Halaman

Selasa, 25 Maret 2014

Sego Thiwul Iwak Peyek khas Trenggalek




Sego Thiwul Iwak Peyek khas Trenggalek
Sego Thiwul Iwak Peyek khas Trenggalek







oleh : achsanul khabibmahasiswa jurusan teknik elektro universitas negeri malangahsan.
habib0@gmail.
com
kota alen-alen adalah sebutan untuk kota trenggalek dengan keramahan warganya juga berjuta kulinernya ada di kota ini.
salah satunya adalah sego thiwul iwak peyek khas trenggalek.
yang pasti ini bukan lagu yang sohor itu, tapi memang makanan khas daerah ini yang dijamin bakal membuat ketagihan siapapun yang pernah mencicipinya.

sego thiwul dibuat dari gaplek, atau singkong kering tumbuk.
orang menyebutnya tepung gaplek halus atau tepung kasava.
namun thiwul yang paling enak bukan dari tepung kasava hasil tumbukan mesin, namun gaplek tumbuk menggunakan lumpang (batu berlubang) karena memiliki citarasa tinggi.

sementara iwak artinya ikan.
di trenggalek iwak adalah semua lauk pauk berbahan dasar daging, baik itu ikan air tawar, ikan air laut, daging kambing, daging sapi.
berbagai lauk ini cocok dihidangkan bersama sego thiwul.
misalnya kothok semar pedhas, kothok tongkol pedhas, sayur tewel, sayur kluwih, lodeh, lodho ayam dan lain-lain.
namun yang paling saya sukai adalah sego thiwul dengan kothok tongkol pedhas, sensasi pedhasnya itu yang membuat ingin nambah terus.

sebagai pelengkap, jangan lupa sandingkan peyek ketika menikmati sego thiwul dengan sesansi rasa gurih, renyah, dan kriuk.
bahan dasar peyek bisa beragam, dari peyek kedelai, udang, iwak kali, teri, dan sebagainya.

yang unik dari sego thiwul ini adalah sekali menyantapnya seharian akan merasa kenyang.
maklum, karena tekstur sego thiwul ini lebih ulet dibandingkan nasi putih.
biasanya thiwul ini dimasak oleh keluarga yang umumya adalah petani, karena para petani ini butuh karbohidrat yang banyak, sehingga makanan yang paling cocok adalah sego thiwul ini.

bagi yang berada di luar trenggalek, bisa mencicipi sego thiwul ini di kawasan alun alun kota trenggalek, tepatnya di sebelah utara pendopo.
di warung ini menyediakan aneka menu tiwul, seperti tiwul urap-urap dan lodho nasi tiwul.
selain nasi tiwul goreng.
dengan merogoh kocek lima hingga sepuluh ribu rupiah sudah bisa mencicipi seporsi sego thiwul.





terkait #sego thiwul iwak peyek, trenggalek

baca juga



akhirnya, 17 imigran kabur


imigran dibuntuti mulai trenggalek


ketua dprd trenggalek ditahan sebulan lagi


ribuan kps mulai didistribusikan ke tulungagung dan trenggalek


yoan: kabupaten trenggalek masih misterius






editor: tri hatma ningsih

sumber: surya cetak






tweet

Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com

Pemkot Surabaya Tak Bisa Kendalikan Peredaran Miras









surya online, surabaya - adanya rencana pembatasan peredaran minuman keras (miras) dalam peraturan daerah dinilai positip pemkot surabaya.
pasalnya, hingga saat ini belum ada aturan daerah yang khusus membatasi peredaran miras yang dijual bebas di pasaran.
kepala bidang perdagangan disperindag kota surabaya, didik sahadi mengatakan, pemkot surabaya tidak bisa mengetahui berapa jumlah miras yang beredar di surabaya.
padahal, seharusnya pemkot bisa melakukan pengontrolan jumlah miras yang masuk dan dijual di kota surabaya.
"itu semua karena belum adanya aturan daerah terkait peredaran miras, dan kita berharap dengan perda miras akan bisa dijadikan sebagai penataan peredaran miras," kata didik usai pembahasan raperda miras di dprd surabaya, senin (24/3/2014).
dijelaskan didik, diaturnya peredaran miras hanya di tempat-tempat terkait wisata sudah sesuai dengan peraturan pemerintah.
dan setiap tempat yang menjual miras harus mendapat izin dari disperindag dan disparta kota surabaya yang direkomendasi oleh asosiasi produsen miras.
dengan demikian tidak semua tempat baik itu warung, toko, minimarket dan lainya menjual miras seenaknya.
"jika ada yang melanggar perda miras dan tertangkap maka akan kena denda hingga rp 50 juta.
namun dalam perda tidak memberikan sanksi pelanggar perda untuk di hukum pidana," ucap didik.
oleh karena itu, ungkap didik, pihaknya berharap pembahasan raperda miras segera diselesaikan.
dan raperda bisa segera ditetapkan menjadi perda untuk secepatnya membatasi peredaran miras di kota surabaya.
"karena pemkot khawatir akibat miras bisa diperjual belikan secara bebas bisa merusak dan mendatangkan pengaruh negative pada masyarakat," tutur didik.




terkait #tak bisa kendalikan peredaran miras,pemkot surabay

baca juga



pemkot kembali gelar festival tari remo dan yosakoi


musim liburan, pemkot diminta hati-hati eksekusi tanah kbs


direktur pd kbs tunggu petunjuk wali kota


tak ada tanda-tanda pemkot eksekusi tanah kbs


rumah kreatif ini tempat pelatihan ketrampilan untuk mantan psk





penulis: ahmad amru muiz

editor: parmin






tweet

Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com

Warung, Toko, dan Minimarket Tak Boleh Jual Miras




Warung, Toko, dan Minimarket Tak Boleh Jual Miras
Warung, Toko, dan Minimarket Tak Boleh Jual Miras






surya online, surabaya - pansus rancangan peraturan daerah (perda) minuman keras (miras) dprd surabaya memastikan peredaran miras akan dibatasi.
bila sebelumnya peredaran miras bisa di warung, toko, hingga minimarket nantinya tidak diperbolehkan lagi.

"ini sebagai langkah pembatasan peredaran miras di kota surabaya sehingga tidak bebas lagi dijual di mana-mana," kata blegur prijanggono, ketua pansus raperda miras dprd surabaya, senin (24/3/2014).

dijelaskan blegur, peredaran miras di surabaya nantinya hanya di tempat-tempat yang menjadi bagian wisata.
seperti hotel, hiburan karaoke dewasa, dan kafe.
meski demikian, tempat-tempat penjualan miras harus mendapatkan izin dari disperindag dan disparta (dinas pariwisata) dengan rekomendasi dari asosiasi produsen miras.

"jadi, nantinya peredaran miras di kota surabaya akan dikontrol ketat.
dan berapa jumlah miras yang beredar akan diketahui, tidak seperti sekarang ini semuanya serba tidak jelas soal peredaran miras," ucap blegur.

oleh karena itu, ungkap blegur, pansus raperda miras masih terus membahas dan menyempurnakan aturan tersebut.
di antaranya dengan meminta masukan dari pengusaha miras, tokoh masyarakat, dan instansi terkait di pemkot surabaya.
dengan demikian keberadaan perda miras akan betul-betul bisa bermanfaat bagi masyarakat kota surabaya.

"untuk itu, pansus tidak akan main-main dalam membahas raperda miras dengan tidak memberi celah sedikitpun pada bentuk pemanfaatan yang salah," tutur blegur prijanggono.




terkait #aturan miras, warung, toko, dan minimarket tak bol

penulis: ahmad amru muiz

editor: parmin






tweet

Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com

Karyawan Wadul Bupati Sidoarjo Tolak Dirut PDAM Calonkan Lagi









surya online, sidoarjo - belasan karyawan pdam delta tirta sidoarjo ngeluruk bupati h saiful ilah di pendopo kabupaten agar direktur lama tidak boleh mencalonkan lagi dalam pemilihan direktur baru pada juli 2014, senin (24/3/2014).

aksi dilakukan sekitar 12 karyawan pdam sekitar pukul 16.
00 wib merupakan aksi lanjutan.
pagi kemarin karyawan yang dimotori kepala cabang (kacab) porong, heru sudah ngeluruk ke pendopo untuk menemui bupati.
namun, orang nomor satu di sidoarjo itu menunda karena harus menghadiri rapat paripurna di dprd sidoarjo.

pertemuan berlangsung di ruag vip pendopo terungkap jika karyawan pdam itu ngudoroso.
pada intinya, karyawan menyampaikan uneg-unegnya agar direktur yang sudah memasuki masa purna, agar tidak mencalonkan lagi.
berbagai alasan yang diungkapkan karyawan melalui juru bicara kepada bupati atas kepemimpinan direktur utama djajadi cs.

menurut heru, kacab pdam porong yang mengawali pembicaraan kepada bupati, bahwasanya aksi yang dilakukan karyawan itu secara spontanitas.
bahwasannya, karyawan, staf dan jajaran kepala cabang (kacab) resah setelah mendengar djajadi dalam acara apel sempat mengatakan jika dirinya nanti akan menjadi staf ahli di pdam atau dewan pengawas.
bahkan djajadi akan mencalonkan lagi sebagai direktur utama pdam.

dari keresahan yang ada, akhirnya ditampung dan karyawan melalui perwakilan menghadap bupati untuk ngudoroso.
direksi yang sekarang mau pensiun sebenarnya sudah cukup.
tetapi masih ada indikasi tetap ngotot mencalonkan lagi, akhirnya kami semua minta pertimbangan ke bupati.
“saya  siap menerima risiko apapun yang terjadi nanti,” tandas heru di hadapan bupati.

budi dari kacab waru 1, mengaku pernah dipisuhi oleh salah satu direktur karena layanan yang diberikan dianggap tidak maksimal.
ketika itu, air di daerah kepuh kiriman, tambak rejo, berbek 1a sampai 1d, kecamatan waru tidak mengalir.

“jadi istilahnya saya pernah dilecehkan.
kami semua datang kesini untuk mencari solusi atau jalan keluar.
cukuplah semua direksi jabatan habis,” paparnya.

hal senada juga dilontarkan sulton, karyawan pdam.
sebagai staf, kinerja yang dilakukan sudah dianggap maksimal.
tetapi masih saja ditegur oleh atasa.
“kami semua sudah bekerja secara maksimal tapi masih saja dianggao salah,” tuturnya.

bupati sidoarjo h saiful ilah yang menemui karyawan pdam bersama asisten 2, handajani.
kabag hukum pemkab sidoarjo, herry s dan dewan pengawas, effendy, mengakui kalau pertanyaan yang dilontarkan adalah sama.
bupati sudah menyimak jika sebagian karyawan yang datang tidak menghendaki direktur lama mencalonkan lagi.
namun abah ipul demikian dipanggil, tidak berani memutuskan sekarang.

“pencalonan direktur pdam bulan juli mendatang.
tentunya dalam pencalonan ada fit and propertest,” jelasnya.

sekarang ini, bupati masih mencari landasan yang memperbolehkan atau tidak.
karena ari menteri dalam negeri (mendagri) masih simpang siur.
“jadi harus mempunyai jawaban yang tepat pada saatnya nanti,” tandas abah ipul.




terkait #karyawan tolak dirut pdam calonkan lagi, sidoarjo

baca juga



untuk keamanan, made joga ditahan di lapas sidoarjo


sampah berserakan di lingkar timur sidoarjo


lawan prambanan, ffc bermain menekan sejak awal


baru dibangun, gorong-gorong sudah jebol


bupati persilakan lapindo ngebor asal ganti rugi warga dilunasi





penulis: anas miftakhudin

editor: parmin






tweet

Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com

Satpol PP Hentikan Pembangunan Hotel Bintang Tiga




Satpol PP Hentikan Pembangunan Hotel Bintang Tiga
Satpol PP Hentikan Pembangunan Hotel Bintang Tiga






surya online, banyuwangi- petugas satpol pp kabupaten banyuwangi menyegel sekaligus menghentikan proyek pembangunan hotel bintang tiga peni, senin (24/3/2014).
hotel yang berada di jalan kyai harun, kota banyuwangi ini disegel karena belum memiliki izin mendirikan bangunan.
"sebenarnya hotel ini sudah memiliki izin ho dan izin lainnya," terang ripai, kepala sie penindakan dan penertiban satpol pp banyuwangi.
"tapi karena ada peningkatan kelas hotel dari melati menjadi kelas bintang tiga maka ada perubahan kontruksi bangunan.
izin bangunan baru ini yang belum dimiliki pemilik hotel peni," lanjut ripai.
menurut ripai, hotel peni yang berada di tengah pemukiman sebenarnya bukan hotel baru.
hotel ini sudah ada sejak tahun 90an.
saat ini, manajemen hotel peni dipegang orang baru dan kemudian rencananya di upgrade menjadi hotel bintang tiga.
saat ini pembangunan masih sekitar 60 persen.
ripai mengatakan, pihaknya sudah bertemu dan berdialog dengan pemilik hotel, supriyanto, warga kecamatan srono, kabupaten banyuwangi mengenai penghentian pembangunan hotel.
satpol pp juga sudah  bertemu badan perizinan kabupaten banyuwangi dan memastikan hotel peni memang belum memiliki izin mendirikan bangunan.
"kami melakukan penyegelan sudah sesuai aturan," lanjut ripai.
karena disegel, 15 pekerja pembangunan hotel peni hanya bisa pasrah keluar dari lokasi hotel.
andi, seorang pekerja bangunan mengatakan, hotel peni rencananya akan dibangun dua lantai dengan 18 kamar.
dia sendiri tidak tahu mengenai urusan perizinan.





baca juga



desember, tingkat hunian hotel turun





penulis: wahyu nurdiyanto

editor: satwika rumeksa






tweet

Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com

Senin, 24 Maret 2014

Ancaman Pencabutan Hak Pakai Kios PMB Kosong Tak Terealisasi




Ancaman Pencabutan Hak Pakai Kios PMB Kosong Tak Terealisasi
Ancaman Pencabutan Hak Pakai Kios PMB Kosong Tak Terealisasi






surya online, madiun-ancaman pencabulan ratusan kios dan los yang kosong karena belum ditempati para pedagang pasar mejayan baru (pmb) sejak berpindah dari pasar lama ke pasar baru mulai 20 desember 2013 lalu, tak terealisasi.
ini menyusul, hasil inspeksi mendadak (sidak) wakil bupati madiun, iswanto dan sejumlah kepala satuan kerja perangkat daerah (skpd) dan stafnya ke pbm tak menemukan kios dan los kosong.
sejumlah kios dan los kosong di lantai i dan ii, kebanyakan karena pedagangnya masih memiliki acara dan kepentingan keluarga.
diketahui sebelumnya sejak pindah 20 desember 2013 lalu, terdapat sebanyak 258 kios dan los yang kosong hingga 7 februari 2014.
selanjutnya, pedagang diberi peringatan pertama sejak 7 sampai 28 pebruari untuk mengisi kios dan los kosong.
hasilnya tinggal 72 los dan 54 kios kosong.
sedangkan peringatan kedua disampaikan mulai 1 sampai 14 maret 2014, masih terdapatkan sekitar 52 kios dan los kosong.
terakhir, peringatan ketiga disampaikan mulai 15 sampai 21 maret 2014, hasilnya hampir secara keseluruan kios dan los kosong sudah mulai ditempati.
"semua sudah ditempati.
saya melihat langsung hari ini atas perintah bupati madiun.
khusus yang kosong-kosong sekarang itu karena pemiliknya ada kepentingan lain.
kan pedagangnya ada yang dari kota madiun, kecamatan jiwan dan kecamatan sawahan," terang wakil bupati madiun, iswanto kepada surya, senin (24/3/2014).
selain itu, iswanto mengungkapkan untuk puluhan kios dan los yang bangunanya dijebol untuk memperluas lahan dan lokasi stan perdagangannya, kata iswanto harus mengajukan surat pengajuan permohonan ke pemkab madiun.
"nanti akan ditinjau dan dikaji tim khusus.
kalau usai dibobol bangunan membahakan akan dilarang kalau tidak membahayakan diperbolehkan.
karena itu sesuai dengan perda nomor 18 tahun 2011 tentang pengelolaan pasar daerah.
kalau tak mengajukan proposal dan sudah merusak bangunan yang masih menjadi tanggungan rekanan akan didenda rp 50 juta," paparnya.
sementara kepala dinas pendapatan daerah (dispenda) pemkab madiun, indra setyawan menegaskan jika soal masalah kios dan los kosong sekarang sudah dioperasikan semua.
oleh karenanya, tak ada penarikan hak pakai.
"termasuk puluhan pedagang yang membobol bangunan kios dan losnya sudah mengajukan proposal permohonan semua.
jadi tinggal pengkajian tim teknis khusus dan evaluasinya," pungkasnya.





baca juga



wabup deadline pedagang pmb agar mengoperasikan kios dan los kosong





penulis: sudarmawan

editor: satwika rumeksa






tweet

Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com

Fisik Ilham-Subo Tertinggi di Persebaya









surya online, surabaya - kondisi fisik pemain-pemain persebaya sesuai hasil tes di lapangan dukuh menanggal suranaya, senin (24/2/2014) dinilai tidak jelek.
rata-rata vo2 max pemain bajul ijo masih di atas level 50.
fisik m ilham dan wahyu subo seto menjadi yang tertinggi.
kedua pemain yang menempati posisi gelandang serang dan winger itu, punya vo2 max di atas 57.
sedangkan ferry rotinsulu dan rian bayu thomas menjadi pemain dengan fisk paling rendah.
sesuai hasil tes fisik, kedua kiper milik bajul ijo mencatat vo2 max 49,9.
"itu wajar, karena keduanya (ferry dan thomas) adalah kiper.
tapi, tetap perlu melakukan tambahan latihan lagi," sebut satia baja, pelatih fisik persebaya kepada surya online, senin (24/3/2014).
persebaya masih punya cukup waktu menggejot fisik pemain dan melakukan pesiapan lainnya.
bajul ijo baru kembali melankutkan pertandingan kompetisi pada 15 april nanti, dengan melawan persipura jayapura.





berita lainnya



timnas u-23 tantang sri lanka dan singapura


jadwal duel biru tergantung persib


metro fc terpaksa terima keputusan pt li


ramos tuduh wasit berkomplot membuat madrid kalah


puslatda atletik tambah amunisi





penulis: fatkhul alami

editor: adi agus santoso






tweet

Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com