Halaman

Tampilkan postingan dengan label Dlai. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Dlai. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 25 Januari 2014

KPK Dinilai Semakin Cepat Dan Efektif




KPK Dinilai Semakin Cepat Dan Efektif
KPK Dinilai Semakin Cepat Dan Efektif






surya online, malang - mantan ketua komisi pemberantasan korupsi (kpk) 2003-2007, taufiequrrachman ruki memuji kinerja bekas lembaga yang dimpimpinnya tersebut.
  menurut lulusan terbaik akpol 1971 ini, ini kpk jauh lebih baik.
lembaga pemberantas korupsi ini bekerja semakin cepat dan semakin efektif.
apalagi saat ini kpk mulai menyentuh perkara trickle down effect.
bukan perkara besar sebenarnya, namun efek yang ditimbulkan sangat besar.
dampaknya bahkan membuat hiruk pikuk di tengah masyarakat.
“saya pikir kpk semakin hari semakin baik.
ke depan semoga akan semakin baik dan efektif dalam mengungkap perkara-perkara korupsi di indonesia,” harapnya, sabtu (25/1/2014) di eks polwil malang, jalan raya singosari.
diakui taufieq, selama menjabat, kpk kerap berbenturan dengan dpr, khususnya komisi iii yang membidangi hukum dan hak asasi manusia (ham).
baginya kpk memang harus berbenturan dengan siapa saja.
“bukan dibenturkan, tapi memang seharusnya terbentur.
siapa saja yang menghalangi pemberantasan korupsi, atau terlibat korupsi, kpk harus membentur mereka,” pungkas taufieq.



terkait    #taufiequrrachman ruki

baca juga



taufiequrrachman ruki : polisi hadapi era keterbukaan





penulis: david yohanes

editor: titis jati permata






tweet

Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com

Kamis, 27 Juni 2013

Langkah Penghematan Anggaran Kunker DPRD Dinilai Positip








surabaya - rencana menghitung ulang anggaran kunjungan kerja (kunker) dinilai positip anggota dprd surabaya.
terlebih lagi, penghematan anggaran kunker dprd surabaya akan dialokasikan untuk menambah anggaran program peningkatan kesejahteraan rakyat.
"kami dukung langkah ketua dprd tersebut demi kebaikan dan penghematan anggaran," kata baktiono, anggota fpdip dprd surabaya, rabu (26/6/2013).
meski demikian, kata baktiono, pihaknya juga berharap agar langkah penghematan tidak berlebihan.
ini dikarenakan dampak pada kinerja anggota dprd bisa kurang lancar jika tidak cermat dalam menghitung kegiatan kunker yang boleh dilaksanakan dan yang tidak boleh dijalankan.
"seperti tindak lanjut hearing jika harus dikonsultasikan ya tetap harus dijalankan, apabila tidak dijalankan justru membuat anggota dprd kesulitan memecahkan persoalan menyangkut rakyat," tutur baktiono.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Sabtu, 25 Mei 2013

Rencana Penggusuran PKL Gunungsari Dinilai Tak Manusiawi








surabaya - lembaga pembinaan pedagang kecil terpadu (lppkt) menilai perintah pembongkaran dan pengosongan kios pkl gunungsari di kelurahan kedurus, kecamatan karangpilang tidak berperikemanusiaan.
pasalnya, pkl yang ada di lokasi tersebut sudah ada sejak tahun 1992 tiba-tiba diminta pindah oleh pengembang perumahan gunungsari indah pt agra paripurna.
wakil ketua lppkt surabaya, eko sutrisno mengatakan, awalnya lokasi tersebut merupakan tanah sempalan aset bekas kas desa.
namun, entah mengapa sekitar tahun 1997 pengembang perumahan pt agra paripurna mengklaim tanah sempalan tersebut miliknya.
"sejak saat ini, lahan tersebut dikelola oleh pt agra paripurna untuk 61 pkl dengan menarik pungutan setiap bulanya," kata eko di dprd surabaya, jumat (24/5/2015).
pada tanggal 8 maret 2013, ungkap eko, para pkl gunungsari tersebut dipaksa menandatangani surat pernyataan di atas kertas bermaterai bersedia pindah.
setelah surat pernyataan dibuat, pt agra paripurna memberi waktu hingga tanggal 15 mei 2013 agar seluruh pkl gunungsari pindah dan mengosongkan lokasi tanpa ada tempat alternatif dan ganti rugi.
"jelas langkah pengembang perumahan ditolak pkl karena dinilai sebagai upaya pembinasaan," ucap eko.
di samping itu, ungkap eko, dalam sertifikat hak milik tanah disebutkan kalau pt agra paripurna membeli tanah tersebut dari tanah milik adat.
jelas keterangan tanah milik adat itu mencurigakan dan seolah hanya sebagai alasan untuk penguasaan tanah kas desa oleh pengembang perumahan gunungsari indah.
"melihat kejanggalan dari sertifikat kepemilikan tanah oleh pt agra paripurna yang dibeli dari tanah adat jelas tidak masuk akal.
kalau itu alasanya tentu pkl juga memiliki dasar menempati lokasi tanah nenek moyangnya," tutur eko.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Jumat, 24 Mei 2013

Hasil Unas Kota Surabaya Dinilai Anggota Dewan Memalukan








surabaya - hasil ujian nasional tingkat sma di kota surabaya dinilai dprd kota surabaya memalukan.
ketua komisi d dprd kota surabaya, baktiono mengatakan, dengan hasil unas bisa sebagai bukti kalau besarnya anggaran pendidikan yang dialokasikan untuk dinas pendidikan mencapai rp 1,6 triliun atau 34 persen dari apbd ternyata tidak bisa mengatrol hasil lebih baik.
sekolah negeri hasil unas yang didukung anggaran pendidikan berlimpah pun hasilnya kalah dengan sekolah berbayar.
"kami ikut pusing dengan hasil unas kota surabaya ini.
berbagai usulan dan masukan ke dinas pendidikan untuk bisa mendongkrak hasil unas tak ada artinya," kata baktiono, jumat (24/5/2013).
walikota surabaya, menurut baktiono, juga harus ikut bertanggung jawab sehingga tidak menyalahkan kadinas pendidikan sepenuhnya.
mengingat walikota salah menempatkan pejabat yang memimpin dinas pendidikan.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Rabu, 17 April 2013

PD Pasar Surya Dinilai Tak Serius Kelola Pasar Tradisional di Surabaya








surabaya - dprd kota surabaya menilai pd pasar surya tidak serius dalam upaya meningkatkan mutu dan kualitas pasar tradisional.
ini terlihat masih adanya pemanfaatan sejumlah stan di pasar tradisional diluar fungsinya.
ketua komisi c dprd kota surabaya, sachiroel alim anwar mengatakan, akibat dari tidak adanya keseriusan pd pasar surya membuat kondisi pasar tradisional masih saja kumuh.
pedagang yang seharusnya bisa berjualan didalam pasar tradisional kini lebih memilih keluar pasar dan jualan di tepi jalan.
"kami yakin, jika pd pasar surya bisa menata dengan baik kondisi didalam pasar tradisional sehingga pembeli atau pengunjung dijamin kenyamananya pasti tidak terjadi kekumuhan seperti sekarang ini," kata alim, rabu (17/4/2013).
disamping itu, ungkap alim, dampak dari keluarnya para pedagang dari dalam pasar tradisional selalu terjadi kemacetan arus lalu lintas didepan pasar.
oleh karena itu pd pasar surya harus serius menangani pasar tradisional.
terutama dalam memaksimalkan fungsi stan-stan yang ada dan tidak dimanfaatkan untuk keperluan lain.
"ambil contoh di pasar tradisional keputran, kami lihat dilantai dua masih dimanfaatkan untuk kos-kosan.
artinya tidak ada tindakan dari pd pasar surya untuk mengembalikan fungsi pasar keputran," pungkas alim.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com