Halaman

Tampilkan postingan dengan label Sekwan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sekwan. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 15 Juni 2013

Siti Cholifah Plt Sekwan Surabaya yang Baru




Siti Cholifah Plt Sekwan Surabaya yang Baru
Siti Cholifah Plt Sekwan Surabaya yang Baru





surabaya - wali kota surabaya tri rismaharini mengeluarkan surat keputusan nomor 821.
2/4114/436.
7.
6/2013 tentang pelaksana tugas sekretaris dprd surabaya.
di mana plt sekwan yang semula dijabat hari sulistyawati diganti siti cholifah.
ketua dprd surabaya, muhammad machmud mengatakan, surat pergantian plt sekwan tersebut tertanggal 10 juni 2013.
"baru hari ini surat tersebut masuk di meja kami dan langsung ditindaklanjuti," kata machmud di ruangnya, jumat (14/6/2013).
dijelaskan machmud, kewenangan mengganti plt sekwan memang ada di wali kota surabaya.
dan pihaknya sebatas menyetujui dan menerima penunjukan plt sekwan.
memang, diakui machmud, penunjukan pejabat plt sekwan siti cholifah dinilai tepat.
pasalnya, yang bersangkutan saat ini menjabat sebagai kabag perundangan dan komunikasi.
dimana, pejabat kabag di sekretariat dprd hanya ada satu setelah dua pejabat kabag lain pensiun.
"jadi, kami rasa ibu siti cukup layak menjadi plt sekwan menggantikan ibu hari.
ini selain berpengalaman juga kepangkatanya sebagai pns sudah memenuhi," ucap machmud.
sementara pejabat plt sekwan yang baru, siti cholifah mengatakan, pihaknya siap menjalankan tugas plt sekwan dengan baik.
dan ia akan menjalankan tugas tersebut sesuai dengan tugas pokok fungsi (tupoksi) sesuai aturan dan tata tertib dprd surabaya.
"sesuai arahan bapak ketua dprd kami diminta tegas sesuai aturan.
dan diminta berani menolak permintaan anggota dprd yang tidak sesuai prosedur aturan yang ada," tutur siti cholifah.
sedangkan plt sekwan lama, hari sulistyawati belum berhasil dikonfirmasi terkait pergantian dirinya.
ini dikarenakan hari sulistyawati sedang cuti untuk menunaikan ibadah umroh ke tanah suci makkah.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Rabu, 05 Juni 2013

Tim Penyidik Kejaksaan Lamogan Periksa Sekwan dan 3 Staf








lamongan - kejaksaan negeri lomongan kerja ekstra guna mengusut dugaan korupsi senilai rp 3,2 miliar perjalanan dinas dprd setepat.
bahkan hingga selasa (04/06/2013) pukul 19.
50 wib tim penyidik  masih memeriksa sejumlah saksi.
mereka yang diperiksa adalah sekwan abdul munir, bendahara setwan sukadi, dan dua  staf setwan  rivianto dan ariful.
empat  saksi yang diperiksa, baru dua di antaranya sekwan dan bendahara yang sudah selesai.
sementara rivianto dan ariful hingga berita ini ditulis masih dalam pemeriksaan.
sekwan semula enggan turun dari lantai atas, kepada staf kejaksaan parno, abdul munir mengungkapkan tidak mau turun karena masih ada awak media yang menuggu.
"orangnya ngomong tidak mau turun, katanya masih ada wartawan,"ungkap parno kepada wartawan.
namun, selang beberapa menit kemudian abdul munir memberanikan diri turun dan langsung menjadi sasaran bidik para wartawan.
saat didesak dengan beberapa pertanyaan, abdul munir tidak bersedia memberikan jawaban dan tetap nyelonong menuju sepeda motor berpelat nomor merah yang menunggunya di luar pagar kantor kejaksaan.
sukadi yang turun lebih awal, tidak banyak dicecar pertanyaan oleh para wartawan.
seorang tsaf kejaksaan yang enggan disebutkan namanya, mengatakan, pemeriksaan sekwan dan staf setwan masih sebatas rangkaian pemeriksaan.
"kalau tersangkanya mungkin malam ini belum ada,"kata staf kejaksaan.
sampai berita ini ditulis, rivianto dan ariful masih menjalani pemeriksaan.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Sabtu, 18 Mei 2013

Soal Gaji Dewan, Sekwan Tunggu Depdagri








surabaya - sekretariat dprd kota surabaya hingga sekarang, masih menunggu petunjuk dari depdagri terkait gaji dan fasilitas anggota dprd yang masuk dcs partai lain.
pasalnya, sampai saat ini belum ada aturan yang jelas soal penggajian anggota dprd pindah partai.
kasubag rapat dan perundangan dprd surabaya, emanuel plaituka mengatakan, pihaknya akan menghentikan gaji dan menarik fasilitas empat anggota dprd yang pindah partai apabila ada petunjuk jelas.
bahkan, jika ternyata dalam petunjuk menyebutkan penggajian anggota dprd pindah partai harus dihentikan ketika mendaftar sebagai caleg partai lain maka pihaknya akan meminta keempat dprd mengembalikan gajinya.
"tentu kami tidak ingin disalahkan oleh aturan, makanya kami siap menindaklanjuti petunjuk dari depdagri dengan segala risikonya," kata emanuel, jumat (17/5/2013).
memang, diakui emanuel, pihaknya sempat menghentikan gaji keempat anggota dprd surabaya setelah mendaftar sebagai caleg partai lain.
namun tiga hari kemudian gaji itu dicairkan, karena belum ada petunjuk depdagri.
terlebih lagi, keempat anggota dprd bisa menunjukkan peraturan kpu menyangkut persoalan status keanggotaanya.
"kami tidak ingin ribut dengan keempat anggota dprd, makanya kita cairkan gajinya," tutur emanuel.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com