Halaman

Tampilkan postingan dengan label Majikan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Majikan. Tampilkan semua postingan

Jumat, 14 Februari 2014

Buat KTP Palsu Sebelum Larikan Mobil Majikan




Buat KTP Palsu Sebelum Larikan Mobil Majikan
Buat KTP Palsu Sebelum Larikan Mobil Majikan






surya online, surabaya - iskandar alias nandar (27), pembantu rumah tangga asal desa samirono, getasan, semarang masih menjalani pemeriksaan di polsek rungkut, jumat (14/2/2014).

dari pengakuannya, tersangka sudah sejak awal merencanakan pencurian mobil hyundai biru metalik l 1018 bj milik majikannya, prasodjo, warga rungkut asri surabaya.
sebelum bekerja di rumah prasodjo, nandar bekerja di di jakarta.

sebulan lalu, dia membuat ktp palsu untuk melamar pekerjaan di rumah prasodjo.

dalam ktp palsunya, dia memakai nama agung setiawan dengan alamat bekasi.

"memang, sejak awal mau kerja di situ, saya sudah merencanakan (kejahatan)," jawab pria yang baru satu bulan ini bekerja di rumah prasodjo.

setelah lamaran diterima oleh korban, pelaku bekerja baik sekali.
nyopir, bersih-bersih rumah, dan beberapa pekerjaan lain dilakoninya.

"sambil bersih-bersih dan melakukan kegiatan di rumah itu, saya mencari keberadaan bpkb mobil tersebut," sambung nandar di sela menjalani pemeriksaan di polsek rungkut.

sejak awal, dia punya target maksimal dalam satu bulan sudah harus bisa membawa kabur mobil milik majikannya itu.


target pun terselesaikan.
genap satu bulan, dia berhasil mencuri bpkb yang tersimpan dalam almari di kamar korban.

setelah berhasil, dia langsung kabur membawa mobil itu ke salatiga untuk dijual di sana.
apes, aksinya terendus polisi dan dia ditangkap sebelum berhasil menjual mobil hasil kejahatannya itu.

nandar tidak sadar dirinya sedang diburu polisi.
dengan ktp palsu, dia yakin tidak terdeteksi.

tapi, dia lupa bahwa polisi bisa mengendus keberadaan dirinya lewat ponsel yang dibawanya.

korban dan polisi awalnya juga menganggap bahwa pelaku kabur ke bekasi.
tapi, ketika dilakukan pelacakan handponnya, semua masih aktif dan terdeteksi berada di salatiga.




terkait    #pencuri mobil, surabaya, sopir majikan

baca juga



pembantu larikan mobil majikan dibekuk polisi


mobil korban pencurian sopir dan pembantu ditemukan di tulungagung


sopir pencuri mobil ini dikenal sang majikan berperangai sopan





penulis: m taufik

editor: yoni






tweet

Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com

Senin, 05 Agustus 2013

Dianiaya, Ria Meninggal di Tangan Majikan









surya online, landak - ester ria (32), tki asal desa selange kecamatan meranti, kabupaten landak, kalimantan barat akhirnya meninggal di rsud landak, sabtu (3/8/2013).
ria sempat dirawat dua hari, akibat  dianiaya majikan di malaysia.

dokter jaga rsud, dr leonardo mengatakan menurut diagnosis yang dilakukan, korban mengalami traumatic brain injury atau cedera pada otak permanen.
"di tubuh korban sudah tak terhitung-hitung luka lebam-lebam dan bekas sundutan api rokok," kata dr leonardo.

tak hanya mengalami kekerasan fisik, janda satu anak ini juga mengalami depresi berat.
setelah visum dilakukan atas permintaan keluarga, menurut dr leo tidak ditemukan adanya tindakan upaya pemaksaan pemerkosaan pada korban.
"luka lebam-lebam yang ada di tubuh korban sangat banyak, tak terhitung.
selain itu juga ada bekas luka bakar kecil di tangan, yang tidak diketahui penyebabnya," katanya.

menurutnya, korban tidak kooperatif saat diberikan tindakan awal di igd rsud lantaran mengalami depresi dan trauma berat.
"maka kita putuskan untuk dirawat," ujarnya.

visum terhadap jasad ester disaksikan oleh pihak keluarga korban, petugas dari polsek ngabang, petugas dinas sosnakertrans landak, dan pengamat hukum landak, henok lafu.

lusiana, adik ester yang datang langsung ke rsud, hanya bisa meratapi jasad korban saat divisum di rsud landak.
dia mengaku sangat sedih, tak menyangka menemui ester hanya dalam kondisi tinggal jasad.
"kami sangat sedih, ini rasanya tak mampu kenapa-kenapa lagi.
ini anaknya belum tahu kalau mamanya sudah meninggal.
anaknya tinggal di desa anjongan, tempat abang saya.
kalau tahu pasti kasihanlah," katanya.

ia menuturkan, adiknya adalah janda yang memiliki satu anak bernama olive (7) dan baru kelas 1 sd di anjongan.
kepergiannya ke malaysia sebagai tki tanpa diketahui oleh anggota keluarga.
"tahun lalu kita dapat informasi kalau dia ini kerja sebagai karyawan di supermarket di malaysia.
setiap dua bulan dia pulang ke anjongan, untuk ngasih nafkah pada anaknya," ujarnya.

"adik saya ini orangnya pendiam dan sangat bertanggung jawab, karena selain menanggung nafkah anaknya, dia juga sempat biayai adiknya kuliah sampai wisuda di perguruan tinggi swasta yang ada di anjongan," imbuh lusiana.

lusiana menuturkan, dia sempat mendengar kabar kalau adik kandungnya itu memiliki ibu angkat yang bertempat tinggal di entikong.
sementara itu, kakak ipar almarhumah, rogerius deni, menambahkan bahwa sesaat sebelum meninggal, korban sempat beberapa kali menangis dan mengisyaratkan tanda salib.
"sesaat ketika masih dirawat, dia ini ndak bisa bicara dan kenal sama orang.
cuma bisa teriak bilang jangan, sakit, dan tidak," ungkapnya singkat.

henok lafu, pengamat hukum landak yang juga tokoh pemuda landak, berharap proses hukum tetap berjalan meski ester telah meninggal.
"terus terang kita sangat prihatin atas peristiwa yang dialami oleh ester.
kita berharap, aparat terkait tangani serius kasus ini.
kenapa kita harapkan proses hukum tetap dilanjutkan? karena masih ada hak-haknya sebagai warga negara, selain juga mencegah nasib yang sama terjadi pada tki-tki kita," katanya.

henok menjelaskan, harapan ini sesuai amanah dalam undang-undang nomor 39 tahun 2004 tentang penempatan dan perlindungan tenaga kerja indonesia di luar negeri.
amanah ini terutama pada pasal 5 dan pasal 6, yang sangat jelas dan tegas menunjukkan bahwa hal ini merupakan tanggung jawab pemerintah melalui instansi dan lembaga terkait.



Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com

Selasa, 18 Juni 2013

Butuh Biaya Untuk Anak, PRT di Surabaya Curi Emas Majikan








surabaya - demi mencukupi kebutuhan, siti rohma (18) pembantu rumah tangga (prt) asal lumajang yang tinggal di tempat kos jl rungkut tengah lor x surabaya nekat mencuri sejumlah perhiasan emas milik majikannya.
selama ini siti bekerja di rumah  anisa putri (26) warga jl rungkut asri surabaya.
namun, sekarang siti harus mendekam di dalam penjara setelah kejahatannya berhasil diungkap anggota polsek rungkut.
"mulanya pelaku mengelak.
namun, setelah tempat kosnya digeledah dan ditemukan sejumlah perhiasan milik majikannya, iapun tidak bisa membantah lagi," kata kanit reskrim polsek rungkut akp ari priambodo, selasa (18/6/2013).
dalam pemeriksaan polisi, janda satu anak tersebut mengaku melakukan pencurian pada mei lalu.
modusnya, saat majikannya sedang mandi, ia masuk ke dalam kamar dan menggasak perhiasan sang majikan.
dalam aksinya itu, siti menggasak dua buah gelang emas  dan dua cicin yang nilainya mencapai kisaran rp 8,2 juta.
perhiasan itu, oleh korban disimpan di bawah kasur tempat tidurnya.
"setelah beberapa hari, korban yang merasa kehilangan baru melapor ke polisi.
dan berdasar laporan itulah, petugas melakukan penyelidikan," sambung ari priambodo.
menurut siti, dirinya nekat mencuri karena butuh uang untuk kebutuhannya sendiri serta anaknya.
"bayarannya kurang, karena itu sampai (nekat mencuri) seperti ini," jawab siti di sela menjalani pemeriksaan.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com