Halaman

Jumat, 02 Mei 2014

Ibu dan Anak Dibunuh




Ibu dan Anak Dibunuh
Ibu dan Anak Dibunuh






surya online, sidoarjo - ketenangan warga perumahan pabean asri di desa pabean, kecamatan sedati mendadak pecah setelah mendengar linda, 30, dan anaknya putri, 9, yang tinggal di blok j-12 ditemukan terbunuh, kamis (1/5/2014) malam.
  mayat ibu dan anak yang ditemukan terpisah itu diduga kuat sudah dibunuh 3 jam lebih.
kondisi linda ditemukan dalam posisi telentang di ranjang tidur.
mulut korban terlihat seperti menggigit sesuatu dan tangannya kelihatan seperti mencekeram.
disinyalir linda saat menjelang ajal menjemput, merasakan sakit yang luar biasa.
diduga kuat, korban dibekap dengan bantal oleh pelaku sehingga tidak bisa bernapas.
lebam yang ada di tubuh korban linda disinyalir bukan bekas pukulan benda tumpul tapi muncul dari mayat yang sudah terbunuh lebih dari 2 jam.
petugas gabungan dari polsek sedati dan polres sidoarjo yang melakukan olah tempat kejadian perkara (tkp) tidak menemukan unsur benda keras seperti palu atau potongan besi.
sementara itu, putri, anak linda yang masih kelas iv sdn tropodo dihabisi pelaku diduga kuat karena tahu pembunuhnya.
bocah yang masih polos itu lehernya dijerat dengan tali skeeping  warna hijau hingga matanya terbelalak.
melihat kondisi tubuh putri, sebelum dibunuh dengan cara dijerat terlebih dulu dipukul kepalanya karena ada luka memar di kepala putri.
pembunuhan sadis itu baru terungkap setelah paman korban, chandra pulang ke rumah, sekitar pukul 22.
00 wib.
setelah melihat tubuh linda dan keponakannya putri sudah tidak bernyawa, ia langsung keluar dan beteriak minta tolong kepada tetangganya.
seketika itu warga sekitar keluar untuk mencari tahu.
“chandra waktu itu minta tolong dan memberitahu jika linda dan anaknya putri meninggal dunia,” tutur samadi, tetangga korban.
ketika pemeriksaan berlangsung di tkp, di dekat tubuh linda, tepatnya di samping pintu rumah ada rujak buah.
rujak tersebut kelihatannya masih kelihatan baru separo dimakan.
namun siapa saja yang makan rujak kini masih dalam pelacakan.
diduga kuat, rujak itu dimakan bersama oleh pelaku dengan korban linda.
melihat kondisi yang ada di lapangan, pembunuh sudah kenal dengan korban dan anaknya (putri).
pertama, pintu rumah tidak ada kerusakan dan tidak ada tanda-tanda kekerasan di tubuh korban.
selain itu, korban saat menerima tamu yang nota bene adalah pembunuh sudah welcome.
sementara, motor milik korban jenis honda beat putih raib.
hilangnya motor itu diperkirakan untuk menghilangkan alibi saja atas terjadinya pembunuhan.
kapolsek sedati akp yuyus andriastanto yang dihubungi masih melakukan olah tkp dan mencari saksi yang ada di sekitar lokasi.
pascakejadian, anak buahnya langsung disebar untuk menggali informasi atas kematian korban.
  “mulai dari bakul bakso, pemulung dan tetangga korban kami coba dekati untuk menggali informasi.
mudah-mudahan bisa mengungkap,” jelasnya.
ketika disinggung apakah pelakunya kenal dengan korban? tanya surya.
“ya jelas pelakunya kenal dengan korban.
yang jelas kami masih mencari mundur dalam tiga jam sebelum peristiwa.
nah dari situ akan ketahuan,” paparnya.
kabar yang berkembang, saat masih hidup, linda pernah curhat kepada tetangganya.
ia saat itu mengaku sudah lama berpisah dengan suaminya tapi belum resmi cerai.
sampai kini korban sudah 12 kali sidang di pengadilan agama (pa).
  selama menikah, linda dikaruniai dua orang anak, yang pertama laki-laki ikut suaminya dan perempuan bernama putri, ikut linda.
tetangga juga mendengar kabar kalau linda tidak bersedia diajak rujuk tetapi suaminya sering datang ke rumah korban saat sore hari.
“kabarnya, suaminya mengajak rujuk tapi linda tidak mau,,” ujar tetangga korban.




terkait#ibu dan anak, dibunuh

penulis: anas miftakhudin

editor: wahjoe harjanto






tweet

Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.