi.
kemudian, dari seluruh seleksi didapati sebanyak 59 pemain.
selanjutnya, dari 59 dikerucutkan menjadi 37 pemain dan akhirnya didapati 20 pemain yang akan mengikuti pemusatan latihan daerah (puslatda).
sebanyak 20 pemain ini dirinci 16 pemain dan empat sisanya adalah penjaga gawang.
berikut nama-nama pemain yang lolos seleksi dan ikut puslatda.
 1.
andika ricky (surabaya)2.
fandy ‘monte’ hidayat (sidoarjo)3.
gusti dian (surabaya)4.
yunus saputra (surabaya)5.
roni firmansyah (sidoarjo)6.
agus maulana (gresik)7.
m fiqih alwi (sidoarjo)8.
argi yuga (malang)9.
hendri febri (banyuwangi)10.
erwan yonas (kediri)11.
danang pramudya (bondowoso)12.
septian ‘caca’ dwi candra (sidoarjo)13.
m fahrizal (jombang)14.
imam syafi’i (blitar)15.
bramantyo (sidoarjo)16.
ach qodiri (banyuwangi) penjaga gawang1.
lucky darmawan (gresik)2.
solehuddin al ayubi (sidoarjo)3.
herman (banyuwangi)4.
uli akbar (malang) 




berita terkait: futsal puslatda jatim



kualitas pemain sudah menyebar di jatim


pemain tersisa punya potensi berkembang


22 pemain tergusur





penulis: eko darmoko

editor: heru pramono






tweet

Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com

Senin, 05 Agustus 2013

DPC PKB Usulkan Empat Nama Wakil Ketua DPRD ke DPP




DPC PKB Usulkan Empat Nama Wakil Ketua DPRD ke DPP
DPC PKB Usulkan Empat Nama Wakil Ketua DPRD ke DPP






surya online, surabaya - dpc pkb surabaya memastikan dua dari empat anggota dprd yang akan diusulkan menduduki jabatan wakil ketua dprd menggantikan musyafak rouf.
ini sesuai dengan instruksi dari dpp pkb soal pengisian jabatan wakil ketua dprd surabaya periode 2009-2014.

ketua dpc pkb surabaya, syamsul arifin mengatakan, dari keempat anggota dprd surabaya kecuali m syaifi dari pkb yakni masduki thoha, mazlan mansyur, m na'im ridwan, dan musrifah akan diseleksi semua untuk diusulkan ke dpp pkb yang akan melakukan pengkajian kembali calon wakil ketua dprd surabaya.

"dari dpp nantinya akan ada dua nama yang direkom untuk diusulkan menjadi wakil ketua dprd setelah dipilih salah satu oleh dpc pkb," kata syamsul arifin usai acara harlah pkb dpc kota surabata, minggu (4/8/2013).

dijelaskan syamsul, usulan keempat nama sebagai calon wakil ketua dprd surabaya dari dpc pkb akan dilakukan secepatnya dua hari usai lebaran.
dengan demikian nama-nama itu segera diproses oleh dpp pkb sehingga bisa secepatnya posisi jabatan wakil ketua dprd dari pkb bisa terisi.

"ini semua demi amanat yang diberikan rakyat kepada pkb agar tidak terus terbengkelai," ucap syamsul.

memang, diakui syamsul, pihaknya pernah membuat skoring untuk nama-nama calon wakil ketua dprd dari pkb.
akan tetapi skoring tersebut hanya sebagian kecil dari pertimbangan menduduki jabatan wakil ketua dprd surabaya.
ini dikarenakan masih ada sejumlah pertimbangan dari dpc maupun dpp pkb untuk menentukan siapa calon wakil ketua tersebut.

"untuk itu, saat ini hingga usai lebaran dpc akan bekerja keras menggodok usulan nama calon wakil ketua dprd surabaya," tutur syamsul arifin.


Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com

Jumat, 02 Agustus 2013

TPI Puger Hanya Nama Padahal Punya Potensi Dahsyat









surya online, jember - meski dikenal dengan nama tempat pelelangan ikan (tpi) puger, rupanya tpi yang berada di dalam kompleks pelabuhan perikanan pantai (ppp) puger itu tidak berfungsi sebagai tempat untuk melelang ikan.
los tpi puger hanya digunakan sebagai tempat jual beli ikan.
padahal tpi itu sudah berdiri sejak 10 tahun lalu.

kepala dinas peternakan, perikanan dan kelautan puger (perikel) mahfud afandi mengakui kalau tpi puger sudah terbentuk.
tpi merupakan unit pelaksana teknis (upt) yang berada di bawah dinas perikel jember.
sementara ppp merupakan milik pemerinta provinsi jawa timur.

"tpi sudah terbentuk, bahkan merupakan upt kami.
tetapi memang fungsi tpi belum terjadi atau belum terlaksana," ujar mahfud kepada surya, kamis (1/8/2013).

teknis pelelangan ikan, lanjut mahfud, tidak hanya sekedar jual beli antara nelayan dan pedagang.
dalam sistem lelang, nelayan memasukkan ikan kepada petugas tpi untuk dicatat, ditimbang kemudian dimasukkan dalam pelelangan.
pembeli yang hendak membeli harus melalui proses lelang harga.

pembeli yang memenangkan lelang membayar ke kasir upt tpi, untuk kemudian uangnya diserahkan kepada nelayan.
dalam proses lelang ikan inilah, pemkab mendapatkan pemasukan untuk pendapatan asli daerah (pad).

"karena nelayan dan pedagang ditarik retribusi, itu bisa jadipemasukan untuk pad.
selama ini yang terjadi memang hanya jual beli biasa.
dan jual belinya hanya antara nelayan dan pengambek saja," tutur mahfud.

pengambek merupakan juragan ikan yang banyak memodali nelayan, baik untuk biaya operasional melaut, pembuatan kapal bahkan sampai biaya pendidikan akan nelayan.
  nelayan bisa utang kepada pengambek.
sebagai cara mengembalikan pinjaman, nelayan harus menjual ikan kepada pengambek.
harga ikan ditentukan oleh pengambek.
dan pengambek juga mengambil jasa penjualan untuk setiap keranjang ikan.



Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com

Jumat, 14 Juni 2013

Nama Wartawan Ini Dicatut Terima Dana Kematian Rp 22 Juta








batu - laporan penggunaan dana kematian bagian kesejahteraan masyarakat dan rakyat (kesra) pemerintah kota (pemkot) batu mencatut nama endik junaedi, wartawan duta masyarakat (dumas) yang biasa meliput di kantor pemkot batu.
dalam laporan kesra, endik tercatat menerima dana kematian sebesar rp 22 juta untuk tahun 2012.
saat dikonfirmasi, endik membantahnya.
bahkan, endik yang juga ketua forum komunikasi wartawan batu (fkwb) ini menduga kesra asal main catut.
"saya sempat kaget ketika nama saya tertera dilaporan kesra telah menerima dana kematian sebesar rp 22 juta," ujar endik yang juga pengurus pwi malang ini kepada jumat (14/6/2013).
hal itu diketahui ketika ada beberapa pegawai inspektorat pemkot batu mendatangi kantor fkwb.
di kantor fkwb, pegawai inspektorat itu tidak ketemu endik, lalu mendatangi ke rumah orang tuanya di kawasan pesanggrahan kota batu.
"karena belum ketemu saya, akhirnya saya sendiri yang mendatangi kantor inspektorat," ujarnya sembari gelisah.
sementara itu bagian kesra pemkot batu membantah pihaknya kalau membuat laporan hanya main catut nama.
"kita tidak main catut nama.
hanya saja, pihak inspektorat yang salah mengambil data.
itu tidak benar kalau ada wartawan ada yang ambil dana kematian," kata badrus, kasubag kemasyarakatan bagian kesra batu.
sekedar diketahui, setiap warga miskin di kota batu yang meninggal dunia akan diberi bantuan dana kematian sebesar rp 1 juta.
untuk tahun 2012 lalu bagian kesra sebagai leading sektor dana kematian mendapatkan anggaran sebesar rp 300 juta.
 
Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Rabu, 15 Mei 2013

PDIP Tak Permasalahkan Dua Nama Pengganti Wawalikota Surabaya








surabaya - pdip surabaya menyatakan siap memenuhi dan mengajukan dua nama calon pengganti wakil walikota surabaya.
hal itu jika undang undang nomor 12 tahun 2008 tentang pemerintahan daerah tidak lagi mentolerir usulan satu nama calon saja sebagai pengganti wakil walikota surabaya.
ketua fraksi pdip dprd surabaya, syaifudin zuhri mengatakan, bagi pdip keharusan mengusulkan dua nama calon wawalikota itu tidak menjadi persoalan.
pada dasarnya, nama kader lain selain whisnu sakti buana di pdip yang bisa diajukan sebagai calon wawalikota surabaya cukup banyak.
"tentu kami akan lakukan verifikasi secara internal partai terlebih dahulu sebelum diusulkan ke kpu untuk diberkas dan diverifikasi lagi," kata syaifudin zuhri di dprd surabaya, rabu (15/4/2013).
namun sebelumnya, fpdip dan dpc pdip surabaya akan melakukan pengkajian terhadap uu dan pp terkait pergantian wakil kepala daerah atau wawalikota.
apakah uu tersebut betul menyebutkan usulan dua nama calon pengganti wawalikota tanpa ada batasan usulan minimal atau maksima.
artinya, dalam uu langsung disebut dua usulan nama calon wawalikota sekaligus.
"maka dari itu, nanti setelah ada pengkajian soal uu menyangkut pergantian wakil kepala daerah tentu kami akan sampaikan sikap resmi pdip," ucap syaifudin.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Rabu, 17 April 2013

Dari Individu, Nama Indonesia Berkibar di Pentas Dunia








news analisysoleh andreas bastedoketua jurusan visual communication universitas ciputra surabaya surabaya - di masa awalnya, sebuah industri lebih dulu mengenali nama negara lebih dulu.
ini barang bagus karena made in japan.
seperti itu misalnya.
lalu, zaman berubah lagi, dimana industri mengenali nama perusahaannya dulu.
"oh, ini lebih bagus, karena yang bikin ibm.
"tapi kini kedua era itu mulai habis.
ini saatnya individu unjuk gigi, karena industri lebih mengenal kepada siapa yang membuatnya.
apple misalnya, diakui atau tidak, banyak digilai karena faktor steve jobs, sebagai salah satunya.
dari individu-individu kuat seperti chris lie, dan chris lie-chris lie lain lah, nama indonesia akan berkibar di pentas dunia.
kembali ke fungsi pemerintah.
pemerintah seharusnya menyadari potensi ini sejak awal.
pemerintah bertindak sebagai fasilitator para industri kreatif.
tugas mereka mengenalkan pelaku industri kreatif ke tingkat formal.
kalaupun tidak bisa saat ini, maka dukunglah para pelaku industri yang sekarang sedang menggapai masa kebesarannya.
promosikan hingga mampu menjadi perusahaan besar.
in the end, pada ujungnya, merekalah yang membantu pemerintah dengan mengurangi angka pengangguran.
juga menjadi sebuah hal yang harus disiapkan, adalah apa yang dilakukan oleh lingkungan akademik kita.
tugas sekolah, seyogyanya adalah menyiapkan para pelaku industri kreatif seperti mereka.
tidak menyiapkan calon karyawan, tapi menyiapkan mereka yang mampu menyerap tenaga kerja.
menyiapkan mereka yang mampu membawa nama indonesia berkibar di mancanegara.
dan yang tak kalah penting, mentalitas masyarakat kita mungkin juga menjadi satu penyebab mengapa industri kreatif seharusnya bisa berkembang lebih tinggi lagi.
kita sering salah kaprah dalam menyebut apa talent atau bakat itu.
banyak orang mengonotasikan talent itu adalah keterampilan orang menggunakan tangannya.
menggambar, melukis, atau memahat patung.
padahal, tidak demikian.
bukankah mengumpulkan banyak orang itu adalah salah satu dari talent?maka dari itu, semua orang pada dasarnya punya bakat.
hanya, sekarang, tinggal bagaimana menempatkan bakat itu ke industri yang tepatterakhir, keberadaan teknologi khususnya internet di masa sekarang, tidak bisa dilepaskan dari eksistensi para pelaku industri kreatif.
di era sekarang, siapa yang bisa mengoptimalkan internet, merekalah yang akan menjadi pemenang.
internet menjadi kendaraan mereka dalam membentuk komunitas, lewat berbagai media sosial, dan segala eksistensinya.
(ab)
Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Rabu, 20 Maret 2013

Timwas Kantongi Nama Kunci Dari Anas Urbaningrum








jakarta - tim pengawas kasus century dpr telah mengantongi sejumlah nama kunci dari tim kecil yang pernah ditugaskan untuk menemui mantan ketua umum partai demokrat anas urbaningrum di kediamannya, jalan teluk langsa, duren sawit, jakarta timur.
"kita sudah memiliki sejumlah nama kunci, tetapi belum bisa diungkap sekarang," kata anggota timwas century dpr bambang soesatyo di jakarta, kamis (21/3/2013).
bambang juga menyebutkan pihaknya telah mendapatkan sejumlah dokumen yang tengah diverifikasi dan divalidasi.
    namun, ketika dikonfirmasi terkait sejumlah nama kunci dan dokumen tersebut, bambang masih enggan menyebutkan siapa dan dari latarbelakang apa.
    dia mengatakan berdasarkan hasil rapat pleno, timwas telah memutuskan tidak hanya fokus pada perburuan aset tetapi juga fokus pada aliran dana.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Pendapat IPW Soal Laporan Pencemaran Nama Baik Ibas




Pendapat IPW Soal Laporan Pencemaran Nama Baik Ibas
Pendapat IPW Soal Laporan Pencemaran Nama Baik Ibas





jakarta - indonesia police watch (ipw) menghargai laporan edhi baskoro yudhoyono atau ibas ke polisi perihal julianis yang dituduh sekjen partai demokrat itu telah mencemarkan nama baiknya, namun ipw meminta polisi tidak perlu menindaklanjutinya.
"sebab pokok pangkal persoalannya adalah kasus dugaan korupsi wisma atlet dan hambalang yang saat ini sedang ditangani komisi pemberantasan korupsi (kpk)," kata ketua ipw neta s pane di jakarta, kamis.
julianis sendiri adalah saksi kunci dalam kasus korupsi itu.
dia adalah orang kepercayaan tersangka nazaruddin yang mengatur struktur keuangan grup permai milik mantan bendahara dpp partai demokrat tersebut, katanya.
"selain itu, dalam bap, julianis juga mengakui telah mengirim uang ke sejumlah pihak atas perintah bosnya.
jadi, apa yang diungkapkan julianis adalah kapasitasnya sebagai saksi di kpk," kata neta.
ipw mendesak polri tidak perlu menindaklanjuti laporan itu sampai kasusnya di kpk jelas.
"jika tetap ngotot menangani pengaduan ibas berarti polri telah melakukan tiga hal negatif.
pertama, polri bisa dianggap sudah mengkriminalisasi saksi kunci kpk," kata neta.
kedua, polri bisa dinilai ingin ikut campur dalam kasus korupsi yang sedang ditangani kpk.
ketiga, polri bisa dinilai telah diperalat pihak tertentu untuk membungkam saksi kunci kpk dalam kasus wisma atlet dan hambalang yang diduga melibatkan banyak pihak, kata neta lagi.
dia mendesak lembaga perlindungan saksi dan korban (lpsk) turun tangan melindungi para saksi kunci dalam kasus wisma atlet dan hambalang.
"sehingga kasus mega korupsi ini bisa terungkap terang benderang," kata neta.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com