surya online, surabaya - majelis pedagang pasar turi membantah bahwa sekarang banyak makelar stan.
pasalnya, pedagang pasar turi sekarang lebih tertib baik dalam pembayaran stan maupun mengikuti aturan yang diterapkan investor pembangunan pasar turi.
"dulu memang banyak yang berpraktek makelar kemudahan dalam pembayaran, tapi sekarang rasanya kok sudah tidak ada," kata kiemas a chalim, koordinator majelis pedagang pasar turi, minggu (16/2/2014).
memang, diakui kiemas, permintaan kemudahan dalam pembayaran stan dulu jumlahnya sangat banyak, terutama dari pedagang pasar turi lama yang tidak mampu membayar stan.
dan kemudahan-kemudahan tersebut telah direalisasi investor.
untuk itu, menurut kiemas, menjelang penyelesaian pembangunan pasar turi jika masih ada yang meminta kemudahan dalam pembayaran stan patut dipertanyakan.
ini dikarenakan proses pembayaran stan sudah selesai tinggal menunggu penyerahan kunci stan dan mulai berjualan di pasar turi.
"mungkin yang belum selesai melakukan proses pembayaran karena memang itu pedagang bandel yang mau seenaknya sendiri.
makanya kita dukung sikap tegas investor dalam menghadapi pedagang pasar turi seperti itu," tandas kiemas.
investor pembangunan pasar turi, dikatakan kiemas, sebetulnya cukup apresiatif terhadap keinginan pedagang.
di mana investor telah memberikan subsidi harga pembayaran stan kepada pedagang lama pasar turi.
di mana untuk satu stan dikenakan pembayaran sekitar rp 110 juta hingga rp 125 juta sesuai dengan luasan stan.
padahal, jika tanpa ada subsidi harga maka satu stan perdagangan dengan ukuran sama bisa mencapai rp 250 juta hingga rp 300 juta lebih.
"jadi pedagang lama pasar turi selayaknya berterima kasih pada investor yang telah memberi kebijakan harga subsidi itu," tutur kiemas.
terkait    #pedagang bantah makelar stan gentayangan, pasar tu
baca juga
dewan anggap positip kesepakatan pedagang dan investor pasar turi
pedagang pasar turi sambut baik dihapusnya blacklist pembelian stan
3000 pedagang lunasi uang muka beli stand pasar turi
dprd surabaya dukung redesain gambar pasar tunjungan
ikuti proyek trem, desain pasar tunjungan dirubah
penulis: ahmad amru muiz
editor: parmin
tweet
Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.