Halaman

Tampilkan postingan dengan label Kelud. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kelud. Tampilkan semua postingan

Selasa, 10 Juni 2014

Aliansi Warga Kelud Demo Menuntut Dibentuk BPBD




Aliansi Warga Kelud Demo Menuntut Dibentuk BPBD
Aliansi Warga Kelud Demo Menuntut Dibentuk BPBD






surya online, kediri - ribuan massa aliansi warga kelud (awk) unjuk rasa mendesak pemkab kediri segera membentuk badan penanggulangan bencana daerah (bpbd).
massa yang menjadi korban erupsi gunung kelud itu menilai pemkab kediri lamban membentuk bpbd, selasa (10/6/2014).
warga korban erupsi gunung kelud itu meminta ditemui langsung bupati kediri dr haryanti sutrisno.

"bupati sebagai kepala daerah yang bertanggung jawab terhadap nasib rakyatnya," tandas orator.
massa akan menolak ditemui pejabat selain bupati kediri dr haryanti sutrisno.
"kami hanya minta ditemui bupati karena pejabat yang menentukan kebijakan," tegasnya.
hanya saja meski massa sudah berorasi satu jam lebih belum ada tanda-tanda bupati mau menemui massa.
"kami minta bpbd segera dibentuk supaya mudah dalam mengelola dana bantuan bencana di kabupaten kediri," tegas azis qoharudin, ketua awk.





berita terkait: breaking news



kh idris marzuki pengasuh ponpes lirboyo wafat


perampok brankas dan truk tewas ditembak polisi


seorang mahasiswa terjatuh dari lantai 4 kampus ubaya


komunitas pecinta lingkungan demo di polrestabes surabaya


wali kota risma dilaporkan ke polda jatim terkait kbs





penulis: didik mashudi

editor: heru pramono






tweet

Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com

Jumat, 07 Maret 2014

Korban Kelud Kepala Pecah Tidak Dapat Bantuan Biaya Pengobatan




Korban Kelud Kepala Pecah Tidak Dapat Bantuan Biaya Pengobatan
Korban Kelud Kepala Pecah Tidak Dapat Bantuan Biaya Pengobatan






surya online, kediri-erupsi gunung kelud masih menyisakan duka yang mendalam bagi pasangan suami istri karmini (58) dan suaminya tekad (68).
warga desa plosokidul, kecamatan plosoklaten, kabupaten kediri ini saat meletusnya gunung kelud tertimpa atap teras rumahnya sehingga mengalami luka parah di bagian kepala.
luka yang dialami karmini dan tekad memang sudah sembuh, namun kedua korban dampak erupsi gunung kelud itu sampai saat ini masih belum mendapatkan bantuan apapun dari pemerintah.
biaya pengobatan di rumah sakit bagi korban gunung kelud yang digembar gemborkan gratis ternyata tetap dipungut biaya.
pasangan suami istri ini tertimpa atap teras rumahnya yang runtuh karena tak mampu menahan hujan pasir, material vulkanik gunung kelud.
saat itu keduanya ingin menyelamatkan diri, tapi belum sempat dievakuasi sudah keburu tertimpa atap teras rumahnya.
korban tidak sempat menghindar saat atap teras yang digunakannya berteduh roboh.
balok kayu atap teras itu menimpa kedua korban sehingga mengalami luka parah.
malahan tekad, suaminya sempat pingsan akibat tertimpa balok kayu.
"saat masih hujan pasir, saya dan istri sempat ketakutan di dalam rumah.
  kami berdua memilih berteduh di emperan teras, tapi tiba-tiba atapnya roboh, kami tidak sempat menghindar," jelas tekad di rumahnya, jumat (7/3/2014).
sementara karmini, meski tidak pingsan, menderita luka robek di bagian kepalanya.
tekad juga mengalami luka parah di kepala bagian belakang dan pinggangnya.
kedua korban sempat berteriak minta tolong sehingga tetangga berdatangan.
korban kemudian dibawa ke rs baptis kota kediri untuk mendapat pertolongan medis.
luka di bagian kepala karmini mendapatkan 36 jahitan.
sementara tekad kepala hanya mendapatkan 3 jahitan saja.
kedua korban dampak erupsi gunung kelud itu, harus menjalani rawat inap selama 11 hari di rumah sakit.
"saya tidak tahu siapa yang menolong, tahu-tahu sudah di rumah sakit," ujar tekad.
menurut penjelasan tekad, rawat inapnya menghabiskan biaya rp 24,7 juta.
tentu saja kedua korban kaget karena biayanya sangat mahal.
pasutri itu sempat kebingungan membayar biaya perawatan  sehingga harus menjual sapi milik anaknya.
"biaya rumah sakit mencapai rp 24,7 juta, uang yang saya punya hanya rp 2,7 juta.
terpaksa sapi anak saya yang dijual untuk menutupi biayanya, tapi hanya laku rp 7 juta.
sehingga kami masih punya utang di rs baptis rp 15 juta," jelas tekad.
biaya pengobatan bagi korban dampak erupsi gunung kelud yang kabarnya digratiskan pemerintah ternyata hanya isapan jempol.
selama kami dirawat di rumah sakit hingga saat ini, tidak satupun pihak pemerintah mengurusinya.
musibah yang menimpa keluarga tekad sebenarnya telah dilaporkan kepada perangkat desa.
namun laporan korban sejauh ini masih belum ada tindaklanjutnya.
karmini sendiri mengaku masih merasakan pusing akibat luka di bagian kepalanya.
"kepala saya masih pusing, saya belum berani pulang ke rumah, lebih baik sementara di rumah anak saya," tutur karmini.
sementara humas rs baptis, diyah eruwati saat dikonfirmasi menjelaskan korban karmini dan tekad memang pernah rawat inab di rs baptis.
total biaya yang harus ditanggung pasien sebesar rp 27 juta.
sementara kedua korban masih membayar sekitar rp 5 juta.
pihak rumah sakit telah mengupayakan keringanan pada kementrian kesehatan, namun sampai saat ini masih belum ada realisasinya.
"pasien sudah dipulangkan, sekarang sudah diupayakan untuk mengurus keringanan biaya ke kementerian kesehatan," jelasnya.





googletag.
cmd.
push(function() { googletag.
display('div-surya-article-bottom-signature'); });

Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com

Senin, 24 Februari 2014

Tim UB Data Rumah Rusak Korban Gunung Kelud




Tim UB Data Rumah Rusak Korban Gunung Kelud
Tim UB Data Rumah Rusak Korban Gunung Kelud






surya online, kediri-tim dari fakultas teknik universitas brawijaya (ub) mulai melakukan pendataan jumlah rumah rusak akibat terdampak erupsi gunung kelud.
saat ini tim masih melakukan pendataan di empat kecamatan terdampak yakni kecamatan puncu, kepung, ngancar dan plosoklaten.
"menurut data tim dari satlak kabupaten  kediri jumlah rumah rusak lebih dari 17.
000 unit.
namun rumah yang rusak itu sekarang masih terus diverifikadi tim dari universitas brawijaya malang," ungkap drs masykuri,mm ketua satlak penangulangan bencana dan pengungsi (pbp), senin (24/2/2014).
dijelaskan masykuri, tim dari ub yang akan menentukan tingkat kerusakan rumahnya.
tim ini melibatkan sekitar 76 orang personel mulai melakukan pendataan sejak sabtu (22/2/2014).
"sekarang tim masih melakukan pendataan di kecamatan kepung dan puncu," tambahnya.
sementara data sementara rumah yang rusak parah di kabupaten kediri tercatat 8.
622 rumah, 5.
426 rusak sedang dan 5.
088 rusak ringan.
letusan gunung kelud juga mengakibatkan 166 ruang kelas rusak berat, 52 ruang rusak sedang dan 176 ruang kelas  rusak ringan.
sementara perbaikan rumah dan fasilitas umum di desa-desa terdampak terus dilakukan personel tni yang diterjunkan di kabupaten kediri.
salah satu contohnya personel tni telah memperbaiki pipa air yang rusak terkena letusan gunung kelud.
pipa yang mengalirkan air bersih bagi warga di laharpang ini sudah berhasil disambungkan lagi.
"warga laharpang sekarang sudah dapat menikmati air bersih," ungkap letkol inf heriyadi, dandim 0809 kediri.
pasukan tni sejak hari pertama pasca erupsi sudah mulai melakukan karya bakti dengan membersihkan pasir di jalan-jalan protokol, tempat ibadah dan sejumlah fasilitas umum.
rencananya desa-desa terdampak erupsi gunung kelud dengan kerusakan paling parah yang mendapatkan prioritas perbaikan.




baca juga



bau belerang panikkan warga lereng kelud





penulis: didik mashudi

editor: satwika rumeksa






tweet

Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com

Sabtu, 22 Februari 2014

Puncak Kelud Hujan, Warga Diminta Siaga




Puncak Kelud Hujan, Warga Diminta Siaga
Puncak Kelud Hujan, Warga Diminta Siaga






surya online, kediri - masyarakat yang tempat tinggalnya dilalui aliran sungai yang berhulu di gunung kelud dihimbau untuk semakin waspada.
pasalnya, kawasan puncak gunung kelud kembali diguyur hujan lebat, sabtu (22/2/2014) sore.
"masyarakat yang tinggal di sekitar sungai yang berasal dari gunung kelud agar waspada karena di atas gunung kelud mulai turun hujan dan berpotensi adanya lahar hujan," himbau adi suwignyo, seksi informasi dan penerangan satlak penanggulangan bencana dan pengungsi, sabtu (22/2/2014).
sesuai ramalan cuaca pada akhir februari hingga awal maret diprediksi bakal sering turun hujan di kawasan gunung kelud.
hujan deras berpotensi membawa serta sisa material letusan gunung kelud.
sebelumya, data gunung kelud hingga sabtu (22/2/2014), cuaca cerah, angin tenang, suhu udara 22.
5, kelembaban 79 persen.
gunung kelud terlihat jelas, teramati kepulan asap sekitar 300 meter, warna asap putih tebal, condong ke arah timur laut.



terkait    #gunung kelud

berita terkait: kelud meletus



8.
122 korban kelud masih bertahan di pengungsian


debu vulkanik bikin subur setelah lima tahun


marinir tni al tembus kawah kelud


semen indonesia kirim kendaraan khusus


korban letusan gunung kelud digratiskan berobat





penulis: didik mashudi

editor: titis jati permata






tweet

Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com

Rabu, 19 Februari 2014

Inilah Wajah Baru Gunung Kelud




Inilah Wajah Baru Gunung Kelud
Inilah Wajah Baru Gunung Kelud






surya online, kediri - teka teki bentuk  terbaru gunung kelud pasca mengalami erupsi, akhirnya terjawab.
bentuknya berubah total dari memiliki kubah lava sekarang telah tertutup total material batu dan pasir vulkanik.
dari layar monitor cctv di pos pantau desa sugihwaras, selasa (18/2/2014) terlihat latar belakang gunung sumbing masih berdiri tegak.
namun puncak gunung sumbing dengan kawah gunung kelud, sudah tidak terpaut jauh.
dari material pasir dan batu yang menutupnya, sudah tidak terlihat lagi anak tangga menuju ke kawah dan kubah lava.
demikian pula anak tangga menuju pos pantau, juga sudah tidak terlihat lagi.
terowongan yang biasa dilewati wisatawan menuju ke kubah lava diperkirakan sudah tertutup penuh material sisa letusan.
insiden komander bencana gunung kelud letkol inf heriyadi ikut menyaksikan foto penampakan pertama gunung kelud menyebutkan, pasca letusan gunung kelud telah berubah total dari bentuk aslinya.
warung dan areal lahan parkir dipastikan sudah dipenuhi tumpukan material sisa letusan.
menurut dr surono, kepala badan geologi kementeriam esdm pasca mengalami erupsi, telah mengubah total bentuk gunung kelud.
"setelah letusan kubah lavanya telah hilang," jelasnya.
selain itu, diperkirakan gunung kelud akan kembali ke bentuk awalnya yakni gunung api yang memiliki danau kawah di puncaknya.
penampakan pertama gunung kelud ini setelah petugas berhasil memperbaiki kamera monitor cctv yang dipasang dari radius 5 km dari puncak.
menurut kepala pvmbg hendrasto, satu alat lama ternyata masih dapat berfungsi dengan baik.
sehingga saat ini ada tiga alat pemantau di gunung kelud yang dapat dioperasikan.




berita terkait: kelud meletus



polisi bantah motor dan truk hanyut


cctv rekam foto terbaru kelud


kantor pos minta pelanggan maklum bencana


warga penasaran wajah baru kelud


unair terjunkan tim medis ke kelud





penulis: didik mashudi

editor: adi agus santoso






tweet

Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com

Senin, 17 Februari 2014

Hari Ini, BRI Unit di Sekitar Gunung Kelud Kembali Beroperasi




Hari Ini, BRI Unit di Sekitar Gunung Kelud Kembali Beroperasi
Hari Ini, BRI Unit di Sekitar Gunung Kelud Kembali Beroperasi






surya online, surabaya - kantor bank bri unit di sekitar gunung kelud sudah beroperasi kembali, senin (17/2/2014).
sebelumnya, pada jumat (14/2/2014) lalu, sejumlah kantor unit bri ditutup operasionalnya akibat erupsi gunung kelud, kamis (13/2/2014) malam.
kantor yang tutup itu antara lain bri unit wates, brumbung dan ngancar (wilayah kantor cabang kediri).
  sedangkan di kantor cabang sutoyo, malang, bri unit yang ditutup adalah bri unit kasembon, ngantang dan pujon.
"hari ini sudah dibuka semua, kecuali kanca pare karena kemarin atapnya jebol jadi masih diperbaiki.
besok kanca pare mungkin sudah bisa beroperasi lagi," ujar sekretaris perusahaan pt bank bri tbk muhammad ali kepada surya online, senin (17/2/2014).
meskipun sudah beroperasi, masih ada gangguan seperti lambannya jaringan telekomunikasi untuk administrasi perbankan.
terkait kredit yang diberikan bri kepada debitur di sekitar kelud, ali mengatakan masih belum melakukan identifikasi.
"masih belum melakukan identifikasi untuk para debitur, menunggu kondisi normal dulu," lanjut ali.



terkait    #bri   #gunung kelud

berita terkait: kelud meletus



sby kunjungi pengungsi korban gunung kelud di kediri


pasang lagi dua alat pemantau gunung kelud


bulog salurkan beras tanggap bencana 55 ton


normal, intensitas kegempaan di gunung anak krakatau


selasa, bandara adisucipto yogyakarta kembali beroperasi





penulis: sri wahyunik

editor: titis jati permata






tweet

Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com

Sabtu, 15 Februari 2014

Hujan Deras Bersihkan Abu Kelud









surya online, lamongan - hujan yang mengguyur lamongan sejak dua hari ini sangat membantu warga membersihkan abu vulkanik letusan gunung kelud yang menempel di rumah-rumah, sabtu (15/2/2014).
"alhamdulillah, ternyata ada hujan deras yang mengguyur lamongan.
tidak perlu repot-repot membersihkan debu," ungkap rohman warga jalan pahlawan kecamatan kota, sabtu (15/2/2014).
kini wilayah lamongan suhunya cukup sejuk setelah diguyur hujan.
tidak nampak masyarakat membersihkan abu di pelataran maupun atap rumah setelah disapu air hujan.
sementara para pengguna jalan yang sedang melintas di semua ruas jalan, baik dalam kota maupun di perkampungan tidak lagi mengenakan masker, seperti jumat (14/2/2014).



terkait    #gunung bromo, masih, status, waspada

baca juga



warga banjiri aliran lahar


warga lereng kelud lari kocar-kacir


sehari mengangkut 5 pikap abu


gunung bromo masih status waspada





penulis: hanif manshuri

editor: wahjoe harjanto






tweet

Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com

Gunung Kelud Tetap Berstatus Awas




Gunung Kelud Tetap Berstatus  Awas
Gunung Kelud Tetap Berstatus Awas






surya online, jakarta - walaupun aktivitas vulkanik gunung kelud cenderung ada tren menurun, badan nasional penanggulangan bencana, bnpb menyatakan gunung kelud masih "berstatus awas".
menurut bnpb, masyarakat juga tetap dilarang keras memasuki radius 10km dari puncak gunung kelud.
"radius 10 km harus kosong dari aktivitas masyarakat," demikian keterangan resmi bnpb dalam situs resminya, sabtu (15/02/2014) siang.
pemantauan yang dilakukan bnpb pada pukul 06.
00 pagi, gunung kelud mengeluarkan asap putih abu-abu dengan tekanan sedang yang ketinggiannya mencapai 3.
000m.
mereka juga masih mencatat adanya tremor.
"tremor hembusan 1- 2.
5 mm," tulis bnpb dalam situsnya.
sementara itu, tim sar nasional terus melakukan penyisiran di dalam radius 10km untuk terus melakukan evakuasi terhadap pengungsi serta mencari kemungkinan ada korban meninggal dunia.
"sampai saat ini, kami belum menemukan korban meninggal [lagi] atau yang terjebak di zona bahaya," kata direktur operasi basarnas, brigjen tni tatang zainudin, saat dihubungi wartawan bbc indonesia, heyder affan, melalui telepon, sabtu (15/02/2014) siang.
butuh masker dan mobil tangkioperasi penyisiran ini dilakukan juga untuk memastikan agar masyarakat tidak memasuki radius 10km.
"kami melakukan patroli untuk memastikan tidak ada warga yang menerabas larangan itu," kata humas basarnas, hernanto.
kepala bnpb, syamsul maarif, mengatakan, pihaknya telah memerintahkan pengerahan 2.
500 personil tni dan polri untuk membersihkan jalan di wilayah kediri, dengan didukung alat berat.
sejumlah laporan, warga secara swadaya juga membersihkan jalan dan atap rumah-rumah mereka.
menurut bnpb, saat ini masyarakat membutuhkan masker, alat-alat untuk membersihkan abu pasir di jalan, serta kehadiran mobil tangki air.
letusan gunung kelud pada kamis (13/02/2014) kemarin, tiga orang dilaporkan tewas.




berita terkait: kelud meletus



wisata keraton jogjakarta ditutup sementara


bandara juanda dibuka lagi pada 18.
00 wib


kegiatan belajar mengajar pengungsi kelud tetap berlangsung


penerbangan el tari-juanda masih lumpuh


bandara adi soemarmo masih ditutup






editor: heru pramono






tweet

Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com

Jumat, 14 Februari 2014

Gubernur Jatim Langsung Pimpin Penanganan Bencana Kelud




Gubernur Jatim Langsung Pimpin Penanganan Bencana Kelud
Gubernur Jatim Langsung Pimpin Penanganan Bencana Kelud






surya online,surabaya - gubernur jawa timur, soekarwo langsung menuju kabupaten kediri, jumat (14/2/2014) pagi.
orang nomor satu di jatim tersebut menuju lokasi di sekitar erupsi gunung kelud, untuk memastikan kondisi yang terjadi di lapangan"beliau akan memimpin penanganan  bencana yang dilakukan oleh badan penanggulangan bencana daerah (bpbd) bersama aparat dan berbagai stakeholders serta elemen masyarakat lainnya," ujar wakil gubernur jatim, saifullah yusuf.
saat ini, gubernur soekarwo, kata gus ipul sudah tiba di kabupaten kediri.



terkait    #kelud, siaga

berita terkait: kelud meletus



bandara juanda kacau balau, penumpang terlantar


delapan korban dilarikan ke rsud pare kediri


hati-hati jalan surabaya licin


belum ada satupun pesawat mendarat di bandara abd saleh malang


empat bandara ditutup, juanda batalkan 41 penerbangan





penulis: mujib anwar

editor: yoni






tweet

Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com

Masyarakat Mulai Bersihkan Pasir Kelud




Masyarakat Mulai Bersihkan Pasir Kelud
Masyarakat Mulai Bersihkan Pasir Kelud






surya online, kediri - masyarakat di kediri mulai membersihkan pasir dan debu yang menutup jalan dan  rumahnya.
ketebalan pasir di kota kediri dan sekitarnya mencapai sekitar 3 cm - 5 cm, jumat (14/2/2014).
bahkan, sejumlah teras rumah dan kantor ambruk.
seperti yang terjadi di kantor pdam kota kediri  dan kantor perpustakaan dan arsip di jl diponegoro, kota kediri.
sementara masyarakat harus membersihkan teras dan atap rumahnya dari pasir dan debu.
masalahnya jika turun hujan akan menambah beban berat atap sehingga rawan roboh.
sejumlah rumah malahan ada yang telah ambruk, terutama yang terasnya yang terbuat dari konapi.



terkait    #gunung kelud

berita terkait: kelud meletus



ini tempat evakuasi yang disiapkan pemkab blitar


masker habis, warga lamongan pakai masker kain jilbab


apotek di surabaya kehabisan masker


ini wilayah di kabupaten blitar rawan terdampak letusan gunung kelud


sekolah dilarang memulangkan siswa sebelum dijemput wali murid





penulis: didik mashudi

editor: titis jati permata






tweet

Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com

Kamis, 13 Juni 2013

Kata Gubernur, Gunung Kelud Masih "Status Quo"








blitar - gubernur jawa timur soekarwo menyebut gunung kelud (1.
730 mdpl) posisinya masih "status quo" atau atau belum memiliki status hukum terkait konflik batas wilayah antara kabupaten kediri dengan blitar.
     "semua sudah bertemu dan sudah ke lapangan dan untuk posisi dikembalikan ke 'status quo'," katanya saat meresmikan gedung baru kantor dewan perwakilan rakyat daerah (dprd) kabupaten blitar di kecamatan kanigoro, rabu (12/06/2013).
     ia mengatakan, status tersebut nantinya dikembalikan lagi ke masyarakat, yang sesuai dengan pilihan mereka.
pemprov segera bertindak dengan keputusan status tersebut.
gubernur juga mengatakan, di tempat itu hanya ada pembangunan prasasti yang masuk di wilayah kabupaten blitar, sementara untuk bangunan lain, misalnya, perbaikan infrastruktur masih masuk wilayah kabupaten kediri.
dan, untuk saat ini prasasti yang masuk di wilayah kabupaten blitar itu sudah dikembalikan dan sudah berada di wilayah kabupaten kediri.
     "hanya ada pembangunan prasasti itu saja dan sudah kembali ke posisi sebelumnya," ujarnya.
menyinggung dengan berbagai aktivitas di lokasi gunung kelud yang ada di kecamatan ngancar, kabupaten kediri itu serta retribusi yang masuk ke lokasi wisata, gubernur mengatakan kondisi dikembalikan seperti suasana yang ada sebelumnya (sebelum pengajuan sengketa batas wilayah, hingga kasus ini diajukan ke ptun oleh pemkab blitar).
     sengketa batas wilayah terjadi antara kabupaten blitar dengan kabupaten kediri.
salah satu pemicunya adalah pengakuan batas wilayah gunung kelud yang secara administratif masuk ke kabupaten kediri.
     gubernur juga telah mengeluarkan surat keputusan (sk) nomor 188/113/kpts.
013/2012 yang menetapkan gunung kelud berada di bawah yuridiksi kediri.
merasa tidak terima, pemkab blitar mengajukan gugatan pada 28 februari 2012 ke pengadilan tata usaha negara (ptun).
     pemkab blitar sempat membuat jalur alternatif menuju lokasi gunung kelud tersebut dengan lewat kawasan hutan, tapi ujungnya tetap ke jalur di kecamatan ngancar.
sempat terjadi masalah dengan perhutani, karena pembangunan jalan itu dinilai merusak kawasan hutan lindung.
bahkan, rombongan bupati blitar yang hendak masuk ke kawasan wisata gunung yang pernah meletus secara "effusif" atau tertahan itu sempat dihadang, karena rombongan tidak membayar retribusi.
     kasus sengketa batas wilayah yang diajukan ke ptun akhirnya tuntas, dengan keputusan hakim yang menolak gugatan yang diajukan pemkab blitar tersebut pada akhir desember 2012 dan memutuskan jika gunung kelud berstatus quo atau belum memiliki status hukum terkait siapa pemiliknya.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com