surya online, surabaya-empat bank umum di jawa timur belum menjadi bank yang go publik.
baru pt bank maspion indonesia tbk dan pt bpd jawa timur yang sudah go publik.
empat bank yang belum go publik itu adalah pt bank antardaerah, pt bank prima master, pt bank anglomas internasional dan pt bank centratama nasional.
keenam bank itu yang berdasarkan data dari otoritas jasa keuangan (ojk) berkantor pusat di jatim.
perbanas jawa timur mengharapkan bank yang belum go publik untuk bisa go publik.
"kami dari perbanas selalu menghimbau agar bank yang belum go publik berubah go publik," ujar herman halim, ketua dpw perbanas jatim, senin (10/3/2014).
menurutnya ada sejumlah keuntungan bagi bank yang go publik.
suntikanmodal dari publik, salah satunya.
bank yang go publik juga dianggap sudah naik kelas, dan menimbulkan kepercayaan masyarakat lebih tinggi.
hanya saja, kata herman, ada sejumlah kesiapan jika bank ingin go publik.
kesiapan itu antara lain kesiapan administrasi, dan sumber daya manusia di bank tersebut.
"dan memang tidak mudah mengubah paradigma para pemegang saham lama untuk melepaskan sahamnya kepada publik," lanjutnya.
bank maspion, salah satu bank yang sudah go publik di jatim, baru melepaskan sahamnya ke publik juli 2013 lalu.
saham yang dilepas sebanyak 19,99 persen.
dari penjualan saham itu, bank maspion mendapatkan dana segar sebesar rp 280 miliar.
bank tersebut menargetkan jumlah modal mencapai rp 1 triliun dari modal yang ada saat ini masih rp 600 miliar.
googletag.
cmd.
push(function() { googletag.
display('div-surya-article-bottom-signature'); });
Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com