Halaman

Tampilkan postingan dengan label Belajar. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Belajar. Tampilkan semua postingan

Rabu, 31 Juli 2013

Wali Kota Jinan Tawarkan Belajar Gratis









surya online, sidoarjo - kerja sama yang dilakukan pemkab sidoarjo dengan pemerintahan kota jinan, china sudah lama terbangun.
wali kota jinan, mr yang luyu saat berkunjung ke pendopo pemkab sidoarjo menawarkan beasiswa belajar gratis bahasa mandarin di jinan.
dalam kesempatan itu, pemerintah jinan memberi kesempatan pada 3 pelajar asal sidoarjo yang ingin menguasai bahasa mandarin dipersilakan berangkat.
  beasiswa itu akan dimulai pada april sampai juni 2014.
“siapa saja berkesempatan untuk belajar bahasa mandarin di jinan.
maka nanti untuk proses seleksinya akan dibahas lagi,” tutur kepala bagian (kabag) kerjasama, ari suryono, rabu (31/7/2013).
menurut ari, tahapan dalam rekrutmen harus dilakukan secara seksama karena tiga mahasiswa yang belajar di sana dianggap duta sidoarjo, sehingga mahasiswa yang dikirim tidak memalukan kota delta.
belajar yang dilakukan siswa selama 3 bulan terhitung mulai april hingga juni 2014.
“yang jelas peserta yang bisa berangkat sudah bisa bahasa mandarin dan di sana tinggal memfasihkan saja.
kan sekarang sudah banyak kan siswa dan siswa yang bisa bahasa mandarin,” kata ari suryono.
selama belajar di jinan, siswa tidak dipungut biaya sama sekali.
begitu pula saat berangkat dan pulang menuju tanah air, tiketnya disediakan oleh pemkab sidoarjo.
tetapi untuk biaya hidup selama 3 bulan di jinan ditanggung sendiri.
“kami hanya memfasilitasi proses belajarnya saja.
untuk kebutuhan hidup ditanggung sendiri,” jelasnya.
dalam kesempatan itu juga dibicarakan kerjasama di bidang perdagangan dan investasi yang diarahkan untuk memperluas skala perdagangan dan mendorong investasi dua arah.
pertukaran bakat dan teknologi, mengeksplorasi kerja sama perdagangan produk impor dan ekspor yang unik yang berbasis pada sumber daya komplementer masing-masing pihak.
“terkait kerja sama di bidang investasi, walikota jinan juga mengadakan pembahasan dengan pengusaha-pengusaha nasional untuk pengembangan investasi di jinan,” terang ari.
di bidang pendidikan dan olahraga, para pihak sepakat untuk secara aktif bekerja sama untuk memperluas skala program beasiswa internasional untuk kota kembar di universitas jinan.
kerja sama lainnya yakni berkaitan dengan pembentukan sekolah kembar antara sekolah menengah pertama dan sekolah menengah atas serta mendorong kunjungan kelompok siswa untuk pertukaran budaya.
pertukaran budaya dan kerjasama di bidang pertamanan, akan dilakukan melalui pertukaran budaya seperti pameran foto kota kembar dan kunjungan kelompok-kelompok seni untuk mengikuti festival budaya yang diadakan masing-masing pihak, senantiasa meningkatkan pemahaman warga tentang budaya hubungan kota kembar, dan mempromosikan pengembangan akulturasi budaya.


Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com

Jumat, 14 Juni 2013

Peracik Sabu Belajar di Internet, Kerap Gagal dan Dikomplain Pelanggan




Peracik Sabu Belajar di Internet, Kerap Gagal dan Dikomplain Pelanggan
Peracik Sabu Belajar di Internet, Kerap Gagal dan Dikomplain Pelanggan





surabaya - selain membeber sejumlah barang bukti, kapolda jatim irjen pol unggung cahyono juga membeber tiga tersangka dari hasil penggrebekan home industri sabu-sabu di perumahan puri indah blok de nomer 11, sidoarjo.
tiga tersangka itu antara lain, effendi suparti alias alung (38) warga dislautan, candi, sidoarjo yang sudah tiga kali keluar penjara dalam kasus serupa; nurul chavit (38) warga jeruk gamping, krian, sidoarjo; dan andi novianto alias gosong alias kelik (24) warga perum sarinadi blok b/10, sidoarjo.
kepada tersangka effendi mengaku belajar membuat sabu dari internet dan otodidak.
"selain itu, saya juga pernah juga belajar sama teman saat dipenjara," jawab effendi.
menurut effendy, selama menjadi peracik sabu dirinya juga mengaku pernah beberapa kali mengalami kegagalan produksi sabu-sabu selama menjalani profesinya sebagai produsen sabu 1,5 tahun terahir.
"pernah beberapa kali gagal.
terkadang gak jadi serbuk dan masih menggumpal," sambung pria yang telah berulang kali masuk penjara dalam kasus serupa ini.
bahkan, sambungnya, dia juga pernah beberapa kali mendapat komplain dari pelanggannya gara-gara sabu tidak bagus atau gagal produksi.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Jumat, 03 Mei 2013

Usia 62 Tahun Masih Semangat Belajar Baca-Tulis








jombang - usia suliyah, warga dusun babatan, desa kedawong, kecamatan diwek, jombang, memang sudah tergolong lanjut, karena sudah menginjak 62 tahun.
namun, soal semangat belajar jelas tak bisa diremehkan.
 perempuan yang sudah memiliki cucu 18 orang dari 11 anaknya ini sejak satu setengah tahun lalu mengikuti program bimbingan belajar bagi buta aksara, di pusat kegiatan belajar mengajar (pkbm) yalatif di desa kedawong.
sementara teman-teman sekelasnya, paling tua usia 45 tahun.
    ditemui di sela kegiatan belajar mengajar di pkbm yalatif, suliyah mengaku dirinya tidak bisa membaca-menulis aksara latin karena termasuk orang yang kurang beruntung di masa mudanya.
    kondisi bangsa indonesia yang baru lepas dari penjajahan membuat dirinya tidak bisa menikmati masa belajar laiknya anak-anak muda zaman sekarang.
"waktu saya habis untuk bekerja di sawah membantu orang tua," kata suliyah, kamis (2/5/2013).
sejak kecil hingga besar dan akhirnya menikah, suliyah tidak pernah menikmati bagaimana rasanya duduk dibangku sekolah.
alhasil, hingga dia dikarunia 18 cucu dari 11 anaknya, suliyah tidak pernah bisa membaca dan menulis.
dia pun termasuk dalam kelompok masyarakat buta aksara.
satu setengah lalu, datang tawaran untuk mengikuti program belajar bagi buta aksara dari tetangganya.
tanpa ragu, suliyah menerima tawaran itu.
"ditawari ikut sekolah.
agar bisa membaca, saya ikut," kata nenek yang akrab disapa mbah sul.
 setelah 1,5 tahun mengikuti kegiatan belajar bagi buta aksara di pkbm yalatif, suliyah mengaku kini sudah bisa membaca, meski belum bisa dilakukan dengan cepat.
"saya bersyukur, sudah bisa membaca daripada dulu yang tidak bisa membaca sama sekali," jelasnya.
dia mengaku, dengan kemampuan membaca yang belum seberapa itu, kini minimal dia sudah mengetahui yang tertulis di bungkus plastik berbagai makanan kecil kesukaan para cucunya.
"jadi sekarang kalau mau beli oleh-oleh untuk cucu-cucu, saya bisa pilih sendiri sesuai kesukaan mereka masing-masing.
kalau dulu saya sering keliru," katanya.
pengelola pkbm yalatif, zainuddin mengatakan, kegiatan belajar- mengajar bagi masyarakat buta aksara dimulai sejak 2009 lalu.
pada 2012-2013 terdapat 22 orang ikut belajar termasuk suliyah.
"tetapi hari ini yang masuk 15 orang," ujar dia.
kegiatan belajar bagi buta aksara, lanjut zainuddin, dilaksanakan 2 kali dalam seminggu.
"target kami bisa andil mengurangi angka buta aksara di jombang," katanya.
disebutkan, pada 2010, angka buta aksara di jombang mencapai 71.
593 orang.
jumlah tersebut berkurang menjadi 41.
000 orang pada 2012.
"kami yakin jumlah buta aksara akan terus berkurang jika pemerintah serius melaksanakan program pengentasan buta aksara," pungkas zainuddin.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Rabu, 24 April 2013

Belajar di Atap Gedung, Civa Terjatuh Usai Unas




Belajar di Atap Gedung, Civa Terjatuh Usai Unas
Belajar di Atap Gedung, Civa Terjatuh Usai Unas





malang - dua hari pelaksanaan ujian nasional (unas) smp di malang tergolong lancar dan tanpa kendala apapun.
namun, peristiwa mengejutkan terjadi di smp islamic boarding school ar-rohmah putri, kecamatan dau kabupaten malang, selasa (23/4/2013).
seorang siswi bernama civa melati aulia (15) ditemukan terjatuh dari atap lantai 3 gedung asrama hafshah seusai mengerjakan soal unas.
ia mengalami patah kaki dan gegar otak.
peristiwa yang menggemparkan sekolah tersebut terjadi sekitar pukul 10.
45 wib.
sejumlah saksi tidak mengetahui persis ikhwal jatuhnya civa.
mereka mengetahui tiba-tiba siswi yang tinggal di perum griya asri p6 rt 10/rw 04 kelurahan pandanwangi, kecamatan blimbing, kota malang  telah jatuh dari ketinggian 15 meter dan tubuhnya jatuh serta terempas di atas atap rumah seorang penjaga sekolah.
 rumah ini berada di luar pagar tembok kawasan sekolah, tapi berimpit  langsung dengan tembok pagar tersebut.
kepala sekolah smp islamic boarding school ar-rohmah putri, sunaryo, menjelaskan, saat itu peserta unas usai mengerjakan soal bahasa inggris.
  berdasar informasi teman-temannya, civa dan beberapa kawannya memanjat tangga monyet (tangga besi) yang menuju ke atap lantai 3 gedung asrama.
sekolah khusus putri ini satu kompleks dengan pondokannya yang bernama gedung hafshah.
di atap lantai 3 itu, civa bersama teman-temannya berniat untuk belajar bersama soal unas hari ketiga, yakni pelajaran matematika.
namun, nahas bagi civa yang terjatuh dari atap gedung 15 meter itu.
"entah karena kepleset atau bagaimana saya juga tidak tahu.
saya juga belum tanyakan ke teman-temannya yang ikut naik ke atap," kata sunaryo yang enggan bercerita detail terkait insiden kecelakaan ini, selasa (23/4/2013).
sunaryo yang pada saat kejadian tidak berada di sekolah menuturkan, atap gedung tempat civa terjatuh memang sering dinaiki para siswinya.
mereka ke sana, ujar sunaryo, mencari angin atau suasana sepi.
pada sisi samping asrama ini, terdapat tangga monyet yang biasa digunakan untuk membersihkan tandon di atap lantai 3.
"sebenarnya kami sudah larang siswi ke sana.
tapi namanya anak-anak, semakin dilarang malah makin tidak dituruti," sambungnya.
sunaryo juga menampik kabar yang beredar bahwa civa terjatuh karena percobaan bunuh diri atau stres karena unas.
sunaryo menegaskan terjatuhnya civa murni kecelakaan.
sunaryo yang saat ditemui baru pulang menjenguk civa di rumah sakit panti nirmala, mengatakan, tangan kiri civa patah akibat menahan diri dari jatuhnya.
"kalau memang bunuh diri, tidak mungkin dia menahan diri.
kalau mau bunuh diri, pasti kepalanya dulu yang membentur," ucapnya.
kapolsek dau, kompol zein mawardi menyatakan, pihaknya sudah memeriksa dua saksi.
"dua orang itu kebetulan yang menolong civa melati aulia saat jatuh dan membawanya ke rumah sakit," jelas zein mawardi.
menurutnya, dua saksi itu belum tahu detail kejadiannya, sehingga civa terjatuh.
siswi kelas 9 itu dilarikan ke rssa, sebab civa antara lain mengalami patah kaki dan gagar otak.
  "kami juga masih belum bisa memintai keterangan civa karena masih dirawat.
kami akan mendalami kasusnya," kata zein.
zein mengumpulkan keterangan dari saksi kasiyanto (38), warga jalan jambu semanding rt 1/rw 1.
dikatakan, saat itu kasiyanto sedang membeli rokok di warung  sisi utara pondok ar-rohmah putri.
ia mendengar suara benda jatuh di sebelah utara pondok itu.
  soal dugaan bunuh diri atau jatuh secara tidak sengaja, kata kapolsek, masih diselidiki.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com