Halaman

Tampilkan postingan dengan label Tenggelam. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tenggelam. Tampilkan semua postingan

Rabu, 18 Juni 2014

Kapal Tenggelam di Malaysia, Puluhan WNI Hilang




Kapal Tenggelam di Malaysia, Puluhan WNI Hilang
Kapal Tenggelam di Malaysia, Puluhan WNI Hilang






surya online, kuala lumpur - sebuah kapal yang membawa 97 orang warga indonesia tenggelam di lepas pantai barat malaysia dan 61 orang penumpang masih dinyatakan hilang, kata otoritas kelautan malaysia, rabu (18/06/2014).
para penumpang, termasuk perempuan dan anak-anak, dicurigai mencoba mencapai daratan malaysia secara ilegal, kata juru bicara lembaga tersebut.
mereka menyatakan, telah mengirim satu kapal ke lokasi kecelakaan kapal tu untuk mencari korban dan mengirim dua lagi.
surat kabar new straits times melaporkan, kapal tenggelam selasa tengah malam di selat malaka sekitar 3 km dari kota pesisir banting.
bbc indonesia masih berusaha menghubungi pihak-pihak berwenang di malaysia dan indonesia.





baca juga



kelompok al shabaab tidak terlibat


unesco desak lindungi warisan budaya


gajah tertidur karena dengarkan nyanyian


52 tahanan tewas dalam pertempuran diyala


putri sulung obama magang dalam produksi film tv






editor: heru pramono






tweet

Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com

Selasa, 25 Juni 2013

Terpeleset, Pelajar Tewas Tenggelam








jombang-edo reskiaputra (14), pelajar asal desa balongsari, kecamatan megaluh, jombang, tewas akibat tenggelam di sungai cinet, di desa pojokklitih, kecamatan plandaan, yang berkedalaman sekitar 4 meter, selasa (25/6/2013).
    kejadian yang menimpa korban tersebut diketahui tejadi sekitar pukul 10.
00 di sungai cinet.
bermula, korban bersama tiga temannya bermaksud hendak mandi di sungai.
    untuk itu, mereka berangkat bersama-sama menuju ke sungai yang biasa dijadikan tempat bermain.
mereka berjalan di pinggiran sungai.
diduga kurang hati-hati berjalan di jalanan yang licin, kaki korban terpeleset.
    korban langsung jatuh ke bagian sungai yang berkedalaman sekitar empat meter.
korban berupaya berenang ke arah pinggiran sungai.
tapi karena korban belum begitu mahir berenang, serta arus cukup deras, korban justru tenggelam.
    melihat kondisi tersebut, teman-teman korban segera meminta tolong warga setempat.
sejumlah warga berdatangan dan berusaha menolong korban.
tak lama, warga berhasil mengangkat korban ke pinggiran sungai.
sayangnya, nyawa korban sudah tak tertolong.
    beberapa petugas yang tiba di lokasi langsung meminta keterangan beberapa saksi, termasuk ketiga teman korban.
selanjutnya, jasad korban dievakuasi ke kamar jenazah rsud jombang.
    "korban terpeleset dan jatuh ke sungai hingga tenggelam.
usai dimintakan visum di rumah sakit, korban segera dimakamkan pihak keluarga," jelas kasubbag humas polres jombang akp sugeng widodo.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Jumat, 14 Juni 2013

Mancing, Ayan Kumat, Tewas Tenggelam di Telaga








gresik - kholilur rochman (34), warga jl sunan giri, desa giri, kecamatan kebomas, ditemukan tewas di telaga pati, belakang balai desa klangonan, kecamatan kebomas, kamis (13/6/2013).
informasinya, pagi hari sekitar pukul 06.
00 wib, korban keluar dari rumah membawa pancing untuk memancing ikan di telaga.
sampai pukul 12.
00 wib, keluarga curiga, korban belum juga pulang.
setelah dicari di beberapa tempat tidak ada yang mengetahui.
tiba-tiba, warga terkejut melihat jasad korban mengapung di telaga pati.
"biasanya, setiap pagi pergi mancing, siangnya pasti pulang untuk makan dan shalat.
setelah dicari-cari sama warga sudah ditemukan meninggal dunia.
rohman, memang mempunyai penyakit epilepsi," kata m faisol (42), keluarga korban saat di rsud ibnu sina, kamis (13/06/2013).
kompol yulianto, kapolsek kebomas mengatakan, korban murni kecelakaan saat mencing.
"mungkin terpeleset saat akan pulang mancing, karena mempunyai penyakit epilepsi dan tidak tertolong korban tenggelam ke telaga.
korban langsung dibawa ke rsud ibnu sina untuk otopsi.
tidak ada luka di tubuh korban, hanya memar di bagian dahi, kemungkinan akibat terbentur batu," kata yulianto.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Rabu, 05 Juni 2013

Hendak Buang Air di Sungai, Bocah Tewas Tenggelam




Hendak Buang Air di Sungai, Bocah Tewas Tenggelam
Hendak Buang Air di Sungai, Bocah Tewas Tenggelam





situbondo - seorang bocah ditemukan tewas tenggelam di sungai di kelurahan dawuan, kecamatan situbondo, selasa (04/6/2013) malam.
bocah berusia tiga tahun yang bernama alfin itu tewas tenggelam saat diduga terpeleset dan jatuh hendak buang air besar di sungai yang tidak jauh dari rumahnya.
namun, karena tidak bisa berenang, korban terseret arus sungai hingga mencapai radius sekitar 200 meter dari lokasi kejadian.
putra pertama pasangan suami istri supakat dan musrifah tersebut, ditemukan sekitar dua kilo dari lokasi kejadian oleh tim sar dari bpbd dibantu warga.
kedua orang tua korban langsung menangis histeris, saat jasad anaknya yang ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa itu dievakuasi ke rumahnya.
bahkan ibu korban sempat pingsan korban saat melihat anaknya terbujur kaku.
"saat ditemukan bocah itu sudah meninggal, apalagi sungainya itu cukup dalam dan arusnya deras," ujar suramto salah seorang warga kepada surya online.
sementara itu, petugas bpbd situbondo ipung mengatakan setelah mendapat laporan warga, dirinya bersama anggota tim trc langsung ke lokasi untuk melakukan pencarian dan penyisiraan di sepanjang aliran sungai.
 "setelah 20 menit dilakukan penyisiran, korban berhasil kami temukan.
korban tenggelam sekitar pukul 20.
30 dan ditemukan sekitar pukul 21.
00 wib," ujar ipung saat di lokasi kejadian.
tewasnya bocah malang itu, mendapat perhatian warga sekitar.
  warga yang datang  terus berdatangan hingga memenuhi rumah korban.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Selasa, 14 Mei 2013

Anak Empat Tahun Tenggelam di Laut Tuban




Anak Empat Tahun Tenggelam di Laut Tuban
Anak Empat Tahun Tenggelam di Laut Tuban





tuban - warga yang tinggal di bibir pantai tuban, tepatnya di dusun karangsari gang udang, kelurahan karangsari tuban digegerkan dengan teriakan munajab (50), selasa (14/05/2013) siang.
pria yang bekerja sebagai nelayan ini berteriak karena melihat tubuh hendri (4) mengambang di belakang rumahnya.
saat itu munajab langsung menjeburkan diri ke pantai.
tak beberapa lama, warga juga mengikuti tindakan munajab ini.
mereka kemudian menggendong hendri kepinggir, namun didapatinya kalau anak dari pasangan fendi yuliono (48) dan laksminah (47) sudah tak bernyawa lagi.
selanjutnya, jasad hendri dibawa ke rumah duka yang jaraknya hanya beberapa meter dari lokasi penemuan.
"awalnya saya mau membenarkan jaring di belakang rumah, tapi saya justru melihat ada anak yang mengambang terseret ombak," kata munajab di lokasi penemuan jasad hendri.
munajab mengatakan tak ada yang mengetahui mengapa jasad hendri bisa berada di sana.
sebelum jasad hendri ditemukan, lokasi belakang rumahnya sepi, selain itu beberapa warga ada yang mengikuti rapat di balai desa.
meski demikian, besar kemungkinan hendri tewas karena tenggelam saat mandi.
"tempat itu memang biasa dipergunakan untuk bermain anak-anak di sini.
dalamnya sekitar 80 cm.
hanya saja, saat itu tak ada yang tahu apa hendri ini bermain disini atau tidak," terang munajab kembali.
sementara itu, kapolsek kota tuban akp basyir mengaku belum mengetahui penyebab tewasnya hendri.
saat ini pihaknya sedang memeriksa beberapa saksi untuk mengungkap hal itu.
"dari hasil visum tak ada tanda penganiyaan, korban kami pastikan tewas karena tenggelam," kata basyir.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Bocah Tenggelam di Bengawan Solo Ditemukan Tersangkut Pancing








lamongan - rachmad ridho pratama (4) bocah asal desa laren kecamatan laren yang mati tenggelam saat bermain di tepi sungai bengawan solo ditemukan anwar (45) warga setempat tersangkut kail saksi saat sedang mancing dengan kedalaman sekitar 2 meter.
kejadiannya, menurut warji (57) keluarganya bermula, korban yang rumahnya di dusun gendong tak jauh dari bengawan solo itu sedang bermain sendirian di tepian bengawan solo.
bahkan keluargapun tidak tahu persis bagaimana bocah balita itu terpeleset atau hilang  pada senin (13/5/2013) sekitar pukul 17.
20 wib.
kelurga korban mengira korban hilang lantaran diculik atau mungkin juga karena tercebur di kedalam bengawan solo.
pihak keluarga korban mencoba mencari ke berbagai tempat dan ditanyakan kepada tetangga kanan kiri rumahnya tidak satupun yang mengetahui kemana keberadaan korban.
lantaran ingin segera menemukan anaknya, keluarga korban juga melibatkan tenaga sejumlah paranormal  untuk mencari korban.
hingga larut malam korban tidak juga berhasil ditemukan.
namun diluar dugaan, ternyata korban telah tewas karena tenggelam di bengawan solo.
korban ditemukan tersangkut dikail anwar (45) yang tadi malam sedang asyik mancing di bengawan solo.
  saat melempar pancingnya selang beberapa saat, saksi anwar mengira kailnya sedang mendapatkan ikan besar.
saksi anwar berusaha pelan-pelan menarik tali kailnya dengan harapan ikan itu tidak lepas dari kailnya.
  betapa terkejutnya, ketika tali kailnya terus ditarik dan pancingnya mendekati daratan bibir sungai bengawan solo, ternyata bukan ikan besar yang didapatkan,  melainkan tubuh korban yang sudah terbujur kaku tidak bernyawa.
anwar reflek  berteriak keras, jika ia telah menemukan rachmad yang dicari keluarganya itu tersangkut di pancingnya.
teriakan saksi malam itu didengar warga kampung gendong yang lokasinya pemukimannya berada di sebelah bengawan solo.
kejadian ini kemudian dilaporkan ke perangkat desa dan dilanjutkan ke polsek untuk dievakuasi dengan didampingi tenaga medis dari puskesmas kecamatan laren.
korban murni meninggal karena kecelakaan dan bukan karena penganiayaan orang lain.
malam itu juga korban dimakamkan di tempat pemakaman umum desa setempat.
kapolsek laren, akp sampun memastikan kematian korban karena kecelakaan.
"dan bukan karena adanya penganiayaan,"katanya.
   
Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Selasa, 26 Maret 2013

Empat Anak Tenggelam di Bengawan Solo




Empat Anak Tenggelam di Bengawan Solo
Empat Anak Tenggelam di Bengawan Solo





ngawi -  empat anak yang masih duduk di bangku sd dan smp, hanyut di sungai bengawan solo di membelah dusun krajan, desa watualang, kecamatan ngawi, senin (25/3/2013) petang.
tiga anak berhasil diselamatkan, sedangkan satu anak lainnya hingga kini masih dalam pencarian.
ketiga korban selamat adalah wiwid (13) siswa smp, saparuddin (11) kelas 5 sd, dan wahyu (11) kelas 5 sd.
sedangkan korban yang masih dalam pencarian, adalah riyan wirayudha (11) siswa kelas 5 sd.
awalnya keempat korban bermain seluncur, di tepi sungai bengawan solo.
namun riyan dan wahyu terseret arus sungai.
keduanya masih sempat diselamatkan oleh wiwid dan saparuddin.
namun karena arus sungai yang kencang,  keempatnya justru terseret arus sungai.
beruntung saat kejadian, ada warga yang melintas dan berahsil menolong tiga korban.
"saat saya melintas, anak-anak itu minta tolong.
tanpa pikir panjang tiga orang saya selamatkan, dan seoranh bocah lainnya masih belum saya temukan," terang agus (37) yang menyelamatkan korban.
kapolsek ngawi, akp slamet suyanto menegaskan hingga kini korban belum ditemukan.
selain warga, polisi dan petugas bpbd membantu melaksanakan pencarian.
"sampai sekarang korban belum ditemukan.
karena kondisi sudah gelap, kami mencari dengan bantuan lampu penerangan," tandasnya.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com