Halaman

Tampilkan postingan dengan label Ijazah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ijazah. Tampilkan semua postingan

Selasa, 10 Juni 2014

Ijazah Kejar Paket C Telat, Mendaftar Perguruan Tinggi Terhambat









surya online, surabaya - para lulusan pendidikan kesetaraan (kejar paket c) kini sulit mendaftar ke perguruan tinggi ataupun melamar kerja.
pasalnya, ijazah setara sma yang menjadi haknya hingga kini belum diterima.
padahal pengumuman kelulusan ujian nasional pendidikan kesetaraan (unpk) paket c sudah disampaikan sejak 20 mei 2014.
hal ini diakui direktur pusat kegiatan belajar masyarakat (pkbm) interaktif surabaya tutik hidajati.
sejak beberapa hari lalu dia sudah ditagih ijazah para peserta didiknya.
karena belum ada kejelasan, pihaknya pun sulit memberi jawaban pasti.
menurutnya, keterlambatan penerbitan ijazah itu merugikan lulusan yang ingin mendaftar seleksi bersama masuk perguruan tinggi negeri (sbmptn).
"percuma seleksi bersama masuk perguruan tinggi negeri (sbmptn) itu membolehkan peserta ujian paket c.
tapi ijazahnya sampai sekarang tak kunjung terbit," tutur tutik saat dikonfirmasi senin (9/6/2014).
karena tak ada kejelasan, tutik pun berinisiatif memberikan daftar nilai dan surat keterangan lulus dari pkbm bagi peserta didik yang akan melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi.
bahkan untuk peserta didik dari sekolah internasional yang akan mendaftar ke amerika hanya berbekal surat keterangan lulus.
"untungnya semua itu diperbolehkan.
sementara ini saya dulu yang tanda tangan," katanya.
diakuinya, kejadian itu selalu berulang setiap tahun.
bahkan sebelumnya ijazah kejar paket c ini baru diterbitkan menunggu pengumuman kejar paket b dan kejar paket a.
hal itu dinilai terlalu lama karena pengumuman kejar paket a baru dilakukan akhir bulan juni 2014.
hal ini jauh berbeda dengan pendidikan formal yang saat ini, jenjang sma sederajat sudah melakukan cap tiga jari.
tutik  sudah menanyakan ini ke pemerintah dan jawabnya hanya disuruh sabar.
dia berharap hal ini tidak terus terjadi berulang-ulang setiap tahun.
sebab, ini akan mengganggu peserta didik yang akan melanjutkan ke jenjang formal yang lebih tinggi.
termasuk untuk yang ingin mendaftar bekerja di sektor formal.
ijazah ini sangat ditungu-tunggu.
"kami sudah mengingatkan setiap tahun.
tapi setiap tahun tidak ada perubahan yang lebih baik,"tukasnya.
kabid pendidikan non formal dan informal (pnfi) dindik jatim nashor menjelaskan tugas mencetak ijazah dan mengisi blanko ijazah ada di bawah wewenangnya.
tetapi untuk menerbitkan pihaknya masih menunggu master blanko ijazah dari pusat yang akan dicetak.
"jadi masternya itu dari pusat.
kita tidak bisa mencetak kalau tidak dikirimi," katanya.
nashor berjanji, sebelum pengumuman paket a berlangsung, ijazah paket c ini sudah dirampungkan.
kemungkinan pada 20 juni mendatang semua sudah didistribusikan sampai ke tingkat pkbm.
"biasanya memang menunggu satu bulan.
nanti yang tanda tangan ijazahnya langsung kepala dindik kabupaten/kota," pungkasnya.





baca juga



kerugian negara kasus disnaker capai rp 672 juta


temukan opsi pengobatan nurul-rahma, tim dokter segera rapat pleno


inilah beberapa kejanggalan perampokan di lakarsantri


pangdam mayjen tni eko wiratmoko klarifikasi keterlibatan babinsa


kunci mobil tersangka ditemukan





penulis: musahadah

editor: parmin






tweet

Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com

Minggu, 04 Agustus 2013

Mantan Rektor Gugat Keabsahan Ijazah









surya online, malang – ijazah mahasiswa universitas kanjuruhan malang (unikama) dituding ilegal oleh mantan rektor unikama, dr hadi sriwiyana.

bahkan, hadi melalui kuasa hukumnya, sumardhan sh, menyebarkan surat edaran per 15 juli 2013 kepada badan kepegawaian daerah se-jatim yang menyatakan ijasah wisudawan unikama yang lulus mei 2013, masih dalam proses penanganan polda jatim dan polresta malang.

surat edaran ini pun juga dikirimkan ke para alumni unikama yang akhirnya menimbulkan polemik karena beberapa alumni unikama meminta kejelasan pihak rektorat baru di bawah pimpinan dr pieter sahertian.

dalam surat edaran itu, sumardhan menyatakan, pihaknya sudah mengajukan gugatan di pengadilan tata usaha negeri (ptun) jakarta untuk mencabut sk kemhumkam yang memberikan legalitas pieter sebagai rektor yang telah membubuhi tanda tangan di ijasah mahasiswa unikama.

“karenanya, kami mohon kepada bapak bkd jatim agar berkenan menolak lamaran yang menggunakan ijazah dan transkrip nilai terbitan tahun 2013,” papar sumardhan dalam surat edaran itu.

namun hal itu dibantah pihak pieter.
melalui kuasa hukumnya, suwandi sh, menyatakan, ijazah alumni unikama lulusan mei 2013, tetap sah secara hukum.

ijazah ini pun, lanjut suwandi, sudah terdaftar di kementerian hukum dan ham (kemhumkam) dan legalitasnya bisa dipertanggungjawabkan.

“surat edaran yang dikirim bukan hanya meresahkan tapi tidak benar.
para alumni unikama tidak perlu khawatir,” kata suwandi kepada surya online, sabtu (3/8/2013).

suwandi membeberkan, ada pns yang kepangkatannya langsung naik setelah lulus mei 2013.
hal ini, lanjutnya, merupakan bukti jika ijazah unikama yang ditandatangani pieter sah di mata hukum.

“kami juga tidak menerima keluhan dari mahasiswa yang ditolak bekerja karena ijazahnya dianggap bermasalah,” tandasnya.


Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com

Selasa, 02 Juli 2013

Dua Bacaleg Kota Kediri Dilaporkan Pakai Ijazah Palsu








kediri-panitia pengawas (panwas) pemilu legislatif kota kediri, jawa timur menerima laporan dari masyarakat adanya dua bakal calon anggota legislatif (bacaleg) yang diduga memakai ijasah palsu.
satu bacaleg dilaporkan mendaftar dengan ijasah sma palsu dan satu bacaleg diduga melampirkan ijasah perguruan tinggi yang diduga palsu.
pihak panwas tidak membuka jati diri kedua bacaleg yang diduga memakai ijasah palsu.
"kedua bacaleg yang dilaporkan masyarakat memakai ijasah palsu semuanya pria dari dapil kecamatan pesantren," ungkap dian, ketua panitia pengawas (panwas) kota kediri kepada wartawan, senin (1/7/2013).
menyusul laporan itu, pihak panwas telah melakukan investigasi dengan mendatangi sekolahnya yang berlokasi di kota kediri.
dari hasil pengecekan diperoleh data jika yang bersangkutan memang  siswanya.
"kami juga mengecek nomer induk dan buku register sekolahnya memang ada," jelasnya.
sehingga laporan masyarakat terkait bacaleg yang diduga memakai ijazah palsu sma tidak terbukti.
sedangkan bacaleg yang melapirkan ijasah palsu perguruan tinggi masih belum dilakukan pengecekan.
"fokus kami masih ijasah sma yang menjadi syarat minimal bagi seorang caleg," jelas dian.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com