Halaman

Tampilkan postingan dengan label Rawan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Rawan. Tampilkan semua postingan

Rabu, 29 Januari 2014

20 Daerah di Jatim Rawan Longsor









surya online, surabaya - peristiwa longsor yang terjadi di dusun kopen, desa mekarsari, kecamatan bareng, kabupaten jombang, selasa (28/1/2014) dini hari langsung disikapi serius oleh pemprov jatim.
badan penanggulangan bencana daerah (bpbd) jatim minta masyarakat, terutama yang tinggal di daerah rawan bencana benar-benar meningkatkan kewaspadaan.
  pasalnya di jatim, terdapat 20 daerah yang masuk katagori rawan terjadi tanah longsor.
20 daerah tersebut, yakni magetan, ngawi, tuban, bojonegoro, madiun, blitar, jombang, pacitan, trenggalek, ponorogo, jember, banyuwangi, situbondo, probolinggo, pasuruan, kediri, tulungagung, malang, mojokerto, dan nganjuk.
"makanya setelah longsor yang terjadi di jombang dan menelan korban jiwa, masyarakat yang tinggal di wilayah rawan bencana longsor juga harus meningkatkan kewaspadaan," ujar kepala bpbd jatim, sudarmawan,  selasa (28/1/2014).
menurut sudarmawan, 20 daerah tersebut masuk rawan longsor karena di wilayah itu banyak dataran tinggi.
sementara lahan untuk tangkapan air semakin berkurang menyusul adanya penggundulan hutan.
sehingga ketika musim hujan, terlebih jika curah hujan sangat tinggi, maka sangat rawan terjadi longsor.
"dari situ, reboisasi terhadap lahan yang gundul harus dilakukan," tegasnya.
sementara untuk memberikan peringatan dini kepada masyarakat atau early warning system, pihaknya memasang ekstensometer atau alat deteksi dini gerakan tanah atau longsor dan memasang papan peringatan longsong di titik-titik wilayah yang dinilai rawan terjadi longsor.




penulis: mujib anwar

editor: parmin






tweet

Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com

Minggu, 04 Agustus 2013

Dua Jalur Rawan Laka Lantas di Magetan









surya online, magetan-bagi pemudik dari arah jakarta, solo yang akan menuju madiun, surabaya yang akan melewati jalur selatan, perlu berhati-hati bila melewati jalur perbatasan kabupaten ngawi - karangrejo, hingga maospati, kabupaten magetan dan jalur alternatif lewat karanganyar, jawa tengah - cemorosewo, sarangan, kabupaten magetan.
karena di kedua jalur jalan di kabupaten magetan ini merupakan jalur tengkorak yang rawan kecelakaan lalu lintas (laka lantas) hingga menyebabkan korban jiwa.
kedua jalur jalan di kabupaten magetan ini selain kondisi jalan sempit, arus lalu lintas sangat padat.
sedang di jalur alternatif karanganyar, jawa tengah - cemorosewu, sarangan, kabupaten magetan, selain kondisi jalannya yang berkelok-kelok, turun naik hingga menuntut kelihaian pengemudi,  juga wilayahnya rawan longsor.
"satuan lalu lintas (sat lantas) polres magetan akan memecah lalu lintas untuk menghindari penumpukan lalu lintas di sejumlah jalur jalan.
terutama didaerah rawan laka lantas seperti di baluk, karangrejo, dan tinap, pojoksari, kecamatan sukomoro,"kata kepala satuan lalu lintas (kasat lantas) polres magetan akp dadang kurnia kepada surya, seusai rapat koordinasi operasi ketupat 2013 diruang eksekutif mapolres magetan, minggu (4/8).
selain memecah lalu lintas (lalin), lanjut akp dadang kurnia, untuk menghidari penumpukan lalin, polres magetan juga mendirikan sejumlah pos pantau di daerah black spot yang rawan laka lantas itu.
"sat lantas polres magetan mendirikan empat pos pantau diwilayah rawan laka lantas, seperti di pos mandoran, plaosan, pos maospati, pos karangrejo dan pos air mancur untuk wilayah kota,"kata apk dadang.
dikatakan akp dadang, selain mendirikan pos pantau didaerah rawan laka lantas, polres magetan juga mendirikan pos pengamanan (pam) di titik-titik yang dipadati lalin maupun massa.
pos pam itu personil yang disiagakan gabungan dari polres dan pemerintah kabupaten (pemkab) magetan.
"pos pam itu berada di pos pam plaosan, pos pam pasar kawedanan, pos pam barat dan pos pam airmancur berada di pusat kota.
personil pos pam ini tidak hanya dari polres tapi juga dari pemkab magetan seperti dinas perhubungan, satpol pp, dari tenaga medis juga palang merah,"jelas akp dadang kurnia.
dadang juga meminta kepada pemkab magetan, agar tidak menyebabkan terjadinya penumpukan lalin di wilayah kecamatan plaosan, pos restribusi yang berada di sarangan dipindah ke dusun kuren, sebelum masuk dusun ngerong.
""dengan didirikannya pos restribusi di kuren, penumpukan lalin di jalur menuju cemorosewu, sarangan bisa dikurangi.
rekayasa lalin ini untuk memecah arus lalin di jalur jalan yang selama ini sering terjadi penumpukan lalin,"kata akp dadang kurnia.
sementara menjelan h - 4 ini arus lalin di wilayah jalur alternatif magetan - cemorosewu, sarangan, kecamatan plaosan relatif belum menunjukan penambahan yang berarti.
"ada penambahan lalin tapi masih relatif normal.
hingga minggu (4/8/2013) sore ini, lalin masih menunjukan normal.
kemungkinan minggu (4/8) malam, penambahan lalin sudah akan terlihat,"kata kepala pos plaosan aiptu moh said kepada surya, minggu (4/8/2013).
menurut aiptu moh said, kepadatan arus lalin yang melewati jalur alternatif karanganyar - cemorosewu diperkirakan mulai h - 3 hingga h - 2 mendatang.
"nanti paling padat diperkirakan h - 2, arus dari arah solo akan memenuhi jalur jalan di plaosan.
pemudik yang melewati jalur alternatif ini umumnya dengan tujuan madiun, surabaya,"jelas aiptu moh said sambil mengatakan pemudik yang melewati jalur alternatif ini biasanya sudah terbiasa melewati jalur jalan di sarangan inii.
st40 

Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com

Sabtu, 03 Agustus 2013

Ditemukan 86 Kawasan Rawan Kriminal









surya online, malang - polres malang kota mengidentifikasi kerawanan selama masa operasi ketupat semeru 2013, dimana ditemukan ada 86 titik rawan kejahatan yang harus mendapat perhatian ekstra selama masa mudik dan balik lebaran.
menurut kapolres malang kota, akbp totok suharyanto, wilayah tersebut sebagain besar rawan terhadap pencurian kendaraan bermotor (curanmor).
di kecamatan lowokwaru ada 54 lokasi, kecamatan blimbing 16, kecamatan sukun 6, kedungkandang 5 dan kecamatan klojen 3.
"jadi kalau ditotal, ada 86 titik rawan curanmor di seluruh kota malang," terangnya, jumat (2/8/2013).
sementara dua lokasi lainnya merupakan kawasan yang rawan pencurian dengan kekerasan, yaitu sawojajar dan jalan sulfat.
untuk mengantisipasi kejahatan selama masa mudik dan balik lebaran, lanjut totok, tidak ada polisi yang libur.
personil yang ada disiapkan untuk terus bersiaga.
“saya tegaskan, tidak ada polisi yang libur selama lebaran.
semua akan bertugas menyukseskan operasi ketupat semeru 2013,” ujar totok.
untuk pengawasan wilayah rawan tersebut polres malang kota telah membentuk tim patroli.
setiap hari minimal ada 12 wilayah rawan yang disambangi tim patroli.
selain itu ada tim khusus dari satreskrim yang diplot khusus di wilayah tersebut.
mereka dilengkapi senjata khusus untuk menindak pelaku kejahatan secara proporsional dan terukur.
“setiap anggota kami dilengkapi dengan sop untuk menindak prosedural, proporsional dan terukur.
kalau harus ditembak ya ditembak,” sambungnya.
untuk lebih memudahkan pemberantasan kejahatan, polres malang kota membuat plot khusus satuan reskrim dalam tiga tim.
masing-masing untuk tim curanmor, tim pencurian dengan kekerasan (curas) dan tim pencurian dengan pemberatan (curat).
pembagian ini agar setiap tim lebih fokus dan menjadikan mereka ahli di bidangnya.
“setiap tim biar bekerja lebih fokus pada bidangnya.
harapannya semakin banyak kejahatan yang bisa dicegah dan diberantas,” ucapnya.
sedangkan untuk pengamanan rumah kosong, polres malang kota telah bekerja sama dengan para satpam.
mereka diberi pemahaman untuk melakukan identifikasi warga dan kendaraan apa saja yang dimiliki.
harapannya setiap kedatangan orang asing bisa lekas terdeteksi pada satpam.
“dari kendaraannya saja satpam bisa tahu, yang datang orang asing atau warga setempat.
karena mereka punya data semua kendaraan milik warga,” pungkasnya.


Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com

Kamis, 01 Agustus 2013

Siapkan Sniper di Titik Rawan Arus Mudik Lebaran




Siapkan Sniper di Titik Rawan Arus Mudik Lebaran
Siapkan Sniper di Titik Rawan Arus Mudik Lebaran






surya online, bangkalan - pengamanan arus mudik lebaran menjadi perhatian serius petugas kepolisian.
polres bangkalan menyiapkan sniper (penembak jitu) di sejumlah titik rawan kriminalitas.
hal itu disampaikan kapolres bangkalan akbp soelitijono usai menggelar apel pasukan operasi semeru 2013 di lapangan mapolres setempat, kamis (1/8/2013).
"kami siapkan (sniper) dari brimob polda jatim yang akan dikonsentrasikan di titik rawan kriminalitas dan kemacetan di akses suramadu dan di sekitar pelabuhan kamal," ungkapnya usaiselain itu, lanjutnya, petugas juga memberikan atensi di sejumlah titik rawan kemacetan lainnya seperti di jalan raya dumajah dan di depan pasar galis akibat kegiatan pasar tumpah.
"guna mendukung itu, kami telah siapkan tiga pos pelayanan dan delapan pos pantau.
sementara jumlah anggota kami 290 personel," ujarnya.
dalam gelar pasukan itu, kapolres sulistijono menyerahkan dua motor tim pengurai kemacetan ke kasatlantas akp yusis budi krismanto dan menandatangani nota kesepahan bersama pemkab bangkalan terkait pos masjid bintang lebaran 2013.


Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com

Dua Titik Rawan Laka di Jombang




Dua Titik Rawan Laka di Jombang
Dua Titik Rawan Laka di Jombang






surya online, jombang - pemudik yang akan melintasi ruas jalan utama di wilayah jombang diharapkan berhati-hati.
di jalur itu terdapat dua titik rawan kecelakaan.
yakni jalan antara gambiran-peterongan serta titik jombang-perak.
    kasatlantas polres jombang, akp bambang christianto utomo mengatakan, pada jalur lepas mojoagung ke barat, yakni gambiran-peterongan, merupakan titik rawan kecelakaan (laka) yang harus diwaspadai pengguna jalan.
    "sebab, sepanjang jalan ini kondisinya halus dan bagus, juga lebar.
kondisi itu membuat pengguna jalan lalai dan kecepatan kendaraannya tidak terkontrol," ujar dia.
    sedangkan, jalur lepas jombang, yakni jalan antara jombang-perak, jelas bambang, kondisinya banyak gelombang dan berlubang sehingga juga rawan menimbulkan kecelakaan.
    "sama dengan kondisi jalan halus, kondisi jalan bergelombang juga harus diwaspadai.
sebab, kalau laju kendaraan terlalu tinggi, bisa oleng dan mengalami kecelakaan,” tandas bambang.
    sementara itu, guna mengantisipasi kemacetan arus mudik dan arus balik, dinas perhubungan dan komunikasi (dishubkom) jombang mempersiapkan 4 jalur alternatif.
    "jalan alternatif itu, pertama di desa mojotrisno.
pemudik dari surabaya tujuan kediri, blitar dan malang bisa masuk ke jalur alternatif ini, guna menghindari kemacetan yang mungkin terjadi di mojoagung kota dan peterongan," ungkap kepala dishubkom jombang, imam sudjianto.
       jalur alternatif lainnya, lanjut imam, ialah jalur polsek - mojoagung.
jalur ini ada di titik perempatan gambiran mojoagung, di mana para pengguna jalan jurusan solo-jogja bisa mengambil arah kiri untuk menghindari titik kemacetan yang mungkin terjadi di seputar peterongan.
       sedangkan jalur alternatif tiga, adalah guna menghindari kemacetan di wilayah bra’an, bandarkedungmulyo.
untuk ini pengguna jalan bisa masuk ke jalur alternatif desa jatipelem.
       adapun jalur alternatif empat adalah ploso.
ini dikhususkan pengguna jalan dari arah nganjuk atau plandaan.
untuk jalur ini, dishubkom bersama polisi melakukan rekayasa lalulintas atau skenario untuk mengurangi kemacetan.
       mereka yang dari nganjuk atau plandaan, akan diharuskan berputar sejauh 1 kilometer lebih sebelum bisa memasuki jembatan ploso di atas sungai brantas.
"itu bertujuan agar tidak terjadi kemacetan di atas jembatan," jelas imam.


Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com

Senin, 29 Juli 2013

19 Titik Rawan di Jalur PT KAI Daop IX Jember




19 Titik Rawan di Jalur PT KAI Daop IX Jember
19 Titik Rawan di Jalur PT KAI Daop IX Jember






surya online, jember - pt kai daerah operasioanl (daop) ix jember mengidentifikasi 19 titik rawan di sepanjang jalur kereta api di wilayah kerja pt kai daop ix jember, mulai dari pasuruan hingga banyuwangi.
ke-19 titik rawan itu terdiri dari rawan banjir, tanah longsor, rawan kecelakaan juga rawan pencurian sarana dan prasarana rel kereta api.
menjelang masa angkutan lebaran dimulai, petugas pt kai daop ix jember terus mengintensifkan pengawasan, juga melakukan tindakan prefentif di kawasan yang rawan-rawan tersebut.
ada sembilan titik rawan banjir di sepanjang jalur mulai pasuruan hingga banyuwangi.
kawasan rawan banjir yang berada di jember contohnya di km 193 kelurahan mangli, km 200 desa arjasa dan km 7 hingga km 12 desa kalisat.
kawasan lain yang juga rawan banjir antara lain berada di stasiun rogojampi hingga karangasem dan stasiunkarangasem sampai stasiun argopuro, kabupaten banyuwangi.
sementara kawasan yang rawan longsor berada di kecamatan silo (jember), perbukitan gunung gumitir hingga kecamatan kalibaru (banyuwangi).
"sementara yang rawan kecelakaan antara lain berada di kelurahan mangli, jember karena ada sejumlah perlintasan tidka berpenjaga namun berada di kawasan permukiman padat penduduk.
jadi rawan terjadi kecelakaan," ujar manajer humas pt kai daop ix jember gatut sutiyatmoko, minggu (28/7/2013).
selain rawan banjir, tanah longsor dan kecelakaan, petugas juga harus mewaspadai titik rawan pencurian.
pencurian terhadap material rel kereta api, seperti paku ataupun baut rel, masih dijumpai seperti di kawasan sepanjang stasiun jember hingga arjasa.
petugas melakukan perbuatan berbeda di empat jenis titik kerawanan itu.
untuk kaasan rawan banjir dan tanah longsor, petugas meningkatkan pemantauan, dari biasanya dua kali menjadi tiga kali sehari.
khusus kawasan yang rawan tanah longsor, petugas juga memantau kondisi tanah di bawah rel, termasuk saluran airnya.
sedangkan untuk kawasan yang rawan kecelakaan, petugas memasang spanduk dan baliho adanya pintu perlintasan tanpa penjaga juga palang pintu.
"untuk yang rawan kecelakaan, kami pasang spanduk yang bunyinya pemberitahuan kepada pengendara kalau akan melewati pintu perlintasan tidak berpenjaga.
minimal mereka berhati-hati ketika akan melintas, memastikan tidak ada kereta yang akan lewat," tegas gatut.
sedangkan pemantauan di kawasan yang rawan pencurian, petugas pt kai daop ix melibatkan personel kepolisian seperti dari brimob polda jatim.
"kami antisipasi agar perjalanan angkutan lebaran ini aman dan nyaman bagi para pemudik," kata gatut.


Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com

Waspadai 29 Titik Rawan Macet di Jatim









surya online, surabaya - masyarakat yang akan mudik ke kampung halaman diminta mewaspadai 29 titik lokasi yang rawan macet pada jalur utama di jatim.
ke-29 lokasi rawan macet tersebut berada di ruas jalan surabaya - mojokerto - madiun - magetan - ngawi, ruas madiun - ponorogo - pacitan, ruas surabaya - lamongan - tuban - bulu, ruas surabaya - malang - blitar - tulungagung, ruas malang - batu, ruas malang lumajang, ruas surabaya - probolinggo - situbondo - banyuwangi, dan ruas jalan surabaya - bangkalan - sumenep.
kepala dinas perhubungan dan lalu lintas angkutan jalan (llaj) jatim wahid wahyudi mengatakan, dari delapan ruas jalan utama di jatim yang rawan terjadi kemacetan tersebut, untuk ruas jalan surabaya - mojokerto - madiun - magetan - ngawi terdapat sembilan titik kemacetan, yakni simpang medaeng kletek, by pass krian, raya sepanjang, jl raya by pass km 51, simpang 3 mojoagung, simpang mengkreng, jl raya nganjuk-madiun bagor, jl raya wilangan-caruban, ngawi-mantingan masuk desa sidolaju widodaren.
"penyebab kemacetan macam-macam, mulai volume lalu lintas melebihi kapasitas jalan, kurangnya kapasitas simpang, perlintasan kereta dan jalan sempit serta adanya pasar tumpah," ujarnya, minggu (28/7/2013).
untuk ruas madiun-ponorogo-pacitan kemacetan terjadi di jembatan plapar kecamatan slahung akibat jembata rusak.
sedang ruas surabaya - lamongan - tuban - bulu kemacetan terjadi di jl raya duduk sampeyan km 33-34 dan jl surabaya-babat km 73.
pada surabaya - malang - blitar - tulungagung, lanjut wahid terdapat delapan titik kemacetan yang harus diwaspadai pemudik.
yakni, simpang arteri porong, simpang 3 kejapanan, simpang 4 patung sapi (jl raya surabaya-malang km 44-45), lawang km 70-71, singosari km 77-78, purwosari, simpang 3 karanglo, dan karangkates.
untuk ruas malang - batu kemacetan terutama terjadi di karanglo.
lalu ruas malang - lumajang terjadi kemacetan di bululawang.
di ruas surabaya - probolinggo - situbondo - banyuwangi pemudik diminta mewaspadai lima titik kemacetan, yaitu raya waru dan raya gedangan, simpang 4 kebon agung, simpang ngopak (jl raya surabaya-banyuwangi km 70-71), jl raya tongan dan jl raya panglima sudirman km 99, serta pasar ranuyoso.
"untuk ruas jalan surabaya - bangkalan - sumenep, titik kemacetan terjadi di pasar tanah merah dan pasar blegah," jelasnya.
jika kemacetan yang terjadi sangat luar biasa, pihaknya, kata wahid telah menyiapkan beberapa ruas jalan alternatif yang dapat dilewati para pemudik selama angkutan lebaran 2013.


Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com

Minggu, 02 Juni 2013

Jelang Lebaran, Inventarisir Jalan-Jalan Rusak dan Rawan








surabaya - satlantas polrestabes surabaya mulai menginventarisir jalan-jalan rusak dan rawan menjelang idul fitri 2013.
"kami akan bekerja sama dengan instansi terkait, untuk menginventarisir jalan-jalan rusak dan rawan di surabaya," kata kasatlantas polrestabes surabaya akbp sabilul alif, minggu (2/6/2013).
menurut alif, kemungkinan titik-titik rawan tidak jauh berbeda dengan tahun lalu.
"untuk titik-titik rawan kemacetan di surabaya mungkin tidak jauh berbeda, untuk jalan-jalan rusak yang mungkin ada perubahan," kata alif.
di surabaya, beberapa jalan yang biasanya mengalami kepadatan saat lebaran,  jalan ahmad yani, raya wonokromo, jalan mayangkara, jalan mayjend sungkono dan margomulyo (arah ke gresik) masih menjadi pusat kemacetan.
selain menyiapkan bus untuk mudik lebaran bareng, alif mengatakan pihaknya juga tengah menyiapkan program ransel yakni kendaraan berkesalamatan.
program ini untuk masyarakat yang hendak mudik dengan menggunakan kendaraan pribadi, utamanya pengguna motor.
"tahun ini tidak ada pengawalan untuk pemudik yang hendak mudik mengendarai motor secara bersama-sama," kata alif.
dalam program ini yang ditekankan adalah kendaraan yang berkesalamatan, dengan kondisi kendaraan yang sesuai standart.
"program ini menekankan pada kondisi kendaraan, seperti oli, rem, dan perangkat kendaraan lainnya.
nantinya kami akan bekerja sama dengan bengkel-bengkel," tambah alif.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com