Halaman

Tampilkan postingan dengan label Dibuang. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Dibuang. Tampilkan semua postingan

Rabu, 29 Mei 2013

Bayi Dibuang di Pos Satpam Masih Dirawat di RSUD Ibnu Sina








gresik - bayi laki-laki yang dibuang orang tuanya di pos satpam, perumah graha kebangan asri (gka), jl merak i, desa kembangan, kecamatan manyar, gresik, jumat (24/5/2013), hingga kini dirawat di rsud ibnu sina.
jajaran kepolisian sektor manyar, terus berupaya menemukan orang tua bayi dengan koordinasi lintas kepolisian.
"kami masih berusaha mencari orang tua bayi dengan koordinasi lintas kepolisian sektor dan menginformasikan ke masyarakat," kata kapolsek manyar akp darsuki, rabu (29/5/2013).
bayi laki-laki yang ditemukan di pos satpam perumahan gka, jl merak i, saat ditimbang di rsud ibnu sina beratnya 3,1 kg, panjang 50 sentimeter.
"sampai sekarang dalam keadaan sehat.
belum ada yang mengadopsi," jelasnya.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Sabtu, 25 Mei 2013

Bayi Dibuang di Pos Satpam Diperkirakan Berusia Dua Hari




Bayi Dibuang di Pos Satpam Diperkirakan Berusia Dua Hari
Bayi Dibuang di Pos Satpam Diperkirakan Berusia Dua Hari





gresik - bayi laki-laki yang dibuang di di pos satpam jl merak i, perumahan graha kebangan asri (gka), desa kembangan, kecamatan kebomas, gresik, dalam kondisi sehat, sabtu (25/5/2013).
ini setelah bayi malang itu menjalani perawatan di rsud ibnu sina gresik, usai ditemukan jumat (24/5/2013).
diperkirakan bayi itu baru lahir antara satu hingga dua hari, karena masih ada sisa darah kotor di bagian kepalanya.
"prediksi bidan di gka, bayi itu baru berusia dua hari.
pasalnya di kepalanya masih ada lendir darah," ujar sugeng prayitno (26), warga setempat yang menemukan si bayi.
berat badan bayi 3,1 kg dan panjangnya 50 cm.
"bayi dalam keadaan sehat, sementara masih dititipkan di rsud ibnu sina untuk mendapatkan perawatan dengan baik," kata kapolsek manyar akp darsuki, saat menjenguk kondisi bayi di rsud ibnu sina.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Bayi Laki-Laki di Gresik Dibuang di Pos Satpam




Bayi Laki-Laki di Gresik Dibuang di Pos Satpam
Bayi Laki-Laki di Gresik Dibuang di Pos Satpam





gresik - seorang bayi laki-laki dibuang orang tuanya di samping pos satpam jl merak i, perumahan graha kebangan asri (gka), desa kembangan, kecamatan kebomas, gresik, jumat (24/5/2013).
saat ini, bayi malang tersebut dirawat di rsud ibnu sina.
sugeng prayitno (26), warga yang tinggal di yayasan nurul hayat, saat ditemukan, bayi tersebut diletakkan di depan pos satpam, tanpa bantal dan hanya beralaskan selimut.
"saya mendengar suara tangis bayi kemarin siang.
awalnya, saya kira bayi tetangga.
namun karena suara tangisan mengeras, saya mencarinya dan menemukannya di pos satpam," kata sugeng, saat ditemui di yayasan nurul hayat, sabtu (25/5/2013).
setelah bayi diambil, ia kemudian melaporkannya ke ketua rt dan polsek manyar.
selanjutnya bayi itu dibawa ke rsud ibnu sina untuk mendapatkan perawatan.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Minggu, 05 Mei 2013

Bayi Dibuang, Diadopsi Ketua BNNK Blitar




Bayi Dibuang, Diadopsi Ketua BNNK Blitar
Bayi Dibuang, Diadopsi Ketua BNNK Blitar





blitar - bayi laki-laki yang ditemukan dibuang di rumah tulasdi (48), dan yuliasti (38), warga kelurahan kalipang, kecamatan lodoyo, kab blitar, jumat (3/5) dini hari lalu, rencanakan akan diadopsi kepala badan narkotika nasional kabupaten (bnnk) blitar, akbp henry siswanto.
itu akan dibawa pulang ke rumahnya di jl sawo, desa jambangan, kecamatan pare, kab kediri, senin (6/5/2013) hari ini.
saat ini bayi itu masih dirawat di ruangan nusa indah, rsud mardi waluyo, kota blitar, sejak ditemukan jumat dini hari lalu.
"rencananya senin besuk (hari ini), kami bersama istri saya (dra handayani mkpd) akan membawanya pulang," kata henry, minggu (6/5/2013).
alasan dia mengadopsinya karena merasa iba.
sebab, bayi malang itu dianggap tak berdosa, dan ingin anak laki-laki.
sementara, pria kelahiran 1963 itu hanya dikarunia tiga anak perempuan semua.
"kami merasa kasihan sehingga ingin membesarkannya dan sekaligus mengangkat derajadnya supaya kelak jadi anak yang berguna," ungkap pria yang masuk korp baju coklat ini tahun 1989.
untuk membawa pulang bayi malang itu, henry mengaku sudah.
menyiapkan segala keperluannya, di antaranya, perlengkapan bayi seperti baju (popok), tempat tidur, sampai kebutuhan bayi, seperti susu,dll.
"istri saya senang karena sudah sejak tahun 1999 lalu, sudah tak memelihara bayi lagi.
sebab, ketiga anak saya belum ada yang berkelu?rga.
karena itu, kami sangat senang kalau kami bisa memeliharanya," ungkap henry yang sekarang tinggal di jl sawo, desa jambangan, kecamatan pare, kediri.
untuk mengadopsi bayi itu, ia mengaku sudah menyiapkan segala administrasinya.
di antaranya, data keluarga henry, seperti kk, ktp, dan akte kelahiran ketiga anaknya.
mau diberi siapa? henry mengaku akan diberi nama aren ganendra jagat dita.
artinya adalah dewa penolong yang turun ke bumi.
seperti diketahui, jumat (3/5/2013) dini hari lalu, ditemukan bayi laki-laki di teras rumah pasangan tulasdi (48), dan yuliasti (38), warga kelurahan kalipang, kecamatan lodoyo.
itu tergeletak di kursi teras rumahnya, dengan sudah memakai gerito dengan disiapkan satu pakaian bayi (popok).
di samping kanannya, terdapat tas plastik yang berisi potongan ari-ari bayi.
di atas tas plastik itu terdapat secarik surat, yang berisi pesan orangtuanya.
di antara isi surat lainnya berbunyi:  "tuan/nyonya tolong rawat anak kami.
anak ini bukan hasil hubungan gelap.
kami berbuat seperti ini karena keadaan (tak punya biaya).
kami percaya keluarga ini bisa merawatnya".

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Senin, 15 April 2013

Popok Bayi Sering Dibuang di Toilet Bandara Juanda




Popok Bayi Sering Dibuang di Toilet Bandara Juanda
Popok Bayi Sering Dibuang di Toilet Bandara Juanda





surabaya-kemajuan jaman membuat popok bayi tidak lagi berupa kain.
tapi bisa dari bahan yang sekali pakai.
berfungsi seperti pembalut menstruasi pada wanita dewasa, popok sekali pakai pada bayi ternyata masih member imbas pada sampah lingkungan.
tak hanya di kampung, di terminal bandar udara pun sampah popok sekali pakai masih sering dibuang sembarangan.
seperti yang diungkapkan djuwariyah (32), petugas kebersihan area toilet atau kamar mandi di terminal penumpang bandara internasional juanda surabaya.
"kamar mandi sudah bersih dari pembalut, ceceran air kencing atau kotoran buang air besar.
pengunjung sudah bersih kalau soal itu.
tapi popok sekali pakai bayi, yang masih sering dibuang tidak pada tempatnya," cerita warga sedati yang sudah enam tahun bergabung di pt garuda tawakal abadi, perusahaan penyedia jasa petugas keebersihan di lingkungan bandara juanda surabaya.
kondisi popok sekali pakai bekas bayi itu pun tidak hanya penuh deengan air kencing bayi.
tapi juga kotoran buang air besar bayi.
tentu baunya berbeda.
biasanya djuwariyah menemukannya di atas tempat sampah untuk pembalut wanita, diatas tempat sampah tisu disamping wastafel, kadang juga ditemukan di lantai pojok-pojok sekitar areal kamar mandi.
setelah menemukan, djuwariyah akan langsun memungut, dan membersihkan kotoran buang air besarnya ke dalam wc, dengan disiram banyak air, baru kemudian popok sekali pakai itu dilipatt dengan baik dan dibuang ke tempat sampah basah.
diakui djuwariyah, selain ditemukan di tempat kerjanya, ditempat tinggalnya, popok sekali pakai bayi ini juga masih menimbulkan masalah tempat membuangnya.
dia menyebut di kampung, popok sekali pakai bayi banyak dibuang di tempat aliran air.
"katanya bekas bayi itu kalau tidak dibuang di sungai atau kali yang mengalir airnya, bisa membuat kulit bayi "suluten".
yaitu timbul gatal-gatal.
padahal tidak, karena malah membuat air tidak bisa mengalir dan saluran got buntu," kisah djuwariyah.
kembali di bandara juanda, dalam setiap dindingnya, terpampang kopi piagam yang atas prestasi toilet bandara juanda yang oleh kementrian pariwisata tahun 2011 lalu dikukuhkan sebagai toilet bandara terbersih di indonesia.
penilaian dan penghargaan yang digela tiap dua tahun ini, akhirnya memaksa toilet baandara juanda untuk bisa mempertahankannya.
asisten supervisor pt garuda tawakal abadi, condro sudaryanto, mengaku, selama tujuh tahun menangani sebagian kebersihan toilett dan lingkungan terminal bandara juanda, mereka sudah berkomitmen untuk memberikan yang terbaik dan ternyaman.
"jadi selalu ada shif dan petugas tidak boleh meninggalkan area tugasnya.
kalau mau sholat atau istirahat harus bergantian," jelas condro.
untuk sebagian areal terminal bandara juanda, karena ada perusahaan lain yang juga mengisi pekerjaan ini, condro menyebut dirinya dibantu sekitar 141 personil yang terbagi menjadi tiga shif.
jumlah toilet di bandara juanda sendiri ssebanyak 25 untuk wanita dan 25 untuk laki-laki.
ditambah 10 untuk pengunjung difabel atau cacat.
general manager pt angkasa pura i, trikora harjo, mengakui mempertahankan lebih sulit daripada merebut.
"tapi kami sudah siap dan yakin.
tim sudah solid.
tak hanya toilet tapi semua area yang ada di terminal harus bersih dan nyaman bagi pengunjung," tandas trikora.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com