Halaman

Tampilkan postingan dengan label Ibunya. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ibunya. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 18 Mei 2013

Tabrak Mobil Anggota TNI, Balita Tewas di Gendongan Ibunya








lamongan -  aliya windo goloisa (3) balita digendongan ibunya  mengalami nasib  naas, korban  tewas dalam perjalanan ke rumah sakit  akibat  sepeda motor yang dikendarai orang tuanya, m eri rohmanto (38) membonceng istri dan korban menabrak mobil kijang s 511 jj yang dikendari, priyadi (51) anggota tni ad 0812 di jalan raya  depan koramil paciran, jumat (17/5/2013) petang.
menurut saksi mujito (42) warga paciran, sebelum kejadian kendaraan roda empat yang dikendarai priyadi melaju dari barat ke timur dengan kecepatan  50 km/ jam.
 dari jarak ratusan meter, sang pengemudi yang juga anggita tni ad itu mulai mengurangi kecepatan karena hendak belok kantor koramil  di selatan jalan.
bersamaan itu, dari arah berlawanan muncul sepeda motor tanpa pelat nomor yang dikendarai m eri romanto memboncengkan istrinya nilatul kholifah (35) dengan menggendong anaknya yang masih balita, aliya windo goloisa (3) dengan kecepatan 60 km / jam.
karena jarak yang sudah terlalu dekat,  hingga sepeda motor menabrak mobil kijang yang hendak belok ke kantor koramil.
diduga akibat pengendara sepeda motor tidak mampu menguasai stirnya .
 ketiga pengendara  sepeda motor  terjatuh dan bayinya mengalami luka di bagian dada dan perut dan meninggal dalam perjalanan ke rumah sakit.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Kamis, 16 Mei 2013

Pembunuh Ibu Kandung Telan Hati Ibunya Empat Kali




Pembunuh Ibu Kandung Telan Hati Ibunya Empat Kali
Pembunuh Ibu Kandung Telan Hati Ibunya Empat Kali





surabaya - penyidik polrestabes surabaya butuh waktu untuk mengumpulkan fakta-fakta baru terkait tersangka supardi, pelaku pembunuhan terhadap ibu kandungnya sendiri, akiyah, warga bangkingan timur ii surabaya, selasa (14/5/2013).
setelah terbukti jika usai memenggal kepala ibunya, supardi sempat memakan hati ibu kandungnya itu.
kini muncul fakta baru lagi, jika supardi sempat menelan hati ibunya sebanyak empat kali.
"setelah dipenggal, hati ibunya diambil dan dimakan sebanyak empat kali," kata kanitresmob polrestabes surabaya akp agung pribadi, kamis (16/5/2013).
digigitannya yang keempat, supardi lalu muntah, dan muntahannya tersebut diletakkan di baskom yang telah disiapkan.
setelah itu, supardi lalu meletakkan hati itu di dada korban.
selain itu, menurut agung, supardi mengambil hati ibunya tidak dipotong, melainkan ditarik.
"berdasar hasil otopsi, setelah dada ibunya dibelah, tersangka menarik hati ibunya itu sehingga ada sebagian organ hati yang tertinggal," kata agung.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com