Halaman

Tampilkan postingan dengan label Dirut. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Dirut. Tampilkan semua postingan

Selasa, 13 Mei 2014

Legowo, Dirut PDAM Magetan Mundur









surya online, magetan - sofyan direktur pdam lawu tirta yang baru dilantik tiga hari, jumat (9/5) lalu, bersedia mengundurkandiri dari jabatannya.
pengunduran diri sofyan ini disambut karyawan pdam setempat dengan melakukan cukur gundul sebagai wujud syukur di halaman kantor pusat pdam lawu tirta, senin (12/5/2014).
"jabatan ini hanya titipan, demi pdam saya ihklas mengundurkan diri dari jabatan dirut,"kata sofyan dihadapan wartawan, senin (12/5/2014).
pengunduran diri sofyan sebagai dirut pdam lawu tirta ini sebelumnya sudah dikatakan bupati magetan sumantri seusai pelantikannya jumat (9/5/2014) lalu.
konon menurut bupati sumantri, pelantikan sofyan ini merupakan keharusan dan merupakan mekanisme yang harus dijalani.
"sebenarnya, jumat (9/5/2014) setelah dilantik kemarin saya sudah menyerahkan surat pengunduran diri kepada bupati,"ungkap sofyan, yang pernah menjabat dirut pdam lawu tirta satu periode sebelumnya, dan ini sebenarnya merupakan jabatan periode kedua.
namun, karena sosok sofyan sebagai dirut tidak dikehendaki hampir seluruh karyawan, maka jabatan keduanya ini pun di permasalahkan.
apalagi dalam rekruitmen perankingan sofyan ada aroma rekayasa, yang semakin membuat lebar celah karyawan untuk menggulingkan sofyan.
"demi pdam dan pelayanan kepada masyarakat, saya legowo mundur,"kata sofyan, seraya membeberkan selama satu periode kepemimpinannya sofyan mengaku bisa menyelesaikan utang-utang pdam lawu tirta lebih dari rp 5 miliar.
tidak hanya itu, sofyan juga bisa mensubsidi biaya pasang baru sebesar rp 300 ribu per pelanggan sehingga biaya pasang baru air pdam hanya rp 200 ribu.
proses sambungan baru juga relatif singkat tidak lebih tiga hari.
"sekarang pelagan pdam mencapai 62.
000.
saya juga berhasil menurunkan angka komplain pelanggan dari 700 per hari, menjadi hanya 30 sampai 50 per hari,"kata sofyan.
sofyan juga mengklaim mampu menaikan kesejahteraan karyawan di pdam lawu tirta mencapai 70 persen dari tahun sebelum dirinya menjabat sebagai dirut setempat.
"gaji yang dulunya dari setahun hanya menerima 12 kali gaji, menjadi 18 kali gaji.
ini yang membuat saya menjadi legowo untuk mundur, saya sudah berbuat terbaik untuk pdam,"kata sofyan.
sementara di kantor pdam lawu tirta saat sofyan mengumumkan mengundurkan diri, puluhan karyawan pdam setempat ramai-ramai melakukan cukur gundul di halaman kantor setempat.
cukur gundul dilakukan secara bergantian, satu per satu.
"ini wujud syukur kita kepada allah swt, doa kami sudah dikabulkan.
semoga nantinya kami bisa mendapat pimpinan baru yang bisa menuntut menuju kebaikan dan kesejahteraan.
amin,"kata asmar multy koordinator abs (asal bukan sofyan) kepada wartawan, senin (12/5/2014).





baca juga



calon dirut pdam magetan jalani tes di pemkab





penulis: doni prasetyo

editor: satwika rumeksa






tweet

Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com

Jumat, 12 April 2013

Dirut Pertamina : Alihkan Subsidi BBM ke Pendidikan








jakarta - dirut pt pertamina (persero) karen agustiawan mengatakan, anggaran subsidi bahan bakar minyak sebaiknya dialihkan ke sektor lainnya seperti pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur.
    "alokasi anggaran subsidi yang besar telah mengurangi alokasi anggaran untuk peningkatan pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur," katanya saat berpidato dalam forum center for strategic and international studies (csis) di washington dc, as seperti dikutip dalam siaran pers di jakarta, kamis (11/4/2013).
     forum itu mengetengahkan isu ketahanan energi yang berkelanjutan.
karen menjadi ceo wanita pertama asal indonesia yang berbicara dalam forum internasional tersebut.
menurut dia, pengurangan subsidi bbm dan mengalihkannya ke sektor lain yang lebih penting tersebut merupakan salah satu upaya mengurangi ketergantungan terhadap minyak.
ia mengatakan, subsidi bbm yang diperkenalkan pertama kali pada era 1960-an, rata-rata menyedot 20 persen apbn.
pada 2013, subsidi bbm tercatat rp193 triliun dengan kuota 46 juta kiloliter.
meski, ia mengakui, pemerintah tidak mudah mengurangi subsidi tersebut.
     karen juga mengatakan, langkah pengurangan ketergantungan minyak lainnya adalah mengalihkan ke sumber energi alternatif, seperti gas alam, gas nonkonvensional, dan energi baru terbarukan.
     ia mencontohkan, gas metana batubara (cbm) merupakan gas nonkonvensional dengan cadangan terbesar ke-6 di dunia.
"kami merencanakan investasi 1,5 miliar dolar as untuk 200 sumur eksplorasi cbm dalam lima tahun ke depan," ujar karen.
     selain itu, indonesia memiliki energi alternatif lainnya yang melimpah, namun belum termanfaatkan secara optimal seperti panas bumi dan dan biofuel.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com