Halaman

Tampilkan postingan dengan label Tembus. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tembus. Tampilkan semua postingan

Selasa, 06 Mei 2014

Semen Impor Sulit Tembus Pasar Indonesia




Semen Impor Sulit Tembus Pasar Indonesia
Semen Impor Sulit Tembus Pasar Indonesia






surya online, semarang - pasar indonesia masih sulit ditembus semen impor produksi negara-negara asean karena saat ini yang surplus bahan bangunan ini hanya vietnam dan thailand.
hal ini dikatakan dirut pt semen indonesia tbk dwi soetjipto di semarang, senin malam (5/5/2014).
   "namun, vietnam dan thailand juga memiliki kendala sendiri bila mau melakukan ekspor, sedangkan anggota asean selain dua negara itu, malah impor atau produksinya hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan pasar domestik," katanya.
   ia menjelaskan bahwa thailand memiliki surplus produksi semen nasional sekitar 7 juta ton.
namun, karena sebagian besar pabriknya berada di pedalaman, kondisi tersebut akan terbentur masalah biaya distribusi yang tinggi bila mau mengekspor ke indonesia.
   sementara itu, katanya, vietnam yang memiliki surplus sekitar 15 juta ton per tahun, 7 juta ton di antaranya diekspor, juga akan menghadapi tingginya biaya distribusi.
   "kalau thailand dan vietnam mau mengekspor semen curah, mereka perlu membangun 'packing plant' (pabrik pengepakan) semen agar barangnya bisa masuk ke indonesia.
namun, hal itu tentu berimplikasi pada biaya," katanya.
   kendala lain, menurut dwi, konsumen indonesia tidak mudah beralih ke semen impor sekalipun harganya mungkin lebih murah dibanding semen produksi indonesia.

ia memberi contoh semen dari tiongkok yang dijual dengan harga lebih murah tidak serta-merta diterima konsumen indonesia karena standar mutu yang ditetapkan memang berbeda.

oleh karena itu, katanya, semen indonesia yang saat ini memiliki kapasitas produksi 31,8 juta ton per tahun dan menguasai pangsa pasar hampir 44 persen di indonesia tidak gentar menghadapi era masyarakat ekonomi asean yang berlaku mulai 2015.

dwi soetjipto optimistis mampu mempertahankan pangsa pasar di tengah terus meningkatnya permintaan semen domestik dengan cara membangun pabrik baru.

dengan selesainya pembangunan pabrik baru di kabupaten rembang, jawa tengah, pada akhir 2016, dia menargetkan kapasitas produksi pt semen indonesia pada tahun 2017 mencapai 40,8 juta ton.

 "dengan lebih dekat ke pasar, kami bisa menghemat biaya distribusi dan transportasi," katanya.
 ia menyebutkan pada tahun 2013 pt semen indonesia membukukan laba rp5,37 triliun.

"karena ini menyangkut hasil pemilu, maka disitu ada unsur kegentingan yang memaksa.
menyusun perppu itu kan tidak bisa kilat.
tidak bisa diajukan sekarang, lalu satu menit kemudian dibentuk oleh presiden.
diperlukan kajian hukum yang mendalam untuk membentuk perppu," ujarnya.





baca juga



korban phk diusulkan pelatihan alih kerja


bps catat jumlah pengangguran di jatim meningkat


perlunya pintar mengatur keuangan sejak dini


optimisme konsumsi warga jatim paling rendah se-jawa


petani tebu tidak puas hpp gula rp 8.
250 per kg






editor: parmin






tweet

Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com

Sabtu, 27 Juli 2013

Jalan Tembus Kota Gresik Mulai Dibangun




Jalan Tembus Kota Gresik Mulai Dibangun
Jalan Tembus Kota Gresik Mulai Dibangun






surya online, gresik - pemerintah kabupaten gresik akhirnya bisa membangun jalan bekas tambang pt semen gresik mulai jl jawa, gresik kota baru (gkb) sampai jl notoprayitno, sepanjang 2,550 meter, lebar 6 meter.

pembangunan jalan alternatif itu untuk memecah kemacetan di pusat kota gresik jl dr wahidin sudirohusodo.
pembangunan jalan tersebut mendapat izin dari pt semen gresik yang sekarang diganti dengan pt semen indonesia.

tahun 2012, pembangunan jalan alternatif ini sempat tertunda karena pemkab gresik akan membangun jalan di bakas tambang semen gresik seluas 12 meter.
tetapi semen indonesia ahirnya tetap hanya mengijinkan pembangunan jalan seluas 6 meter.

"untuk jalan tembus sedang dikerjakan dan berjalan.
permasalahan dengan pt semen gresik sudah tidak ada masalah," kata kepala dinas pekerjaan umum (pu), bambang isdianto, jumat (26/7/2013).

dari proyek pembangunan jalan tersebut menghabiskan anggaran rp 5,4 miliar dikerjakan selama 150 hari dimulai 16 mei 2013.
anehnya, proyek yang dikerjakan melalui lelang di dinas pekerjaan umum kabupaten gresik tanpa melakukan sosialisasi ke pedagang di sekitar proyek sehingga banyak bangunan warung makan dan kopi rusak akibat getaran pengerasan jalan.

"proyek dikerjakan tidak ada sosialisasi dari pekerja dan pemda gresik sehingga warga kurang persiapan bangunan yang mudah retak.
warga tidak komplain karena masih menunggu keputusan pemerintah untuk sosialisasi," kata jamal, salah satu pemilik warung  di sekitar proyek jalan alternatif bekas tambang pt semen gresik.


Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com

Jumat, 31 Mei 2013

Jelang Lebaran, Tiket KA Eksekutif Tembus Rp 600 Ribu








madiun - meski permintaan tiket untuk musim lebaran kini membludak, tetapi tarif tiket ka ekonomi tak mengalami kenaikan.
sedang tarif non ekonomi mengalami kenaikan hingga rp 600.
000.
manager humas pt kai daop 7 madiun sugianto menyatakan, untuk non ekonomi, tarif bisnis maksimal rp 400.
000 dan eksekutif maksimal mencapai rp 600.
000.
"sedang tarif ekonomi tetap, tak mengalami kenaikan," katanya.
perlu diketahui, pt kereta api (ka) indonesia kembali membuka tiket untuk perjalanan mudik dan balik lebaran mulai sabtu (1/6/2013).

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Rabu, 01 Mei 2013

Taekwondo Board Asal Lawang Tembus Korea




Taekwondo Board Asal Lawang Tembus Korea
Taekwondo Board Asal Lawang Tembus Korea





malang - taekwondo board (papan buat latihan taekwondo) yang beredar di pasar korea ternyata berasal dari desa srigading, kecamatan lawang, kabupaten malang.
paulus, produsen papan tersebut menjalin kerjasama dengan warga korea sejak dua tahun lalu untuk memasarkan produknya.
"iya, untuk pasar ekspor masih kerjasama.
saya ingin suatu hari nanti bisa ekspor langsung sendiri," jelas paulus pada surya online usai bertemu bupati malang, rendra kresna di pringgitan, rabu (1/5/2013).
untuk membuat taekwondo board, pualus mengambil limbah kayu sengon dari penggergajian kayu.
setiap limbah kayu per 1 meter kubik, ia membeli dengan harga rp 700-rp 800.
satu meter kubik bisa dibuat sebanyak 1.
664 biji taekwondo board.
setelah diolah, dibeli orang korea itu per biji rp 1.
800.
di korea dijual sekitar rp 17.
000-rp 18.
000 per biji jika dirupiahkan.
paulus baru bisa memenuhi volume pemesanan sebanyak dua kontainer.
produk yang dijual di korea memakai gambar tangan sesuai dengan keinginan rekanan kerjanya.
namun yang diedarkan di indonesia, paulus memakai merek hawk.
menurut paulus, produknya sudah mulai dipakai atlet taekwondo, seharga rp 4000 per bijinya.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com