Halaman

Jumat, 02 Mei 2014

Korban Dibekap Lakban dan Dipaksa Membuka Brankas




Korban Dibekap Lakban dan Dipaksa Membuka Brankas
Korban Dibekap Lakban dan Dipaksa Membuka Brankas






surya online, surabaya - lima perampok yang ditembak mati polisi, termasuk pelaku yang kejam.
dalam beraksi mereka tidak segan menyiksa korbannya untuk merampas harta benda korban.
ini pernah dialami oleh chandrawati (54), warga citrland.
chandra menjadi korban lima perampok tersebut, dan mengalami kerugian mencapai rp 2 miliar.
chandra mengaku lega meskipun harta bendanya tak bisa kembali.
chandra menceritakan malam itu, dia sempat disekap dengan menggunakan lakban warna hitam.
"saya dan suami saya dibekap dengan lakban, lakban itu sampai kena rambut saya," kata chandra.
setelah dibekap, chandra dipaksa untuk membuka brankas di rumahnya.
chandra pun sempat dipukul, bahkan lengannya dilukai dengan celurit.
"saya sempat dua kali salah membuka password brankas, saya sangat panik dan ketakutan.
baru ketiga kalinya brankas itu terbuka," kata chandra.
isi dalam brankas hilang dibawa kabur lima perampok.
di antaranya tiga kilogram emas batangan, cincin kawin, dan uang asing, dengan total rp 2 miliar.
dalam menjalankan aksinya, seakan menghina, lima perampok tersebut meninggalkan peralatan-peralatan untuk merampok.
seperti tali tambang dengan panjang 50 meter, tang, linggis, bahkan celurit ditinggal di lokasi kejadian.




terkait#perampokan

berita terkait: polisi tembak bandit



saat beraksi lima perampok bawa jimat doa


perampok sempat belanja di ptc beli perlengkapan merampok


polisi sempat tembak kaca mobil hentikan perampok


terakhir lima perampok beraksi di citraland, gondol rp 2 miliar


polisi tembak mati lima bandit sekaligus





penulis: haorrahman

editor: titis jati permata






tweet

Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.