| Semen Impor Sulit Tembus Pasar Indonesia |
surya online, semarang - pasar indonesia masih sulit ditembus semen impor produksi negara-negara asean karena saat ini yang surplus bahan bangunan ini hanya vietnam dan thailand.
hal ini dikatakan dirut pt semen indonesia tbk dwi soetjipto di semarang, senin malam (5/5/2014).
"namun, vietnam dan thailand juga memiliki kendala sendiri bila mau melakukan ekspor, sedangkan anggota asean selain dua negara itu, malah impor atau produksinya hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan pasar domestik," katanya.
ia menjelaskan bahwa thailand memiliki surplus produksi semen nasional sekitar 7 juta ton.
namun, karena sebagian besar pabriknya berada di pedalaman, kondisi tersebut akan terbentur masalah biaya distribusi yang tinggi bila mau mengekspor ke indonesia.
sementara itu, katanya, vietnam yang memiliki surplus sekitar 15 juta ton per tahun, 7 juta ton di antaranya diekspor, juga akan menghadapi tingginya biaya distribusi.
"kalau thailand dan vietnam mau mengekspor semen curah, mereka perlu membangun 'packing plant' (pabrik pengepakan) semen agar barangnya bisa masuk ke indonesia.
namun, hal itu tentu berimplikasi pada biaya," katanya.
kendala lain, menurut dwi, konsumen indonesia tidak mudah beralih ke semen impor sekalipun harganya mungkin lebih murah dibanding semen produksi indonesia.
ia memberi contoh semen dari tiongkok yang dijual dengan harga lebih murah tidak serta-merta diterima konsumen indonesia karena standar mutu yang ditetapkan memang berbeda.
oleh karena itu, katanya, semen indonesia yang saat ini memiliki kapasitas produksi 31,8 juta ton per tahun dan menguasai pangsa pasar hampir 44 persen di indonesia tidak gentar menghadapi era masyarakat ekonomi asean yang berlaku mulai 2015.
dwi soetjipto optimistis mampu mempertahankan pangsa pasar di tengah terus meningkatnya permintaan semen domestik dengan cara membangun pabrik baru.
dengan selesainya pembangunan pabrik baru di kabupaten rembang, jawa tengah, pada akhir 2016, dia menargetkan kapasitas produksi pt semen indonesia pada tahun 2017 mencapai 40,8 juta ton.
"dengan lebih dekat ke pasar, kami bisa menghemat biaya distribusi dan transportasi," katanya.
ia menyebutkan pada tahun 2013 pt semen indonesia membukukan laba rp5,37 triliun.
"karena ini menyangkut hasil pemilu, maka disitu ada unsur kegentingan yang memaksa.
menyusun perppu itu kan tidak bisa kilat.
tidak bisa diajukan sekarang, lalu satu menit kemudian dibentuk oleh presiden.
diperlukan kajian hukum yang mendalam untuk membentuk perppu," ujarnya.
baca juga
korban phk diusulkan pelatihan alih kerja
bps catat jumlah pengangguran di jatim meningkat
perlunya pintar mengatur keuangan sejak dini
optimisme konsumsi warga jatim paling rendah se-jawa
petani tebu tidak puas hpp gula rp 8.
250 per kg
editor: parmin
tweet
Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.