surya online, lamongan - bupati fadeli minta kepada masyarakat tidak terlalu khawatir terkait sejumlah orang lamongan yang ditangkap yang tersangkut dengan bocornya jawaban unas sma sederajat.
"itu hanya individu,"kata fadeli usai mengikuti upacara hardiknas, jumat (02/05/2014).
fadeli berharap masyarakat , utamanya wali murid tenang menghadapi informasi yang berkembang.
pasalnya semua sudah ditangani oleh yang berwajib.
itu artinya akan ada penanganan dengan kasus bocornya jawaban soal unas yang menyeret sejumlah nama dari lamongan.
orang nomor satu ini meyakini kalau apa yang terjadi itu adalah individu yang bersangkutan.
"tidak sistematis.
semoga itu hanya individu mereka,"harapnya.
ia juga mempercayakan sepenuhnya penanganan kasus bocor jawaban soal unas yang menyeret nama edy purnomo guru sman 3, muhammad nasrun abidn ibnu mubarok dan wiyono sang kepala sekolah sma negeri 3.
jika dua orang terduga di antara empat orang terbukti secara sah menurut hukum maka pihaknya juga akan menjatuhkan sanksi.
bobot sanksi tentu tergantung hukuman yang mereka lakoni.
kalau sebagai pns, tentu ada tiga kategori sanksi, yakni ringat, sedang dan berat bahkan sampai pemecatan.
untuk sementara sanksi itu belum bisa diterapkan karena belum ada keputusan hukum apapun terhadap mereka.
"kalau ada putusan hukum yang sah, mereka akan dijatuhi sanksi karena statusnya sebagai pns,"katanya.
kembali diharapkan, masyarakat tidak berlebihan ketakutan dan menafsirkan negatif apa yang telah berkembang dalam tiga hari ini.
sejauh ini pihaknya belum mendapati kabar sejuah mana hakikinya keterlibatan mereka yang sudah dimintai keterangan polrestabes.
terorganisirsementara itu sejumlah guru kepada surya menyatakan, soal bocornya jawaban unas sma sederajat sebenarnya terjadi karena adanya jaringan yang tersistematis.
dan bahkan itu tidak hanya terjadi pada tahun ini saja.
dua tahun sebelumnya yakni saat unas juga sama kejadiannya.
"modusnya sama dengan sekarang.
cuma dua tahun sebelumnya tidak sampai terbongkar,"kata guru yang tak mau dikorankan namanya.
dikatakan sumber itu, pola distribusi pembocoran jawaban unas juga sama dengan sebelumnya.
dan itu melibatkan para guru yang sama - sama ingin siswanya mendapat nilai bagus.
"praktik sebenarnya terorganisir,"kata guru yang mengaku tidak tahu pasti cara orang pertama yang ditugasi mendapatkan bocoran jawaban unas selama tiga tahun berjalan.
baca juga
guru sman 3 lamongan, paman abid terlibat
penulis: hanif manshuri
editor: satwika rumeksa
tweet
Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.