Halaman

Senin, 21 Juli 2014

Yoga Tidak Sekadar Tren









surya online, surabaya – bernardette hetty juanita palma menunjukkan gerakan hip opener yoga kepada para peserta yoga on the rooftop di grand city surabaya, sabtu (19/7/2014).
gerakan tersebut berupa posisi bersila namun dilakukan dengan terbalik.
bagian leher dan kepala menjadi tumpuan pusat sementara badan sampai ujung kaki menjulur ke atas.
perempuan yang biasa disapa juan ini menerangkan, gerakan ini berfungsi untuk melatih otot-otot pinggul dan baik mengencangkan otot-otot rahim bagi perempuan.
“tidak ada acara khusus, kami hanya ingin memperlihatkan gerakan-gerakan yoga kepada pengunjung grand city,” kata juan.
juan yang juga instuktur yoga gold’s gym grand city ini menuturkan awalnya yoga di indonesia memang sekedar tren saja.
namun, belakangan yoga sudah menjadi gaya hidup, bahkan di antara murid-muridnya yoga sudah menjadi kebutuhann hidup.
juan mengungkapkan ada muridnya yang berlatih yoga hanya untuk menyembuhkan penyakit insomnia (sulit tidur).
kalau dilakukan dengan tepat, lanjutnya, yoga bisa membuat siklus tubuh normal kembali.
“kalau sudah seperti itu, peredaran darah lancar dan pikiran serta jiwa menjadi tenang.
tubuh pun merespons ketenangan jiwa tersebut dengan reaksi alamiah.
insomnia, trauma-trauma, niscaya bisa hilang,” ujarnya.
acara yoga on the rooftop ini diikuti puluhan anggota gold’s gym.
kendati demikian, pengunjung yang melakukan late night sale di mal ini juga bisa bergabung.
satu di antara pengunjung, mardiana, mengaku tertarik dengan gerakan-gerakan yoga tersebut.
apalagi, karyawati swasta ini habis melahirkan dua bulan lalu dan ingin otot-otot kewanitaannya kembali kencang.
“mungkin nanti setelah anak saya agak besaran dan bisa ditinggal-tinggal lama,” tandas mardiana.





baca juga



media energy beri warga sidorukun bingkisan lebaran


ditinggal acara keluarga, mobil dan sejumlah perhiasan digondol maling


uang dan motor hilang di rumah mewah


ldsp nur rahmah berbagi kebahagiaan bersama yatim dan abk


umat lintas agama bagi pujian damai bersama





penulis: irwan syairwan

editor: parmin






tweet

Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.