Halaman

Tampilkan postingan dengan label Lingkungan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Lingkungan. Tampilkan semua postingan

Kamis, 25 Juli 2013

Bupati Gresik Lantik 445 Pejabat Baru di Lingkungan Pemkab Gresik









surya online, gresik - bupati gresik sambari halim radianto, melantik 445 pejabat baru dilingkungan pemkab gresik di ruang mandala bakti praja, kamis (25/7/2013).

diantara pejabat yang dilantik terdapat kepala pariwisata pemuda dan olahraga tarso sagito, yang dipindah tugas menjadi staf ahli bupati gresik.
sebelumnya tarso pernah menggugat bupati gresik sambari halim radianto karena dimutasi menjadi guru pembina tingkat i sman 1 menganti.
menurut bupati gresik sambari halim radianto, pelantikan ini sudah melalui proses yang panjang, yaitu sekitar tiga bulan berlangsung.
"penempatan seseorang bukan karena kedekatan atau sesuatu hal, tapi karena profesionalitas.
bahkan kami sampai minta bantuan pihak perguruan tinggi untuk melakukan fit and proper test," kata sambari.
selain itu, pihaknya bersama badan pertimbangan jabatan dan kepangkatan (baperjakat) melakukan rekam jejak prestasi.


Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com

Kamis, 27 Juni 2013

Belum Ada LSM Lingkungan Padamkan Kebakaran Riau








pekanbaru - hingga enam hari status tanggap darurat kebakaran dan asap ditetapkan di provinsi riau, belum ada satu pun lembaga swadaya masyarakat (lsm) lingkungan yang mendaftar untuk membantu antisipasi kebakaran lahan dan hutan.
    "belum ada ngo atau lsm yang mendaftar," kata komandan pasukan udara pada satgas tanggap darurat asap, kolonel pnb andywanpada jumpa pers di lanud roesmin nurjadin, pekanbaru, rabu (26/06/2013).
    ia mengatakan, sejauh ini bantuan untuk tenaga pemadaman dari udara datang dari dua perusahaan swasta, yakni pt rapp dan arara abadi.
keduanya membantu empat helikopter untuk bom air dan angkutan logistik.
        komandan satgas tanggap darurat asap, brigjen tni teguh rahardjo, sempat mengatakan pihaknya sebenarnya membuka pintu bagi semua pihak untuk ikut membantu proses pemadaman kebakaran.
    "caranya gampang kok, tinggal melapor saja bisa ke satgas langsung di pekabaru, atau bisa ke kodim di daerah," katanya.
    ia mengatakan, dukungan dari semua pihak diharapkan bisa segera menanggulangi kebakaran lahan dan hutan.
    "warga banyak juga yang langsung ikut membantu di lapangan, kok," kata teguh yang juga komandan korem 031/wirabima.
     sebelumnya, manajer kebijakan dan pembelaan hukum eksekutif nasional walhi, muhnur satyahaprabu, mengatakan bakal melayangkan somasi kepada presiden, kementerian lingkungan hidup, kementerian kehutanan, dan kementerian pertanian, gubernur riau, gubernur jambi, gubernur sumatera selatan, dan kepala kepolisian ri.
    walhi beralasan, pemerintah lamban menangani kebakaran lahan dan hutan sehingga mengganggu kehidupan masyarakat.
organisasi advokasi lingkungan itu memberikan waktu tujuh hari kepada pihak yang disomasi untuk segera mengeluarkan kebijakan guna melindungi warga dari gangguan kebakaran lahan dan hutan.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Jumat, 14 Juni 2013

Setija Junianta Evaluasi Kinerja Pimpinan di Lingkungan Polrestabes Surabaya








surabaya - telah satu minggu kombes pol setija junianta menjabat sebagai kapolrestabes surabaya.
menurut setija, dalam dua bulan ke depan, pihaknya akan melakukan evaluasi terhadap kinerja pimpinan, seperti kasubnit, kanit, dan kasat.
karena itu, tidak menutup kemungkinan akan ada perubahan struktur pimpinan di lingkungan polrestabes surabaya.
"selama dua bulan ini saya akan evaluasi kinerja anggota, bisa jadi nanti akan ada perubahan struktur," kata setija, jumat (14/6/2013).
menurut mantan wakapolwiltabes surabaya itu, ia akan meminta masukan dari berbagai pihak.
apalagi setija sendiri bukan wajah baru di polrestabes.
selain itu, ada beberapa jabatan yang dalam waktu dekat akan lowong.
seperti kanit tipiter akp tri okta, yang dalam waktu dekat akan berpindah tugas.
selain tri okta, kanit pidek akp rise dalam waktu dekat akan cuti hamil.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Kamis, 13 Juni 2013

Karya Seni Ramah Lingkungan di Galeri House of Sampoerna




Karya Seni Ramah Lingkungan di Galeri House of Sampoerna
Karya Seni Ramah Lingkungan di Galeri House of Sampoerna





surabaya - berkarya seni dengan kepedulian terhadap lingkungan mampu diwujudkan dalam ragam bentuk.
ketiga seniman dari bandung yang tengah menampilkan karya mereka di galeri house of sampoerna (hos), surabaya, selama 14 juni hingga 21 juli 2013 ini merupakan pelakunya.
mereka mengambil bahan limbah yang didaurulang menjadi suatu karya sekaligus bertanggungjawab menjaga lingkungan itu sendiri.
menoreh tinta dalam berseni rupa tidak terbatas di atas kertas kanvas saja.
daluang atau kertas yang terbuat dari kulit kayu pohon mulberry juga dapat dimanfaatkan seperti yang dilakukan edi dolan dan asep nugraha.
edi memilih kulit pohon mulberry karena sifat teksturnya yang bagus untuk ditoreh tinta atau cat.
selama dua tahunan ini edo berkutat memproses kulit pohon hingga menjadi medium berkarya.
salah satu karyanya berupa lembaran kulit pohon berjudul rajah perdamaian (pancasila dan mo limo) bahkan masuk nominasi jakarta art world 2012.
di atas kertas kulit pohon berukuran 200 x 55 cm itu dia membuat tulisan dengan cat akrilik dalam sembilan bahasa, diantaranya sansekerta, arab, jawa, dan bahasanya sendiri.
"saya membuat bahasa saya sendiri, alcedo," ujar lelaki berambut keriting ini, rabu (12/6/2013).
kepanjangan dari arab, latin, china, dan edo.
hurufnya mirip paduan huruf sansekerta dan jawa.
satu huruf selalu berwujud huruf e, inisial nama panggilannya, tergantung bagaimana tebal tipis huruf dibuat.
"itu saya buat ketika ada tantangan dari seorang seniman bali yang tengah kuliah s2 di institut teknologi bandung," ungkapnya.
percuma hanya menuliskan huruf yang sudah dikenal pada kanvas kulit pohonnya jika belum mampu membuat huruf dalam bahasanya sendiri.
proses pembuatan kanvas kulit pohon mulberry ini membutuhkan beberapa langkah.
kulit luar pohon dibuang, sehingga yang digunakan adalah kulit sisi dalamnya.
kulit tersebut dikelupas lalu direbus dan direndam dalam air selama sehari semalam.
"perlu direbus supaya empuk dan lendir pohonnya hilang," kata edo.
setelah itu, kulit dipukul-pukul agar pipih dan dikeringkan.
setelah kering, kulit baru bisa digunakan.
untuk menyelesaikan satu karya sepanjang dua meter, edo membutuhkan waktu empat hingga lima jam.
asep yang juga memakai daluang lebih mengutarakan anjurannya kepada masyarakat untuk hidup sehat.
itu tampak di setiap bentuk karyanya yang sebagian besar berupa mixed media.
"saya tidak memakai kulit pohon penuh seperti edo," ucapnya.
dia memakai papan kayu bekas yang dijual kiloan.
daluang dan padi menjadi pelengkapnya.
daluang ini ditempelkan di beberapa sisi papan kayu.
kemudian dia membentuk sketsa, apakah itu bentuk wajah manusia atau benda, dengan membakarnya.
"bukan dibakar dengan api besar tetapi memakai alat yang saya buat sendiri," tuturnya sambil menunjukkan alat itu.
sebuah batang logam dengan ujung bercabang dua merupakan katoda aliran listrik ac-dc.
ketika ditancapkan pada aliran listrik, kawat yang menyambungkan dua katoda tadi menyala merah mirip api.
dengan api itu dia menyentuhkannya ke permukaan papan kayu dan daluang hingga membentuk sketsa.
api itu juga bisa dipakai pada medium lain seperti kayu jati, bambu, atau tipleks.
kebetulan, istri asep adalah seorang pelaku akupunktur.
sehingga kesehatan sangat dekat dengan dirinya.
bagaimana orang sebaiknya makan secukupnya, memakai tangan, dan menghindari junk food.
untuk menyediakan bahan kanvas kulit pohon mulberry ini, asep menanam sendiri pohon tersebut di pekarangan rumahnya yang berukuran beberapa ratus meter persegi.
dia menanam ratusan pohon yang ketika sudah waktunya akan ditebang.
namun, tidak berhenti di sana.
asep kembali menanam bibit pohon mulberry baru agar tidak merusak alam.
"daluang ini sebagai identitas kertas nusantara yang telah tergeser oleh kertas hasil olahan pabrikan besar," ungkapnya.
asep bersama edo merupakan anggota komunitas lingkungseni lingkungan di desa cijotang, bandung.
selain mereka, hadir pula haris fadhillah yang memakai cangkang telur mentah sebagai mediumnya.
"ide ini muncul ketika istri saya menjatuhkan telur dan cangkangnya terinjak.
dari sana saya mengeksplornya," kisah haris yang sudah lima tahun menggeluti seni cangkang telur ini.
hasilnya, lukisan wajah-wajah perempuan yang sekilas mirip karya mosaik.
cangkang telur yang berwarna cokelat muda itu dibubuhi warna hitam, merah, atau cokelat gelap sebagai alis mata, bola mata, atau latar belakang lukisan.
"amplas digosokkan jika ingin memberi gradasi warna cokelat," katanya.
warna hitam diperoleh dari jelaga ketel, cokelat dari kemiri yang digongsong, dan merah dari bubuk batu bata.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Jumat, 03 Mei 2013

Susno Tempati Ruang Masa Pengenalan Lingkungan di Blok B








jakarta - komjen pol (purn) susno duadji saat ini menghuni ruang masa pengenalan lingkungan (mapenaling) blok b, lembaga pemasyarakatan (lp) kelas ii cibinong, kelurahan pondok rajeg, kecamatan cibinong, kabupaten bogor.
"pak susno saat ini menghuni ruang mapenaling blok b, tidak ada perlakuan khusus atau istimewa," ujar kepala lp kelas iia cibinong abdu hany, jumat (3/5/2013).
lebih lanjut ia menjelaskan, rencananya susno ditempatkan di ruang tahanan mapenaling selama 1-2 minggu, setelah itu akan ditempatkan di ruang tahanan seperti penghuni lapas lainnya.
"di ruang mapenaling di blok b pak susno bersama 12 tahanan kasus lainnya.
saat ini kondisinya sehat walalfiat, segar bugar," kata abdul hany.
dia menjelaskan susno duadji tiba di lp kelas ii a cibinong sekitar pukul 23.
10 wib didampingi penyidik kejaksaan tinggi (kejati) dki jakarta, kejaksaan negeri cibinong dan kejaksaan agung.
"saat masuk ke lapas semua prosedur ditempuh seperti penghuni lapas baru lainnya, mulai dari pendaftaran hingga administratif ditempuhnya.
dan saya tegaskan tidak ada perlakuan istimewa terhadapnya.
bahkan yang bersangkutan cukup kooperatif," katanya.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Selasa, 23 April 2013

Pemkot Berencana Bangun Powerplan Ramah Lingkungan








surabaya - dalam rangka kerjasama green sister city antara kota surabaya dengan kitakyushu jepang, pemkot berencana membangun powerplan ramah lingkungan.
hal itu terungkap dari hasil paparan dan kesimpulan ks2 ((kitakyushu & surabaya smart community) terkait powerplan atau proyek pembangkit energi ramah lingkungan yang digunakan di kawasan industri.
manajer eksekutif ntt data institute of management consulting, motoshi muraoka mengatakan, pihaknya mengusung metode co-generation system yang lebih ramah lingkungan pada powerplant karena berbahan gas dan itu berbeda dengan sistem konvensional yang menggunakan solar sebagai bahan bakar.
keunggulan lain dari sistem energi industri itu yakni mampu menghasilkan listrik dan uap.
kedua elemen itu bisa dijual atau dimanfaatkan untuk menunjang kebutuhan operasional pabrik.
dan itu jelas membawa dampak ekonomis karena lebih hemat dan efisien.
"uap yang dihasilkan bisa sampai 37 ton per jam, serta bisa menghasilkan  listrik mencapai 18 mega watt (mw)," kata murauka.
sementara kabag kerjasama pemkot surabaya, ifron hady mengataka, paparan proyek kerjasama ks2 masih dalam tahap awal atau tahap penjajakan.
jika tak ada kendala berarti, proyek pembangkit energi bagi industri tersebut akan dibangun di kawasan sier dengan luas lahan sekitar       1 hektare.
"pihak kitakyushu berharap pembangunan powerplant bisa dilakukan tahun ini," kata ifron.
diakui ifron, lingkup kerjasama dengan kitakyushu dewasa ini mulai mengembang ke sektor-sektor lainnya.
bahkan mulai menyentuh bidang industri.
itu masuk bagian dari poin green sister city perihal masyarakat rendah karbon.
"kalau proyek ini jadi dilaksanakan, tentunya itu sejalan dengan komitmen utama kerjasama ini.
pabrik-pabrik di surabaya menjadi lebih ramah lingkungan, kualitas udara juga lebih bagus.
itu dambaan kita bersama," tutur ifron.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com