Halaman

Tampilkan postingan dengan label Netralitas. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Netralitas. Tampilkan semua postingan

Senin, 10 Juni 2013

Panwas Keluarkan Edaran Netralitas PNS di Mojokerto








mojokerto - panwaslu kota mojokerto menyikapi temuan maraknya pns yang terlibat dalam kegiatan dukung mendukung bakal pasangan calon dengan mengeluarkan edaran.
edaran yang ditujukan kepada bkd dan ditujukan kepada seluruh satker di pemkota mojokerto ini berisi tentang netralitas pns dalam setiap tahapan pilwali.
ini dilakukan menyusul pns setingkat pegawai hingga pejabat eselon kedapatan terlibat dalam kegiatan dukung mendukung bakal pasangan calon.
"banyak yang lapor kepada kami.
tahapan pilwali diketahui banyak pns yang terlibat sebagai bentuk kegiatan dukung mendukung calon," kata ketua panwaslu kota mojokerto elsa fifajanti, senin (10/6/2013).
edaran ini berisi penekanan kepada pns agar netral.
tak terlibat dalam aksi atau kegiatan apa pun menyangkut dukung mendukung calon wali kota.
meski calon ini belum ditetapkan oleh kpud.
"kami minta seluruj satker memasangan baliho atau spanduk mengenai netralitas pns ini," kata elsa.
mantan wartawan harian terbitan surabaya ini menyikapi laporan dan informasi pns terlibat dalam kegiatan dukung mendukung calon itu sebagai temuan.
dirinya belum bisa menindak karena tahapan pilwali masih belum menetapkan bakal pasangan calon sebagai calon wali kota.
surat edaran panwalsu itu bernomor 136/panwaslu-kota mjk/vi/2013.
surat ini tertanggal 8 juni 2013.
surat ini dikirim ke skpd, termasuk institusi polisi dan tni sebagai tembusan.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Sabtu, 01 Juni 2013

PBNU Jamin Netralitas NU dalam Pilkada Jatim








sidoarjo - ketua umum pbnu kiai haji said agil siradj menjamin netralitas nu dalam pilkada jawa timur meski pihaknya baru saja menerima kunjungan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur dari pdi perjuangan, yakni bambang d.
h.
-said abdullah.
     "itu silaturahmi, tentu kami terima.
kalau calon lain datang, ya, diterima juga.
urusan pilgub itu, nu netral, baik jatim maupun provinsi lain, " kata prof.
dr.
kiai haji said agil siradj, m.
a.
setelah membuka konferensi wilayah nu jawa timur di sidoarjo, jumat (31/5/2013) malam.
     di sela pembukaan konferensi wilayah nu jatim di kompleks pesantren progresif "bumi sholawat" lebo, sidoarjo, yang juga dihadiri mantan ketua mk prof mahfud md.
yang disebut-sebut capres itu, dia menilai banyaknya pihak yang mendekati nu itu menunjukkan "kebesaran" nu.
     "kalau banyak yang mendekati, itu karena nu ''kan besar.
jadi, wajar saja, tapi nu tetap netral.
kalau perorangan dari nu ikut mendukung nggak apa-apa, asalkan nggak bawa-bawa nama organisasi karena institusi nu itu netral," katanya menandaskan.
     di sela acara yang juga dihadiri pimpinan parpol dari pkb, ppp, partai gerindra, partai demokrat, partai nasdem, dan sebagainya, orang nomor satu di pbnu itu juga memperbolehkan para kader nu untuk menjadi calon dalam pilkada asalkan tidak menyeret institusi nu.
     "sebagai orang tua, saya mengharapkan pilkada jatim bisa berlangsung 'fair', jauh dari fitnah, dan jangan menghalalkan segala cara, apalagi di sini banyak pesantren, tentu nilai-nilai pesantren harus diutamakan," katanya.
     senada dengan itu, ketua pwnu jatim k.
h.
m.
mutawakkil alallah dalam sambutan pembuka menyatakan bahwa kerja sama ulama dan umara (birokrat) di jatim cukup baik, termasuk kerja sama dengan parpol di jatim juga baik karena nu di jatim berusaha menjadi "tenda" untuk semua pihak.
     "beda ulama dan umara itu cuma dari cara rekrutmen.
kalau rekrutmen umara itu selalu memampangkan poster calon dari jalan raya hingga jalan-jalan desa, tetapi kalau rekrutmen ulama itu tidak seperti itu, contohnya konferensi wilayah nu jatim di sini," katanya.
     menurut dia, hal itu karena suksesi kepemimpinan ulama itu bukan dilakukan dengan cara meminta-minta jabatan, melainkan semuanya merupakan amanah.
"amanah menjadi pengurus nu juga tidak ringan, apalagi saat ini banyak tantangan," katanya.
     dalam kepemimpinannya dalam kurun waktu 2008--2013, dia mengaku bahwa tantangan yang "menerpa" nu relatif cukup besar karena kalangan eksternal "menghantam" nu secara ideologi.
"untuk itu, kami merevitalisasi dakwah dengan mendirikan aswaja center dan tv-9," katanya.
     pembukaan konferensi wilayah nu jatim 2013 itu ditandai dengan pemukulan beduk oleh ketua umum pbnu said agil siradj.
"setelah kembali ke khitah nu 1926, pbnu sekarang mendorong kembali ke pesantren agar nilai-nilai pesantren menjadi rujukan," kata said.
     selain ketua umum pbnu, gubernur jatim, dan prof.
mahfud md.
, konferensi wilayah nu jatim yang akan berlangsung hingga 2 juni itu dihadiri k.
h.
muchit muzadi (mustasyar pbnu), k.
h.
bashori alwi (mustasyar pwnu jatim), k.
h.
anwar mansur (syuriah pwnu jatim), k.
h.
sholeh qosim (sidoarjo), dan sebagainya.
     "kami menyelenggarakan kegiatan hampir dua bulan karena konferensi wilayah kali ini dirangkai dengan 18 kegiatan dalam rangka peringatan hari lahir ke-90 nu pada tanggal 16 rajab 1434 h," kata sekretaris pwnu jatim h.
masyhudi muchtar.
     ke-18 kegiatan itu, antara lain, jalan sehat, sepeda santai, istigasah, selawatan, seminar, semiloka, bedah kitab kuning, baksos, donor darah, bantuan anak yatim, ziarah pendiri nu, dan wayang kulit.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com