Halaman

Tampilkan postingan dengan label Unjuk. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Unjuk. Tampilkan semua postingan

Minggu, 28 Juli 2013

Korea Utara Unjuk Kekuatan




Korea Utara Unjuk Kekuatan
Korea Utara Unjuk Kekuatan






surya online, pyongyang - korea utara kembali memamerkan kekuatan militer saat menggelar parade merayakan 60 tahun gencatan senjata yang mengakhiri perang korea, sabtu (27/7/2013).

tv negara menayangkan tentara dan perlengkapan militer berparade di ibukota pyongyang dalam sebuah koreagrafi yang teratur.

dalam parade tersebut tentara dan pengunjung meneriakkan sumpah kesetiaan mereka kepada pemimpin korea utara saat ini, kim jong-un.

tahun 1950-53 perang korea berakhir dalam sebuah gencatan senjata antara utara dan selatan sehingga secara teknis sebenarnya kedua negara masih terlibat dalam perang.

wartawan bbc melaporkan, parade bersenjata dan pasukan berbaris ini mengingatkan pada parade yang sama yang digelar uni soviet dan china saat perang dingin dulu.

tayangan tv juga menunjukkan kim jong-un berjalan ke podium melalui karpet merah dengan iringan musik militer didampingi para pemimpin militer dan partai.

spanduk raksasa diterbangkan dengan balon gas dan di lapangan utama di pyongyang dipenuhi dengan bendera korea utara.

sebelumnya, dalam beberapa pekan terakhir, korea utara telah menggelar parade massa dan pertunjukkan kembang api dalam perayaan ini.

perayaan ini berlangsung di saat korea utara dan selatan mencoba untuk mengembalikan situasi setelah satu periode tensi tinggi diantara kedua negara.

awal bulan ini, kedua negara menuntaskan putaran ketiga pembicaraan terkait pembukaan kembali kawasan industri bersama kaesong tanpa ada kesepakatan yang dicapai.

sementara di korea selatan, perayaan 60 tahun gencatan senjata ini ditandai dengan pidato presiden park geun-hye yang berjanji tidak akan mentoleransi provokasi dari utara tetapi juga mengatakan seoul akan bekerja untuk membangun kepercayaan bersama korut.

"saya mendesak korea utara untuk menyerah dalam pembangunan senjata nuklir jika negara itu ingin memulai jalur perubahan dan kemajuan sejati,'' katanya.


Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com

Jumat, 28 Juni 2013

Fenomena Baru, Publik Kecam Unjuk Rasa




Fenomena Baru, Publik Kecam Unjuk Rasa
Fenomena Baru, Publik Kecam Unjuk Rasa





depok - sebuah hasil riset menyatakan, berbagai aksi unjuk rasa yang dilakukan sejumlah elemen menyikapi kenaikan harga bahan bakar minyak (bbm) tidak memperoleh simpati publik atau mendapat kecaman dari masyarakat yang menilai negatif.
"ini terbukti dengan sentimen negatif pemberitaan tentang unjuk rasa di media-media maupun tanggapan masyarakat di media sosial," kata direktur eksekutif prapancha research geger riyanto di depok, jumat (28/6/2013).
ia mengatakan sesuai hasil riset hal tersebut merupakan fenomena baru karena masyarakat menilai unjuk rasa sebagai pengganggu ketertiban umum.
jadi penyampaian aspirasi melalui demonstrasi, belum tentu efektif untuk mendapatkan dukungan publik.
     "kicauan di media sosial oleh akun yang berpengaruh (media dan seleb tweet) justru memiliki dampak yang lebih luas, terlihat dari bagaimana ekskalasi isu di media sosial sejalan dengan ekskalasi isu di media konvensional," katanya.
     hasil penelitian yang dilakukan tercatat, pada tanggal 21 juni 2013 (saat pengumuman kenaikan harga bbm), berita di media konvensional meningkat menjadi 17 pemberitaan, di media sosial pun mencapai angka 743.
986 mention.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Rabu, 01 Mei 2013

10 Ribu Buruh Gresik Bakal Unjuk Rasa ke Gubernur








gresik - unjuk rasa memperingati hari buruh (mayday) sekretariat bersama serikat pekerja serikat buruh (sekber sp-sb) di gresik yang rencanaya di pemkab gresik, dialihkan ke kantor gubernur jawa timur.
pengalihan ini memicu, massa pecah menjadi dua kubu.
ketua sekretariat bersama (sekber) sp-sb mengatakan aksi di gresik dialihkan ke kantor gubernur, jawa timur kerena isu yang diusung upah sektoral yang belum berjalan di gresik.
ketua dpc kahutindo gresik, sekaligus koordinator sekber gresik, agus salim mengatakan, bupati gresik sambari halim radianto meminta unjuk rasa mayday dialihkan ke gubernur jawa timur.
"bupati meminta aksi dilakukan di gubernur sebab semua tuntutan permasalahan buruh sudah disepakati oleh bupati sambari, sehingga njuk rasa dialihkan ke kantor gubernur.
tidak ada kesepakatan apa-apa dengan bupati," kata agus, selasa (30/4/2013).
hal senada juga dikatakan ketua dpc konfederasi spsi gresik, suyanto,  unjuk rasa ke kantor gubernur karena sesuai perintah dpp spsi.
"kita menuntut upah minimum sektoral (ums) segera dilaksanakan di wilayah gresik sesui sk gubernur," kata suyanto.
di kabupaten gresik, akan mengerahkan 10.
000 pekerja dari 15 serikat pekerja yang tergabung dalam sekber gresik.
"sedikitnya 10.
000 massa dari 15 sp di gresik akan unjuk rasa ke gubernur," kata suberi, anggota sekber gresik.
berbeda dengan spbi kasbi gresik yang akan tetap menggelar aksi di kantor pemkab gresik, jl dr wahidin sudirohusodo,  dengan tetap menuntut penyelesaian persoalan pekerja.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Rabu, 06 Maret 2013

Aksi Unjuk Rasa Warga Korban Lumpur Lapindo sempat Tegang




Aksi Unjuk Rasa Warga Korban Lumpur Lapindo sempat Tegang
Aksi Unjuk Rasa Warga Korban Lumpur Lapindo sempat Tegang





sidoarjo - unjuk rasa warga korban lumpur lapindo sempat mengalami ketegangan dengan kapolres sidoarjo, akbp marjuki yang datang ke lokasi tanggul, rabu (6/3/2013).
marjuki meminta warga membubarkan diri dengan nada suara tinggi.
warga yang tadinya sudah agak tenang karena aktivitas bpls berhenti menjadi panas lagi.
sempat terjadi adu mulut antara marjuki dengan warga.
"saya tahu permasalahan kalian, tappi tidak begini cara penyelesaiannya.
pekerjaan bpls ini dibiayai pemerintah!," tegas marjuki kepada warga yang berkerumun.
sontak, warga tidak terima dengan pernyataan marjuki.
silih berganti warga melemparkan nada protes.
"ini tanah saya, pak.
kami masih berhak atas tanah ini karena belum ada pelunasan," teriak seorang warga.
marjuki pun kembali berdebat untuk menunjukan rumah warga.
"mana rumah kamu sekarang? coba tunjukan dan pagari?!," tandas marjuki.
"saat ini bupati sedang ke jakarta untuk mengurus kalian.
coba sabar sedikit! bukan menghalang-halangi orang bekerja seperti ini!," sambung marjuki.
beruntung ketegangan yang berlangsung sekitar 10 menit ini mereda dengan sendirinya.
warga yang tidak terima pernyataan marjuki memilih membubarkan diri dan kembali ke tanggul siring.

Translate from: health[dot]detik[dot]com