Halaman

Tampilkan postingan dengan label Tes. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tes. Tampilkan semua postingan

Jumat, 16 Mei 2014

Dindik Magetan Lakukan Tes Urine









surya online, magetan-dinas pendidikan (dindik) kabupaten magetan akan berlakukan tes urine untuk seluruh guru di jajarannya.
hal ini terkait tertangkapnya hanik richa rahmawati (26) bukan anik yuliani guru sdn plangkrongan ii, kecamatan poncol, kabupaten magetan yang dididuga sebagai pengedar sabu.
"kita tidak ingin kecolongan, kita akan lakukan tes urine.
guru harus bebas narkoba,"kata kepala dinas pendidikan (kadindik) kabupaten magetan bambang trianto kepada surya, jumat (16/5/2014).
menurut bambang, dindik baru mengetahui tertangkapnya hanik richa rahmawati atau populer dipanggilan vera vernanda guru yang mengajar di sdn plangkrongan ii, poncol ini oleh polisi karena terlibat jaringan peredaran narkoba, jumat (16/5/2014) pagi, setelah mendapat surat pemberitahuan dari polres magetan.
"sebenarnya menurut kepala uptd poncol, vera ini sudah sering diperingatkan.
tapi tetap saja mengulangi,"kata kadindik bambang trianto.
karena itu, bambang akan melakukan kegiatan tes urine bebas narkoba ini secara kontinyu kepada seluruh guru dijajarannya.
"ini mengagetkan saya dan jajaran di dindik.
dan ini bukan contoh yang baik.
guru sd, ibu guru lagi, jadi pengedar narkoba,"kata bambang sambil geleng-geleng kepala.
bila nanti ditemukan tes urine guru positif mengandung narkoba, pihaknya akan koordinasi dengan polres dan rumah sakit bagi penderita ketergantungan narkoba,"kalau ada yang positif, kita konsultasi dengan polisi, paling tidak di rawat di rumah sakit penderita ketergantungan obat,"jelas pria berkumis tebal ini.
  dijelaskan bambang, sesuai surat yang dikirim polres magetan, hanik richa rahmawati alias vera vernanda ini ditangkap polisi satreskoba magetan rabu (14/5) malam, sekitar pukul 00.
30 di depan spbu maospati tepatnya jl raya mospati - solo.
penangkapan vera vernanda ini setelah ada salah seorang pembelinya yang terlebih dahulu ditangkap polisi.
dari hasil pengembangan pemeriksaan, sabu yang ditemukan dari tersangka sebelumnya berasal dari vera vernanda ini.
vera vernanda ditangkap polisi saat berada di warung depan spbu maospati, dalam penangkapan itu polisi berhasil menemukan sabu satu kantong plastik klip seberat 0.
14 gram.
setelah ditangkap satreskoba polres magetan, vera vernanda langsung diperiksa dan ditahan di mapolres setempat.
"dindik masih menunggu proses hukum dia (hanik richa rahmawati), bagaimana ketetapan hukum yang diterimanya dari pegadilan negeri (pn),"kata bambangtapi yang jelas, tingkah laku vera vernanda sebagai guru sd sangat tidak baik untuk suri tauladan anak didiknya yang masih berada di pendidikan dasar.
"kalau tahu gurunya seperti itu, bagaimana kita menjawabnya.
gurunya saja pengedar sabu, bagaimana muridnya,"kata bambang seraya mengibaratkan guru kencing berdiri, murid kencing berlari.
"kita memberikan contoh sedikit tidak baik, murid kita akan jauh berbuat tidak baik.
makanya ibu guru yang satu ini harus diberikan sanksi tegas,"katanya.
kepala badan kepegawaian daerah kabupaten magetan yang dikonfirmasi lewat telepon selulernya, mengaku belum menerima tebusan surat itu dari dinas pendidikan maupun kepolisian.
"kita belum tahu, tapi kalau itu benar kita menunggu hasil putusan tetap pengadilan negeri (pn),"kata kepala bkd kabupaten magetan suko winardi kepada surya, jumat (16/5).
sesuai peraturan kepegawaian, pns yang terlibat kasus pidana kalau sampai di vonis penjara selama empat tahun.
"makanya kita menunggu saja inkrah (putusan tetap) pengandilan,"kata mantan kepala bagian humas pemkab magetan ini.





baca juga



kepala sekolah di kota malang ikuti tes urine






editor: satwika rumeksa






tweet

Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com

Dindik Magetan Lakukan Tes Urine









surya online, magetan-dinas pendidikan (dindik) kabupaten magetan akan berlakukan tes urine untuk seluruh guru di jajarannya.
hal ini terkait tertangkapnya hanik richa rahmawati (26) bukan anik yuliani guru sdn plangkrongan ii, kecamatan poncol, kabupaten magetan yang dididuga sebagai pengedar sabu.
"kita tidak ingin kecolongan, kita akan lakukan tes urine.
guru harus bebas narkoba,"kata kepala dinas pendidikan (kadindik) kabupaten magetan bambang trianto kepada surya, jumat (16/5/2014).
menurut bambang, dindik baru mengetahui tertangkapnya hanik richa rahmawati atau populer dipanggilan vera vernanda guru yang mengajar di sdn plangkrongan ii, poncol ini oleh polisi karena terlibat jaringan peredaran narkoba, jumat (16/5/2014) pagi, setelah mendapat surat pemberitahuan dari polres magetan.
"sebenarnya menurut kepala uptd poncol, vera ini sudah sering diperingatkan.
tapi tetap saja mengulangi,"kata kadindik bambang trianto.
karena itu, bambang akan melakukan kegiatan tes urine bebas narkoba ini secara kontinyu kepada seluruh guru dijajarannya.
"ini mengagetkan saya dan jajaran di dindik.
dan ini bukan contoh yang baik.
guru sd, ibu guru lagi, jadi pengedar narkoba,"kata bambang sambil geleng-geleng kepala.
bila nanti ditemukan tes urine guru positif mengandung narkoba, pihaknya akan koordinasi dengan polres dan rumah sakit bagi penderita ketergantungan narkoba,"kalau ada yang positif, kita konsultasi dengan polisi, paling tidak di rawat di rumah sakit penderita ketergantungan obat,"jelas pria berkumis tebal ini.
  dijelaskan bambang, sesuai surat yang dikirim polres magetan, hanik richa rahmawati alias vera vernanda ini ditangkap polisi satreskoba magetan rabu (14/5) malam, sekitar pukul 00.
30 di depan spbu maospati tepatnya jl raya mospati - solo.
penangkapan vera vernanda ini setelah ada salah seorang pembelinya yang terlebih dahulu ditangkap polisi.
dari hasil pengembangan pemeriksaan, sabu yang ditemukan dari tersangka sebelumnya berasal dari vera vernanda ini.
vera vernanda ditangkap polisi saat berada di warung depan spbu maospati, dalam penangkapan itu polisi berhasil menemukan sabu satu kantong plastik klip seberat 0.
14 gram.
setelah ditangkap satreskoba polres magetan, vera vernanda langsung diperiksa dan ditahan di mapolres setempat.
"dindik masih menunggu proses hukum dia (hanik richa rahmawati), bagaimana ketetapan hukum yang diterimanya dari pegadilan negeri (pn),"kata bambangtapi yang jelas, tingkah laku vera vernanda sebagai guru sd sangat tidak baik untuk suri tauladan anak didiknya yang masih berada di pendidikan dasar.
"kalau tahu gurunya seperti itu, bagaimana kita menjawabnya.
gurunya saja pengedar sabu, bagaimana muridnya,"kata bambang seraya mengibaratkan guru kencing berdiri, murid kencing berlari.
"kita memberikan contoh sedikit tidak baik, murid kita akan jauh berbuat tidak baik.
makanya ibu guru yang satu ini harus diberikan sanksi tegas,"katanya.
kepala badan kepegawaian daerah kabupaten magetan yang dikonfirmasi lewat telepon selulernya, mengaku belum menerima tebusan surat itu dari dinas pendidikan maupun kepolisian.
"kita belum tahu, tapi kalau itu benar kita menunggu hasil putusan tetap pengadilan negeri (pn),"kata kepala bkd kabupaten magetan suko winardi kepada surya, jumat (16/5).
sesuai peraturan kepegawaian, pns yang terlibat kasus pidana kalau sampai di vonis penjara selama empat tahun.
"makanya kita menunggu saja inkrah (putusan tetap) pengandilan,"kata mantan kepala bagian humas pemkab magetan ini.





baca juga



kepala sekolah di kota malang ikuti tes urine






editor: satwika rumeksa






tweet

Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com

Dindik Magetan Lakukan Tes Urine









surya online, magetan-dinas pendidikan (dindik) kabupaten magetan akan berlakukan tes urine untuk seluruh guru di jajarannya.
hal ini terkait tertangkapnya hanik richa rahmawati (26) bukan anik yuliani guru sdn plangkrongan ii, kecamatan poncol, kabupaten magetan yang dididuga sebagai pengedar sabu.
"kita tidak ingin kecolongan, kita akan lakukan tes urine.
guru harus bebas narkoba,"kata kepala dinas pendidikan (kadindik) kabupaten magetan bambang trianto kepada surya, jumat (16/5/2014).
menurut bambang, dindik baru mengetahui tertangkapnya hanik richa rahmawati atau populer dipanggilan vera vernanda guru yang mengajar di sdn plangkrongan ii, poncol ini oleh polisi karena terlibat jaringan peredaran narkoba, jumat (16/5/2014) pagi, setelah mendapat surat pemberitahuan dari polres magetan.
"sebenarnya menurut kepala uptd poncol, vera ini sudah sering diperingatkan.
tapi tetap saja mengulangi,"kata kadindik bambang trianto.
karena itu, bambang akan melakukan kegiatan tes urine bebas narkoba ini secara kontinyu kepada seluruh guru dijajarannya.
"ini mengagetkan saya dan jajaran di dindik.
dan ini bukan contoh yang baik.
guru sd, ibu guru lagi, jadi pengedar narkoba,"kata bambang sambil geleng-geleng kepala.
bila nanti ditemukan tes urine guru positif mengandung narkoba, pihaknya akan koordinasi dengan polres dan rumah sakit bagi penderita ketergantungan narkoba,"kalau ada yang positif, kita konsultasi dengan polisi, paling tidak di rawat di rumah sakit penderita ketergantungan obat,"jelas pria berkumis tebal ini.
  dijelaskan bambang, sesuai surat yang dikirim polres magetan, hanik richa rahmawati alias vera vernanda ini ditangkap polisi satreskoba magetan rabu (14/5) malam, sekitar pukul 00.
30 di depan spbu maospati tepatnya jl raya mospati - solo.
penangkapan vera vernanda ini setelah ada salah seorang pembelinya yang terlebih dahulu ditangkap polisi.
dari hasil pengembangan pemeriksaan, sabu yang ditemukan dari tersangka sebelumnya berasal dari vera vernanda ini.
vera vernanda ditangkap polisi saat berada di warung depan spbu maospati, dalam penangkapan itu polisi berhasil menemukan sabu satu kantong plastik klip seberat 0.
14 gram.
setelah ditangkap satreskoba polres magetan, vera vernanda langsung diperiksa dan ditahan di mapolres setempat.
"dindik masih menunggu proses hukum dia (hanik richa rahmawati), bagaimana ketetapan hukum yang diterimanya dari pegadilan negeri (pn),"kata bambangtapi yang jelas, tingkah laku vera vernanda sebagai guru sd sangat tidak baik untuk suri tauladan anak didiknya yang masih berada di pendidikan dasar.
"kalau tahu gurunya seperti itu, bagaimana kita menjawabnya.
gurunya saja pengedar sabu, bagaimana muridnya,"kata bambang seraya mengibaratkan guru kencing berdiri, murid kencing berlari.
"kita memberikan contoh sedikit tidak baik, murid kita akan jauh berbuat tidak baik.
makanya ibu guru yang satu ini harus diberikan sanksi tegas,"katanya.
kepala badan kepegawaian daerah kabupaten magetan yang dikonfirmasi lewat telepon selulernya, mengaku belum menerima tebusan surat itu dari dinas pendidikan maupun kepolisian.
"kita belum tahu, tapi kalau itu benar kita menunggu hasil putusan tetap pengadilan negeri (pn),"kata kepala bkd kabupaten magetan suko winardi kepada surya, jumat (16/5).
sesuai peraturan kepegawaian, pns yang terlibat kasus pidana kalau sampai di vonis penjara selama empat tahun.
"makanya kita menunggu saja inkrah (putusan tetap) pengandilan,"kata mantan kepala bagian humas pemkab magetan ini.





baca juga



kepala sekolah di kota malang ikuti tes urine






editor: satwika rumeksa






tweet

Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com

Kamis, 27 Juni 2013

Carlos Tevez Tiba di Italia dan Tes Medis 27 Juni




Carlos Tevez Tiba di Italia dan Tes Medis 27 Juni
Carlos Tevez Tiba di Italia dan Tes Medis 27 Juni





milan - carlos tevez telah tiba di italia terkait transfernya dari manchester city ke juventus, rabu (26/6/2013).
sebelumnya kedua klub dikabarkan telah sepakat dengan harga jual pemain berusia 29 tahun itu yang bisa sebesar 15 juta euro atau sekitar 194 miliar rupiah.
carlos tevez telah mendarat di bandara malpensa, milan, pada pukul 15.
17 waktu setempat.
striker manchester city tersebut akan menjalani tes medis pada kamis (27/6/2013), seperti dikutip dari football italia.
tevez diyakini akan menandatangani kontrak dengan durasi tiga tahun.
kontrak itu senilai 5,5 juta euro (71 miliar rupiah) per musim setelah dikenai pajak.
meski tevez akan menjalani tes medis, tetapi belum ada konfirmasi resmi dari kedua klub yang berkepentingan.
jadi masih ada kemungkinan proses transfer menemui hambatan atau bahkan batal terjadi.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Rabu, 12 Juni 2013

Hari Ini, Tiga Cagub Jatim Jalani Tes Kesehatan








surabaya -  tiga bakal pasangan calon (paslon) gubernur-wakil gubernur jatim menjalani tes kesehatan, rabu (12/6/2013) hari ini, di rsu graha amerta, surabaya.
ketiganya, adalah pasangan bambang dh-said abdullah yang diusung pdip.
  lalu pasangan khofifah indar parawansa-herman s sumawiredja yang diusung pkb, pkpi, pkpb, dan pmb serta dua partai, pk dan ppnui yang dukungannya masih dinyatakan bermasalah alias tidak memenuhi syarat (tms).
kemudian pasangan eggi sudjana-muhammad sihat yang maju lewat jalur independen.
komisioner kpu jatim agus fauzi mahfudz mengatakan, tes kesehatan untuk masing-masing dari tiga bakal paslon cagub-cawagub digelar selama dua hari, pada 12-13 juni 2013.
sedangkan untuk bakal paslon yang belum, yakni soekarwo-saifullah yusuf (karsa) akan menjalani tes kesehatan pada 17-18 juni nanti.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Selasa, 11 Juni 2013

Tes Belum Tuntas, KONI Jatim Launching Puslatda




Tes Belum Tuntas, KONI Jatim Launching Puslatda
Tes Belum Tuntas, KONI Jatim Launching Puslatda





surabaya - kendati belum menuntaskan tes bagi atlet, pemusatan latihan daerah (puslatda) jatim 100/iii resmi diluncurkan.
koni jatim secara resmi melaunching puslatda di gor sudirman, surabaya, selasa (11/6/2013) siang.
sejatinya, program diproyeksikan menyongsong pon xix/2016 jawa barat ini belum sepenuhnya bisa dijalankan.
pasalnya tahap awal proses seleksi puslatda jatim 100/iii yang meliputi tes fisik, kesehatan dan psikologi, untuk menjaring 400 atlet dari 40 cabang olahraga (cabor) baru berjalan sekitar 30 persen.
ketua umum koni jatim, erlangga satriagung menjelaskan, peluncuran program puslatda 100/iii sebelum tuntasnya proses seleksi ini semata-mata untuk memberikan semangat kepada atlet dan pelatih.
"kami ingin menunjukkan kalau program puslatda ini tidak main-main, tidak asal-asalan," kata erlangga, selasa (11/6/2013).
saat ini, koni jatim terus menjadwalkan proses seleksi dan tes lanjutan bagi atlet yang belum melakukan tahapan tersebut.
seperti diketahui, koni jatim  melibatkan dua perguruan tinggi.
yakni, universitas negeri surabaya (unesa) dan universitas airlangga (unair) surabaya.
targetnya, proses seleksi program puslatda jatim 100/iii selesai pada akhir juli nanti.
 erlangga menerangkan, banyak manfaat yang bisa diambil dengan dilibatkannya ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) dalam pogram puslatda jatim 100/iii.
diantaranya cidera atlet bisa diketahui sejak dini.
"ada atlet yang mengalami cidera, ini pelatihnya saja tidak tahu karena cidera dalam.
sampai sekarang sudah ada 6 cabor yang atletnya cidera," terang erlangga.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Minggu, 09 Juni 2013

Pilwali Mojokerto: Plong Dinyatakan Lolos Tes Kesehatan








mojokerto - sejumlah bakal pasangan calon wali kota mojokerto saat ini dinyatakan telah lolos tes kesehatan.
di tahapan pencalonan pilwali mojokerto ini sempat berembus khabar bahwa akan ada beberapa calon yang terkendala dalam segi kediapan kesehatan ini.
makanya, begitu mereka dinyatakan lolos tes kesehatan dengan mengantongi form bb5, mereka mengaku plong.
sejumlah pasangan calon kini lego.
seperti yang dialami pasangan bakal calon walikota mojokerto, mas'ud yunus-suyitno (my).
pihak my tampak paling berbahagia lantaran telah dinyatakan lolos tes kesehatan.
salah satu pasangan ini, yakni mas'ud yunus sempat berembus khabar perlu pendalaman tes kesehatan.
"alhamdulillah, kami lolos tes kesehatan.
artinya, selama lima tahun mendatang kami siap dan kuat  memimpin kota mojokerto dari sisi kesehatan.
siap jasmani dan rohani, " kata suyitno, jago pdip, minggu (9/6/2013).
sebelumnya, masud yunus yang juga wakil walikota setempat diduga harus masuk tahapan pendalaman tes kesehatan.
artinya perlu tes kesehatan kedua di graha amerta, rsu dr soetomo surabaya.
khabarnya ditemukan gangguan kesehatan dengan penanganan intensif.
namun, mas'ud yang dikenal dengan sebutan yai ini lolos.
sampai saat ini belum ada keterangan resmi dari enam pasangan calon, siapa di antara mereka yang tak lolos.
berkembang wacana bahwa dari enam bakal pasangan calon ini, tiga di antaranya melakukan pendalaman.
namun setelah pendalaman, mereka akhirnya diloloskan dan berhak atas form bb5.
salah satu bakal pasangan calon wali kota lain yang menyatakan diri lolos kesehatan adalah ayub busono-mulyadi (abdi).
"kami sejak awal sudah yakin bahwa tes kesehatan pasti lolos.
kami tinggal menunggu ditetapkan sebagai pasangan calon walikota oleh kpud," kata mulyadi, jago dari kolaisi demokrat-pan.
tes kesehatan sebagai penutup tahapan pendaftaran bakal calon walikota akan ditandai dengan penyerahan form bb5.
sesuai jadwal di kpud, penyerahan ini akan berlangsung mulai 24 juni 2013 sampai 7 juli 2013.
mulyadi yang juga ketua dprd setempat mengatakan pihaknya juga siap melengkapi form bb5 ke kpud.
pasangan abdi ini dan pasangan my telah menyatakan kesiapan penutupan pendaftaran calon.
sayang, sampai saat ini belum ada konfirmasi langsung empat bakal pasangan calon yang lain.
namun menguat bahwa semua bakal calon lolos tes kesehatan.
tes kesehatan dilakukan kpud dengan menunjuk rsu dr soetomo (graha amertha) sebagai pelaksana atas keputusan ikatan dokter indonesia (idi) setempat.
enam bakal pasangan calon walikota dites.
yakni my, abdi, achmad rusyad maanfaluti-risdy harintoko (ardi), drajat stariaji-yanto (dy), hendro suwono-warsito (noto), serta iwan-edy (ied).
penyerahan form bb5 oleh tim dokter sempat molor dari jadwal seharunya pada 5 juni 2013.
pihak kpud menepis bahwa molornya pengumuman ini dikarenakan karena pendalaman.
tapi ketua tim dokter dinyatakan tengah mengikuti kegiatan di luar pulau.
komisioner kpu kota mojokerto mahadiyanto sukartika yang merupakan pokja pencalonan pemilukada mengatakan bahwa berkas hasil pemeriksaan kesehatan diserahkan langsung kepada setiap calon.
tim dokter yang menyerahkan form bb5 untuk dibawa ke kpud.
"kami tinggal menunggu berkasnya dikembalikan sesuai jadwal," katanya.
bagi kpud, tes kesehatan adalah tes untuk mengetahui kesiapan kesehatan jasmani dan rohani calon.
dan ini sifatnya privasi.
tak ada tembusan mengenai hasilnya.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Kamis, 16 Mei 2013

Pembunuh Ibu Kandung Jalani Tes Tulis di RS Bhayangkara Surabaya




Pembunuh Ibu Kandung Jalani Tes Tulis di RS Bhayangkara Surabaya
Pembunuh Ibu Kandung Jalani Tes Tulis di RS Bhayangkara Surabaya





surabaya - supardi, pelaku pembunuhan terhadap ibu kandungnya sendiri, akiyah, warga bangkingan timur ii surabaya masih terus menjalani tes kejiwaan di rs bhayangkara surabaya, kamis (16/5/2013).
dalam tes lanjutan ini, sejak pagi bapak satu anak itu menjalani tes tulis di ruang observasi rumah sakit milik polri yang berada di jl a yani surabaya.
dengan didampingi seorang perawat rumah sakit dan seorang petugas kepolisian, supardi menjawab satu persatu soal tertulis yang disodorkan padanya.
"ada 566 soal yang harus dijawab.
tapi, dia diperbolehkan istirahat kalau capek," kata jojo, perawat yang menangani tes tulis supardi.
dijelaskan, tes tulis ini berisi tentang biodata dan profil dirinya.
selain itu, juga pertanyaan-pertanyaan tertulis seputar kehidupan sehari-sari pria yang bekerja sebagai tukang bangunan ini.
jika dalam pemeriksaan sebelumnya, supardi selalu didampingi istrinya, siti rohmawati, kali ini sang istri tidak nampak mendampinginya untuk mengerjakan soal-soal dalam tes kejiwaan tersebut.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com