Halaman

Tampilkan postingan dengan label Desk. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Desk. Tampilkan semua postingan

Minggu, 16 Juni 2013

Panwas Ancam Copot Baleho Desk Pilkada Pemkab Madiun








madiun - panitia pengawas pemilihan kepala daerah kabupaten madiun meminta baleho dan poster milik desk pilkada pemkab madiun untuk diturunkan.
panwas menilai isi materi dari baleho itu tak netral dan mengarah pada calon tertentu.
"semua baleho dan poster milik para kandidat harus diturunkan.
hanya punya kpu yang boleh berdiri.
termasuk milik desk pilkada juga harus diturunkan," ujar ketua panwas kabupaten madiun slamet widodo, sabtu (15/6/2013).
ia katakan, panwas kabupaten madiun telah melayangkan surat teguran kepada desk pilkada terkait isi dari poster dan baleho yang dinilai tak netral itu.
"sudah dilayangkan suratnya beberapa hari lalu," kata dia.
karena itu, ujar widodo, jika baleho dan poster milik desk pilkada pemkab madiun yang isi materinya 'berbau' dukungan itu tak dicopot, maka pihaknya akan mencopotnya.
"nanti akan kita copot bersama-sama dengan baleho dan poster para kandidat, jika pada masa tenang ini masih ada," ujar widodo.
poster dan baleho sosialisasi yang dibuat desk pilkada pemkab madiundinilai sebagai bentuk kecurangan.
karena materi yang disajikan tak netral.
materi poster dan baleho yang diterbitkan desk pilkada tersebut secara design mengarah untuk mendukung salah satu calon.
diantaranya, tag line "ojo lali" dan "guyub rukun" yang selama ini dipakai sebagai jorgan salah satu pasangan calon.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Jumat, 07 Juni 2013

Hasil Desk Pilkada Kukuhkan Dominasi Noah








jombang-akurasi quick count (hitung cepat) pusdeham surabaya tak terbantahkan.
hitungan mereka nyaris persis dengan  data di desk pilkada pemkab jombang.
    padahal data di desk pilkada meliputi total jumlah tps yang ada, yakni 2144.
sementara hitung cepat itu hanya mengambil sampel sekitar 17 persen, 358 tps.
    berdasar data desk pilkada, pasangan nyono-mundjidah (noah) unggul dengan perolehan 401.
748 suara (59,57 persen).
disusul pasangan widjono-sumrambah (wira) dengan raihan 234.
261 suara (34,74 persen).
dan munir-wiwik (mukti) ketiga dengan 38.
382 (5,69 persen) suara.
    "data dari semua tps sudah masuk, dan itulah hasilnya," kata petugas desk pilkada di kantor kesatuan bangsa politk dan perlindungan masyarakat (kesbangpolinmas), jumat (7/6/2013).
hasil itu hanya beda sangat tipis dengan hitung cepat pusdeham.
       dari 358 tps yang diambil sampel, sebagaimana bisa diakses di www.
surabayabagus.
com, pasangan noah memimpin dengan 63.
957 suara atau 58,47 persen.
wira urutan kedua dengan 38.
432 suara (35,13 persen).
dan mukti di urutan ketiga dengan 7.
002 suara (6,40 persen).
    kpu sendiri enggan berspekulasi terkait hasil kedua hitungan tersebut.
"acuan kami tetap hitungan manual 10 juni lusa," kata ketua kpu jombang machwal huda.
sebelum itu, hari ini dan besok dilakukan rekapitulasi hasil coblosan di tingkat kecamatan.
 
Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Jumat, 31 Mei 2013

Inilah Kalimat Poster Desk Pilkada yang Diprotes








madiun - poster yang dibuat desk pilkada pemkab madiun, berdasar warna hijau itu bermaterikan sosialisasi pilkada kabupaten madiun, 19 juni mendatang.
beberapa materi yang menjadi sorotan, seperti kalimat "ojo lali".
kata-kata ini dikenal sebagai salah satu jorgan pasangan incumbent.
sehingga, desk pilkada dinilai mengarahkan masyarakat kepada pasangan incumbent.
kalimat lain yang dinilai mengarahkan, adalah di pojok bawah poster.
kalimat yang dikotak dengan back ground warna putih dengan tulisan bermarna merah dan hitam, berbunyi; "warga madiun sing apik yo mesti melu milih bupati".
kalimat-kalimat itu, oleh panwas kabupaten madiun dinilai mengarahkan.
"nanti akan kami bahas bersama kpu, parpol, dan tim sukses," ujar ketua panwas kabupaten madiun slamet widodo.
apalagi, panwas sudah meminta para pasangan calon bupati dan wakil bupati madiun untuk segera menurunkan atribut kampanye.
himbauan penurunan atribut sesuai surat nomor 158/panwaslu-kab.
mdn/c/v/2013 ditetapkan sejak rabu (28/5/2013).
sayangnya, kepala badan kesatuan bangsa dan politik dalam negeri pemkab madiun kurnia aminullah tak bisa dihubungi.
beberapa kali telepon selulernya dihubungi tak diangkat, termasuk sms tidak dibalas.
demikian pula dengan sekda kabupaten madiun soekardi, saat dihubungi via ponselnya tak diangkat.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com