Halaman

Tampilkan postingan dengan label Pendapatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pendapatan. Tampilkan semua postingan

Kamis, 28 Maret 2013

e-Marketer : Pendapatan Iklan Twitter Menuju 1 Miliar Dolar AS








san francisco -  twitter dalam jalur untuk menghasilkan  pendapatan iklan lebih dari setengah miliar dolar as pada tahun ini, dan mendekati satu miliar dolar as tahun berikutnya, perusahaan riset emarketer memperkirakan pada rabu (27/3/2013).
     sekitar 53 persen dari pendapatan iklan di twitter tahun ini berasal dari pengguna layanan pada telepon pintar (smartphone) atau tablet dalam sebuah lompatan besar dari 2011, ketika perusahaan san francisco itu tidak mengambil uang dari iklan mobile, menurut e-marketer.
     proyeksi peningkatan pendapatan dirilis oleh e-marketer yang memperkirakan bahwa twitter akan mengantongi 582,8 juta miliar dolar as dari pendapatan iklan tahun ini, dan hampir satu miliar dolar as pada tahun berikutnya serta sekitar 1,33 miliar dolar as pada 2015.
     "revisi naik dilakukan karena para pengiklan telah menunjukkan lebih tertarik pada pengeluaran uang untuk iklan seluler di twitter," kata e-marketer, menambahkan bahwa jangkauan twitter juga tampak membaik.
     sebagian besar uang iklan di layanan pesan satu-ke-banyak diperkirakan terus datang dari as, tetapi langkah perusahaan untuk memperluas operasi penjualan globalnya membuat terobosan di tempat lain, kata e-marketer.
     sekitar 83 persen dari pendapatan iklan twitter tahun ini akan berasal dari as dibandingkan dengan 90 persen dari 138 juta dolar as yang perusahaan ambil dari iklan tahun lalu, menurut e-marketer.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Rabu, 20 Maret 2013

Pendapatan Indocement pada 2012 Naik Menjadi Rp 17 Miliar








kotabaru - seiring dengan meningkatnya permintaan pasar dan produksi, pendapatan perusahaan semen merek "tiga roda" pt indocement tunggal prakarsa selama 2012 naik sekitar 24,5 persen dari rp13,88 miliar menjadi sekitar rp17,29 miliar.
corporate secretary pt indocement tunggal prakarsa tbk, sahat panggabean dengan didampingi deputy finance director thomas suryadi, melalui siaran persnya, rabu (20/3/2013), menjelaskan, sebagai akibat peningkatan permintaan pasar yang disertai dengan peningkatan kapasitas produksi, perseroan telah berhasil menumbuhkan angka pendapatan selama tahun 2012.
"yakni sebesar rp 17.
290,3 miliar, yang meningkat 24,5 persen dari rp13.
887,9 miliar pada tahun 2011," ujarnya.
faktor lainnya, lanjut dia, yang mengakibatkan kenaikan pendapatan adalah kenaikan harga jual rata-rata semen domestik hingga 7 persen per ton.
     kenaikan biaya di hampir setiap aspek operasional, terutama kenaikan biaya energi selama 2012 memberikan dampak terhadap kinerja perseroan.
     misalkan, saat ini sekitar 60 persen dari pembelian perseroan adalah dalam usd ekuivalen, sehingga penyusutan yang berkelanjutan atas rupiah terhadap usd sebesar 6,6 persen pada 2012 juga mempengaruhi peningkatan biaya.
     akan tetapi, dengan implementasi usaha-usaha efisiensi biaya, dan berlanjutnya fokus yang jelas dari perseroan dalam optimalisasi pembelian serta supply chain pada seluruh aspek operasional, maka perseroan memperoleh dampak positif terhadap kinerjanya di 2012.
     sehingga perseroan dapat mempertahankan hasil yang sangat baik.
ia mengungkapkan, laba bruto meningkat 28,5 persen dari rp6,43 miliar pada 2011 menjadi rp8,27 miliar pada 2012.
hal itu terjadi akibat meningkatnya pendapatan mengikuti kenaikan volume dan harga penjualan diimbangi dengan kenaikan beban pokok pendapatan.
dengan demikian, marjin laba bruto meningkat dari 46,3 persen pada 2011 menjadi 47,8 persen pada 2012.
disebabkan oleh naiknya biaya logistik yang mengikuti kenaikan volume penjualan dan meningkatnya tarif distribusi, beban usaha naik sebesar 20,7 persen dari rp2 miliar menjadi rp2,42 miliar.
laba usaha naik 33,0 persen dari rp4,41 miliar menjadi rp5,87 miliar, dan marjin laba usaha menguat dari 31,8 persen menjadi 34,0 persen pada 2012.
ebitda, kata sahat, juga meningkat sebesar 30,8 persen dari rp5,08 miliar menjadi rp6,65 miliar.
mengakibatkan marjin ebitda menanjak dari 36,6 persen di 2011 menjadi 38,5 persen pada 2012.
pada hasil akhir, laba bersih 2012 meningkat secara signifikan sebesar 32,3 persen rp3,60 miliar menjadi rp4,76 miliar.
sehingga laba bersih untuk periode yang dapat diatribusikan kepada pemilik perseroan juga tumbuh signifikan sebesar 32,3 persen dari rp3,59 miliar menjadi rp4,76 miliar.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com