Halaman

Tampilkan postingan dengan label Industri. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Industri. Tampilkan semua postingan

Rabu, 23 Juli 2014

Lebaran, Konsumsi Gas Industri Turun









surya online, surabaya – lesunya iklim industri dalam negeri, ikut berimbas pada konsumsi energi.
pt perusahaan gas negara (pgn) strategic business unit distribusi wilayah ii, mencatat konsumsi gas sejak awal tahun hingga jelang lebaran kali ini, menurun dibanding tahun lalu.
general manager pgn sbu ii, wahyudi anas, mengatakan jelang lebaran hanya industri sektor makanan yang tercatat mengalami kenaikan penggunaan gas.
"ada delapan sektor industri yang kami layani, dimana kontributor terbesar dari sektor keramik 30 persen, dan makanan 28 persen.
tapi dari delapan sektor itu, hanya industri makanan yang tumbuh.
beberapa yang lain, terutama sektor baja, lesu,” kata anas, selasa (22/7/2014).
hingga bulan ini, total pasokan gas hanya tumbuh di bawah lima persen atau mencapai 160 bbtud.
angka ini merosot dari pencapaian tahun lalu, dimana penggunaan gas bisa tumbuh di atas tujuh persen.
masih adanya pertumbuhan di tahun inipun, tertolong dengan naiknya konsumsi gas dari industri makanan.
"pasalnya konsumsi gas di semua sektor lain tidak tumbuh.
sementara untuk industri makanan, naik lima persen," sambung anas.
menurut wahyudi, tidak sedikit sektor industri menunda permintaan pasokan gas, sebelum iklim politik normal.
belum adanya kepastian terpilihnya rezim baru, kata wahyudi, membuat pengusaha enggan menggenjot kapasitas produksi.




terkait#gas, lebaran, bisnis

baca juga



jogglo dilirik pebisnis online


soal pekat, harus tegas dan tanpa toleransi


olah susu etawa menjadi hand body lotion


tiap tahun ada permintaan produk lokal


jelang lebaran, rute paciran - bawean tambah kapal feri





penulis: aji bramastra

editor: adi agus santoso






tweet

Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com

Rabu, 07 Agustus 2013

Industri Kreatif Go Internasional Lewast Craftline




Industri Kreatif Go Internasional Lewast Craftline
Industri Kreatif Go Internasional Lewast Craftline






surya online, surabaya - situs craftline.
co.
id yang diluncurkan anggota asosiasi desain grafis indonesia chapter surabaya rois abidin, akan mendorong industri kreatif di tanah air untuk go internasional.

"peluncuran situs craftline itu merupakan wadah untuk memfasilitasi pelaku industri kreatif di tanah air untuk go internasional," katanya di sela-sela peluncuran laman itu di surabaya, selasa (6/8/2013) malam.

menurut desainer grafis itu, banyak produk kreatif dalam negeri yang selama ini sangat menarik, di antaranya kain tenun, ukiran, lukisan, atau bahkan kuliner nusantara.
     "tapi, keberadaan produk-produk kreatif itu kini seakan tertimpa dan tertumpuk ratusan produk luar negeri yang sama sekali tidak menampakkan identitas indonesia di dalamnya," tuturnya.

oleh karena itu, ia meluncurkan situs untuk mengangkat citra produk kreatif indonesia yang berkualitas guna masuk lebih jauh lagi ke pasar domestik hingga internasional.
     "craftline.
co.
id merupakan laman marketplace yang khusus diperuntukkan sebagai media atau sarana jual beli produk-produk kreatif indonesia," ucapnya.
     melalui situs itu, penjual dapat dengan mudah menawarkan beragam produk kreatifnya.

dengan pengguna yang spesifik, nantinya diharapkan jumlah transaksi jual beli produk kreatif dapat jauh lebih besar dan juga bisa menjangkau pasar yang belum tersentuh.
(antara)    

Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com

Sabtu, 29 Juni 2013

Gedung Teknik Industri ITB Terbakar, 16 Ruangan Ludes




Gedung Teknik Industri ITB Terbakar, 16 Ruangan Ludes
Gedung Teknik Industri ITB Terbakar, 16 Ruangan Ludes





bandung - kebakaran melanda kampus institut teknologi bandung (itb) di jalan ganeca, kota bandung, jumat (28/6/2013) menjelang tengah malam.
gedung yang terbakar adalah bangunan tua.
"ini gedung belajar teknik industri, ini memang gedung tua, jadi mudah terbakar," kata salah satu saksi mata, joshua (20).
dia adalah mahasiswa jurusan matematika itb, yang masih berada di dalam kampus ketika api mulai melalap sekitar pukul 23.
30 wib.
sebanyak 16 ruangan dari gedung 1.
000 meter persegi di kompleks gedung teknik industri diketahui kemudian ludes.
di areal seluas 1.
000 meter persegi ini kini terpasang garis polisi, setelah api dapat dipadamkan sekitar pukul 01.
10 wib, sabtu (29/6/2013).
dugaan awal, hubungan pendek arus listrik menjadi penyebab kebakaran.
"banyak dokumen dan peralatan elektronik, komputer dan lainnya, ludes tak tersisa," kata sekretaris dinas pemadam kebakaran bandung rahmat hidayat kepada di lokasi kejadian, sabtu (29/6/2013) dini hari.
kerugian diperkirakan miliaran rupiah, mengingat nyaris tak ada yang bisa diselamatkan dari bangunan yang terbakar.
api baru dapat dipadamkan setelah tak kurang dari 10 mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Senin, 17 Juni 2013

Industri Mold di Indonesia Harus Dikebut








surabaya - permintaan mold dari tahun ke tahun mengalami pertumbuhan signifikan.
hingga akhir 2012, permintaan tercatat sebanyak 708,1 juta dolar as.
dari jumlah tersebut, permintaan yang bisa dipenuhi oleh industri-industri mold di indonesia baru mencapai 45 persen atau sekitar 318,6 juta dollar as.
karenanya, perlu diambil upaya-upaya untuk mempercepat lokalisasi mold di indonesia.
salah satunya dengan cara mencetak pakar-pakar mold dalam negeri.
chairman indonesia mold and dies industry association, makoto takahashi, mengatakan bahwa permintaan mold terus mengalami pertumbuhan sejak 2009.
di tahun tersebut, permintaan tercatat senilai 429,2 juta dolar as.
berturut-turut hingga akhir 2012, jumlahnya setiap tahun bertumbuh menjadi 472,1 juta dolar as pada 2010, lalu menjadi 566,5 juta dolar as pada 2011, dan terakhir menjadi 708,1 juta dolar as.
hingga akhir 2013, mereka memprediksi bahwa permintaan akan terus tumbuh hingga menjadi 849,7 juta dolar as.
permintaan dari dalam negeri, sebagian dipenuhi dengan melakukan impor.
sejak 2009 hingga 2012, impor mold indonesia tercatat terus tumbuh dari 292,2 juta dolar as menjadi 293,5 juta dolar as pada 2010.
angka tersebut meningkat kembali menjadi 330,8 juta dolar as pada 2011.
hingga akhir 2012, jumlahnya kembali meningkat menjadi 379,9 juta dolar as.
dibandingkan impor, permintaan yang dipenuhi industri dalam negeri jauh lebih sedikit.
berturut-turut sejak 2009 hingga 2012, produksi mold dalam negeri yang dipakai untuk memenuhi permintaan dalam negeri tercatat senilai 120,5 juta dolar as pada 2009; 161,3 juta dolar as pada 2010 ; 217,5 juta dolar as pada 2011, dan 309,1 juta dolar as pada 2012.
"tapi sebagian dari produksi dalam negeri juga ada yang diekspor," kata takahashi.
dia menyebutkan, ekspor mold dari indonesia jauh lebih kecil dibanding permintaan dari dalam negeri yang berhasil dipenuhi.
sejak 2009 hingga 2012, total ekspor mold dari indonesia ke beberapa negara, baru mencapai 35,7 juta dolar as.
"karena itu kami mendorong agar mold dalam negeri ini bisa terus bertumbuh.
setidaknya hingga 2015 industri mold di indonesia bisa berkontribusi sampai 60 persen.
saat ini masih 45 persen," pungkasnya.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Kamis, 23 Mei 2013

180 Pelaku Industri Kecil Jalani Pelatihan di Gresik








gresik - sebanyak 180 pelaku industri kecil dan menengah (ikm), mengikuti pelatihan di graha sarana petrokimia gresik, kamis (23/5/2013).
pelatihan ini diberikan kementerian perindustrian bekerja sama dengan dinas koperasi dan ukm kabupaten gresik.
euis saedah dari direktorat jendral ikm, kementerian perindustrian, menyebut ikm sebagai  pioner penyelamat bangsa.
"hal ini terbukti dengan tetap bertahannya ikm sejak ditimpa krisis ekonomi tahun 1998 sampai sekarang tidak tergoyahkan.
sebab ikm tidak tergantung dengan pasar dan pinjaman bank," kata euis saedah, kepada peserta ikm, kamis (23/5/2013).
menurutnya, sudah saatnya pelaku ikm berani untuk bermimpi untuk menjadi besar.
"dengan bermimpi diharapkan mampu memberikan inspirasi dalam produksinya," jelasnya.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Selasa, 26 Maret 2013

Industri Baja Membaik Kuartal Pertama Tahun 2013








jakarta - kondisi industri baja nasional diperkirakan mulai membaik meskipun pertumbuhannya masih sangat kecil pada kuartal i tahun 2013.
direktur eksekutif asosiasi industri besi dan baja indonesia (iisia) edward pinem mengatakan, kondisi ini berbeda dengan tahun 2012.
saat itu, kondisi industri baja regional tertekan oleh krisis yang melanda eropa dan china.
krisis membuat permintaan dan pasokan baja tidak seimbang sehingga membuat harga baja jatuh.
    krisis inijuga mengakibatkan kinerja perusahaan baja di regional, seperti malaysia dan thailand sangat tertekan dan mengalami kerugian.
bahkan thailand tidak mampu berproduksi dan baru  beroperasi lagi pada tahun 2013 setelah menyelesaikan persoalan keuangannya.
menurut edward salah satu faktor perbaikan industri baja nasional dipengaruhi pertumbuhan ekonomi yang stabil yang akan membuat permintaan akan baja tumbuh sekitar 10 persen.
   
Source from: surya[dot]tribunews[dot]com