surya online, madiun - dinas pendidikan dan kebudayaan (dindik) kabupaten madiun hingga kini masih kekurangan sekitar 700 guru kelas setingkat sd, sehingga banyak guru yang merangkap tugas.
"kalau mengacu skb lima menteri, maka kami kekurangan sekitar 700 guru kelas.
makanya sekarang, banyak guru mata pelajaran yang merangkap guru kelas.
meski tak proporsional tetap kami lakukan, karena ini penting untuk mengisi kekurangan itu," terang kepala dinas pendidikan dan kebudayaan pemkab madiun, suhardi kepada surya online, minggu (16/2/2014).
suhardi mengungkapkan, saat ini pihaknya memiliki 6.
000 guru yang tersebar di 522 lembaga sekolah dengan rincian 440 setingkat sd, 44 smp dan 13 sma serta 25 lembaga setingkat smk.
"kalau untuk guru kelas smp dan sma, masih cukup bahkan lebih.
tetap, untuk guru kelas sd kita kekurangan cukup banyak.
meski hasil pengumuman tes honorer kategori 2 (k2) diumumkan dan ratusan akan menjadi pegawai kami, tetap akan kurang.
termasuk hasil tes cpns kategori umum kemarin," imbuhnya.
oleh karena itu, kata suhardi, pihaknya membuka peluang bagi guru kelas dari luar kota atau luar jawa timur untuk transfer mengajar di kabupaten madiun.
"kalau ada guru yang mau pindah ke sini, akan langsung kami terima asalkan pindahnya sesuai prosedur.
kemarin kami tolak guru yang mau pindah dari ponorogo, tetapi sakit-sakitan," paparnya.
terkait    #guru, kurang, kabupaten madiun
baca juga
kondom dalam lukisan sang guru
dindik kota surabaya respon protes warga kurang mampu
calon mahasiswa ub jalur snmptn kemungkinan kembali berkurang
bu guru sebar foto bugil di facebook
kejaksaan turunkan tim usut bantuan sapi
penulis: sudarmawan
editor: adi agus santoso
tweet
Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.